
Hari berganti hari tidak terasa Kirana sudah bekerja selama dua bulan di PT Dewangga Grub. Hari ini dia gajian, dia akan mengirimkan gajian bulan ini untuk keluarganya di Kampung. Karena gajian bulan kemarin dia pakai untuk membayar kontrakan sampai bulan bulan kedepannya. Dan kebutuhan dia yang lainnya. Tapi tidak semua dia habiskan sisanya dia tabung.
Kirana bukan seperti wanita wanita lain yang suka nya berbelanja, prinsip Kirana dari pada untuk dihambur hamburkan uang nya. Lebih baik dia tabung.
****
Pagi ini Kirana berangkat kerja dengan semangat, Karena di hari ini tepat dua bulan sudah dia bekerja. Dan yang paling lebih senang nya lagi dia akan gajian. Hati nya merasa senang, dia berjalan menuju meja kerja nya. Baru saja dia duduk Aldo menghampiri nya.
"Pagi Kirana." Sapa Aldo
" Pagi juga Al," jawab Kirana
" Ngomong ngomong kemarin kamu sama Pak bos kemana?" tanya Aldo penasaran.
" Aku ngga kemana mana ko." Elak Kirana
" Jangan bohong kamu, aku tau kamu kemarin pulang di anterin Pak bos kan?" Tanya Aldo
" Hah? tau dari mana kamu aku pulang bareng Pak Rangga?" Tanya Kirana
"Ya tau aja, kamu berjalan mengendap-endap masuk kedalam mobilnya Pak bos kan? seperti pencuri yang takut ketahuan." Goda Aldo sambil tertawa
" Haist... kamu ini Al," Ucap Kirana sambil memukul lengan Aldo
Ketika mereka sedang mengobrol, tiba tiba Pak Rangga datang.
" Selamat pagi Pak?" sapa Aldo dan Kirana
Rangga hanya mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum dan melangkah ke ruang nya.
"Sudah sudah jangan menggoda aku terus." Ucap Kirana sambil melangkah ke meja kerja nya.
" Baik baik aku tunggu kabar baik nya aja." goda Aldo lagi sambil melangkah pergi
Setelah Aldo pergi dia memulai pekerjaan nya. Di nyalakan nya komputer yang ada di meja nya. Ketika dia sedang bekerja, tiba tiba ponsel nya bergetar. Ada pesan dari mba ayu, dilihat nya pesan tersebut
Mba Ayu : "Kirana nanti kita makan siang bareng ya?"
Kirana. : " Ok mbak di kantin kantor ya mba."
Mba Ayu: "Ok Kirana"
Setelah percakapan mereka, Kirana melanjutkan pekerjaannya. Ketika sudah selesai menyiapkan beberapa dokumen.
" Akhirnya selesai, tinggal minta tanda tangan Pak Rangga." Ucap Kirana
__ADS_1
Kirana segera menuju ke ruangan Pak Rangga.
" Tok tok"
" Masuk." Ucap Rangga
" Maaf Pak ini ada dokumen yang harus anda tanda tangani." Ucap Kirana sambil menyodorkan map tersebut kepada Rangga.
Rangga mengambil map tersebut tanpa melepaskan pandangannya kepada Kirana wanita yang akhir akhir ini selalu ada dipikiran nya.
Kirana yang merasa dipandangin oleh bos nya terus merasa malu. Dan Kirana segera ingin keluar dari ruangan bos nya.
"Permisi Pak saya keluar dulu." Ucap Kirana
Ketika Kirana akan melangkah keluar, Pak Rangga bersuara
" Hai kamu mau kemana?" Ucap Rangga
sambil berjalan menghampiri Kirana. diraihnya tangan Kirana dan menggandeng nya sampai sofa. Dan menyuruh Kirana duduk di sofa
" Duduk lah sebentar." Ucap Rangga
Rangga dan Kirana duduk berdua di sofa. Rangga yang tidak henti hentinya memandangi Kirana. Kirana yang dipandang malu. Dia tidak berani menatap Rangga, hanya menunduk kan kepalanya. Rangga yang mengetahui hal itu tersenyum melihat Kirana yang tertunduk malu.
" Lihat lah aku, tidak usah menunduk seperti itu." Ucap Rangga sambil mengangkat dagu Kirana.
Kirana terperangah kaget tidak percaya dengan apa yang diutarakan bos nya tersebut.
