
Like sebelum Membaca ya para Readers..
Happy Reading😊
.
.
.
“Nah tadi aja lu senyum senyum, sekarang aja muka mu kek baju belum di strika, kusut tau gak, emang lu chatting sama siapa si?” tanya Julia yang sedari tadi Memperhatikan Delia.
“ini gwe lagi chatting sama ka Erza aja kok” ucap Delia tanpa menoleh ke arah Julia, Sedangkan Julia tetap fokus karna sedang mengemudi.
-----
Setelah 2 jam-an di perjalanan Julia dan Delia pun sampai di tempat tujuan mereka, Yah Julia mengajak Delia ke pantai dimana disana Julia sudah janjian terlebih dahulu dengan seseorang. Setelah menunggu sekitar lima belas menit di sebuah cafe yang terdekat dengan pantai seseorang itu pun datang dengan gaya cool nya menghampri Julia.
“Hay beb, sorry telat” ucap seorang pria yang langsung duduk di samping Julia.
“Iya gak papa kok” ucap Julia tersenyum memandang kekasihnya tersebut.
“Oh iya, kenalin ini sahabat aku namanya Delia” Delia pun memandang pria ang di depannya itu dan menjabat tangn Alex.
“Alex” Ucap Alex sambil mengulurkan tangannya pada Delia
“Delia” Mereka berjabat tangan, Delia melihat Alex sekilas dan kembali fokus pada makanan di depannya.
Setelah Delia, Julia dan Alex puas berbincang bincang mereka pun memutuskan untuk pergi ke pantai untuk menikmati indahnya pantai.
Saat di bibir pantai Delia memejamkan matanya merasakan hembusan angin pantai diiringi dengan suara ombak dan menarik nafasnya dalam dalam lalu menghembuskannya pelan.
Mereka hanya berjalan jalan menyusuri bibir pantai sambil sesekali bermain air.
“Del lo potoin dong” pinta Julia sambil menyerahkan ponsolnya.
Delia mengambil ponsel Julia dan mulai mempotret Julia bersama dengan Alex dengan berbagai macam gaya, setelah puas berfoto dengan Alex, Julia pun meminta Alex untuk memfotonya bersama dengan Delia.
“coba gwe liat fotonya” ucap Julia menghampiri Alex.
Mereka pun meliht hasil poto Julia tersenyum puas melihat hasil jepretan Delia.
“ih beb, kamu gak ikhlas ya fotoin aku sama Delia” ucap Julia protes melihat beberapa potonya bersama Delia terlihat Tidak pas dan jelek.
“Ikhlas kok” Ucap Alex
__ADS_1
“ikhas kok jelek sih beb” ucap Julia menatap Alex dengan bibirnya yang di majukan.
“Iya deh beb maaf” Ucap Alex membujuk Julia, Delia yang melihat dua pasangan itu hanya tersenyum.
“Ya udah, tinggal kita bertiga nih biar ada moment” ucap Julia.
“Ya udah kita minta tolong aja sama pengunjung yang lain” saran Delia.
“Iya, tapi siapa?” Julia mengendarkan pandangannya mencari seseoang untuk meminta bantuannya mengambil gambar mereka bertiga.
“Gimana adik yang itu ja” tujuk Delia ke arah anak kecil yang berusia sekitar 10 tahun.
Mereka pun mengampiri gadis yang di maksud oleh Delia tadi.
“Hai dek, boleh minta bantuannya gak?” tanya Alex pada gadis kecil itu.
“Bantuan apa kak?” tanya anak itu.
“Tolong fotoin kita bertiga ya dek” pinta Julia seraya tersenyum ke arah gadis itu.
Gadis itu pun mengangguk, Julia pun memberikan ponselya.
Mereke pun berfoto bertiga, pose pertama Alex di tengah dengan Julia di samping kanannya dan Delia di samping kirinya.
Mereka pun berganti gaya hingga lima pose, setelah selesai tak lupa juga Julia mengucapkan terimakasih pada anak kecil itu.
