Cinta Masa Kecil

Cinta Masa Kecil
Ep 9 Kantin


__ADS_3

...🍁🍁🍁...


Guru mapel sudah mengakhiri pembelajarannya lima menit sebelum istirahat. Saat itu juga Erlangga langsung berbisih di dekat telinga Kanaya, dan berhasil menyita intensi seluruh murid di kelas yang masih belum ke kantin karena bell belum berbunyi


Dan itu membuat Kanaya terkejut di buatnya, pasalnya Kanaya terlalu asik dengan dunia nya sehingga lupa dengan masalah nya sekarang.


"lo.."


"Gak bisa kabur dari gue" Seringai Erlangga memandangi lekat wajah Kanaya yang mematung di buatnya.


"Kok gue bisa lupa sih sama orang brengsek ini" ucap Kanaya dalam hati sambil merutuki kebodohan nya, harusnya dia segera ke kantin tanpa harus menunggu bell.


Kanaya hanya bisa terdiam di tempat tanpa menyahut sedikit pun.


"Bell istirahat gue langsung kabur dari sini" ucap Kanaya dalam hati, batu emang si Kanaya itu namanya bukan mengurangi tapi menambah masalah.


Anaira yang berada di samping Kanaya hanya bisa terdiam tanpa bisa berbuat apa-apa, ingin membantu dia juga takut. Apalagi dia cukup tau tentang Erlangga itu seperti apa.


Kanaya pun melirik Anaira bermaksud minta pertolongan yang di bales gelengan kepala oleh Anaira, sial sekali sahabat nya ini, sahabat macam apa itu.


Kanaya juga tidak bisa menyalahkan dan melibatkan siapa pun kedalam masalah nya dengan Ketua geng brengsek ini.


Setelah Anaira menggelengkan kepala nya pada Kanaya tanda dia tidak bisa membantu di karena kan tidak berani, Anaira pun menatap Aldi sengit.


"Bantuin"


"Gue" tunjuk Aldi pada dirinya sendiri


"siapa lagi" Anaira memutar matanya jengah


"Gak berani gue" balas Aldi sambil mengangkat tangannya nya, tanda tidak berani. Yang di bales Kanaya dengan memperlihatkan haru tengah nya ke Arah Aldi


Percakapan mereka barusan tentu saja tanpa suara, melainkan dengan hanya bermodalkan lirik mata, mana berani mereka membuka suara.


Bell istirahat pun berbunyi, Kanaya sudah berancang-ancang ingin lari dari manusia kurang ajar itu. Yang tentu saja langsung di Tahan oleh Erlangga, karena sudah menyadari niat Kanaya.


"Mau kemana hmm?" bisik Erlangga dengan suara dingin, yang membuat Kanaya meremang seketika.


"M-mau kemana, ke ka-kantin lah" jawab Kanaya dengan cengikiran palsu, sial Kanaya Gugub lagi.


"Kantin" Ajak Erlangga pada Kanaya, yang sudah berdiri dan berpaling dari Kanaya bersiap menuju kantin


"Lo duluan aja" tolong Kanaya sembil nyengir.

__ADS_1


Erlangga pun langsung menatap kembali Kanaya Dengan tatapan menusuk ke Arah nya.


"Boleh" ucap Erlangga sambil menjilat bibirnya nya kering, yang membuat beberapa murid yang masih berada di kelas dengan alasan belum puas melihat Erlangga menjerit histeris.


Kanaya hanya bisa menggeleng, sambil menatap Erlangga dengan tatapan permusuhan. "Dasar manusia biadab, suka semau nya" maki Kanaya dalam hati.


Erlangga pun berlalu meninggalkan Kanaya terlebih dahulu dengan perasaan senang, yang diiringi senyum yang gak ada manis-manis malah terlihat mengerikan tapi mampu membuat siswi-siswi bergelajang hebat. Pesona yang luar biasa.


Merasa tidak di iringi oleh Kanaya Erlangga pun berbalik menatap Kanaya yang masih duduk di kursi nya dengan raut wajah kesal.


Merasa di tatap nyalang oleh Erlangga, Kanaya pun bangkit dari duduknya sambil menghentakkan kakinya dengan perasaan dongkol. Lalu di iringi oleh Anaira dan 5 inti NightWolf


"Di Traktir lagi kan Ama Angga" tanya Jingga pada Aldi sesampai di kantin.