" Maaf Pak saya permisi." Ucap Kirana gugup sambil melepaskan tangan Rangga dan berdiri. Ketika berdiri tangan nya ditarik lagi oleh Rangga
" Aku akan setia menunggu Jawaban mu". Ucap Rangga
Kirana segera pergi meninggalkan ruangan Rangga. Dan kembali ke meja kerjanya. dia duduk di kursi sambil meminum air mineral yang ada di meja nya. Dia masih kaget dengan apa yang diutarakan bos nya tersebut. Tidak menyangka bos nya yang selama ini kelihatan dingin terhadap nya. Mengungkapkan cinta kepada nya.
Kenapa Pak Rangga tiba tiba mengatakan kalau dia mencintai aku. Batin Kirana
Apa yang spesial dari ku, aku hanya wanita biasa, banyak wanita wanita cantik dikantor ini. Kenapa malah Pak Rangga menyukai ku. Batin Kirana lagi
Kirana akhirnya tidak fokus dengan pekerjaan nya. Dia seharian hanya melamun saja. Memikirkan apa yang di ungkapkan bos nya tadi.
Sampai sampai Kirana tidak menyadari ada orang didepan nya.
" Hai Kirana kenapa kamu, melamun aja?" tanya Aldo
Kirana tersadar dari lamunannya, " Eh..Aldo ada apa?" tanya Kirana
__ADS_1
" Apa yang kamu lamunin?" tanya Aldo lagi
" Siapa juga yang melamun." Elak Kirana
" Ya sudah lah, jangan banyak melamun nanti ada setan masuk kedalam tubuh mu." Goda Aldo sambil tertawa dan berjalan masuk keruangan Pak Rangga.
Pak Rangga keluar dari ruangan nya di ikuti Aldo. Rangga yang melintas meja kerja nya Kirana hanya tersenyum. Kirana yang melihat Rangga tersenyum. Dia ikut tersenyum walaupun dalam hatinya malu.
Rangga berjalan menuju lift khusus Presdir di ikuti oleh Aldo. Karena harus miting dengan Klayen penting.
****
Tidak terasa sudah masuk jam istirahat. Kirana bersiap untuk turun ke lantai bawah. Dia sudah janjian dengan mba Ayu untuk makan siang bersama. Dia mengirim pesan kepada Mba Ayu
Kirana : "Mba aku otw turun, mba tunggu diloby kantor ya?"
Mba Ayu : Ok Kirana
Mereka bertemu di lobby kantor, dan segera berjalan menuju kantin kantor. Dikantin mereka mengobrol melepas kangen. Karena sering tidak bertemu lagi. Ketika Kirana di pindahkan menjadi sekertaris Pak Rangga. Karena besok hari sabtu kantor libur. Mereka berjanjian untuk jalan jalan meluangkan waktu libur.
Kirana sampai dimeja kerjanya, Di lihat nya jam tangan. Masih ada waktu beberapa menit untuk bersantai dulu. Dia mengambil ponselnya untuk mengabari Paman dan Bibi nya kalau dia sudah mentransfer uang ke rekening Paman nya.
" Halo assalamualaikum Paman." Ucap Kirana
" Walaikumsalam nak." Jawab Paman disambungan telpon nya.
" Bagaimana kabar Paman, Bibi, dan Bimo??" Tanya Kirana
"Alhamdulilah sehat semua nak, gimana kabar kamu nak?" tanya Paman
" Alhamdulilah sehat Paman, Oya Paman tadi Kirana sudah mentransfer uang ke rekening Paman." ucap Kirana
" Ya Allah nak kamu tidak usah repot-repot mengirim uang untuk kami, kamu tabung buat masa depan mu nak." Ucap Paman
" Tidak repot Paman, Kirana ingin membahagiakan kalian semua, kalian satu satunya keluarga Kirana". Ucap Kirana dengan mata berkaca-kaca
"Terimakasih nak, semoga kamu diberikan kelancaran mencari rezeki, dan diberi kesehatan." Ucap Paman
" Amin Ya Allah, Paman sudah dulu ya? kapan kapan Kirana telfon lagi.Kirana mau bekerja kembali." Ucap Kirana
" Assalamualaikum Paman." Kirana mengucapkan salam.
" Ya nak, walaikumsalam." Ucap Paman
Kirana mematikan telfonya, dan mulai bekerja kembali.
__ADS_1
Jangan lupa like comen nya ya 😃😃😃
Tunggu kelanjutan Rangga dan Kirana