Cinta Sang Presdir

Cinta Sang Presdir
Episode 37


__ADS_3

Rangga dan Kirana segera menuju hotel Aston dimana mereka akan bertemu dengan klien dari Singapura dan sekaligus makan siang bersama. Mereka akhirnya tiba di hotel Aston dan bertemu dengan klien nya di restoran hotel tersebut.


" Siang Pak Rangga?" Sapa Pak Johan


" Siang Pak Johan, senang bertemu dengan Anda." Sapa Rangga ramah.


"Siapa yang ada disebelah anda? Tanya Pak Johan


" Ini sekertaris saya Pak." Ucap Rangga sambil melihat Klien nya memandang wajah Kirana tanpa berkedip. Membuat Rangga kesal.


Kirana mengulurkan tangan untuk sekedar berjabat tangan dan tersenyum ramah.


" Oh, jadi ini sekertaris anda Pak. Wah Pak Rangga hebat memilih sekertaris masih muda dan cantik." Ucap Pak Johan


Rangga terlihat kesal melihat Klien nya yang sengaja mencuri curi pandang kepada Kirana.


"Maaf Pak pertemuan kita bisa dimulai sekarang." Ucap Rangga mulai kesal dia segera ingin menyelesaikan meeting dengan klien nya agar bisa secepatnya pergi dari tempat tersebut. Setelah beberapa jam akhirnya mereka bersepakat untuk bekerja sama.


" Maaf, Pak Johan saya permisi dahulu ada keperluan lain sampai jumpa di pertemuan selanjutnya." Ucap Rangga mencoba untuk berpura-pura ramah walaupun kesal.


" Baik Pak Rangga senang bertemu dengan Anda." Ucap Pak Johan sambil sesekali melirik Kirana.


" Oh ya sekertaris anda ini sudah punya suami atau belum?" Tiba tiba Pak Johan bertanya seperti itu dan membuat Rangga tambah naik darah tapi dia harus berusaha tenang. Dan Rangga langsung menjawab.


" Dia sudah punya calon suami Pak". Ucap Rangga


" Maaf, kalau tidak ada yang perlu dibahas lagi saya permisi dahulu." Ucap Rangga meninggalkan tempat tersebut. Dan diikuti oleh Kirana di belakang nya. Rangga berjalan terlalu cepat sehingga Kirana ketinggalan jauh dari Rangga.


Rangga langsung keluar dan mengambil mobil nya di ikuti Kirana dibelakang nya. Dan mereka mulai masuk ke dalam mobil. Rangga tidak banyak bicara dia seperti terlihat kesal.


Ini Mas Rangga kenapa, kelihatan nya ko muka nya kesal seperti itu. Batin Kirana. Akhirnya Kirana berani memberanikan diri untuk bertanya.


" Mas.."


" Heemmm.." Rangga hanya berdehem.


" Mas kenapa sih tiba tiba diam seperti ini?" Ucap Kirana


" Aku tidak suka dengan klien tadi, memandangi kamu tidak berkedip. Udah berumur tapi mata keranjang." Grutu Rangga.


" Mas cemburu?" Tanya Kirana

__ADS_1


" Ya iyalah mana ada orang yang tidak cemburu melihat kekasihnya dipandangi terus oleh pria lain." Ucap Rangga kesal


" Mas tidak usah cemburu seperti itu hati ku hanya untuk mu seorang." Ucap Kirana belajar menggombal


" Dan hati ku ada disini." Ucap Kirana sambil memegang dadanya Rangga


Rangga mendengar omongan Kirana, Yang tadi nya merasa kesal dan marah akhirnya bisa tersenyum.


" Sayang kita tidak usah balik ke kantor ya?, kita ke kontrakan kamu dahulu untuk mengambil barang barang mu untuk pindah ke apartemen." Ucap Rangga


" Iya Mas. Terserah Mas saja" Jawab Kirana.


Mereka segera menuju ke kontrakan Kirana untuk mengambil barang barang Kirana yang ada di kontrakan. Setelah menempuh satu jam perjalanan akhirnya mereka sampai di kontrakan Kirana. Kirana dan Rangga segera masuk untuk mengambil barang barang Kirana. Dan tidak lupa Kirana berpamitan kepada Ibu Ida yang punya Kontrakan dan mengembalikan Kunci kontrakan.


Setelah berpamitan dengan Ibu Ida. Kirana dan Rangga langsung masuk ke mobil. Dan menuju ke Apartemen Kirana. Tapi sebelum sampai Apartemen Kirana mengajak Rangga untuk mampir ke supermarket untuk membeli beberapa bahan makanan dan Sayuran.


Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul delapan malam, Rangga dan Kirana sudah sampai di Apartemen. Mereka segera masuk kedalam, Kirana segera menaruh belanjaan nya kedalam kulkas. Sedangkan Rangga langsung menuju lantai atas kamar Kirana dan segera mandi. Rangga emang sengaja dia akan tinggal di apartemen Kirana. Dia sudah menyiapkan beberapa baju santai dan baju stelan kantor dilempari Kirana.


Rangga sudah selesai dengan aktivitas mandinya, Dia segera turun menghampiri Kirana yang sedang memasak.


" Sayang kamu masak apa?" Tanya Rangga sambil memeluk Kirana dari belakang.


" Mas ngagetin aja, aku masak Ayam goreng dan sayur capcay mas. Tapi nasi nya belum matang mas di rice cooker mungkin 15 menit lagi, Aku buatin kopi ya Mas?" Ucap Kirana


Rangga menikmati secangkir kopi dimeja makan dengan memandang Kirana yang sedang memasak dengan cekatan. Setelah selesai memasak dia menaruh nya diatas meja makan.