"Sans lah, Angga gak pernah ingkar dengan ucapan nya" jawab Aldi Songsong. Sengklek emang mau nya gratisan mulu.


Mereka pun memesan masing-masing makanan yang mereka inginkan, kecuali Erlangga tentu nya.


"Nasi goreng" titah Erlangga pada Kanaya yang hanya di diam kan oleh Kanaya.


"Cepat" desak Erlangga tak sabaran


"Ck, minumnya apa?" decak Kanaya kesal


"Air putih" Balas Erlangga seadanya sambil duduk di kursi.


"Gila laper apa rakus lo" cibir Aldi pada Jingga


"Lapar gue"


"Berapa hari Lo gak makan?, dah jadi gembel yah?" tanya Refdy


"Enak aja gembel, gue sejahtera tau gak"


"Sejahtera macam apa itu, makan segitu banyak pas di traktir orang" sindir Aldi


"Mumpung gratis" balas jingga nyengir


"Yee" yang di toyoran oleh Refdy, dan tawa dari Aldi


Bagai mana tidak rakus coba, makan yang ada di depan nya hampir semua menu ada, tak ketinggalan menu minuman juga. Rakus emang.


Kanaya pun datang sambil membawa nasi goreng untuk Erlangga dan mie ayam untuk dirinya sendiri. Lalu berbalik sebentar untuk mengambil minuman.

__ADS_1


"Enak benar Angga Ada yang melayani" ucap Jingga


"Enak pala mu" Ketua Anaira kesal


"Eehh Anaira kan? mau kan layani Abang" ucap Refdy merayu Anaira


"Eehh jangan sembarang an lo, dia punya gue" aku Aldi dengan tampang santainya.


"Jangan ngade-ngade lo" garang Anaira sambil menodongkan garpu ke arah Aldi


"Eehh santai ibu negara jangan kasar, kasar nya nanti aja kalo udah nikah" ucap Aldi enteng sambil menarik turun kan kedua alis nya.


"Gak Sudi" pekik Anaira kesal


"Di tolak mentah-mentah dia Jing" tawa Refdy sambil menggeplak meja, yang membuat Jingga tersedak kuah bakso.


"Sial lo, gue lagi makan bego" sambil menggeplak meja balik. Yang langsung mendapat tatapan tajam dari Erlangga. membuat Refdy dan Jingga nyengir tak jelas.


Setelah Kanaya sampai, Erlangga pun mulai memakan nasi goreng nya dan Kanaya memakan mie ayam yang super-super pedas itu.


Melihat Kanaya memakan dengan lahap Mia Ayam tersebut dan seperti nya begitu nikmat Erlangga pun menginginkan mie ayam yang Kanaya makan itu.


"Gue pengen mie Ayam" Kanaya pun menatap Erlangga dengan kesal


"Sabar Kanaya, nanti terbiasa kok" batin nya


Dengan ogah-ogahan Kanaya berdiri hendak memesan mie ayam lagi untuk majikan baru nya itu, sial jadi pembantu gue pikir Kanaya tak terima.


"Tunggu, Gue pengen punya lo" pintu Erlangga yang langsung membuat amarah Kanaya memuncak, dan langsung menendang kursi yang tadi duduki nya.


"brak"


"Eehh buset dah"


"gila, bar-bar benar"


"Anj..." umpat Jingga tertahan ketika sang ketua menatap nya tiba-tiba. pasal nya di lagi tersedak, tapi bukan kuah bakso lagi melainkan sebutir nasi.


Etensi seluruh kantin pun berpusat ke arah Kanaya, apalagi Kanaya mengamuk di depan ketua geng kejam itu. dan sebagian juga ada yang mengatakan Kanaya tidak tau di untung nasib baik tidak di bumi hangus kan oleh Erlangga.


Tapi dengan santai nya Erlangga mengambil mangkok mie ayam punya Kanaya dan melahap nya hingga tandas tak tersisa.


yang membuat 5 inti NightWolf melongo, di sebabkan Erlangga tak suka mie ayam dan tentunya tak pernah memakan bekasan orang. Dan salah satu mereka hanya bisa tersenyum penuh arti..

__ADS_1


...🍁🍁🍁...


Typo Bertebaran 🙏🙏


__ADS_2