
Kirana segera masuk kedalam kamar mandi, untuk membersihkan diri. Dia merasa malu melihat suaminya yang berganti pakaian didepan nya. Tak membutuhkan waktu lama Kirana sudah selesai dengan aktivitas mandinya. Dia langsung keluar dari kamar mandi menggunakan handuk kimono nya.
Rangga ternyata masih berbaring di ranjang. Dia melirik Kirana yang keluar dari kamar mandi. Kirana segera mengambil piyama tidurnya, dan langsung mengenakan nya di kamar mandi. Kirana tau dengan tatapan suaminya makanya dia langsung masuk kedalam kamar mandi lagi. Setelah sudah menggunakan piyama tidurnya, dia segera menghampiri suaminya.
" Mas kenapa kamu tidak makan malam terlebih dahulu?" Tanya Kirana
" Aku nungguin kamu sayang." Ucap Rangga menarik tangan Kirana agar duduk dipangkuan nya.
" Mas kenapa harus nungguin aku sih?, kalau nungguin aku kelamaan Mas. Kamu dari tadi kan belum makan." Ucap Kirana sambil mengalungkan tangannya dileher suaminya.
" Aku ingin disuapin sama kamu sayang." Jawab Rangga menatap wajah cantik istrinya dan mendekatkan bibirnya ke bibir mungil Kirana. Lama kelamaan Rangga mencium bibir Istrinya dengan ********** dan memperdalam ciuman nya. Kirana pun sudah pandai membalas ciuman suaminya. Mereka berciuman begitu lama dan Rangga menyudahi ciuman tersebut menatap wajah cantik istrinya dan membelai lembut sesekali mencium pipi Istrinya. Membuat Kirana tersipu malu.
" Ayo kita makan dulu Mas keburu makanan nya dingin." Ajak Kirana karena dia malu dipandangin terus oleh suaminya.
" Baik kita makan terlebih dahulu untuk menambah stamina, sebelum aku melahap kamu sayang." Ucap Rangga menggoda Istrinya dengan senyuman liciknya.
" Sudah sudah Mas, terserah kamu mau ngomong apa." ucap Kirana kesal karena suaminya selalu berkata kata mesum dengan tidak tahu malunya. Dia segera melangkah keluar meninggalkan Rangga dikamar dan langsung turun kebawah ke meja makan.
Rangga yang melihat Kirana melangkah keluar hanya tersenyum. Dan dia pun ikut turun kebawah untuk makan. Kirana segera mengambilkan makanan untuk suaminya. Mereka berdua menyantap nasi goreng buatan Kirana. Rangga begitu menikmati nasi goreng buatan Istrinya, terlihat sederhana tapi rasanya sangat enak. Mereka berdua sudah selesai makan malamnya. Kirana segera menuju ke dapur mencuci piring yang dia dan suaminya pakai. Ketika sedang mencuci piring, Rangga memeluk nya dari belakang.
" Sayang ayo kita ke kamar." Ucap Rangga masih setia memeluk istrinya dan mengecup pundak istrinya.
" Sebentar Mas sabar ini udah selesai." Ucap Kirana sambil mengelap tangan nya yang basah. Rangga langsung membalikkan badan Istrinya menatap lekat wajah istrinya dan berbisik
" Aku menginginkan nya sayang.." Ucap Rangga penuh hasrat dia langsung menggendong Kirana menuju kamar.
Mereka berdua sampai kamar. Rangga merebahkan pelan Kirana diatas ranjang. Kini badan Rangga sudah berada diatas Kirana. Rangga langsung mengecup lembut bibir Kirana dan lama kelamaan Rangga memperdalam ciuman nya penuh hasrat. Terdengar desahan cinta dari keduanya, dan terjadilah malam pertama mereka yang sempat tertunda. Hawa panas menyelimuti kamar mereka, seiring dengan pertempuran yang mereka lakukan. Entah berapa ronde pertempuran tersebut dan pada akhirnya Rangga terjatuh dan tergulai lemas diatas tubuh sang istri. Dan mengecup kening istrinya.
" Terimakasih Sayang, aku mencintaimu." Ucap Rangga Kirana hanya tersenyum.
__ADS_1
Rangga meraih selimut untuk menutupi tubuh mereka. Ketika hendak meraih selimut Rangga melihat ada noda merah diseprei putihnya. Ada rasa bangga dan haru dihati Rangga karena Kirana benar benar menjaga kesucian nya.
Kamu benar benar seutuhnya milik aku sayang. Batin Rangga
" Aku mencintaimu sayang, sangat mencintaimu." Ucap Rangga mengecup kening Kirana dan memeluk erat tubuh istrinya. Mereka berdua akhirnya tertidur pulas setelah melakukan pergulatan panas nya.
