Cinta Masa Kecil

Cinta Masa Kecil
5.merasa bersalah.


__ADS_3

Mirna mencoba menghubungi hp Roy,tetapi Roy tidak mau mengangkat telpon dari Mirna.


"apa Roy masih marah yah dengan aku?"ucap Mirna dalam hati.mirna gelisah,dan memutuskan pergi kerumah Roy.


tok....tok...tok...tok... terdengar suara ketukan pintu rumah.bu Siti membuka pintu dan dia kaget ternyata Mirna


"oh...ada Mirna masuk nak,ada apa Mirna tumben datang malam2?


"Bu ada Roy nya?"tanya Mirna sambil menatap ke sekeliling rumah.


"dikamar nak...masuk saja kedalam" balas Bu siti.mirna berjalan kekamar roy.kebetulan pintu kamar Roy terbuka.


Mirna melihat Roy sedang bertelepon.


"istirahat ya Bella...besok aku jemput.kita berangkat bareng kesekolah..bye"ucap Roy sambil menutup telpon nya.roy kaget menatap Bella sudah ada didepan pintunya.


"siapa yang memberi izin masuk ke kamar ku"ucap Roy dengan suara kuat


"ehhmmmm....rrroy"ucap Mirna dengan terbata2.mirna takut baru kali ini melihat Roy sangat marah.

__ADS_1


"keluar..."bentak Roy dengan suara kuat


"Roy dengar dulu penjelasan ku..."


"ngerti ga sih bahasa manusia....keluar sekarang"ucap Roy dengan intonasi yang tinggi.memperlihatkan rahang Roy yang mengeras dan memperlihatkan urat nadi dileher roy.tiba2 Bu Siti datang dan melihat air mata mirna menetes.


Bu Siti langsung memeluk Mirna dengan erat


"ya ampun Roy...ada apa ini....kenapa Mirna nangis?" tanya Bu Siti dengan wajah panik sambil mengelus punggung Mirna.


"ibu kenapa mengijnkan cewek gila ini masuk ke rumah" ucap Roy dengan marah sambil menunjuk Mirna.


"plak...." suara tamparan bu Siti sangat keras di pipi roy.roy terdiam menahan sakit di pipinya.roy tidak menyangka ibu yang sangat menyayanginya dan tidak pernah memukulnya tetapi sekarang demi membela Mirna ibu nya menampar pipi roy.


"ibu keterlaluan...demi membela Mirna ibu menamparku sedangkan ibu tidak tau masalahnya.aku kecewa dengan ibu." ucap Roy sambil berlalu pergi.seketika itu mirna menarik tangan Roy dengan cepat.


"Roy...maaf....ini semua salah ku.bu Siti tolong jangan salah paham.ini semua salahku"ucap Mirna dengan penuh rasa bersalah.sekarang masalahnya semakin rumit.roy menghentakkan tangan Mirna dengan kuat "puas kamu kan...ini yang kamu inginkan...membuat ibu ku tidak menyayangiku lagi?"ucap Roy sambil memandang kedua bola mata mirna dengan oenuh kecewa.roy ga habis pikir dengan mirna.mirna terlalu terobsesi dengan dirinya.sedangkan Roy tidak menyukai mirna.roy sudah putus asah bagaimana cara membuat Mirna mengerti.


"bukan begitu Roy..aku...aku..." ucap Mirna terbata2 sambil menangis ter isak2.ibu Siti geleng2 kepala melihat tingkah mereka berdua."ibu tidak tahu apa yang terjadi antara kalia berdua.namanya masalah harus diselesaikan dengan kepala dingin,jangan dengan emosi.mari kita duduk bersama2,kita selesaikan masalah ini agar kedepannya tidak terjadi kesalah pahaman."ucap Bu Siti dengan lemah lembut.bu Siti sudah menganggap Mirna seperti anak nya juga.

__ADS_1


mereka duduk bertiga diruang tamu,roy menceritakan masalah tadi siang ke ibunya,,ibu Siti menarik napas panjang.


"Mirna,,ibu sudah menganggap kamu seperti anak ibu sendiri .Itu bukan perkataan yang baik nak,kamu tidak bisa ngejust seseorang itu dengan murahan dan menampar bella.kamu sudah besar nak ,,,sudah anak gadis bukan anak kecil lagi"ucap Bu Siti sambil membelai rambut Mirna dengan perlahan2.


"iya Bu Mirna salah.mirna minta maaf"


"minta maaf lah dengan Bella nak."ucap Bu Siti


" Mirna kesal aja Bu...Roy selalu menghindari Mirna...Roy ga mau menepati janji nya"adu Mirna ke Bu siti dengan raut wajah penuh kasihan.


"Roy menjanjikan apa dengan Mirna?" tanya Bu Mirna sambil melirik Roy dengan penuh tanda tanya.


"itu janji masa kecil dulu Bu...dan Roy sudah lupa" bohong Roy dengan mengatakan nya lupa....karna janji itu membuat Roy takut untuk menjalin hubungan dekat dengan perempuan.


"baik...aku akan mengingatkan mu lagi dengan janji kita dulu.dia pernah berjanji Bu...kalau Mirna sudah kurus Roy mau jadi pacar Mirna" ucap Mirna sambil memandang Roy.mereka saling memandang tetapi Roy memandangnya bukan karna suka melainkan kesal.


"itu bukan kemauan aku...itu kemauan orang tua kita.ibu jelasin dong...sebenarnya janji itu hanya bohongan"rengek roy dengan wajah Penuh minta pertolongan .Ibu siti menghembuskan napas dengan berat.


apa yang harus dijelaskan nya dengan mirna.ibu Siti takut Mirna salah paham atau sakit hati.biarlah ibu ayu yang akan menjelaskan semuanya.

__ADS_1


"baiklah ini sudah malam besok kita lanjutkan lagi.mirna pulang lah istirahat.besok kalian berdua sekolah.besok ibu akan menjelaskan nya.ibu berharap Mirna dan Roy jangan berantem lagi."


"iya Bu...Mirna pamit"ucap Mirna sambil menyalin tangan Bu Siti.


__ADS_2