Cinta Sang Presdir

Cinta Sang Presdir
Episode 53


__ADS_3

Tibalah jam istirahat siang Kirana segera menghentikan pekerjaannya. Dia mengambil ponselnya dan berkirim pesan kepada Mba Ayu.


Kirana : " Mba aku otw, kita ketemuan di lobby kantor ya?"


Mba Ayu: " Iya Kirana kita berdua otw ke lobby kantor."


Ketika Kirana akan berdiri Aldo tiba tiba ada di depan nya. Dan membuat Kirana kaget.


" Ngagetin aja kamu Al." Ucap Kirana


" Maaf, mau kemana kamu Kirana?" Tanya Aldo


" Mau makan siang bareng teman." Ucap Kirana


" Owh..Pak Rangga ada?" Tanya Aldo


" Heemmm..ada Al." Ucap Kirana


Ketika mereka sedang ngobrol Rangga keluar dari ruangan nya. Siang ini Rangga dan Aldo akan meeting dengan klien diluar kantor.


" Pak Anda sudah siap?" Tanya Aldo.


" Heemmm.." Rangga hanya berdehem


" Sayang aku berangkat dulu ya?" Ucap Rangga dan mengecup kening Kirana


" Iya Mas.." Jawab Kirana.


Mereka bertiga turun kebawah bersama. Rangga berjalan bersama Aldo dan Kirana berjalan di belakang nya.


" Siang Pak.." Sapa Ayu dan Stella yang melihat Rangga berjalan keluar Kantor.


Rangga hanya tersenyum dan sambil melangkah keluar kantor. Sedangkan Kirana berjalan menghampiri Stella dan Ayu.


" Maaf Mba membuat kalian menunggu." Ucap Kirana


" Tidak Kirana kita baru saja sampai ko." Ucap Mba Ayu


" Ayok jalan.." Ucap Mba Stella


Mereka berdua melangkah keluar kantor menuju Restoran. Mereka bertiga berjalan kaki karena restoran tersebut tidak jauh dari kantor. Setelah sampai di restoran tersebut mereka mencari meja yang kosong. Mereka langsung duduk dan memanggil pelayan untuk memesan makanan. Mereka berbincang bincang sambil menunggu pesanan mereka datang.


" Kirana Pak Rangga tadi sama asisten nya mau kemana?" Tanya Mba Ayu


" Mau meeting di luar." Ucap Kirana santai.


" Tadi kita berpapasan sama Pak Rangga kita menyapa dia. Tau gak tadi Pak Rangga senyum gitu, ganteng banget." Ucap Stella.


" Pak Rangga ko betah banget ngejomblo ya sampai sekarang belum terdengar dekat dengan wanita." Ucap Ayu.


" Oh iya Kirana emang kamu nggak pernah liat kalau Pak Rangga dekat sama siapa gitu, secara kamu kan sekertaris Pak Rangga." Tanya Stella.


" Heemmm..aku tidak tau Mba." Ucap Kirana berbohong.

__ADS_1


Mereka bertiga menikmati makan siang bersama, tiba tiba Mba Ayu memperhatikan jari manis Kirana. Dia melihat seperti sebuah cincin. Tapi bukan seperti cincin biasa. Mba Ayu makin penasaran dan bertanya kepada Kirana.


" Kirana apa Kamu sudah mempunyai tunangan?" Tanya Mba Ayu kepada Kirana. Dan sontak membuat Kirana kaget.


" Heemmm..Iya Mba." Jawab Kirana, Karena dia tau pasti Mba Ayu tau dari cincin yang ada di jari manisnya.


" Apa?" Tanya mereka berdua tidak percaya.


" Iya Mba saya sudah mempunyai tunangan." Ucap Kirana berbohong lagi. Karena bukan sekedar tunangan tapi sudah menjadi Istri.


" Kapan kamu tunangannya Kirana? Kok tidak memberi tahukan kami." Tanya Mba Ayu.


" Sewaktu aku kemarin pulang ke Jogja Mba." Jawab Kirana.


" Dilihat dari cincin nya seperti nya ini. bukan cincin biasa, ini cincin mahal." Ucap Mba Stella memperhatikan cincin yang ada di jari manis Kirana.


" Heemmm...benar juga, Apa tunangan kamu seorang pengusaha?" Tanya Mba Ayu penasaran.


" Bukan Mba tunangan ku hanya seorang Karyawan biasa." Ucap Kirana berbohong lagi. Padahal suaminya adalah bos dari mereka.


Maaf Mba Stella dan Mba Ayu aku berbohong kepada kalian. Aku belum siap untuk mengatakan semua mba. Batin Kirana.


