Cinta Kakak Sepupu

Cinta Kakak Sepupu
part 20


__ADS_3

Mia dan Tia pun berunding menentukan tempat yang akan mereka tuju. Delisa pun meminta ijin pada mama Laras sambil membantu mamanya membuat kue yang akan segera dihantarnya


-------


Mia: "Ok fiks, kita ke puncak di sana ada Villa bokap gwe jadi kita nginep disana, gimana setuju kagak." tanya Mia sekaligus mengusulkan pada Delisa dan Tia


Tia: "Nah kalau gratisan gini kan enak kita, gak perlu keluarin dute lagi bahahah" Tia pun menyetujui usulan dari Mia


Mia: "Del, lo gimana?" tanya Mia, namun Delia tidak merespon karna sedang membantu Mama Laras yang membersihkan sisa membuat kue


Mia: "Yuhuu Deliaa lo jadi ikut kagak?" tanya Mia karna tak mendapatkan respon dari Delisa


Lia: "Ni anak paling lagi bantu nyak ye buat kue, makanya kagak ngerespon" kata Tia setelah tidak mendapat respon dari Delia


Delia yang dari tadi mendengar notif chatnya pun mengambil ponselnya yang ada di kontong celemek yang digunakannya


Delisa pun meminta ijin pada mama Laras untuk mengikuti Mia dan Tia berlibur ke puncak, Laras pun mengijinkan Delia karna memang Laras tahu bahwa Delisa sudah lama tidak berlibur setelah bangkrut nya Ayah Dimas.


"Mah Lia ke kamar dulu ya" pamit Lia pada mama Laras yang membersihkan alat dapur.


"Iya, ini biar mama sama Puput aja yang beresin, tinggal dikit gini juga" kata Mama Laras pada Delia


"Ok mah makasih, Puput bantuin mama ya sampe beres ok" Delia pun berlalu pergi dengan mengedipkan sebelah matanya ke arah putri dengan jari telunjuknya menyatu dengan jempolnya menandakan OK pada Putri


Delisa: "Ok gwe ikut, tapi berapa hari kita disono" tanya Delisa karna belum menentukan berapa hari mereka akan berada di puncak


Tia: "Ah iya gwe lupa cuy, Mi berapa hari kita di puncak?" Tia pun bertanya pada Mia


Mia: "Lima hari gimana?"


Delia: "Ok deh, tapi kita bertiga aja nih? keanya kagak seru tuh" kata Delia pada kedua sahabatnya


Mia "oiya juga si, Trus kita ngajak siapa lagi dong?" tanya Mia yang juga dia tidak tahu mau mengajak siapa.


dan setelah mereka bercakap cakap untuk memikirkan siapa yang akan mereka ajak untuk berlibur, ahirnya Delisa pun memutuskan untuk mengajak Davin dan juga Julia, Tia mengajak abangnya yang tak lain adalan Rio sahabat Erza. dan mereka pun menyepakati keputusannya


Delisa: "Fiks kapan kita berangkat?"


Mia: "Besok jam sembilan pagi kalian kerumah gwe. dan jam sepuluh pagi kita berangkat" Semua pun menyetujuinya.


Delisa pun segera menghubungi Julia dan Davin tentang acara keberangkatannya, Delia menggabungkan telponnya

__ADS_1


"Hallo JuDav kita berangkat besok ke rumah Mia jam 9 yo, trus kita ke puncaknya jam 10 pagi" kata Delisa tothepoint langsung


"ok deh, besok biar gwe jemput Delia, terus gwe bareng Delia jemput lo Jul, jadi lo gak perlu bawa mobil lagi" sambung Davin di sebrang telpon


"Ok deh, kalau gitu gwe mau siepin barang barang yang bakalan gwe bawa dulu" sambung Julia. mereka pun mematikan telpon nya


Delisa, Mia, Tia, Davin, Julia dan Rio pun mengemasi barang barang yang akan mereka bawa kepuncak besok. Saat Delisa sedang mengemasi barangnya Kekey pun muncul.


