
Kirana segera menuju Pantry dan membuatkan segelas kopi kesukaan suaminya. Setelah selesai membuatkan kopi Kirana segera mengantarkan ke ruangan suaminya.
" Mas ini kopinya.." Ucap Kirana menaruhnya diatas meja kerja suaminya.
" Terimakasih Sayang.." Ucap Rangga
" Mas..." Panggil Kirana manja
" Ada apa Sayang?" Jawab Rangga dia langsung menarik pelan tangan Kirana agar duduk dipangkuanya. Dan Rangga langsung membelai lembut wajah istrinya dan sesekali mengecup bibir mungil istrinya.
Kirana mengalungkan tangannya ke leher suaminya " Mas bolehkah aku ikut acara kantor akhir pekan besok?" Tanya Kirana manja Rangga bukannya menjawab malah sibuk dengan aktivitasnya sendiri mengecupi leher Kirana membuat dia mendesah.
"Ah...Mas jangan seperti ini." Ucap Kirana merasa geli di bagian lehernya karena kecupan-kecupan manis dari sang suami membuat dia mendesah.
" Sayang jangan banyak bergerak kamu membangunkannya, Kamu membangunkan yang ada didalam sini." Ucap Rangga sambil mengode dengan tangannya.
Kirana yang tahu arah tujuan ucapan suaminya memukul pelan dada suaminya " Ah...Mas kamu mesum!!" Ucap Kirana dan Rangga pun tersenyum penuh arti.
" Sayang kamu harus bertanggung jawab karena sudah membangunkan dia." Ucap Rangga dengan tersenyum licik. Rangga langsung menggendong tubuh istrinya dan membawanya ke suatu ruangan dimana Kirana belum mengetahuinya.
Ada sebuah kamar yang berada di ruangan suaminya dan tidak ada yang tahu kamar tersebut kecuali asistennya Aldo dan OB kepercayaan nya untuk membersihkan ruangan tersebut.
" Mas Kamu mau bawa aku kemana?" Tanya Kirana masih dalam gendongan suaminya Rangga tidak menghiraukan pertanyaan istrinya.
" Sayang bukak pintunya?" Ucap Rangga, Kirana pun langsung membukakan pintu tersebut. Kirana seolah dibuat takjub dengan Kamar yang begitu lumayan luas dan lengkap yang berada didalam ruangan suaminya.
Kini keduanya sudah masuk kedalam kamar tersebut. Rangga menjatuhkan pelan istrinya diatas ranjang. Rangga membuka dasinya dan menggulung kemejanya sampai siku.
" Mas Kamu mau apa?" Tanya Kirana
" Mau menerkam kamu sayang, karena kamu sudah membangunkan junior ku. Kamu harus mempertanggung jawabkan itu semua." Ucap Rangga dengan senyuman liciknya dan mengerjipkan satu matanya.
Kirana ingin menjawab tapi bibirnya sudah dibungkam dengan bibir Rangga. Rangga menciumnya penuh dengan nafsu dan membuat Kirana mendesah, Rangga mendengar desahan dari istrinya membuat dia bertambah bergairah. Dan dia langsung melancarkan aksinya terjadilah pergulatan indah kali pertama di Kantor.
__ADS_1
Rangga langsung menjatuhkan tubuhnya disamping sang istri setelah puas dengan olahraga siang nya bersama istri tercintanya. Rangga mengecup kening istrinya dan memeluk erat tubuhnya. Dan mereka memejamkan matanya akibat kelelahan.
Terdengar suara deringan ponsel yang menggangu telinga, Rangga akhirnya terbangun karena mendengar ponselnya berteriak terus-menerus. Diambilnya ponsel miliknya di saku celananya yang berserakan dilantai. Ternyata yang menghubunginya asistennya Aldo. Rangga menggeser tombol hijau lalu mengangkat panggilan tersebut.
" Ada apa Al menggangu saja!!" Ketus Rangga karena merasa terganggu tidurnya.
" Maaf Pak mengganggu tadi saya sudah mengetuk ruangan Anda tapi tidak ada jawaban. Dan Saya melihat meja kerja istri Andapun kosong. Saya berfikir Anda sedang keluar dengan istri Anda. Makanya saya menghubungi Anda." Ucap Aldo.
" Emang ada hal penting apa yang membuat kamu mengganggu Ku." Ucap Rangga ketus karena dirinya sedang tertidur terganggu dengan telpon dari Asistennya.
"Saya hanya ingin menyampaikan ke Anda Pak tadi sekertaris dari Tuan Wilson menghubungi saya. Tuan Wilson ingin bertemu dengan Anda sekarang untuk membahas kerjasama antara Perusahaan Anda dengan Perusahaan Tuan Wilson." Ucap Aldo panjang lebar.
