Cinta Sang Presdir

Cinta Sang Presdir
Episode 43


__ADS_3

Rangga menatap tajam Kirana, dia sedang terbakar api cemburu. Kirana yang tau Rangga sedang cemburu. Berusaha tenang, dan berusaha untuk berbicara terlebih dahulu.


" Mas..."


Rangga tidak menjawab, dia malah masih memandang Kirana.


"Mas..." Panggil Kirana lagi


Rangga akhirnya membuka suaranya.


" Sudah berapa kali aku bilang ke kamu, kalau aku orang pencemburuan. Kenapa kamu masih saja meladeni dia hah?" Bentak Rangga


"Maksud Mas apa?, Meladeni dia gimana maksudnya? Dia mencoba menyapa aku mas. Apa salahnya aku menjawab sapaan dia." Ucap Kirana pada akhirnya dia berani menjawab pertanyaan Rangga.


" Tapi dari tatapan dia ke kamu dia punya perasaan lebih ke kamu. Dan kamu menanggapi dia kan?"Ucap Rangga.


" Aku tidak menanggapi dia Mas, Aku hanya menjawab sapaan dia. Dan aku pun tidak punya perasaan apapun sama dia. Terserah Mas mau percaya atau tidak." Ucap Kirana dan berlangkah pergi meninggalkan Rangga. Dia kesal kepada Rangga, karena cemburu nya berlebihan.


Astaga kenapa malah dia yang marah. Batin Rangga.


Kirana langsung pergi meninggalkan Rangga. Dia langsung duduk dimeja kerja nya.


Kenapa mas Rangga jadi pencemburuan gitu, menuduh aku seperti itu. Batin Kirana kesal.


****


Rangga keluar dari ruangan nya untuk segera pulang. Dia melihat meja kerja Kirana sudah kosong. Dia mencoba menghubungi Kirana tapi tidak diangkat oleh Kirana. Dia mencoba menghubungi Kirana kembali malah sekarang ponsel nya tidak aktif. Aldo keluar dari ruangan nya melihat bos nya yang sedang berdiri didepan meja Kirana sambil memegang ponsel nya. Seperti mencoba menghubungi seseorang. Aldo langsung menghampiri Bosnya.


"Pak, maaf anda menelpon siapa?" Tanya Aldo


"Kirana, dia pulang tidak mengabari aku dulu, ponsel nya juga di hubungi tidak pernah diangkat." Ucap Rangga.


"Ko tidak seperti biasanya Pak apa dia marah dengan anda?" Tanya Aldo


" Mungkin, tadi aku sempat memarahi dia karena dia mengobrol dengan laki-laki ingusan itu." Ucap Rangga.


" Maksud Anda siapa Pak?" Tanya Aldo


" Ya laki laki yang tadi mengobrol dengan Kirana." Ucap Rangga.


" Anda cemburu Pak?" Goda Aldo


" Pake nanya kamu." Ucap Rangga kesal.


" Begitulah Pak menjalin hubungan dengan wanita yang masih muda alias daun muda apa lagi cantik seperti Kirana pasti banyak yang ingin mendekati nya." Goda Aldo lagi membuat Rangga tambah kesal.

__ADS_1


" Sialan kamu Aldo, ingin aku pecat." Ucap Rangga memukul lengan Aldo.


" Saya hanya bercanda Pak." Ucap Aldo


Rangga melangkah pergi dari ruangan nya di ikuti dibelakang Aldo. Mereka turun bersama menaiki lift. Dan berpisah di parkiran mobil, mengambil mobil mereka masing masing.


Rangga langsung masuk ke dalam mobilnya. Dan beranjak ke Apartemen Kirana. Tidak membutuhkan waktu lama, Rangga sudah sampai di Apartemen Kirana. Dia langsung menuju ke lantai atas dimana Kirana tinggal.


Rangga langsung masuk ke dalam karena dia tau password pintu apartemen Kirana.


Rangga langsung masuk ke dalam, dia melihat Kirana sedang masak di dapur. Rangga langsung menghampiri Kirana dia langsung memeluk Kirana dari belakang dan berbisik ditelinga Kirana.


" Sayang, maaf.." Ucap Rangga sambil memeluk Kirana dari belakang.


" Mas, lepasin aku lagi masak jangan ganggu dulu nanti ngga selesai selesai." Ucap Kirana


" Ngga mau sebelum kamu maafin aku." Ucap Rangga masih setia memeluk Kirana dari belakang.


Kirana menghela nafas nya..


" Iya aku maafin kamu mas, tapi lain kali jangan seperti itu menuduh sembarangan." Ucap Kirana mengingatkan Rangga.


" Iya Sayang." Ucap Rangga mencium pipi Kirana.


