
Rangga langsung masuk kedalam kamar mandi, sedangkan Kirana mengambil ponselnya diatas nakas dia segera memesan makanan untuk dirinya dan sang suami.
Setelah memesan makanan, Kirana segera menyiapkan baju santai untuk suaminya. Sambil menunggu suaminya selesai mandi Kirana menonton televisi sambil berbaring di sofa kamar. Dia menonton sinetron kesukaannya yang lagi hits di Indonesia. Sampai-sampai Kirana terbawa suasana menangis pada saat adegan-adegan yang sedih. Rangga yang keluar dari Kamar mandi melihat istrinya terisak menangis merasa kebingungan. Dia langsung menghampiri istrinya masih menggunakan handuk yang dililitkan di pinggangnya.
" Sayang kamu kenapa?" Tanya Rangga menghampiri istrinya dan ikut duduk disamping istrinya.
" Heemmm...Itu Mas kasihan dia selalu disakiti oleh kakak tirinya terus." Ucap Kirana menunjuk sinetron yang ada layar televisi.
Rangga menghela nafasnya dia sudah hafal dengan istrinya, kalau sedang melihat acara sinetron atau drama Korea Kirana selalu terbawa suasana. Apalagi kalau adegan-adegan yang sedih pasti dia ikut menangis.
" Ya ampun Sayang ku kira kamu kenapa? Sudah-sudah tidak usah kebanyakan nonton sinetron." Ucap Rangga sambil membuka handuknya hendak berganti pakaian.
" Mas mau ngapain?" Ucap Kirana menutup matanya melihat kelakuan suaminya yang mengganti pakaian didepannya.
" Mau ganti baju.." Jawab Rangga santai sambil memakai bajunya.
" Mas malu kenapa harus berganti disini." Ucap Kirana masih setia menutup matanya karena merasa malu. Rangga tersenyum menggoda dan mendekati istrinya
" Kenapa harus malu Sayang?" Ucap Rangga mendekat dan melepaskan tangan istrinya yang sedang menutup matanya.
" Malu lah Mas kamu berganti pakaian didepan ku." Ucap Kirana
" Kenapa malu kita kan suami istri, dan kamu juga sudah tahu setiap inci tubuhku ini begitu juga aku." Ucap Rangga menggoda istrinya dengan mengedipkan matanya.
" Ah...Mas selalu berkata mesum!!!" ketus Kirana dan berjalan keluar kamar. Rangga tersenyum senang menggoda istrinya.
Kirana melangkah keluar kamar untuk turun ke lantai bawah. Rangga langsung menyusul istrinya dan ikut Turun kebawah. Bel rumah berbunyi Kirana segera membukakan pintu, ternyata orang yang membawakan pesanan makanan mereka. Kirana segera menyiapkan makanan tersebut diatas piring. Dan mereka menikmati makan malam.
Setelah selesai makan malam Rangga dan Kirana kembali ke kamar mereka untuk beristirahat.
****
Seperti biasa pagi ini Kirana dan Rangga sudah bersiap-siap untuk berangkat ke kantor. Kali ini Rangga tidak menurunkan istrinya dijalan.
__ADS_1
" Mas kenapa tidak berhenti disini?" Tanya Kirana tapi Rangga tidak menghiraukan ucapan istrinya melainkan melajukan mobilnya sampai didepan Kantor. Kirana yang melihatnya merasa kesal terhadap suaminya. Rangga yang melihat istrinya terlihat kesal hanya tersenyum tipis.
" Kenapa ada yang salah aku menurunkan kamu disini?" Ucap Rangga sambil melepaskan seat belt nya.
" Aku takut nanti ada karyawan lain yang melihat aku turun dari mobil mu Mas" Ucap Kirana
" Kenapa harus takut kamu istri Ku, Kamu istri dari Bos disini tidak ada yang perlu kamu takutkan. Seandainya mereka tahu pun tidak masalah." Ucap Rangga dengan nada agak sedikit kesal
" Heemmm..Iya Mas." Ucap Kirana pada akhirnya dia mengalah. Karena kalau dia menjawab akan menambah kesal suaminya.
Mereka berdua akhirnya turun dari mobil. Rangga langsung menyerahkan kunci mobilnya kepada security untuk memarkirkan mobilnya. Rangga langsung berjalan masuk kedalam kantor dan diikuti oleh Kirana dibelakangnya. Semua karyawan menyapa Rangga dan dia pun hanya tersenyum tipis. Mereka berdua memasuki Lift khusus Presdir dan langsung menuju lantai atas. Rangga langsung menuju ruangannya dan Kirana pun duduk dimeja kerjanya dan memulai aktifitas kerjanya.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 12 siang tiba saatnya untuk makan siang. Kirana segera mengambil bekal makan siang dan membawanya keruang suaminya.
