
Dengan telaten Rangga menyuapi Kirana. Dan Kirana merasa senang karena Rangga begitu perhatian dengan dirinya.
" Terimakasih Mas." Ucap Kirana
" Iya Sayang." Jawab Rangga.
Ketika Rangga sedang menyuapi Kirana, pintu kamarnya ada yang mengetuk.
" Tok tok."
" Masuk." Ucap Rangga
" Maaf Pak ini Obat nya." Ucap Aldo memberikan obat kepada Rangga
" Oh ya Terimakasih, Kamu boleh pulang Al." Ucap Rangga
" Baik Pak.." Ucap Aldo, dan berlalu pergi meninggalkan Kamar Kirana.
" Sayang, obat nya kamu minum dulu?" Ucap Rangga
" Iya Mas." Jawab Kirana.
Rangga mengambilkan obat tersebut, dan menyuapkan ke mulut Kirana. Dan memberikan air putih.
" Terimakasih Mas." Ucap Kirana
" Iya Sayang." Jawab Kirana
" Mas aku mau ke kamar mandi, Aku gerah ingin mandi." Ucap Kirana beranjak berdiri dan melangkah berjalan ke kamar mandi.
" Kamu sudah tidak pusing Sayang?" Tanya Rangga
" Tidak Mas." Ucap Kirana melangkah ke kamar mandi.
Kirana keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk kimono nya dan berjalan untuk mengambil piyama tidurnya di lemari. Rangga yang melihat Kirana keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk kimono nya. Istrinya begitu menggoda dengan rambut nya dililit dengan handuk yang melihat kan leher jenjangnya yang putih dan mulus. Dia menelan Saliva nya melihat istrinya begitu seksi. Tapi dia harus bersabar menunggu sampai tujuh hari dulu.
Sabar Rangga sabar kamu harus menahan nya dulu. Batin Rangga
Kirana sudah selesai berganti dengan piyama tidurnya. Dan menghampiri Rangga yang sedang duduk di sofa Kamar.
" Mas, kamu mandi dulu Sanah." Ucap Kirana menyuruh Rangga untuk mandi.
" Iya Sayang." Jawab Rangga.
Rangga langsung berjalan menuju ke kamar mandi. Sedangkan Kirana menyiapkan baju untuk suaminya.
Tidak lama Rangga sudah selesai mandi. Rangga menggunakan handuk saja yang dililitkan di pinggang nya. Melihat kan dada bidang Rangga yang begitu menawan. Rangga mengganti pakaian nya di depan Kirana. Kirana yang melihatnya merasa malu dan menutup matanya . Rangga yang melihat Kirana malu, dia hanya tersenyum.
" Mas jangan ganti baju disini." Ucap Kirana menutup matanya.
" Kenapa Sayang, Apa salah? Kita kan sudah resmi menjadi suami istri." Jawab Rangga dengan santainya.
" Mas, tapi kan aku malu melihatnya." Ucap Kirana lagi masih setia menutup matanya dengan kedua tangan nya.
" Tidak usah malu sayang, Aku ini suami mu." Ucap Rangga dia sudah selesai menggunakan baju dan mendekat ke arah Kirana.
" Sayang buka mata kamu." Ucap Rangga lagi yang sudah berada didekat Kirana. Dan Kirana akhirnya membuka matanya. Rangga langsung mencubit hidung Kirana.
" Mas Sakit." Rengek manja Kirana
" Sakit?" Ucap Rangga mencoba mencubit hidung Kirana lagi.
" Mas sakit tau." Ucap Kirana kesal.
" Maaf abis kamu ngegemesin sayang, masa sama suami sendiri malu." Ucap Rangga mengelus rambut Kirana.
" Heemmm...tau ah Mas, Ayo Mas tidur aku udah ngantuk." Rengek manja Kirana.
" Iya Sayang ku." Ucap Rangga.
Rangga mematikan lampu kamar, dan Rangga langsung menarik selimut untuk menyelimuti tubuh mereka. Kirana tidur dipelukan suaminya dan lama lama mereka terpejam.
__ADS_1
****
Pagi pagi Kirana terbangun dari tidur nya. Dia melihat jam ternyata sudah pukul 5 pagi.Dan melihat Rangga masih tertidur nyenyak. Kirana segera bangun menuju kamar mandi untuk mandi. Setelah selesai mandi dia langsung turun kebawah ke dapur untuk memasak. Kirana melihat isi kulkas nya ternyata tidak ada bahan makanan untuk di masak, hanya ada telor.