" Owh..ku kira kamu bertunangan dengan seorang pengusaha, soalnya dilihat dari cincin kamu itu bukan cincin sembarangan." Ucap Mba Stella


" Ini hanya cincin biasa Mba, bukan cincin mahal. Mungkin model nya aja yang mirip." Elak Kirana.


" heemmm...Iya mungkin Kirana, Kita balik ke Kantor lagi yuk. Ini udah selesai jam makan siangnya." Ajak Mba Ayu


Mereka bertiga akhirnya balik lagi ke kantor. Karena jam istirahat sudah selesai. Mereka bersama sama naik lift, Mba Ayu dan Mba Stella turun dilantai 6. Sedangkan Kirana turun di lantai 20. Mereka berpisah di lift dan menuju ruangan mereka masing masing. Kirana kembali ke meja kerjanya dan memulai bekerja kembali.


Jam kantor selesai waktu nya Kirana untuk pulang. Tapi dia masih menunggu Rangga yang masih meeting di luar Kantor. Sampe 30 menit Kirana menunggu tapi suaminya belum balik balik ke Kantor. Akhirnya dia memutuskan untuk pulang, tapi sebelum pulang dia mengirim pesan terlebih dahulu kepada suaminya. Mengabari kalau dirinya pulang duluan.


Kirana memesan Taksi online, dia menunggu di depan jalan Kantor. Beberapa menit kemudian Taksi yang dia pesan tiba. Dia lalu masuk kedalam taksi tersebut. Dan langsung menuju Apartemen nya. Tidak membutuhkan waktu lama Kirana sudah sampai di depan Apartemen. Dia segera menuju ke lantai atas sampai di lantai atas Kirana segera berjalan ke apartemen nya dia langsung masuk ke dalam. Dan segera membersihkan diri dikamar mandi. Setelah selesai mandi Kirana segera berganti pakaian rumahan. Selesai dengan aktivitas nya Kirana segera turun menuju ke dapur untuk memasak makan malam.


Ketika dia sedang memasak tiba tiba ada tangan kekar merangkul dia dari belakang. Kirana menengok siapa yang merangkul dia. Ternyata suaminya sudah pulang.


" Mas sudah pulang?, Maaf Mas tadi aku langsung pulang tidak menunggu mu." Ucap Kirana.


" Tidak apa apa Sayang, tadi emang meeting nya agak lama jadi aku pulang nya agak telat." Ucap Rangga masih setia merangkul Istrinya dari belakang dan menciumi tengkuk leher Istrinya. Dan Kirana yang diciumi merasa geli.


" Mas lepasin aku nanti masak nya tidak selesai selesai kalau kamu gangguin terus. Sudah sekarang kamu mandi dulu, aku mau masak Mas." Ucap Kirana


" Heemmm...iya iya istriku tersayang." Ucap Rangga sambil mencium Pipi Kirana. Dan dia menuju ke kamar untuk mandi. Sedangkan Kirana melanjutkan masak nya lagi setelah diganggu oleh suaminya.


Kirana sudah selesai dengan aktivitas nya di dapur. Dia segera menata masakan nya di atas meja dan Kirana segera membersihkan dapur dan mencuci peralatan yang dia gunakan tadi untuk memasak.


Rangga segera turun setelah dia selesai mandi. Dia langsung menghampiri Kirana dan duduk dimeja makan. Rangga memperhatikan Kirana yang sedang beraktivitas di dapur. Dia merasa kasian melihatnya Istrinya pulang kerja masih mengurus rumah sendiri dan belum lagi memasak untuk dirinya.


Kirana sudah selesai dengan aktivitas nya di dapur. Dia lalu menghampiri suaminya yang sudah menunggu di meja makan. Dan tidak lupa membawakan segelas teh hangat. Kirana dengan cekatan mengambilkan nasi, sayur dan lauknya dan menaruh nya ke piring suaminya. Mereka berdua memulai menyantap makanan tersebut. Mereka menikmati makan malam berdua dirumah. Setelah selesai makan Rangga mengajak Kirana mengobrol.


" Sayang, besok akan aku Carikan asisten rumah tangga untuk membantu kamu mengurus rumah." Ucap Rangga


" Mas, tidak usah aku bisa melakukan nya sendiri. Aku masih bisa Mas melakukan nya sendiri." Ucap Kirana

__ADS_1


" Sayang aku tidak mau kamu terlalu capek. Apa apa kamu mengurus semua sendiri." Ucap Rangga karena dia merasa kasian melihat istrinya.


