
Rio mengambil gitar yang sempat iya taruh di sampingnya dan mulai memainkan senar gitarnya.
Setelah cukup lama bermain dengan gitarnya Rio pun mulai menyanyikan lirik lirik lagu, lalu di susul oleh Delia.
Alex yang sedari tadi mengunyah makanannnya seketika memberhentikan mulutnya untuk mengunyah dan melirik Delia yang menyanyi dengan mata yang tak berkedip.
“Beb itu suara Delia?” tanya Alex yang tak percaya akan suara Delia yang begitu merdu di indra pendengaran nya.
“Iya itu sahabat gwe” saut Kekey yang juga tersenyum melihat penampilan Delia yang memukau.
Sedangkan Julia sama sekali tak merespon ucapan Alex karna terfokus mendengar lirik lirik lagu yang dinyanyikan oleh Rio maupun Delia secara begntian.
Setelah lima menit mereka bernyanyi Rio pun mengentikan suara musik yang dari gitarnya yang menandakan bahwa penampilannya bersama Delia telah usai.
Riuh tepuk tangan dari penonton yang menyaksikan Rio dan Delia dan pun tersenyum walau wajahnya masih terlihat kaku karna iya malu dan sangat gugup.
Disisi lain Erza kini sudah berada di rumahnya, iya baru saja sampai di halaman rumahnya, dia pun langsung masuk ke dalam rumah, begitu sampai di ruang tamu bertapa terkejutnya Erza melihat oma nya yang datang bersama dengan kakeknya, karna memang sudah cukup lama Erza tidak bertemu dengan oma serta kakeknya.
Erza pun menyapa Oma dan kakeknya dan menemani ke dua orang tua yang sudah mulai keriput itu sesekali Erza terihat tertawa karna kakek dan omanya yang mulai mengingat masa kecilnya Erza dulu.
.
.
Dua hari selanjutnya saat jam 9 pagi kini Delia tengah bersiap siap untuk berangkat karna memang hari ini tiba saatnya Erza akan mengajak Delia untuk pergi bersenang senang, setelah Delia sudah siap Delia pun menghampiri mamanya yang sedanng berada di dapur untuk berpamitan dengan diikuti Key dari belakang .
“Mah, Lia ijin pergi ya” ucap Delia ketika sudah berada di dekat mamanya.
“Looh kamu mau kemana Lia?” tanya mama nya yang melihat Delia yang terlihat cantik.
“Lia Cuma mau pergi main sama temen lama Lia mah” ucap Delia
"Uhuk uhuk, temen lama, boong dia tante" ucap Key meledek Delia dan mendapat tatapan tajam dari Delia. Dan bagaimanapun Laras tak bisa mendengar apa yang dikatakan oleh Key.
“Ya udah tapi jangan lama lama ya” kata mama Laras pada Delia. Delia pun mengangguk dan mencium punggung tangan mamanya.
__ADS_1
“Ya udah mah bay mah Assalamu’alaikum” ucap Delia setelah melangkahkan kakinya meninggalkan mamanya yang sibuk berkutit dengan alat alat dapur.
“Iya wa’alaikum salam hati hati” ucap Laras sedikit berteriak.
Delia pun berjlan menuju tempat dia dan Erza janjian ditemani oleh Key yang masih setia menemani di sampingnya sesekali mereka bercanda bersama, setelah 10 menit berjalan Delia dan Key pun sampai di tepat dimana dia akan menunggu Erza untuk menjemputnya.
“Ka Erza tadi katanya udah berangkat, tapi belum keliatan” gumam Delia sambil celingak celinguk untuk melihat Erza namun belum juga kelihatan.
Delia pun mengambil ponselnya yang berada di dalam tas jinjing nya.
“Kak, Lia sudah sampai di tempat janjian, kaka sudah sampai mana?” sebuah pesan yang baru di tulis oleh Delia lalu dia segera mengirimkan pesannya untuk Erza.
Di pertengahan jalanan Erza yang melihat notif chat pun segera meraih ponselnya yang iya letakkan di samping kemudinya.
Setelah melihat pesan dari Delia, Erza pun lngsung menelpon Delia, karna sangat tidak mungkin bila dia membalas pesan Delia dengan menyetir.
Tuutt....ttuuuutt (bunyi telepon)
“Hallo kak” sapa Delia setelah menerima pangggilan dari Erza.
“Ya Lia, apa kamu sudah lama menunggu?” tanya Erza setelah mendengar suara Delia.
“Ya sudah kamu tunggu ya, sebentar lagi aku nyampai kok” ucap Erza dengan mata masih fokus ke depan.
“Iya kak, ya sudah kaka hati-hati di jalan” ucap delia.
“Iya” jawab Ersa singkat lalu mematikan ponselnya.
sambil menunggu Erza, Delia dan Key asik bercanda bersama untuk menghilangkan rasa bosannya (Karna menunggu memang sangat membosankan, apalagi nunggu doi peka, kea nunggu ayam jantan bertelur 😑)
Setelah lima belas menit kini Erza pun sampai di tempat dia dan Delia janjian, Erza pun memberhentikan mobilnya tepat di hadapan Delia .
Delia yang melihat sebuah mobil berhenti di depannya mengeritkan dahinya karna merasa heran, namun setelah melihat bahwa yang keluar dari dalam mobil itu adalah Erza Delia pun tersenyum dan bangkit dari duduknya dan menghampiri Erza yang baru keuar dari mobilnya.
“Kamu udah nunggu lama ?” tanya Erza yang juga menghampiri Delia.
__ADS_1
“Enggak” jawab Delia sambil mengggelengkan kepalanya dan tersenyum ke arah Erza.
“Ya udah yuk kita langsung berangkat aja” ajak Erza, dan di angguki oleh Delia .
Erza pun membukakakn pintu untuk Delia.
"Aish mentang mentang mantan dibukain pintunya, woy Del gwe dilupain" ucap Key menggerutu.
"Ya udah duduk di belakang ya sayang" batin Delia, dan ahirnya Key pun masuk ke dalam mobil dan duduk di belakang Delia dengan cemberut.
Setelah Delia duduk Erza pun masuk ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya dengan kecepatan rata rata.
.
.
“Kak”
“Dek” ucap Erza dan Delia secarabersamaan dan mereka pun saling memandang satu sama lainnya.
"Uhuk uhuk" Key pura pura batuk melihat adegan di depannya sontak Delia pun langsung mengalihkan pandangannya ke depan
“ Kaka aja deh yang duluan ngomong” ucap Delia tanpa menoleh ke arah Erza.
“Kamu saja dek” ucap Erza dengan melirik ke arah delia.
"Cihuuuyyyy" ucap Key menggoda dari belakang karna melihat Erza yang melirik Delia
"Diam ko Key, awas lo ya" batin Delia namun Key hanya tertawa
“Umh,, Lia cuman mau nanyak gimana keadaan paman sama bibi” ucap Delia dengan menggigit bibir bawahnya.
“Alhamdllh baik” jawab erza singkat sambil sesekali melirik delia dan sesekali dia tersenyum karna melihat wajah Delia yang terlihat imut baginya.
"Alah pake basa basi, bilang aja kangen, gitu aja gengsi, nanti kalau udah basi tau rasa lo ga enak rasanya" ucap Key berceloteh di belakang yang melihat kedua anak manusia di depannya itu
__ADS_1
"Key, bisa diam kan, lama lama darting aku sama kamu" batin Delia yang menatap tajam ke arah Key dari kaca spion mobil, namun Key hanya membuang muka.
"Haleh Del Del lu ya bilang kangen aja ribet ah" ucap Key namun diabaikan oleh Delia.