
Rangga langsung menarik tangan Kirana untuk masuk kedalam lift khusus Presdir. Kirana jatuh ke pelukan Rangga. Rangga menciumi aroma wangi tubuh kekasih hatinya.
" Mas lepasin, ini diKantor Mas." Ucap Kirana mencoba melepas dari pelukan Rangga tapi usaha nya sia sia.
" Sayang, biarlah seperti ini aku kangen band sama kamu sayang." Ucap Rangga
Tingg...
Pintu lift terbuka, Rangga dan Kirana keluar. Kirana mencoba untuk berjalan dibelakang Rangga. Tapi lagi lagi Rangga menarik tangan Kirana untuk berjalan bersebelahan dengan nya. Dan Rangga menggandeng tangan Kirana sesekali sambil mencium tangan Kirana.
" Mas, nanti ada yang lihat lepasin tangan ku mas." ucap Kirana
" Tidak ada yang melihat, disini tidak ada siapa siapa." Ucap Rangga berjalan menggandeng tangan Kirana melewati lorong lorong kantor menuju ke Ruangan nya.
Rangga masih menggandeng tangan Kirana. Dan Kirana berhenti pada saat sampai di depan meja kerja nya. Tapi malahan Rangga membawa Kirana masuk ke ruang Kerja nya.
" Mas lepasin aku mau balik ke meja kerja ku." Ucap Kirana
" Tetap lah disini dulu sayang, aku masih kangen." Ucap Rangga menarik tangan Kirana dan menahan Kirana untuk duduk dipangkuan nya.
" Tetap lah seperti ini." Ucap Rangga sambil memegang pinggang Kirana dan memutar badan Kirana untuk menghadap ke dia. Dan mengangkat tangan Kirana supaya melingkar di leher Rangga.
Cup...Rangga mencium bibir Kirana
" Mas apan sih nanti ada yang masuk." Ucap Kirana ingin lepas dari pangkuan Rangga tapi sia sia Rangga mengunci tubuh Kirana.
Aldo tiba tiba masuk kedalam ruangan bosnya. Aldo tidak sengaja melihat Kirana duduk di pangkuan Bosnya. Aldo langsung menutup mata dan hendak pergi dari ruangan bosnya tersebut. Tapi langkah nya terhenti ketika Rangga memanggil nya.
" Ada apa Al?" Tanya Rangga
" Maaf Pak saya mengganggu?" Ucap Aldo
Kirana yang melihat Aldo masuk langsung turun dari pangkuan Rangga. Dia merasa tidak enak Aldo melihat kemesraan dirinya dengan Rangga.
" Aldo berhubung kamu melihat, Rahasiakan hubungan ku dengan Kirana dari semua karyawan karena itu permintaan Kirana." Ucap Rangga santai
Aldo yang mendengar itu semua melihat Kirana dan melihat Rangga lagi. Dan berucap" Beres Pak."
" Dan satu hal lagi, kemarin kamu sudah membuat hati kekasih ku senang dengan membelikan baju untuk aku dan Kirana. Akan aku kasih kamu bonus." Ucap Rangga.
Aldo memang sengaja dia membelikan baju buat Rangga dan Kirana dengan warna senada. Karena dirinya tau kalau bosnya sedang menjadi seorang bucin seperti Abg labil. Aldo yang mendengar nya senang mendapat bonus tambahan.
" Terimakasih Pak." Ucap Aldo senang dan langsung meninggalkan ruangan Rangga. Disisi lain Kirana sedang menatap tajam kekasih nya tersebut. Dia kesal kepada Rangga karena dia merasa malu kepada Aldo melihat dirinya sedang bersemesraan dengan Rangga. Rangga yang ditatap Kirana seperti itu bukan nya menciut malah mendekati Kirana. Berjalan perlahan mendekati Kirana dan ikut juga menatap wajah Kirana.
" Mas mau ngapain?" Ucap Kirana sambil perlahan mundur. Rangga yang ditanya bukan nya menjawab. Malah terus mendekati Kirana. Dan Kirana Kirana merasa ketakutan karena tadi dia sempat menatap tajam kekasih nya.
Kirana tidak bisa berbuat apa apa saat Rangga mendorong perlahan tubuh Kirana. Hingga membuat nya bersandar pada dinding.
__ADS_1
" Mas mau ngapain?" Tanya Kirana akhirnya dia berani menatap Rangga, dan memegang Kerah baju Rangga.
Tatapan mereka beradu dan lama kelamaan Rangga mencium kembali bibir Kirana dengan sangat lama. Sampai sampai Kirana kehabisan nafas. Rangga menyudahi ciuman nya dan berbisik.
" Sayang aku mencintaimu." Ucap Rangga
Kirana bukan nya menjawab, malah dia langsung beranjak pergi. Karena merasa kesal setiap kali ketemu pasti Rangga selalu mencium nya. Rangga yang melihat Kirana pergi dengan mengomel ngomel sendiri tersenyum.