" Mas aku tidak capek, aku melakukan nya dengan ikhlas karena ini sudah kewajiban aku sebagai seorang istri. Dan aku malah senang Mas bisa mengurus kamu sendiri tanpa bantuan orang lain." Ucap Kirana


" Terimakasih Sayang aku sangat senang mempunyai istri seperti kamu. Walaupun kamu bekerja tetapi kamu tidak pernah melupakan kewajiban mu sebagai seorang istri dirumah." Ucap Rangga membelai lembut rambut Kirana.


" Iya Mas.." Jawab Kirana


" Aku mencintaimu sayang, sangat sangat mencintaimu." Ucap Rangga memeluk tubuh Kirana.


" Aku juga sangat mencintaimu Mas." ucap Kirana.


" Mas..ayo temenin aku nonton drama Korea kesukaan ku." Ucap Kirana menarik tangan suaminya mengajak keruang keluarga untuk menonton TV.


" Heemmm...Iya Sayang." Ucap Rangga menuruti Kirana.Dan berjalan mengikuti Kirana menuju keruang keluarga.


Mereka berdua menonton drama Korea kesukaan Kirana. Kirana tiduran dipangkuan suaminya sambil menonton TV. Rangga tidak henti hentinya membelai wajah cantik istrinya. Kirana menikmati tontonan kesukaan nya.


" Mas, itu aktor nya ganteng banget." Ucap Kirana


" Heemmm.." Rangga hanya berdehem merasa kesal karena Kirana memuji Pria lain selain dirinya. Kirana melihat raut muka suaminya yang kesal hanya tersenyum


" Tapi aktor itu kalah ganteng dengan suamiku. Masih ganteng Rangga Aditya Dewangga. Bukan begitu Mas?" Ucap Kirana menggoda suaminya.


Rangga yang tadinya kesal, kini tersenyum mendengar perkataan dari istrinya tersebut.


" Kamu belajar dari mana ngegombal nya sayang?" Ucap Rangga mencubit hidung Kirana.


" Aw..sakit tau!!! Belajar dari kamu lah mas kamu kan pandai ngegombal." Ucap Kirana sambil mengusap hidung nya.


" Iya ngegombalin istri sendiri kan tidak apa apa." Ucap Rangga


" Iya iya." Ucap Kirana meng iya kan saja apa yang dikatakan suaminya. Sambil menghayati drama Korea kesukaan nya. Tiba tiba Kirana menangis, Rangga yang melihatnya bingung kenapa tiba tiba Istrinya menangis.


" Sayang kenapa tiba tiba kamu menangis? Kamu kenapa Sayang apa ada yang salah dengan perkataan Mas tadi." Ucap Rangga bingung sendiri tidak ada masalah apa apa kenapa Istrinya menangis.


" Itu Mas kasihan dia.." Ucap Kirana masih terisak sambil menunjuk tv yang dia tonton.


" Astaga Sayang ku kira kamu nangis kenapa, itu cuman drama sayang." Ucap Rangga menepuk jidatnya.


" Tapi kasihan Mas dia." Ucap Kirana masih terisak.


" Sudah sudah itu hanya drama, kamu terlalu menghayati aku ganti saja." Ucap Rangga menekan tombol remote dan mempercepat adegan yang membuat Kirana menangis. Dan mengganti adegan yang romantis.


" Mas ko malah kamu cepetin sih." Ucap Kirana kesal


" Nah...ini baru adegan yang bagus tidak bikin nangis. Tuh liat sayang romantis kan, Ayo kita praktekkan cara berciuman yang benar seperti itu." Ucap Rangga menunjuk ke arah tv mencoba menggoda Kirana.


" Heemmm...apaan sih kamu Mas. Sudah sudah ayo tidur sudah malam aku ngantuk." Ucap Kirana mengalihkan pembicaraan.


" Ayo lah Sayang.." Rengek manja Rangga.


" Aku mau kemar ngantuk Mas." Ucap Kirana bangun dari pangkuan Rangga.

__ADS_1


Ketika hendak berdiri Rangga langsung menggendong Kirana ala bridal style menuju kamar mereka. Kirana mengalungkan tangannya keleher suaminya. Rangga sesekali mengecup bibir Kirana sambil berjalan menaiki tangga menuju ke kamar mereka. Kirana yang diperlukan seperti itu muka nya merah seperti udang rebus karena menahan malu. Sampai di Kamar Rangga menjatuhkan Kirana perlahan ke kasur. Rangga langsung tidur disebelah Kirana. Mereka berdua tidur berhadapan dan saling memeluk. Dan akhirnya mereka tertidur.


Jangan lupa like comen dan vote nya ya 😃😃😃😃


__ADS_2