" Kenapa mendadak seperti ini?" Tanya Rangga
" Karena Tuan Wilson akan kembali ke Australia setelah kunjungannya dari Bali dia singgah sebentar ke Jakarta untuk bertemu dengan Anda membahas kerjasama antara Perusahaan Anda dengan Perusahaan Tuan Wilson" Ucap Aldo lagi.
" Ya sudah kamu atur saja waktu dan tempatnya aku akan bersiap-siap terlebih dahulu." Ucap Rangga langsung mematikan sambungan teleponnya.
Dilihatnya Kirana masih tertidur pulas. Rangga tidak tega membangunkan istrinya. Dia langsung menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri setelah olahraga siangnya. Karena dia akan bertemu dengan kliennya.
" Halo Al Sudah Kau urus semua tempatnya?" Tanya Rangga
" Sudah Pak kita berangkat sekarang, maaf Pak posisi Anda sekarang dimana?" Tanya Aldo.
" Aku diruangan Ku.!!" Ucap Rangga langsung mematikan sambungan teleponnya sepihak.
Astaga dari tadi aku cari Pak Bos ternyata dia diruanganya. Tapi kenapa aku ketukin pintunya dia tidak membukanya sama sekali. Apa jangan-jangan dia berada dikamar pribadinya bersama Kirana. Pantas saja Kirana tidak ada dimeja kerjanya. Tapi kalau memang seperti itu berarti Pak Bos nafsunya besar juga ya? Tidak dirumah tidak dikantor hajar terus. Batin Aldo sambil senyum-senyum sendiri.
Aldo langsung melangkah keruangan Bosnya. Tanpa permisi Aldo langsung masuk kedalam ruangan Bosnya. Matanya melirik kesana kemari dan terakhir tertuju keruangan pribadi milik Bosnya. Rangga yang sudah tahu apa yang ada dipikiran asistennya.
" Apa yang sedang kau cari Al? Hingga matamu kesana kemari!" Ucap Rangga ketus
" Saya dari tidak melihat Kirana Pak apa dia sudah pulang?" Tanya Aldo penuh selidik.
__ADS_1
" Untuk apa Kau mencari istri Ku?" Ketus Rangga
" Tidak ada apa-apa hanya saja saya tidak melihatnya, Apakah Kirana ada di Kamar Pribadi Anda Pak?" Tanya Aldo sambil tersenyum menggoda Bosnya
" Iya dia sedang tidur..!!" Jawab Rangga santai
" Tidur apakah dia kekalahan Pak jam segini tidur? Apa Anda yang membuat dia kelelahan?" Goda Aldo lagi kepada Bosnya
" Bukan urusanmu, banyak bicara lagi akan ku potong gajimu!!!." Ucap Rangga dengan nada mengancam
" Maaf Pak saya hanya bercanda, Ayo Pak kita berangkat sekarang." Ucap Aldo mengalihkan pembicaraan. Mereka berdua akhirnya berangkat menemui Klien dari Australia.
****
Jam sudah menunjukkan pukul setengah 6 sore, Rangga akhirnya kembali lagi ke Kantornya setelah bertemu dengan kliennya. Rangga langsung melangkah masuk kedalam kamar Pribadinya dilihatnya Istrinya masih tertidur. Dia dengan perlahan membangunkan istrinya karena waktu sudah sore.
" Sayang Bangun.." Ucap Rangga membelai lembut wajah istrinya membangunkan perlahan.
" uuammm..." Kirana mulai terbangun karena sentuhan lembut tangan suaminya. Kirana tersadar kalau dirinya sudah tertidur sangat lama.
" Sayang.." Panggil Rangga lagi
" Iya Mas. Ini sudah jam berapa?" Tanya Kirana sambil bersandar di kepala Ranjang dengan tubuhnya yang polos hanya ditutupin dengan selimut.
" Jam setengah 6 Sayang.." Ucap Rangga sambil mengelus lembut rambut panjang istrinya dan menatap wajah cantik Istrinya dengan muka bantalnya yang terlihat menggemaskan Dimata Rangga.
" Apa Mas sudah jam setengah 6? Berarti aku tidurnya sangat lama tapi kenapa Mas tidak membangunkan aku?" Tanya Kirana
" Aku tidak tega membangunkanmu Sayang." Jawab Rangga masih setia membelai lembut rambut Istrinya.
" Tapi Mas kelihatan rapi, Emang kamu dari mana Mas?" Tanya Kirana lagi
" Tadi sewaktu kita tidur, Aldo tiba-tiba menelpon ada meeting mendadak dengan klien dari Australia Sayang. Sudah jangan banyak bertanya sekarang kamu mandi dulu Sayang, lalu kita pulang." Ucap Rangga
__ADS_1
" Heemmm...gendong." Ucap Kirana manja dan mengangkatkan tangannya minta digendong suaminya. Rangga langsung menggendong tubuh istrinya menuju kamar mandi
Happy reading 😃😃😃