****
Sinar matahari masuk jendela kamar, Kirana membuka matanya karena terganggu dengan pantulan sinar tersebut. Kirana segera mencoba bangun dari tidur nya. Pada saat hendak mengambil baju baju nya yang berserakan di lantai dia mau berjalan susah dan merasakan sakit.
" Aw... sakit." Jerit Kirana. Dan Rangga pun terbangun mendengar jeritan Kirana.
" Kenapa Sayang?" Tanya Rangga langsung bergegas bangun mendengar jeritan Istrinya.
" Sakit Mas, mau jalan susah. Aku mau ke kamar mandi badan ku lengket semua." Ucap Kirana, dan Rangga langsung menggendong Kirana ke kamar mandi. Dia bersembunyi didada bidang suaminya karena merasa malu dia mengingat kejadian semalam. Rangga tersenyum melihat kelakuan Istrinya
Kirana dan Rangga keluar kamar mandi, Rangga begitu segar saat keluar kamar mandi. Tapi tidak untuk Kirana, dia terlihat cemberut. Karena suaminya mengerjainya sampai beberapa kali dikamar mandi.
Hari ini hari Sabtu mereka tidak pergi kekantor. Kirana segera turun menuju dapur untuk memasak sarapan pagi untuk suaminya. Sedangkan Rangga masih sibuk dengan leptopnya banyak pekerjaan yang harus dia kerjakan. Sebelum dia berangkat ke Belanda menjenguk Papahnya. Setelah Kirana selesai memasak dia langsung menuju keatas membawakan segelas kopi kesukaan suaminya.
" Mas." Ucap Kirana memanggil suaminya dengan manjanya mendekat kearah suaminya membawakan segelas kopi.
" Mas kopi nya diminum dulu." Ucap Kirana lagi memberikan segelas kopi kepada suaminya. Dan ikut duduk di sebelah sang suami.
" Iya Sayang terimakasih." Ucap Rangga dia langsung menutup leptopnya dan menyeduh kopi yang dibawakan Istrinya.
Setelah menyeduh nya Rangga menaruh kopi tersebut diatas nakas. Kirana segera bangkit dari duduknya untuk merapikan tempat tidur nya yang agak sedikit berantakan gara gara pertempuran nya bersama sang suami tadi malam. Pada saat hendak berdiri Rangga menarik tangan Istrinya untuk duduk dipangkuan nya.
" Sayang, mau kemana." Ucap Rangga memegang pinggang Kirana dan mengecup bibir mungil Istrinya. Kirana mengalungkan tangannya dipundak suaminya dan membalas ciuman suaminya.
__ADS_1
" Sayang kamu sekarang sudah lihai dalam berciuman ya?" Goda Rangga kepada sang istri.
" Mas apaan sih?" Ucap Kirana malu.
" Sekarang sudah pandai berciuman, sebentar lagi pandai bergoyang diatas Ranjang." Ucap Rangga menggoda Kirana.
" Mas..". Kirana memukul lengan suaminya merasa kesal kepada Rangga selalu berkata kata mesum.
" Heemmm... Ayo Sayang kita lanjutkan kembali." Ucap Rangga sambil mengerjipkan matanya.
" Tidak mau..." Ucap Kirana langsung berdiri dari pangkuan suaminya dan langsung membereskan tempat tidur nya.
Setelah selesai membereskan tempat tidur nya. Kirana mengajak suami nya untuk sarapan pagi. Kirana dengan cekatan mengambilkan suaminya nasi beserta sayur dan lauk nya. Mereka berdua menikmati makan pagi bersama. Ketika mereka sedang menikmati sarapan tiba tiba ponsel Rangga berdering, dia langsung melihat siapa yang menelepon nya. Ternyata mamah nya yang menelpon, Rangga langsung mengangkat telpon nya.
" Halo Ma.." Ucap Rangga disambungan telpon nya.
" Sayang, kapan kamu akan menjenguk Papah mu Nak? Kenapa akhir-akhir ini kamu jarang menghubungi Mamah." Tanya Mamah Amelia disambungan telpon.
" Maaf Mah Rangga sibuk dikantor, Besok Pagi Rangga akan berangkat ke Belanda Mah. Bagaimana keadaan Papah?" Tanya Rangga disambungan telpon
" Sudah membaik nak, Ya sudah kalau kamu besok mau kesini Mamah tunggu." Ucap Mamah disambungan telpon.
" Iya Mah, Ya sudah aku tutup dulu telponnya." Ucap Rangga mematikan telpon nya.
Rangga melanjutkan kembali sarapan nya bersama sang istri sesekali Rangga menyuapi Istrinya. Setelah selesai sarapan mereka berdua bersantai di ruang keluarga sambil menonton televisi. Dengan Rangga tiduran dipangkuan sang istri dan bergelayut manja. Rangga tidak henti hentinya memandang wajah cantik istrinya.
Happy reading 😃😃😃😃
Maaf membuat kalian menunggu 🙏🙏
__ADS_1