Akhirnya Kirana memutuskan untuk membuat nasi goreng saja. Dia langsung mengambil beras lalu dia cuci terus dia taruh di rice cooker dan dia beri air panas lalu dia tutup dan memencet tombol cooker. Sambil menunggu nasi nya matang Kirana menyiapkan bumbu bumbu untuk membuat nasi goreng. Dia mengupas bawang merah dan bawang putih. langsung dia haluskan tidak lupa dia beri cabai.
Tidak membutuhkan waktu lama nasi nya sudah matang. Kirana mengambil nasi nya dia taruh di piring, dia mengambil nasi nya hanya untuk dua porsi. Kirana menumis bumbu yang sudah dia haluskan lalu dia masukkan nasi tersebut ke wajan.
Nasi goreng yang Kirana bikin sudah jadi. Dia langsung menaruh nya di piring. Tidak lupa Kirana menaruh telor ceplok diatas nasi goreng tersebut dan memberi sedikit irisan timun dan tomat.
Kirana menaruhnya di atas meja makan.
Setelah selesai dengan aktivitas nya di dapur Kirana segera pergi ke kamar untuk membangunkan Rangga.
" Mas.." Ucap lembut Kirana membangunkan Rangga.
" Iya Sayang." Ucap Rangga mencoba membuka matanya.
" Mas, Ayo bangun sudah siang." Ucap Kirana
" Iya iya, Sayang mana morning Kiss nya?" Ucap Rangga memajukan bibirnya.
Cupp..
Kirana mengecup bibir suaminya sekilas.
" Ayo Mas bangun lalu mandi." Ucap Kirana
" Iya Sayang ku " Jawab Rangga dia langsung bangkit dari tempat tidur nya dan langsung ke kamar mandi.
Kirana langsung menyiapkan baju untuk suaminya. Sesudah menyiapkan baju untuk suaminya Kirana langsung berganti pakaian dengan pakaian stelan kantor. Hari ini dia juga akan ke kantor.
Ketika Kirana Sedang duduk di kursi meja rias nya sambil menyisir rambut nya tiba tiba Rangga memeluk dia dari belakang. Rangga menikmati wangi tubuh istrinya.
" Mas.."
" Iya Sayang." Jawab Rangga.
" Iya Sayang." Ucap Rangga langsung melepaskan pelukannya dan Menganti pakaiannya.
Ketika suaminya sudah selesai memakai bajunya. Kirana membantu memasang kan dasi suaminya.
" Mas sudah selesai, Ayo kita turun sarapan Mas." Ucap Kirana
" Iya Sayang, Sayang Kamu sebaiknya tidak usah ke Kantor dulu istirahat dulu di rumah." Ucap Rangga karena Rangga khawatir takut istrinya tiba tiba pingsan lagi seperti semalam."
" Mas aku udah sehat ko Mas." Ucap Kirana
" Beneran?" Tanya Rangga
" Bener Mas, ayo kita turun sarapan Mas." Ucap Kirana
" Ya sudah ayo." Ucap Rangga
Mereka berdua turun ke bawah untuk sarapan pagi. Dan Kirana membuatkan kopi untuk Rangga.
" Mas ini kopi nya." Ucap Kirana memberikan kopi buatan nya kepada suami nya.
" Terimakasih Sayang." Jawab Rangga.
" Mas maaf aku hanya masak nasi goreng saja, karena persediaan di kulkas habis." Ucap Kirana
" Iya Sayang, nanti pulang kantor kita ke Supermarket ya?" Ajak Rangga
" Iya Mas." Jawab Kirana
Mereka berdua menikmati sarapan bersama. Setelah selesai sarapan mereka beranjak pergi ke Kantor. Kirana pergi ke Kantor bersama Suaminya. Tapi seperti biasa Kirana turun di seberang jalan Kantor.
