
Kirana dan Rangga sampai di Restoran mereka berdua akan makan siang. Rangga menggandeng tangan Kirana sampai kedalam restoran dan mencari meja yang kosong. Rangga menarik kursi untuk Kirana.
" Silahkan tuan putri." Ucap Rangga menyuruh Kirana untuk duduk
" Mas, mulai deh." Ucap Kirana mencubit hidung mancung Rangga. Rangga hanya tersenyum kecil.
Pelayan restoran datang membawa kan beberapa menu makanan. Rangga dan Kirana langsung memilih makanan yang ada di menu tersebut.
" Mas mau makan apa?" Tanya Kirana
" Sayang, samain saja sama kamu." Ucap Rangga
" Ya Mas." Jawab Kirana
Beberapa menit kemudian pesanan mereka datang. Kirana dan Rangga menikmati makanan tersebut. Ketika mereka sedang asyik menyantap makanan. Ada yang mendekat ke meja makan mereka.
"Hai bro." Sapa Dion sahabat Rangga
" Hai Dion, Lo sama siapa?" Tanya Rangga.
" Aku sendiri, Hem..bro sebelah kamu siapa ini cantik juga?" Tanya Dion sambil melirik Kirana
" Dia calon istri gua." Jawab Rangga
" Sayang kenalin ini temen aku." Ucap Rangga mengenal kan Kirana kepada Dion.
" Kirana"
" Dion"
Mereka berdua berjabat tangan, Dion yang melihat Kirana tanpa berkedip terpesona dengan kecantikan Kirana.
" Jaga mata Lo, tidak usah memandang wanita ku seperti itu." Ucap Rangga kesal karena Dion memandang Kirana tidak berkedip.
" Selera lo cantik juga, daun muda." Bisik Dion ditelinga Rangga. Rangga langsung memukul lengan Dion.
" Sialan lo, awas saja sampai lo deketin calon istri gua." Bisik Rangga.
Dion yang mendengar nya hanya tertawa. Dion ikut bergabung di meja makan Rangga dan Kirana mereka berbincang bincang. Kirana hanya diam sesekali dia tersenyum. Dia tidak tau apa yang sedang mereka berdua obrolon. Setelah mereka selesai mengobrol Dion berpamitan untuk pulang. Setelah Dion pergi Rangga dan Kirana pun langsung meninggalkan restoran tersebut. Dan Rangga mengajak Kirana untuk melihat Apartemen yang sudah dia belikan untuk Kirana.
" Mas ini mau kemana? ini bukan arah mau ke kantor Mas." Ucap Kirana
__ADS_1
" Iya ini emang kita tidak mau ke kantor, aku akan mengajak kamu ke suatu tempat." Ucap Rangga
" Emang mau kemana Mas?" Tanya Kirana
" Ada deh Rahasia." Ucap Rangga
" Ya sudah lah terserah kamu saja Mas mau mengajak aku kemana." Ucap Kirana pasrah
" Kalau aku sekarang mau mengajak kamu ke KUA gimana? Kita nikah." Goda Rangga
" Mas kamu itu.." Ucap Kirana mencubit pipi Rangga pelan. Dan Rangga hanya tersenyum.
Mereka berdua akhirnya sampai di depan gedung Apartemen yang benar benar sangat mewah dengan ada kolam renang nya. Dan berjalan ke lobby Apartemen dan langsung naik menggunakan lift ke lantai atas dimana Rangga membelikan Apartemen tersebut untuk sang pujaan hati. Kirana sebenarnya penasaran dia ingin diajak kemana tapi dia tidak mau protes. Nanti kalau dia banyak tanya Rangga bukan nya menjawab melainkan omangan nya ngelantur kemana mana. Mereka tiba di lantai atas dan langsung masuk ke Apartemen yang dia sudah siapkan untuk Kirana.
" Mas ini Apartemen siapa?" tanya Kirana saat sudah masuk kedalam Apartemen yang mewah. Dengan dua lantai, lantai satu untuk ruang keluarga, dan lantai dua untuk Kamar pribadi.
" Bagaimana sayang, bagus kan? ini aku hadiah kan untuk kamu sayang, dan sekarang menjadi tempat tinggal mu." Ucap Rangga
" Mas apa ini tidak berlebihan?" Kirana merasa semua yang diberikan oleh Rangga terlalu berlebihan. Karena dia baru menjadi kekasih Rangga belum menjadi istrinya. Kirana takut dicap sebagai cewek matrealistis memanfaatkan keadaan.
" Tidak ada yang berlebihan untuk kekasih hatiku, ini aku berikan dengan tulus, seperti cinta ku tulus untuk mu sayang." Ucap Rangga walau Kirana masih merasa tidak enak menerima pemberian dari nya.
