Cinta Kakak Sepupu

Cinta Kakak Sepupu
part 28


__ADS_3

"Hahahahah Dia akan mati" ucap Hantu itu pada Kekey, Key pun melayang hingga ke atas hampir menyentuh langit langit dan dari atas Kekey menjatuhkan baby ghost itu. Delia pun berjalan secepat kilat untuk menyelamatkan baby ghost itu.


------


Kekey tidak berani berbuat terlalu berlebihan karna dia takut akan mengancam nyawa Delia, jika saja hantu itu tidak merasuki Delia maka Kekey akan segera melenyapkan Baby Ghost itu.


Namun karna Kekey masih menghawatirkan Keselamatan Delia maka dari itu Kekey tidak berlebihan dalam mengambil tindakan.


Julia yang baru menyadari bahwa Delia seperti berbicara pun mengerti bahwa disana ada Key sahabat Delia yang selalu melindungi Delia setiap saat.


"Key kalau lo disini gwe mohon lo selamatkan Delia Key hiks hiks " tangis Julia tak bisa dibendung lagi saat melihat Delia yang sudah kemasukan hantu penunggu kamar.


Sedangkan Davin pun yang pernah mendengar Delia menceritakan tentang Key pun menyakini bahwa Key ada di sekitar tempat mereka.


"Key gwe tahu lo bakalan tetep jagain Delia, walaupun kita gak bisa liat lo tapi gwe juga yakin lo disini berusaha kan buat nyelamatin Delia" Davin pun berusaha untuk menyakinkan dirinya bahwa memang Key sahabatnya Delia akan berusaha untuk menyelamatkan Delia.


Kekey yang mendengar Davin dan juga Julia pun merasa untuk lebih berusaha mengeluarkan hantu wanita dari tubuh Delia.


Mia,Tia dan juga Rio yang mendengar Julia dan Davin tak bertanya apapun karna mereka hanya mengikuti nya saja, walau Mereka bertiga juga sudah sangat khawatir tentang keselamatan Delia.


Key kini berada di tengah tengah Tia dan Julia, Kini Key akan berusaha untuk masuk ke dalam Tubuh salah satu di antara mereka.


"Tia gwe pinjem tubuh lo buat bantu gwe nyelamatin Delia" Key pun masuk ke dalam Tubuh Tia, bola mata coklat milik Tia berubah menjadi bola mata milik Key yang berwarna biru laut.


kini Tia berjalan mendekati Delia yang tengah melayang, Tia berada di bawah kaki Delia.


"Key lo apa apaan gwe tau lo juga khawatir sama Delia tapi kalau lo deket gitu nyawa lo bisa melayang Tia" Teriak Mia pada Tia, Kekey yang mendengar pun berbalik badan.

__ADS_1


"Hey hey Mia, ini gwe Kekey, Lo gak usah hawatir gwe akan berusaha jagain tubuhnya Tia, karna gwe butuh bantuan untuk mengeluarkan dia dari tubuh Delia" jelas Key pada Mia, dengan menunjuk Delia yang tengah melayang di udara.


"Buat Rio, gwe pinjem tubuh adek lo sementara" ucap Key pada Rio, Key pun langsung mendekati Delia dan kini berada di bawah Delia, Key pun membuat Tia melayang hingga menyamai Delia.


Kini mereka telah sejajar, Namun hantu yang merasuki tubuh Delia kini meneriaki Tia yang berada di depannya hingga Tia terpental jauh, sedangkan kaki tangan Delia yang terluka karna tertusuk beling tadi darahnya masih tetap menetes membuat ke empat temannya Delia khawatir.


Delia pun menghampiri Tia dan mencekik leher Tia hingga kaki Tia tak lagi menyentuh lantai, Satu tangannya menggendong Baby ghost dan satu tangannya lagi untuk mencekik Tia.


"Kalau gwe keluar sekarang, nyawa Tia dalam bahaya, tapi kalau enggak gue gak bisa ngelawan dia" gumam Key, lalu Key membuat Tia setengah sadar.


"Kak Rio" Ucap Tia yang merasa kesusahan bernafas. Lalu Key pun kembali menguasai tubuh Tia takut jikalau Tia benar benar tidak bisa bernafas lagi.


Tia pun merampas baby ghost itu dengan bersusah payah hingga dia mendapatkannya, spontan tangan Delia terlepas dari cengkramannya. Tia pun keluar dari Villa itu.


"Mi, kita harus secepatnya panggil Bi Sri" ucap Julia.


"Tapi Rumah Bi sri lumayan jauh dari sini" Mia sambil menatap Julia


"Udah udah, mending sekarang lo Mia tunjukin di mana Rumah Bi Sri dan suaminya, biar gwe sama Julia yang kesana" ucap Rio yang kini menengenahi mereka, karna memang Rio mengkhawatirkan Tia adiknya.


"Dari sini ke rumah Bi Sri sekitar sepuluh menit-an dan disana ada dua pohon besar di samping kanan jalan tepat di pohon itu ada pertigaan jalanan kecil dan lo ikuti pohon besar itu karna jarak sekitar 1o meter ada 3 pohon dan disana rumah bi Sri dan suaminya" jelas Mia pada Rio dan Julia, mereka pun mengangguk mengerti .


"Ok, Vin lo sama Mia nunggu sini, gwe ama Julia mau ke rumah Bi Sri dulu" Davin mengangguk setuju, Julia dan Rio pun berlari menuju 2 pohon besar yang di persimpangan jalan sesuai penjelasan Mia tadi.


"Sialan kenapa acara liburan kek begini jadi berantakan haaaaaa" Teriak Rio yang sudah sangat mengkhawatirkan adiknya Tia.


Bi Sri memang akan pulang ke rumahnya saat jam 11 malam, dan akan kembali ke Villa saat jam 7 pagi, maka dari itu Mereka berenam di Villa.

__ADS_1


Saat berlari sekitar delapan menit lebih cepat Rio dan Julia pun sampai di 2 pohon besar itu, sesuai dengan arahan Mia mereka mengikuti jalur pohon itu, dan setelah melewati ke tiga pohon terakhir, terlihat dari jarak 15 meter mereka melihat sebuah gubuk kecil dan mereka pun menyakini bahwa itu adalah rumah Bi Sri bersama suaminya.


..Tok..tok..tok


Rio mengetuk puntu bersamaan dengan Julia yang memanggil Bi Sri dan Kang Darmo bergantian.


"Eh non Julia sama Den Rio, ada apa non malem malem ke rumah bibi" tanya Bi Sri pada mereka berdua.


"Bi tolong temen saya Delia bi, temen saya seperti kemasukan setan bi hiks" Jawab julia, Bi Sri yang mendengar itu pun mengerti apa yang dimaksud dengan Julia,


"Kalau begitu tunggu sebentar ya non, bibi mau panggil kang Darmo dulu ya" Bi sri pun masuk ke dalam memanggil suaminya.


Tak butuh waktu lama, Bi Sri dan Kang Darmo pun keluar dari rumah dengan membawa seekor ayam putih dengan mangkok perak serta beberapa batang dupa.


"Ayamnya untuk apa kang?" tanya Julia saat melihat kang darmo dengan seekor ayam.


"nanti darahnya buat di serahin sama hantu sekar Neng" kata Kang Darmo mereka pun segerah menuju Villa milik Keluarga Mia.


☆☆☆☆☆☆


Hello good people, jangan lupa


..LIKE..


..KOMEN..


..RATE5..

__ADS_1


..VOTE..


PENTING JUGA SARAN DARI KALIAN


__ADS_2