"Selalu seperti itu tidak tahu tempat, aku malu sama Aldo, nyebelin banget kamu mas." Grutu Kirana sendiri
Tiba tiba Aldo datang lagi dan berdehem.
" heemm..." Aldo
" Apa kamu sih Aldo mau meledek aku lagi?" Ucap Kirana kesal
"Cie cie gitu aja sewot." ucap Aldo
Dan Aldo berjalan menuju keruangan Bos nya.
" Tok tok".
" Masuk." Ucap Rangga
"Ada apa?" Tanya Rangga
" Baik terimakasih, bagaimana kamu sudah mencari kan Apartemen baru?" Tanya Rangga.
" Sudah Pak, Pak Maaf sebenarnya Anda membeli Apartemen itu buat siapa Pak?" Tanya Aldo penasaran
" Untuk Kirana." Ucap Rangga santai
" Pak Anda memang benar benar serius dengan Kirana?" Tanya Aldo penasaran
" Emang aku kelihatan tidak serius?" Rangga malah tanya balik
" heemm.. anda seperti nya kelihatan serius." Ucap Aldo
" Lah itu sudah tau jawabannya, kenapa masih nanya?" Jawab Rangga
" Bukan begitu Pak, Sebenarnya saya ada hal penting yang ingin saya kasih tau ke Anda Pak." Ucap Aldo
" Emang ada apa?" Tanya Rangga penasaran
" Kemarin sewaktu Anda tidak ke kantor Clarissa datang mencari anda Pak". Ucap Aldo
"Clarissa?, mau ngapain dia kesini?" Tanya Rangga.
" Saya tidak tau Pak" Jawab Aldo
__ADS_1
" Baik, Sekarang kamu bisa pergi, Dan kamu Aldo jangan pernah kamu kasih tau Kirana tentang masa lalu aku dengan Clarissa." Ucap Rangga mengingat kan.
" Baik Pak saya permisi dulu." Ucap Aldo meninggalkan ruangan Rangga
" Heemm..." Jawab Rangga.
Ada apa Clarissa tiba tiba datang di kehidupan ku lagi, setelah Aku sudah mencintai wanita lain. Wanita yang sudah mengisi hatiku sekarang. Batin Rangga.
*****
Tak terasa waktu sudah siang, tiba saatnya Kirana untuk istirahat dan makan siang. Rangga keluar dari ruangan nya, mengajak Kirana untuk makan siang. Dan dia akan mengajak Kirana ke Apartemen baru yang sudah dia belikan untuk Kirana. Aldo sudah memberi tahukan alamat Apartemen tersebut.
" Sayang ayo kita makan siang?" Ajak Rangga mengajak Kirana untuk makan siang.
" Mas nanti kalo ada yang melihat kita berdua jalan gimana?" Tanya Kirana
" Karyawan lain tidak mungkin curiga, Kan tau nya kita bertemu klien sayang." Ucap Rangga
" Ya sudah terserah Mas saja." Ucap Kirana sambil mengambil tasnya.
" Ayo Sayang." Ucap Rangga menggandeng tangan Kirana.
" Mas jangan seperti ini, malu diliat karyawan lain." Ucap Kirana berusaha melepaskan tangan Rangga
" Biarin.." Ucap Rangga santai.
" Ya udah kalau begitu aku tidak mau makan siang sama kamu, kalau kamu masih seperti ini." Ucap Kirana sedikit mengancam Rangga.
" Iya Sayang gitu aja ngambek lagi." Ucap Rangga memegang dagu Kirana
" Kamu kalau ngambek lucu sayang, tambah imut aku makin tambah cinta." Gombal Rangga.
" Sudah sudah tidak usah ngegombal terus." Ucap Kirana berjalan mendahului Rangga.
" Sayang tunggu." Ucap Rangga mengejar Kirana yang sudah jalan terlebih dahulu.
Kirana dan Rangga berjalan menuju parkiran mobil. Kirana yang berjalan dibelakang nya Rangga. Tidak ada karyawan lain yang curiga dengan kedekatan mereka berdua. Rangga dan Kirana langsung segera masuk ke dalam mobil. Menuju Restoran favorit Rangga.
" Mas aku minta tolong ke kamu, Mas jaga sikap kita kalau di kantor. Biasakan kita seperti atasan dan bawahan. Kita kan bisa bertemu kalau tidak dikantor." Ucap Kirana Karena merasa takut kalau seandainya karyawan lain tau hubungan mereka, Kirana bukan nya malu tapi dia takut Karyawan lain berprasangka tidak baik.
" Iya Sayang." Ucap Rangga sambil masih serius menyetir.
" Mas jangan iya iya aja, nanti di ulangin lagi." ucap Kirana kesal karena pasti Rangga akan mengulangi nya lagi.
" Iya sayang ku." Jawab Rangga.
**Jangan lupa like comen dan vote nya 😃 😃😃😃
Yuk ikuti terus perjalanan cinta Kirana dan Rangga. Apakah mereka bisa bersatu disaat Orang ketiga datang dan Mantan kembali**....
__ADS_1