" Mas aku turun sini aja." Ucap Kirana
" Sayang sampai depan Kantor ya?" Ucap Rangga
__ADS_1
" Tidak mau, aku mau turun disini saja Mas aku tidak mau seperti kejadian kemarin." Ucap Kirana
" Ya sudah terserah kamu." Ucap Rangga
Kirana turun dari mobil suami nya tapi sebelum turun. Dia seperti biasanya melihat kanan kiri terlebih dahulu. Dirasa aman Kirana keluar dari mobil. Sebenarnya Rangga merasa tidak tega melihat istrinya dia turunkan di jalan. Tapi mau gimana lagi itu kemauan Kirana sendiri.
Rangga langsung melajukan mobilnya masuk ke halaman Kantor. Dia turun dari mobilnya. Dan melihat kebelakang Kirana yang sedang berjalan melangkah masuk. Rangga yang melihatnya hanya tersenyum kecil.
" Pagi Pak." Sapa security
" Pagi juga.." Ucap Rangga sambil memberikan kunci mobilnya ke security kantor.
" Baik Pak." Jawab Pak Security
Ketika Rangga akan berjalan melangkah masuk kedalam kantor. Kirana ternyata sudah di belakang nya pas.
" Neng Kirana udah datang, di antar ojek apa naik bus umum neng?" Tanya Pak Security
" Naik bus umum Pak." Jawab Kirana
" Pagi Pak Rangga." Ucap Kirana mencoba basa basi menyapa suaminya.
" Pagi Juga." Jawab Rangga.
Rangga melangkah masuk kedalam kantor. Di susul dari belakang Kirana. Kirana mencoba berjalan santai agar Suaminya yang terlebih dahulu masuk ke dalam Kantor. Dilihat sosok suami nya sudah masuk kedalam lift. Kirana melangkah masuk juga ke lift khusus karyawan.
Kirana sudah sampai meja kerjanya, Dia langsung duduk dan mulai beraktivitas bekerja. Setelah beberapa hari tidak bekerja. Ketika dia sedang fokus menatap layar komputer. Aldo datang menghampiri nya.
" Pagi Kirana." Sapa Aldo.
" Pagi juga Al." Jawab Kirana
" Kamu sudah sehat Kirana?" Tanya Aldo.
" Alhamdulillah sudah Al." Jawab Kirana
" Syukurlah kalau sudah sehat. Oh iya Kirana tolong nanti ini kamu berikan dokumen dokumen ini kepada Pak Rangga ya? Saya masih banyak pekerjaan." Ucap Aldo memberikan beberapa Map kepada Kirana
" Baik Al." Ucap Kirana
" Terimakasih Kirana, kalau gitu aku keruang kerja ku dulu ya?" Ucap Aldo. Kirana menganggukan kepalanya.
Kirana segera masuk kedalam ruangan suaminya, tapi terlebih dahulu Kirana mengetuk pintu.
" Tok tok"
" Masuk." Ucap Rangga
Kirana langsung masuk ke dalam, Rangga yang melihat yang masuk adalah istrinya Rangga langsung tersenyum. Kirana berjalan mendekati meja kerja Rangga.
" Mas ini ada beberapa dokumen yang harus kamu tanda tangani Mas." Ucap Kirana memberikan dokumen tersebut.
" Heemmm...iya Sayang." Ucap Rangga
" Ya sudah Mas aku mau ke meja kerja ku lagi." Ucap Kirana berpamitan hendak keluar. Tapi dicegah oleh Rangga. Rangga berdiri menghampiri istrinya.
" Sayang kamu mau kemana, disini dulu Sayang." Ucap Rangga mendekap tubuh Kirana. Dan membelai wajah cantik Kirana.
" Mas aku mau bekerja kembali." Ucap Kirana
" Sayang sebentar saja, disini dulu." Ucap Rangga masih membelai wajah istrinya.
" Mas kita kan masih bisa bertemu di rumah. Masih banyak waktu mas, biarkan aku di kantor bekerja membantu mu Mas." Ucap Kirana
" Iya Iya Sayang. Tapi nanti jam makan siang kamu keruangan ku Ya?" Ucap Rangga.
" Iya Mas." Jawab Kirana dan pergi meninggalkan ruangan Suaminya. Dan mulai bekerja kembali.
Rangga pun mulai bekerja kembali. Dia mempelajari kembali dokumen dokumen yang tadi dibawakan oleh Kirana sebelum dia tanda tangani.
Yuk jangan lupa like comen dan vote nya 😃😃😃😃
__ADS_1