
Roy Wijaya keluar dari ruangan Rangga dengan penuh amarah. Kirana yang melihat nya merasa bingung. Sebenar nya apa yang sedang terjadi. Aldo juga keluar dari ruangan Rangga. Dan Kirana memberanikan diri untuk bertanya.
" Aldo sebenarnya apa sedang terjadi?" Tanya Kirana kepada Aldo.
" Tidak ada apa apa, hanya saja ada masalah kecil." Ucap Aldo, dia tidak berani mengatakan kepada Kirana, Biar Bos nya sendiri yang mengatakan nya.
" Ya sudah Aldo kalau tidak ada apa apa. Ucap Kirana
Aldo langsung menuju ruang nya. Dan Kirana langsung menyelesaikan pekerjaan nya kembali.
Waktu sudah menjelang siang, tiba waktunya para karyawan untuk beristirahat sejenak. Ketika dia hendak berdiri dan akan berjalan menuju keruangan Rangga. Tiba tiba ada wanita datang menghampiri nya. Kirana mengingat ngingat siapa wanita tersebut. Dia langsung ingat kalau wanita tersebut adalah yang mengaku ngaku sebagai tunangan Rangga.
" Saya mau bertemu dengan bos kamu." Ucap Stevani dengan sombongnya.
" Maaf Pak Rangga sedang sibuk tidak bisa diganggu." Ucap Kirana dengan ketus.
Tapi Stevani tidak menghiraukan Kirana, dia ingin menyerobot masuk saja. Tapi dengan cekatan Kirana menghalangi nya. Tidak sengaja Kirana mendorong tubuh Stevani. Stevani jatuh ke lantai dia langsung marah dan langsung berdiri. Aldo melihat kejadian tersebut hanya menonton saja, dia tidak menyangka Kirana yang terlihat pendiam ternyata dia wanita yang pemberani.
" Kurang ajar kamu bisa bisanya mendorong aku?" Ucap Stevani dengan penuh amarah dan mau menampar pipi Kirana. Tapi dengan cekatan Kirana menepis tangan Stevani.
" Lepasin tangan ku." Ucap Stevani mencoba melepaskan tangannya.
Rangga yang mendengar kegaduhan dari luar, beranjak melihat sebenarnya siapa yang sedang berantem. Dia kaget melihat Kirana sedang berantem dengan Stevani.
" Stevani hentikan." Ucap Rangga
Stevani yang melihat Rangga langsung berhambur kepelukan nya.
" Sayang sekertaris mu ini mendorong aku, sampai aku terjatuh." Ucap Stevani
__ADS_1
Kirana yang melihat nya merasa kesal. Stevani memeluk kekasihnya.
" Stevani lepaskan!!!" Ucap Rangga mendorong tubuh Stevani.
" Sayang kamu membentak aku?, Apa kamu lupa semalam kita baru melakukan hubungan intim." Ucap Stevani dengan tidak tau malunya.
Kirana yang mendengar nya dia menutup mulutnya dengan kedua tangan nya. Dia merasa kaget dengan apa yang dibicarakan oleh Stevani barusan. Karena Rangga semalam bilang kalau dirinya pulang kerumah orang tuanya. Kirana langsung berlari pergi meninggalkan mereka. Rangga yang melihat Kirana pergi berusaha mengejar nya tapi dicegah oleh Stevani.
Rangga yang terlihat kesal langsung mendorong tubuh Stevani hingga terjatuh kelantai kembali.
" Kamu wanita tidak tau malu, bisa bisanya kamu datang kekantor aku membuat keonaran." Ucap Rangga penuh Amarah.
" Dan satu hal lagi, kamu tidak akan pernah bisa mengancam aku dengan foto foto yang kamu miliki. Karena aku sudah punya bukti kalau kamu menjebak aku semalam. Aku akan menjebloskan kamu kepenjara!!!" Ucap Rangga penuh Amarah.
" Aldo urus wanita j***ng ini usir dia." Rangga menyuruh Aldo mengusir Stevani dari Kantor nya.
