Cinta Masa Kecil

Cinta Masa Kecil
6.perasaan roy


__ADS_3

Roy merebahkan tubuhnya diatas kasur,sambil melihat atap kamar.roy berpikir tingkah laku Mirna yang sangat menjengkelkan.Untuk saat ini Roy belum ingin pacaran ,Roy masih sibuk dengan tim basketnya apalagi Roy diusulkan untuk menjadi ketua OSIS.Pasti memakan waktu yang banyak untuk melakukan kegiatan sekolah."bagaimana caranya untuk menghindari Mirna?semakin aku menghindar semakin dia mendekat.cewek aneh dan ga tau malu.sudah kubuat beribu alasan,sampai2 aku ngedekatin Bella dengan maksud Mirna akan mundur,,tetapi yang ada Bella jadi bulanan mirna.aku harus tegas dan memutuskan janji masa kecil dulu.aku berharap Mirna bisa membuka hati untuk pria lain,bukan aku cukup kami berteman saja tidak lebih dari itu."batin Roy dalam hati sambil memejamkan matanya


Pagi hari,suasana sekolah Nusa bangsa hiruk pikuk dengan suara para siswa siswi.


Tampak Mirna berjalan memasuki ruangan kelas Roy.


"Roy....princes mu datang."ucap Tian sambil menyiku tangan roy.roy sekilas melirik dan kaget"apalagi yang diperbuat anak ini...apa urat malunya sudah putus ya* batin Roy dalam hati.


"Bella ada yang ingin aku omongin" Mirna berdiri didepan Bella sambil menatap tajam.suasana kelas tiba2 sunyi,penasaran adegan apa lagi yang akan terjadi.Bella asyik bercerita dengan Rina tak mempedulikan Mirna yang dihadapan nya.


Mirna geram dengan sikap Bella padahal niat Mirna tulus ingin minta maaf.


"Bella ni aku Mirna ada yang mau aku omongin"ucap Mirna lagi,sambil menahan emosi.


"klw mau ngomong ya langsung ngomong aja."ucap Rina dengan ketus sambil memandang Mirna dengan tatapan mata yang menusuk.


"aku ngomong sama Bella bukan kamu" tatap Mirna tak mau kalah.


"urusan Bella adalah urusan aku juga.bella jijik lihat kamu.jadi lebih baik kamu pergi dari sini"


Rina makin emosi dengan kehadiran mirna.


"disini aku datang baik-baik bukan mau cari ribut."jelas Mirna sambil melotot pada Rina.

__ADS_1


"ada apa?"tanya Bella dengan wajah acuh tak acuh tanpa melirik Mirna.


"Bella aku minta maaf"ucap Mirna dengan sungguh2 walaupun Mirna punya rasa cemburu dengan bella.tapi Mirna ingat dengan ucapan Bu Siti.


"apa?coba ulang sekali lagi." Bella mendekatkan telinganya ke Mirna sambil bibir tersenyum kemenangan.


"aku minta maaf"ucap Mirna lagi.


"ha...ha...ha...ha....ga salah dengar ,seorang Mirna yang egois minta maaf."tawa Bella di ikuti dengan teman2 nya.


"ga segampang itu minta maaf...nih pipi yang kamu tampar kemarin sampai sekarang masih sakit"ucap Bella sambil menunjuk pipinya.padahal tamparan Mirna bukan kuat.


Mirna makin kesal niat nya baik tapi ditanggapi Bella dengan kebalikan nya.


"kamu lap sepatu aku nih...baru aku mau maafin kamu"ucap Bella pelan sambil menunjuk sepatunya.bella takut Roy mendengarnya.


Plak...terdengar suara pukulan meja.mirna sudah ga bisa menahan emosinya.


"aku tarik ucapan ku tadi.kamu memang pantas mendapatkan tamparan semalam."Mirna menaikkan volume suaranya samb menunjuk ke wajah Bella.


seketika itu Roy mendekati Mirna dan menarik pergelangan Mirna dengan kuat.roy menarik Mirna keluar pintu kelas.


"sakit Roy"ringis Mirna samb berusaha melepaskan tangan nya.tapi Roy ga mendengarkan nya dan Masi mencekal pergelangan tangan Mirna dengan kuat.

__ADS_1


"ingat jangan pernah menyakiti Bella lagi"tangan Roy satu lagi menunjuk ke wajah mirna.roy melepaskan tangan satu lagi dari pergelangan tangan Mirna dengan kasar.


"kenapa kamu selalu membela dia....padahal dia itu cewek yang ga baik Roy"ucap Mirna dengan wajah merah,,,kecewa dan ingin menangis.


"oh...Bella cewek ga baik....terus cewek baik itu kamu?ha...ha...ha...ha..."tawa Roy sinis samb membuang ludah ke lantai.membuat hati Mirna sakit.kenapa aku bisa jatuh cinta pada lelaki ini.dimana Roy yang dulu yabg selalu melindungi aku?.


"kamu bilang Bella cewek murahan...kamu sadar ga sih arti kata murahan itu gimana????


yang murahan itu seperti kamu....maksa aku harus jadi pacar kamu...sudah ditolak dan dijauhi tapi masih tetap datang."


"Roy yang ku kenal bukan Roy yang sekarang ini....Roy yang dulu baik,penyayang,selaku lindungi aku dan kamu juga sudah janji mau jadi pacar aku.tapi mana janjimu Roy....mana?


aku sudah menunggu kamu ..,sudah sangat lama.aku selalu berusaha menjadi tipe cewek yang kamu suka.tapi kamu slalu ingkar janji."mirnaengungkapkan seluruh isi hati dan kerinduan nya selama ini berharap Roy luluh.roy terdiam sambil memandang mirna.roy merasa bersalah jika tidak mengakhiri kisah masa kecil dulu


Roy menghembuskan nafasnya dengan berat.jari2 Roy menyisir rambutnya kebelakang.


"pulang sekolah akan aku jelaskan semua.tunggu aku ditanam tempat kita dulu"ucap Roy dengan lembut pada mirna.mirna tersenyum menganggukkan kepalanya.


"janji ya..."ucap Mirna dengan ragu,takut Roy berbohong.


"aku janji"Roy menatap Mirna dengan mantap.mirna berjalan ke ruangan kelas nya yaitu kelas 2 IPA 1.


Mirna berjalan dengan hati riang ,,,,dan senyum selalu merekah diwajahnya.

__ADS_1


__ADS_2