“Terimaksi ya dek” ucap Julia sambil tersenyum.
“Iya kak sama sama” gadis itu pun tersenum ke arah julia dan memberikan ponsel julia.
.
.
Di lain tempat Erza hanya uring uringan di kantornya, dia duduk di kursi, karna hari itu kerjaannya telah usai jadi dia bisa sedikit santai.
“Lusa gwe ajak Delia ke mana ya?” gumam Erza sambil mengetuk ngetuk dagunya dengan ponselnya.
Di dalam hati Erza terbersit rasa bahagia, tanpa sadar Erza tersenyum sendiri karna sudah lama dia tidak menghabiskan waktu bersama dengan Delia.
Di tengah lamunannya Ponselnya berbunyi membuyarkan lamunannya, Erza pun melihat ponselnya dan tertera Mama di layar ponselnya.
“Aish mama tumben banget dah nelpon” gumam Erza dan segera menerima panggilan telpon dari mamanya.
“hallo iya mah?” tanya Erza.
__ADS_1
“Aza nanti kamu pulang ke rumah ya” suara mamanya di balik telpon.
“Tumben mah ada apa?” tanya Erza mengankat sebelah alisnya.
“Gak apa apa, apa salah mama meminta putra mama pulang ke rumah?” tanya Siska dan membuat Erza menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.
“Enggak si mah” ucap Erza.
“Ya udah, nanti sore kamu harus sudah ada di rumah”
“Iya mamah ku yang cantik” puji Erza pada mamanya, setelah mengatakan itu Erza maupun Siska pun mematikan ponselnya.
“Tumben deh mama minta pulang,, baru aja dua hari di apartement.” Gumam Erza.
Sedangkan di rumh Erza ada seseorang yang sedang menunggu nya karna sudah lama tidak berjumpa.
.
.
.
Sore harinya saat di pertengahan jalan tiba tiba Delia merasa sangat lapar karna mereka melewatkan makan siang, karna jalan pulang mereka akan melewati sebuah cafe ahirnya Julia pun mengajak Delia untuk mengisi perut mereka terlebih dahulu, yang sebelumnya Julia juga sudah mmberi tahukan pada Alex untuk pergi ke cafe, dan Alex pun menuruti permintaan Julia.
Saat di dalam Cafe Delia, Julia dan Alex tidak lupa dengan Kekey yang tengah menikmati makanannya dengan diiringi oleh sebuah lagu.
“Baik untuk para pengunjung cafe DIAMOND yang sedang menikmati makannya dengan diiringi oleh sebuah lagu lagu indah, mari kita smbut vokalis kita Rio” kata salah seorang yang memangku gitarnya.
Rio pun naik ke atas panggung, sedangkan saat Rio naik Delia memalingkan wajahnya hingga tak melihat Rio.
Tidak lama Rio pun memainkan sinar gitarnya lalu pelan pelan terdengar suara seorang wanita yang menyanyi tidak lama kemuadian Rio pun menyambungkan lirik lagi itu.
“Suaranya kek pernah dengar deh” gumam Delia, Delia pun meliat ke arah panggung mini untuk melihat suara pria yang sedang menyanyi.
Namun saat melihat kerah panggung Delia malah tak dapat melihatnya karna ada salah satu pengunjung yang menghalanginya, Delia mencoba mencari celah agar dia bisa melihat suara vokalis prianya namun tetap tidak bisa ahirnya Delia pun kembali melihat ke arah Julia yang mengajaknya berbicara.
“Del lo liat apa sih, dari tadi aku liatin kamu celingak celinguk” tanya Julia.
“Lo perhatiin deh ini suara, kek gak asing di telinga gwe” ucap delia smbil terus mencerna suara yang di dengarnya
“Udah mungkin lo salah denger, mending lanjut makan” ucap Julia, Delia pun kembali melanjutkan makannya dan mengabaikan suara yang tengah membuatnya penasaran.
Sedangkan Kekey entah dimana dia berada.
Bersambung....
__ADS_1