Cinta Kakak Sepupu

Cinta Kakak Sepupu
part 26


__ADS_3

"Oh iya besok pagi kita joging ya guys. kan seru tuh kalau kita joging di perdesaan kek gini, apalagi disana tuh ada kebun teh bokap gwe jadi sekalian kita juga kesana" ucap Mia pada mereka. Mereka pun menyetujuinya, Delia dan Julia pun melanjutkan langkahnya menaiki anak tangga satu persatu, Davin dan juga Rio pun memasuki kamarnya dengan Tia dan Juga Mia.


------


"Del, gwe tidur dimana?" rengek kekey pada Delia


"Aduh kekey sayang, sini sini tidur di sini" Kata Delia pada Kekey sambil menepuk nepuk kasur di sebelahnya, yang lebih tepat di tengah tengah antara Delia dan Julia, Julia yang melihat itu hanya membulatkan matanya tak percaya bahwa malam ini dia akan tidur bersama ghost.


"Del yang bener aja lo, nanti kalau gwe gak bisa tidur cem mana tuh, kalau dia gangguin gwe tidur gimana? kan gwe jadinya gak bisa tidur " kata Julia protes pada Delia.


"Aduh Juju sayang, kekey udah jinak kok, dia gak bakalan ganggu tidur cantik lo" ucap Delia pada Juju dengan gaya lebaynya pada Juju.


"Ah elu Del, emangnya gwe hewan apa disebut jinak" protes Key pada Delia, Delia pun pusing dengan kedua sahabatnya ini, yang tidak bisa menerima satu sama lainnya, yang satu manusia dan satunya lagi Ghost.


"Aduh trus gwe kudu pie ah?" kata Delia sambil mengetuk ngetuk dagunya dengan jarinya.


"Nah kan Del, di kamar sebelah kan kosong nah gimana kalau si key itu lo suruh tidur di sana" Saran Julia pada Delia, Key yang mendengar itu pun menyetujuinya.


"Ok lah, gwe tidur di sana aja, tapi Del lo kudu hati hati ya, soalnya gwe ngerasa kagak enak" kata Key pada Delia.


"Ok, ya udah sono sono" Delia mengusir Key, Key pun menghilang dari hadapan Delia.


Delia dan Julia pun tertidur dengan nyenyaknya. Saat jam dua belas kosong kosong tiba tiba Delia mendengar suara isak tangis seorang wanita yang membuatnya terbangun. Sejenak Delia mendengar untuk memastikan bahwa itu memang suara seorang wanita, saat cukup lama Delia memastikan bahwa itu memang suara tangis Delia pun membangunkan Julia.


"Ju, ju, juju bangun" Delia membangunkan Julia dengan menggoyangkan tubuhnya.

__ADS_1


"Umh ada apa sih Del?" ucap Julia dengan suara yang khas baru bangun.


"Gwe denger suara orang nangis, lo denger kagak" Ucap Delia memberitahukan pada Julia. Julia yang tadinya mengantuk pun berusaha memasang telinganya untuk memastikan perkataan Delia.


Cukup sekitar 3 menit Julia berusaha fokus, namun Julia tak mendengar apapun, sedangkan Delia terus terusan mendengar isak tangis seorang wanita.


"Kagak ada ah Del, Lo mah ganggu gwe tidur aja" Julia pun kembali membenahi selimutnya bersiap untuk melanjutkan mimpi indah nya.


"Eh iya suara nya ilang Jul" Ucap Delia, namun saat Delia mengalihkan pandangannya pada Julia ternyata Julia sudah kembali menikmati mimpi indahnya.


"Hadeh malah balik molor" Delia menepuk dahinya sendiri, Delia pun kembali untuk tidur dan saat iya akan memejamkan matanya Delia kembali mendengar suara tangisan seorang wanita.


Sontak Delia membuka matanya kembali dan mengurungkan niatnya untuk melanjutkan mimpi nya.


"Ju, tuh lo denger gak suara tangisannya" Delia membangunkan Julia dengan menggoyangkan badan Julia.