" Mas kalau mau makan duluan aja, tidak usah menunggu aku. Aku mau mandi dulu Mas gerah." Ucap Kirana


" Ya sudah kamu mandi dulu aja Sayang, Aku tunggu kamu aja." Ucap Rangga


" Ya sudah kalau begitu aku mandi dulu ya Mas." Ucap Kirana


Kirana segera menuju ke dalam kamar nya dan langsung mandi. Setelah setengah jam mandi Kirana langsung berganti pakaian menggunakan piyama. Dia langsung menuju ke bawah.


" Maaf Mas membuat mu menunggu." Ucap Kirana


" Tidak masalah Sayang." Jawab Kirana


Kirana dengan cekatan langsung mengambiilkan makanan nya untuk Rangga. Dan mereka makan bersama sesekali Rangga menyuapi makanan nya untuk Kirana.


" Mas nanti pulang atau tidur disini?" Tanya Kirana

__ADS_1


" Aku tidur disini sayang." Jawab Rangga


" Mas kalau tidur disini, Mas tidur dimana?" Tanya Kirana


" Tidur bareng kamu lah sayang, emang kamu tega sama aku disuruh tidur dishofa?" Ucap Rangga


" Nggak mau mas kalau tidur bareng kamu, nanti aku di apa apain lagi sama kamu. Mending aku tidur di sofa saja." Ucap Kirana


" Mas janji tidak akan ngapa ngapain kamu sayang." Ucap Rangga meyakinkan Kirana.


" Beneran Janji Ya Mas." Ucap Kirana


" Iya Sayang Mas Janji." Jawab Rangga


Setelah mereka selesai makan, Kirana langsung mencuci piring nya dan Rangga menunggu di ruang keluarga sambil menonton televisi. Kirana selesai mencuci Piring. Kirana menghampiri Rangga yang sedang menonton televisi diruang Keluarga. Rangga langsung menarik tangan Kirana agar dia duduk dekat dengan Rangga.


Ketika mereka sedang asyik menonton televisi. Tiba tiba ponsel Rangga berbunyi. Ternyata yang menghubungi dia adalah orang suruhan Rangga untuk memata matai Stevani. Rangga langsung mengangkat telpon nya dan berbicara.


" Baik Aku akan kesana sekarang." Ucap Rangga di ponsel nya dan langsung mematikan telpon nya.


Kirana yang penasaran terus bertanya kepada Rangga. " Mas ada apa? siapa yang menelpon?" Tanya Kirana penasaran.


" Bukan siapa siapa sayang itu teman aku." Ucap Rangga


" Sayang kamu aku tinggal bentar ya?, Aku keluar sebentar." Ucap Rangga


" Emang Mas mau kemana?" Tanya Kirana penasaran.


" Aku ada janji dengan teman Sayang." Ucap Rangga


" Ya sudah Mas hati hati ya." Ucap Kirana


Rangga langsung mengambil jaketnya dan kunci mobil. Dia langsung menuju ketempat dimana orang suruhan nya menelpon. Setelah beberapa menit Rangga sampai di club malam yang terkenal di Jakarta. Dia mendapat informasi dari orang suruhan nya kalau Stevani sering berada disini dengan berganti ganti Pria. Rangga masuk ke club tersebut riuhnya suara musik dan alunan musik yang sejalan dengan kerlap kerlip lampu. Rangga mencari cari sosok Stevani. Tapi dia tidak melihat, dan dia mencoba duduk disalah satu kursi ditempat tersebut.


Seorang pelayan datang menghampiri nya. Dan Rangga memesan minuman yang sedikit beralkohol. Ketika Stevani keluar dari kamar mandi dia seperti melihat Rangga duduk sambil merokok. Ketika pelayan akan mengantarkan minuman pesanan Rangga. Pelayan itu dipanggil oleh Stevani. Dan Stevani mengimingi ngiminkan uang untuk pelayan tersebut. Untuk bekerja sama dengan dirinya, dengan akal licik nya Stevani menaruh Obat tidur diminuman Rangga. Lalu Pelayan tersebut menyodorkan minuman tersebut kepada Rangga.


Rangga langsung meneguk minuman tersebut. Setelah beberapa menit Rangga merasakan pusing dikepalanya dan merasakan kantuk. Stevani langsung beranjak ke arah Rangga. Dan memapah Rangga keluar dari club malam tersebut lewat pintu samping. Agar tidak ada orang yang tau.


Stevani membawa Rangga ke hotel. Dia memapah Rangga kembali sampai kamar hotel. Rangga sudah benar benar tidak sadarkan diri akibat pengaruh obat yang diberikan Stevani. Setelah masuk sampai kamar hotel Rangga ditidurkan dikasur dan Stevani melucuti semua pakaian Rangga. Dan Stevani juga melucuti pakaiannya. Dan dia mengambil beberapa foto berbaring disebelah Rangga tanpa memakai baju hanya diselimuti dengan selimut tebal.


Rangga kali ini kamu tidak akan bisa menolak ku lagi, kalau itu sampai terjadi akan aku sebar luaskan foto foto ini. ucap Stevani dengan senyum liciknya.

__ADS_1


**Jangan lupa like comen dan vote nya ya....😃😃😃😃


Bagaimana dengan hubungan Kirana dan Rangga???? Tunggu episode selanjutnya 😃😃😃**


__ADS_2