"Anak kodok" Delisa yang kaget akibat kekey yang muncul tiba tiba di hadapannya


"Enak aja anak kodok, gwe cantik gini di samain kek kodok iih" protes Kekey pada Delia dengan wajah cemberut


"Hehe, kan gak sengaja beb, lo si muncul tiba tiba gitu kan gwe kaget" Delia dengan cengir kuda tanpa dosa


"ummh hiya iya, ngemeng ngemeng lo mau kemana ni bawa baju segala? mau pindahan lagi lo" tanya Kekey curiga yang melihat Delia memasukkan pakaiannya dalam tas rensel


"Oh iye gwe hampir lupa, lo ikutin gwe besok ya ke puncak buat liburan, kali kali aja lo jadi bodyguard gwe hehe"


"ummh hiyain aja deh. kali kali aja gwe ketemu babang etan yang anteng anteng juga haha" tawa Kekey setelah membayangkan hantu hantu yang di puncak


Delisa yang mendengar Kekey yang mencari setan ganteng pun hanya geleng geleng kepala.


"Et dah key, setan mana ada yang ganteng, serem baru banyak" jawab Delia setelah mendengar penuturan Kekey.


-------


Pagi pun tiba Erza kini tengah bersiap untuk turun sarapan bersama kedua orang Tuanya, karna Erza kini sudah kembali ke rumah utamanya sejak pembagian hasil smester.


"Morning Ma, pa" sapa Erza pada ke dua orang tuanya


"Morning juga sayang" jawab Mama Siska yang melihat Erza sudah ada didekatnya.


"Za, gimana keadaan Hotel dan perusahaaan?" tanya Andrian pada Erza sebelum mereka memulai ritual sarapan bersama, sambil menerima sepiring nasi goreng dari tangan Mama Siska


"Semuanya aman terkendali pah" jawab Erza setelah mengambil nasi goreng dengan telur ceplok yang ada si atasnya.


"Baiklah, gak sia sia papa serahin kedua perusahaan itu ke kamu" puji Andrian pada Erza, karna Andrian juga sudah melihat hasil kerja Erza selama Erza yang bertanggung jawab.


"Iya pah, hari ini juga Erza mau ke kantor trus ke hotel mau ngecek lagi pah" kata Erza pada papa Andrian.


Setelah berbincang bincang mereka pun melakukan ritual nyarap bersama, tidak ada percakapan lagi di antara mereka, hanya ada suara sendok garpu yang beradu dengan piring.

__ADS_1


tepat jam 9 Davin datang ke rumah Delia


"Assalamu'alaikum tante" ucap Davin di depan rumah Delia.


"Waalaikumsalam, eh iya siapa ya" tanya Mama Laras yang belum mengenal Davin


"Kenalin tante saya Davin temen kelasnya Delia, saya sama Delia mau liburan kepuncak sama temen temen yang lainnya tante" ucap Davin sopan pada Mamanya Delia yang sedang menyapu halaman rumahnya.


"Oh, kalau begitu masuk dulu nak Davin" Laras mempersilahkan Davin untuk menunggu Delia di dalam rumah.


Laras pun memberitahukan pada Delia kalau Davin sudah menunggunya. Setelah lima menit Davin menunggu Delia pun keluar dari kamarnya


"Biar aku bantu bawain Del" ucap Davin saat melihat Delia membawa ransel.


"Iya makasih Dav" Senyum delia pada Davin, Davin pun memasukkan ransel delia si bagasi mobilnya, lalu Davin dan Delia berpamitan pada Laras.


"Mah Lia berangkat dulu ya" Lia pun mencium punggung tangan mamanya


"Iya tan, Davin juga berangkat ya" Davin pun mencium tangan Laras


"Iya kalian hati hati ya, Nak Davin jagain Lia ya soalnya kadang dia suka liat yang aneh aneh" kata mama Laras pada Davin


"Iya tante pasti Davin jagain" Davin dan Delia pun berangkat menuju rumah Julia.


Sedangkan di rumah Mia sudah ada Tia dan Rio yang menunggu kedatangan Delia, Julia dan Davin. Tia yang sedari tadi sudah menggerutu karna Delia belum juga keliatan batang hidungnya.


kini Julia sudah berada di tengah tengah Davin dan Delia. Tiba tiba Julia teringat tentang Kekey yang bisa masuk ke dalam tubuh Delia dan membantu Delia melawan ke lima preman preman itu


●●●●●●●●●●


**Ok dont dorget


Like


komen


vote koin or poin seikhlasnya😊😘


and


masukin pavorit

__ADS_1


sekian terimakasih 😍😘😘


__ADS_2