" Mas.." Panggil Kirana mendekat ke meja Kerja suaminya.
" Heemmm..." Rangga hanya berdehem masih sibuk dengan berkas berkas yang ada didepannya.
" Mas makan siang dulu, pekerjaannya lanjutkan nanti lagi." Ucap Kirana dan dia menutup berkas-berkas yang ada di meja kerja suaminya. Membuat Rangga menghentikan aktivitasnya.
Kirana segera membukakan bekal makan siang untuk dia dan suaminya. Rangga dengan lahap memakan makanan yang dibawakan istrinya. Jujur saja Rangga begitu sangat menyukai masakan istrinya. Masakan istrinya terlihat sederhana tapi pas dilidahnya. Setelah selesai makan siang Kirana segera pergi kemeja kerjanya kembali untuk memulai pekerjaannya.
Ketika Kirana sedang mengerjakan pekerjaannya Aldo menghampirinya
" Kirana Pak Rangga ada didalam?" Tanya Aldo
" Ada Al silahkan masuk saja." Jawab Kirana, dan kemudian Aldo masuk kedalam ruangan Bosnya.
Tok..tok
" Masuk.." Ucap Rangga
" Maaf Pak saya hanya memberitahukan untuk kegiatan tahunan Family Gathering Perusahaan akan dilaksanakan akhir pekan ini Pak." Ucap Aldo menyampaikan kegiatan tahunan Perusahaan Dewangga Grub.
__ADS_1
Setiap satu tahun sekali Perusahaan Dewangga Grub akan mengadakan acara Family Gathering yang bertujuan mempererat hubungan kekeluargaan antara karyawan Perusahaan. Ataupun antar divisi untuk membangun tim yang solid. Dan ajang refreshing bagi karyawan.
" Ok atur saja Al aku percayakan semua kepada mu." Ucap Rangga
" Baik Pak nanti saya akan atur semua waktu dan tempatnya. Anda bisa hadir kan Pak untuk mengisi acara?" Tanya Aldo
" Saya usahakan akan datang." Jawab Rangga
" Baik Pak kalau begitu saya permisi keluar." Ucap Aldo Rangga hanya menganggukkan kepalanya dan Aldo kembali keruangan kerjanya. Tetapi sebelum kembali keruang kerjanya dia singgah dulu ke meja kerja Kirana dan mengajak Kirana berbincang-bincang.
" Kirana akhir pekan kantor akan mengadakan acara di Bogor kamu ikut kan?" Tanya Aldo
" Emang acara apa Al?" Tanya Kirana
" Setiap tahun Perusahaan Dewangga Grub akan mengadakan acara Family Gathering ajang untuk refreshing kamu ikut kan?" Tanya Aldo lagi
" Sebenarnya aku mau Al ikut tapi aku belum minta izin ke Mas Rangga." Jawab Kirana dengan nada sendu
" Suamimu pasti akan mengizinkan karena setiap tahun Pak Rangga pasti akan menghadiri acara tersebut." Ucap Aldo
" Benarkah Al?" Tanya Kirana dengan tatapan senang, Aldo hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum.
Pada saat berbincang-bincang ada seseorang yang berdehem dan menatap tajam kearah mereka berdua. Aldo dan Kirana langsung melihat kearah sumber suara.
Waduh ada singa yang siap menerkam mangsanya ini. Batin Aldo
" ehemmm.." Rangga berdehem
" Aldo bukankah kamu masih banyak pekerjaan kenapa masih disini? Apa perlu saya potong gaji kamu." Ucap Rangga dengan nada mengancam dan menatap tajam kearah Asistennya.
" Maaf Pak saya hanya mengobrol sebentar dengan Kirana saya permisi." Ucap Aldo langsung berjalan kembali keruanganya. Karena dia sudah pastikan kalau Bosnya pasti cemburu melihat dirinya mengobrol dengan Kirana.
" Kirana tolong buatkan saya kopi dan antrarkan keruangan saya." Ucap Rangga langsung melangkah masuk kembali.
__ADS_1
" Baik Mas." Jawab Kirana dan dia segera beranjak ke Pantry untuk membuatkan secangkir kopi kesukaan suaminya.
Happy reading 😃😃😃