
Rangga sudah sampai dilantai atas dia berjalan menuju keruanganya, dan berhenti sebentar di depan meja kerja sang istri kirana hanya tersenyum.
" Maaf.." Ucap Kirana sambil tersenyum, Rangga hanya menggelengkan kepalanya dan berlalu masuk kedalam ruanganya.
Disandarkan nya Jas yang ia kenakan tadi dan ia langsung duduk di kursi kebesarannya dan mulai melakukan aktivitas kerjanya.
Tok tok
" Masuk.." Ucap Rangga
" Mas ini ada berkas yang harus kamu tanda tangani." Ucap Kirana menyodorkan sebuah Map.
" Iya Sayang.." Jawab Rangga sambil menerima map dari tangan sang istri dan berkas tersebut ia baca lalu ia tanda tangani. Dan menyerahkan kembali kepada istrinya.
" Ya sudah aku kemabali kemeja kerja ku lagi ya Mas." Ucap Kirana
" Iya Sayang.." Jawab Rangga. Kirana segera melangkah keluar dan kembali kemeja kerjanya lagi.
Tak terasa hari semakin siang, tiba saatnya Kirana berhenti sejenak dari pekerjaannya untuk istirahat sebentar. Dia melangkah masuk kedalam ruangan suaminya. Untuk mengingatkan suaminya kalau siang ini ada meeting dengan klien di restoran Fairmont.
Tok tok
" Masuk..." Ucap Rangga tersenyum saat mengetahui istrinya yang mengetuk pintu.
" Sayang.. Kamu kalau mau masuk masuk saja tidak usah mengetuk pintu, ini kan ruangan suamimu Sayang." Ucap Rangga berdiri dan berjalan menghampiri sang istri dan mengajaknya duduk di sofa.
" Kan Kamu atasan Ku Mas di kantor, tidak enak lah kalau masuk ke ruangan Bos tanpa mengetuk terlebih dahulu." Ucap Kirana menekan kata Bos yang membuat Rangga tersenyum dan mencubit hidung istrinya karena merasa gemas dengan kata-kata yang dilontarkan istrinya.
" Aw...Mas Sakit selalu seperti itu." Ucap Kirana sambil memanyunkan bibirnya.
" Abis kamu lucu Sayang Maaf Ya?" Ucap Rangga mendekap tubuh sang istri dan mengusap lembut rambut panjang istrinya.
" Oh...iya Mas sampai lupa aku datang kesini cuma mau ngingetin kamu Mas siang ini ada meeting." Ucap Kirana.
" Iya Sayang, Kamu jadi yang makan siang sama teman kamu?" Tanya Rangga kepada istri.
" Jadi Mas ini sebentar lagi mau berangkat." Jawab Kirana.
__ADS_1
" Ya sudah kalau gitu Mas berangkat dulu, nanti kalau Mas sampai sore belum balik ke kantor kamu pulang naik taksi tidak apa-apa kan Sayang?" Tanya Rangga
" Heem... tidak apa-apa Mas." Jawab Kirana sambil merapikan dasi suaminya dan membantu memakaikan Jas suaminya.
Pada saat mereka mengobati berdua Aldo datang menghampiri mereka. Karena merasa pintu ruangan Bosnya sedikit terbuka Aldo langsung masuk.
" Maaf Pak Rangga kita berangkat sekarang?" Tanya Asisten Aldo dan hanya diangguki oleh Rangga.
Mereka berdua akhirnya berangkat menuju restoran dimana mereka akan bertemu dengan klien dari Singapura. Sedangkan Kirana berangkat makan siang bareng bersama sahabatnya. Kirana segera menuju lobby kantor karena Ayu sudah menunggu di sana. Kirana menghampiri sahabatnya tersebut.
" Mba Ayu maaf membuat kamu menunggu." Ucap Kirana
" Nggak papa Kirana, Aku juga belum lama disini. Yuk Kita jalan.." Ucap Ayu dan mereka melangkah ke basmant Kantor untuk mengambil mobil.
Mereka sudah berada didalam mobil dan Ayu segera melajukan mobilnya menuju restoran dimana mereka akan makan siang. Sesampainya di sana Ayu dan Kirana langsung menuju meja yang kosong yang dekat dengan jendela. Mereka berdua duduk dimeja tersebut sambil mengobrol karena sudah agak lama mereka tidak bertemu. Pelayan restoran mendekat kearah mereka.
" Mba mau pesan apa ya?" Tanya pelayan restoran tersebut ramah.