Delia yang mendengar suara tangisan semakin kencang pun memutuskan untuk mencari sumber suara tersebut yang ternyata berasal dari kamar kosong dari sebelah kamar yang di temoati oleh Kekey tersebut. Delia lupa akan larangan bi Sri untuk memasuki kamar kosong tersebut.


Delia yang sudah berada di depan pintu kamar kosong itu pun mulai membuka pintu kamar tersebut dengan sangat perlahan, Saat pintu sudah terbuka lebar Delia yang melihat kamar itu pun begitu takjubnya dengan dekorasi yang sangat indah.


Taburan kelopak bunga mawar merah menghiasi kasur dengan dibentuk seperti Love yang berwarna putih dengan hiasan angsa putih yang terbuat dari kain. (mirip seperti kamar hotel untuk sepasang pengantin baru.)


Delia pun masuk ke dalam kamar setelah setengah perjalanan menuju kasur tiba tiba pintu pun tertutup seperti suara pintu yang dibanting, sontak Delia pun menengok ke arah pintu melihat siapa yang menutup dengan begitu kencangnya. Namun tidak ada siapa pun yang di dalam kamar itu kecuali dirinya sendiri.


Delia pun masuk ke kamar itu dan tiba tiba Delia melihat sosok wanita dengan pakaian serba putih yang sudah lusuh dengan rambut panjang yang menutupi setengah dari wajahnya dengan darah dari selangkangannya mengalir hingga lantai.

__ADS_1


Delia yang melihat itu pun terkejut kakinya bergetar hingga iya tak bisa melangkah untuk menjauhi hantu tersebut, sedangkan wanita itu semakin dekat dengan Delia.


....Blush....


Tiba tiba wanita itu merasuki tubuhnya Delia, Kini Delia berjalan seperti mengangkang dengan kepala menyerong ke arah kiri. Seperti kepala hantu itu sebelum masuk ke dalam tubuh Delia mata Delia berubah menjadi putih seluruhnya.


Delia berjalan menuju meja rias yang berada di kamar tersebut lalu memakan bunga melati yang berada di dalam mangkok yang berada di atas meja.


Key yang menyadari sesuatu yang buruk pun langsung masuk ke dalam kamar Julia, dan benar saja Delia sudah tidak ada di kamar itu, sontak Kekey merasa bingung bagaimana caranya iya menyampaikan pada Julia bahwa Delia sedang berada dalam bahaya.


Kekey berusaha menyentuh tubuh Julia namun tidak bisa, Kekey berusaha mengganggu tidur Julia agar Julia bangun dari tidurnya, namun tetap tidak bisa, ahirnya Kekey pun memutuskan untuk mencari sendiri keberadaan Delia.


Kekey pun keluar dari kamar Julia dan melewati kamar kosong yang disamping kamar yang Kekey tempati. Kekey merasa kan bahwa Delia ada di dalam kamar tersebut, langsung saja Kekey masuk dan benar saja Delia iya temui sedang menggendong seperti anak bayi yang baru dilahirkan tanpa busana


"Lia sadar lah Lia" ucap kekey saat mendekati Delia yang sedang asik menggendong anak yang baru lahir tersebut.


Namun Delia tidak merespon kedatangan sahabat nya Key, Delia terus menyanyi sambil menggendong anaknya. lebih tepatnya anak hantu pemilik kamar itu.


"Lia sadarlah, itu bukan bayi manusia" teriak Key pada Delia, Kekey yang tak mendapatkan Respon dari Delia pun ahirnya mendekati Delia dan mengambil alih Bayi itu lalu di jauhkan dari Delia.


Hantu yang berada dalam tubuh Delia itupun menatap Kekey yang mengambil anaknya dengan tatapan yang sangat tajam, Hantu itu terlihat marah saat Key mengambil paksa bayi hantu itu dari gendongan Delia.


**☆☆☆☆☆☆


Hallo readers2 ku yang setia, jangan lupa klik jempolnya, tinggalkan jejak kalian di komentar, beri poin atau koin seikhlasnya juga gapapa lah😁 dan beri rate 5 ya guys..

__ADS_1


Hayo dukung author agar tetap semangat buat update terus sekian ya terimakasih 😊😊😊**


__ADS_2