Kirana melanjutkan kembali masak nya, saat Rangga sudah tidak menggangu nya lagi. Malam ini dia memasak udang saus tiram kesukaan Rangga. Setelah beberapa menit akhirnya masakan nya pun sudah selesai. Kirana langsung menyajikan nya dimeja makan nya. Kirana memanggil Rangga yang sedang ada diruang keluarga untuk makan malam.


" Iya Sayang." Ucap Rangga


Kirana seperti biasanya mengambilkan makanan untuk Rangga.


" Terimakasih sayang." Ucap Rangga


" Iya Mas." Ucap Kirana


Mereka berdua makan bersama, Rangga makan dengan lahapnya. Karena terus terang Rangga begitu menyukai masakan yang selalu dimasak oleh Kirana. Ketika mereka sudah selesai makan, Rangga mengajak Kirana duduk duduk sambil menonton televisi di ruang Keluarga.


" Sayang..."


"Iya Mas." Jawab Kirana


" Sayang, kenapa tadi kamu pulang tidak menunggu aku?" Tanya Rangga


" Abis nya aku sebel sama Mas karena Mas menuduh aku seperti itu. Dan tidak mau mendengar penjelasan ku." Ucap Kirana


" Sayang, aku hanya tidak mau kamu didekati laki laki lain, kamu itu milikku sayang. Tidak ada yang boleh yang memiliki mu." Ucap Rangga

__ADS_1


"Hemm...iya iya Mas."


Sabar sabar punya pacar yang over posesif. Batin Kirana


" Sayang secepatnya kita akan ke Jogja, aku akan melamar mu sekaligus menikahi mu." Ucap Rangga


Kirana kaget tidak percaya


" Mas bagaimana dengan..." Kirana belum selesai berbicara, Rangga menunjukkan telunjuknya ke bibir Kirana.


" Sayang, percayalah tidak usah berpikiran yang tidak-tidak. Nanti lama kelamaan orang tua ku akan merestui hubungan kita. Aku sangat mencintaimu kamu sayang, aku ingin kamu menjadi istri ku dan ibu dari anak anak ku kelak." Ucap Rangga


" Iya Mas, aku juga mencintaimu Mas." Ucap Kirana.


" Terimakasih Sayang." Ucap Rangga mencium kening Kirana.


" Sayang kalau kita sudah menikah, berhentilah bekerja tidak usah kamu bekerja." Ucap Rangga


" Mas, aku masih ingin bekerja aku masih ingin membantu kamu di Kantor." Rengek Kirana.


" Iya Sayang, tapi kalau seandainya kamu hamil pokoknya kamu harus berhenti bekerja." Ucap Rangga


"Iya Mas aku janji." Ucap Kirana


" Sayang, Malam ini aku tidak tidur disini. Aku ada janji sama temen untuk bertemu mungkin pulang malam. Jadi aku pulang ke Apartemen ku." Ucap Rangga


"Mas emang janjian sama siapa?,ko sampe bicara pulang malam segala. Apa teman mas wanita, jangan jangan.." Tanya Kirana penuh selidik.


" Tidak Sayang, teman Mas laki laki semua. Tidak usah berpikiran macam-macam." Ucap Rangga meyakinkan Kirana.


" Iya Mas aku percaya." Ucap Kirana


" Ya sudah Mas pulang dulu ya?, cepat istirahat mimpi indah ya sayang. Aku mencintaimu Sayang." Ucap Rangga mencium kening Kirana.


" Iya Mas, Mas pulang hati hati ya?, aku juga mencintaimu Mas." Ucap Kirana


Rangga meninggalkan Apartemen Kirana. Dia malam ini mau bertemu dengan teman teman nya untuk sekedar mengobrol ngobrol untuk menghilangkan penat. Rangga menuju tempat dimana tadi teman teman nya mengirim pesan mereka sudah menunggu ditempat tersebut


Rangga sudah sampai di club' malam yang ada di Jakarta. Rangga mengunjungi tempat tersebut hanya ingin sekedar minum dan bertemu dengan teman teman nya untuk menghilangkan beban berat di pikiran nya akhir akhir ini. Rangga bergabung dengan teman teman nya.


Banyak wanita yang ingin menggoda Rangga. Tapi Rangga tidak meladeni nya. Rangga tipe laki laki yang setia kalau sudah ada satu dihatinya. Dia tidak mau berpaling ke lain hati.


Rangga memang sering berkunjung ke club' malam hanya untuk sekedar nongkrong dengan teman teman nya minum. Tidak untuk bermain wanita.


Jangan lupa like comen dan vote nya ya....😃😃😃😃

__ADS_1


Dihatinya Rangga hanya ada satu wanita yaitu Kirana Putri..😍😍😍


Happy reading 😃😃😃😃


__ADS_2