" Kirana kamu mau pesan apa?" Tanya Ayu sambil membaca menu makanan.
" Samaain sama Mba Ayu aja Mba.." Ucap Kirana
Pelayan restoran tersebut mencatat pesanan mereka berdua " Baik mba ditunggu sebentar ya pesanannya." Kata pelayan restoran tersebut dan berlalu pergi.
Mereka berbincang-bincang sambil menunggu pesanan tiba. Karena sudah agak lama mereka tidak bertemu.
" Kirana kamu sekarang makin tambah cantik aja." Ucap Ayu karena melihat penampilan Kirana yang semakin cantik dan berkelas terlihat dari pakaian dan aksesoris yang dipakai Kirana.
" Ah...Mba Ayu bisa saja.." Jawab Kirana malu.
" Beneran Kirana dilihat dari pakaian dan aksesoris yang kamu pakai pasti ini barang-barang mahal." Ucap Ayu
" Engga kok Mba ini semua bukan barang mahal, Baju yang Aku pakai juga baju biasa Mba bahkan baju diskonan." Elak Kirana
" Aku tidak percaya Kirana karena Aku bisa membedakan barang asli dan tidak asli." Jawab Ayu lagi
Pada saat mengobrol pesanan mereka datang. Dan mereka memulai menikmati makan siangnya. Tapi Ayu masih penasaran dengan Kirana. Terlebih-lebih kepada tunangan Kirana karena melihat dari penampilan Kirana semua yang dipakai barang mahal semua. Dilihat dari Cincin dan kalung yang dipakai Kirana. Terlihat jelas tunangan Kirana bukan orang sembarangan.
__ADS_1
" Kirana sebenarnya tunangan Kamu itu siapa?" Tanya Ayu yang membuat Kirana kaget kenapa tiba-tiba Ayu bertanya seperti itu.
" Dulu kan Aku pernah mengatakannya Mba kalau suami ku adalah karyawan biasa." Ucap Kirana keceplosan mengatakan kata Suami.
" Apa Kirana Suami? Kamu sudah menikah?" Tanya Ayu lagi dibuat penasaran karena Kirana menyebut kata Suami.
Kirana bingung harus menjawab apa..
Duh kenapa Aku bisa keceplosan sih bilang Suami, Apa yang harus Aku jawab Apa Aku harus jujur saja sama Mba Ayu kalau Aku sudah menikah. Batin Kirana
" Kirana..." Panggil Ayu membuat Kirana tersadar dari lamunannya.
" Iya Mba."
" Kirana benarkah Kamu sudah menikah?" Tanya Ayu lagi.
" Heem...Iya Mba." Jawab Kirana ragu
" Kapan Kirana kenapa Kamu tidak memberitahukan Kami?" Tanya Ayu lagi
" Pada saat Aku pulang ke Jogja Mba, Sebenarnya Kami tidak hanya tunangan Mba Kami langsung menikah." Ucap Kirana jujur pada akhirnya.
" Kirana kenapa Kamu harus merahasiakan Pernikahan mu dari orang-orang Kantor?" Tanya Ayu
" Maaf Mba bukan karena merahasiakan. Tapi karena ada suatu hal yang belum bisa aku katakan." Jawab Kirana
" Ya sudah tidak apa-apa Kirana kalau Kamu memang belum bisa mengatakanya." Ucap Ayu..
" Tapi sebenarnya Aku masih penasaran sama Suami Kamu Kirana." Ucap Ayu lagi lagi dia masih belum percaya kalo suami Kirana hanya karyawan biasa.
" Ah...Mba Ayu kenapa harus itu lagi yang kamu tanyakan." Ucap Kirana cemberut
" Hehehe... Maaf." Ucap Ayu terkekeh
" Makanya besok kenalkan kepada Ku Kirana biar Aku tidak penasaran." Goda Ayu Kirana tidak menjawab hanya tersenyum tipis.
Kirana belum siap untuk mengatakan yang sebenarnya bahwa suaminya adalah CEO dari Dewangga Grub bos mereka berdua. Mereka berdua sudah selesai makan siang dan tiba saatnya mereka untuk kembali lagi ke Kantor karena jam makan siang sudah habis. Dan memulai aktivitas kerja lagi. Mereka berpisah di lobby kantor Kirana kembali keruang kerjanya dan sebaliknya Ayu juga kembali keruang kerjanya.
__ADS_1
**Happy reading maaf membuat kalian menunggu 🤗🤗🤗
Jangan lupa like coment dan vote nya ya**