" Sudah sayang terima saja ya? hargailah pemberian ku sayang." Ucap Rangga
Kirana akhirnya mengalah mau tidak mau dia harus menerima nya. Tidak mau banyak berdebat dengan Rangga. Karena nanti ujung nya dia yang harus mengalah. Karena Rangga tipe orang yang tidak mau ada penolakan. Seperti hal nya dulu pada saat mengatakan kalau dia mencintai Kirana.
" Ya sudah terserah mas saja." Ucap Kirana
" Mas tapi tidak sekarang aku menempati nya aku belum siap siap." Ucap Kirana lagi.
" Ya Sayang terserah kamu saja, dan ini kartu untuk mu. Untuk memenuhi semua kebutuhan mu sayang, pakailah sesuka hati mu." Ucap Rangga memberikan dua kartu debet dan kartu kredit.
" Mas tidak usah, buat memenuhi kebutuhan ku aku masih punya uang mas dari gaji ku di kantor." Ucap Kirana menolak.
Rangga terlihat kesal kepada Kirana dia ingin memanjangkan Kirana dengan memberikan apa yang dia punya tapi selalu menolak.
" Ya sudah aku pecat kamu biar kamu tidak punya uang untuk memenuhi kebutuhan mu." Ucap Rangga kesal setiap kali Kirana selalu menolak.
Kirana pada akhirnya mengalah dan menerima apa yang Rangga berikan untuk nya.
" Iya Mas aku terima, jangan ngambek ya?" Ucap Kirana sambil mencium pipi Rangga.
__ADS_1
" Kamu berusaha menggoda ku Sayang?" Tanya Rangga sambil memegang pinggang Kirana menarik tubuh Kirana kepelukan nya.
" Sini belum sayang" Ucap Rangga lagi mencondongkan bibir nya
Cup...
Kirana mencium bibir Rangga. Rangga langsung menarik tengkuk leher Kirana memperdalam ciuman nya. Kirana hanya pasrah menikmati ciuman yang diberikan oleh Rangga dan sesekali membalas nya. Rangga yang melihat nya merasa senang karena Kirana sudah lihai dalam berciuman. Tidak seperti dulu yang kaku hanya diam saja.
Rangga menyudahi ciuman nya.
" Sayang kamu sekarang sudah lihai dalam berciuman ya? aku suka sayang." Goda Rangga. Kirana yang mendengar nya tersipu malu.Rangga yang melihat nya langsung memeluk Kirana dan berkata.
" Aku secepatnya akan menghalalkan kan mu sayang." Ucap Rangga
" Mas..."
" Iya Sayang." Jawab Rangga
" Mas ini udah jam berapa waktunya Kita kembali ke kantor." Ucap Kirana
" Iya sayang." Ucap Rangga melepaskan pelukannya dan mereka berdua turun kebawah. Dan langsung menuju mobil untuk kembali ke Kantor.
" Mas terimakasih untuk semua yang kamu berikan untuk ku." Ucap Kirana
" Itu sudah kewajiban ku untuk memberikan apapun yang aku punya untuk mu sayang, kamu adalah calon istri ku, calon ibu dari anak anak ku kelak. Aku mencintaimu dengan sepenuh hati ku." Ucap Rangga
" Mas sebenarnya ada yang aku mau bilang ke kamu, aku takut hubungan kita akan ditentang oleh orang tua mu mas dengan status ku yang sudah tidak punya orang tua. Aku anak yatim piatu mas." Ucap Kirana pada akhirnya memberitahukan tentang kehidupan dia yang sudah tidak punya orang tua. Tak terasa buliran air mata nya menetes dipipinya ketika mengingat dia sejak kecil ditinggal kedua orang tuanya selama lamanya akibat kecelakaan.
Rangga langsung memberhentikan mobilnya melihat Kirana yang sedang tertunduk menangis.
" Sayang apa pun dengan keadaan kamu, aku akan tetap memperjuangkan cinta kita apapun yang terjadi." Ucap Rangga menghapus air mata Kirana.
" Aku mencintaimu sayang, sangat mencintaimu." Ucap Rangga memeluk Kirana.
" Aku juga mencintaimu mas." Ucap Kirana
Rangga pada akhirnya melanjutkan perjalanan mereka kembali menuju ke kantor. Tidak membutuhkan waktu lama mereka berdua sudah sampai di kantor. Seperti biasa nya Kirana berjalan dibelakang Rangga.
**Jangan lupa like comen dan vote nya ya 😃😃😃😃
Yuk tunggu kelanjutan Rangga dan Kirana kembali**
__ADS_1