Sedangkan Rangga langsung berlari mencari Kirana. Dia mencoba mencari Kirana kesana kemari. Tapi dia tidak menemukan sosok Kirana. Dia mencoba menghubungi Kirana tapi selalu ditolak. Akhirnya Rangga mengambil mobil nya diparkiran dan langsung melajukan kendaraannya untuk mencari keberadaan Kirana. Rangga langsung mengecek ponsel nya melacak keberadaan Kirana. Dia melihat Kirana menuju ke Apartemen nya. Rangga langsung beranjak menuju ke Apartemen Kirana. Ketika Rangga sampai diApartemen dia memarkir kan mobil nya di depan Apartemen tersebut. Dan melemparn kan kunci mobil nya kepada security disitu. Dan dia berjalan tergesa gesa. Dia melihat Kirana membawa tas nya melangkah pergi dari Apartemen nya. Rangga berlari mengejar Kirana dan menarik tangan Kirana lalu memeluk nya.
" Maaf, aku melukai mu membuat kamu menangis." Ucap Rangga menggenggam tangan Kirana. Kirana tidak menjawab dia hanya tertunduk dan menangis kembali. Rangga yang melihat Kirana menangis lagi langsung memeluk Kirana.
" Sayang aku tidak pernah menjalin hubungan dengan Stevani, dan aku pun sama sekali tidak pernah melakukan nya sayang. Percayalah aku hanya dijebak sayang aku punya bukti bukti nya." Ucap Rangga meyakinkan Kirana.
Kirana menatap wajah Rangga dengan tatapan sayu. Dan Kirana langsung memeluk Rangga.
" Aku sangat mencintaimu Mas." ucap Kirana sambil terisak.
" Aku juga sangat mencintaimu sayang, Aku tidak akan pernah mengkhianati mu sayang percayalah." Ucap Rangga meyakinkan Kirana kembali.
__ADS_1
" Iya Mas aku percaya." Ucap Kirana pada akhirnya percaya kepada Rangga. Dia tahu Rangga tidak mungkin berbohong, Dia melihat dari sorot mata Rangga yang benar benar jujur mengatakan nya.
Rangga bernafas lega, karena Kirana sudah mempercayai nya. Dan tidak marah lagi kepada dirinya.
" Sayang jangan lakukan seperti ini lagi. Kamu berusaha pergi dari ku meninggalkan ku, Aku tidak bisa hidup tanpa mu sayang. Separuh nafas ku adalah kamu sayang." Ucap Rangga
" Iya Mas." Ucap Kirana.
" Mas...." ucap Kirana
" Kenapa Sayang?" Tanya Rangga
" Mas aku masih penasaran kenapa kamu bisa dijebak oleh Stevani?" Tanya Kirana penasaran.
Pada akhirnya Rangga menceritakan semua.
" Sebenarnya orang tua ku dan orang tua Stevani berteman mereka berniat menjodohkan aku dengan Stevani. Aku ingin menolaknya tapi aku tidak bisa. Karena melihat kondisi Papah ku yang lagi sakit. Kalau aku menolak aku takut sakit jantung nya Papah kambuh lagi. Aku sebenarnya tau maksud Om Roy Wijaya ingin menjodohkan Putri nya dengan aku karena ingin menguasai harta keluarga ku. Om Roy Wijaya mencoba mendekati Papah ku terus agar mau menjodohkan ku dengan Stevani. Akhirnya Papah menyetujuinya. Tapi sayang nya Om Roy Wijaya tidak sebaik itu dia licik. Dia bercurang dalam berbisnis dan membuat Perusahaan ku sedikit merugi. Aku memang menyuruh orang untuk memata matai kehidupan Stevani, dan ternyata benar dugaan ku dia wanita tidak baik. Dia sering datang ke club malam, dan berganti ganti laki laki Seperti wanita j***ng. Ketika aku mendapat informasi lagi dari orang suruhan ku. Aku langsung datang ketempat tersebut ingin memastikan tapi apesnya aku yang malah terjebak. Aku langsung mencari tau itu semua lewat cctv club malam dan cctv hotel."
Rangga menceritakan semua sebenarnya apa yang terjadi, Karena dia tidak mau Kirana salah paham dan pergi meninggalkan nya.
" Mas maafin aku, seharusnya aku tadi mendengar dulu penjelasan dari kamu tidak main pergi begitu saja." Ucap Kirana menyesal.
" Tidak apa sayang." Ucap Rangga memeluk kembali Kirana.
"Berati Mas belum menceritakan ini semua keluarga Mas?" Tanya Kirana
" Belum Sayang, aku butuh waktu untuk menjelaskan ke Papah. Aku takut kalau Papah syok dan sakit nya kambuh lagi. Tapi secepatnya akan aku ceritakan ini semua." Ucap Rangga
**Happy reading....😃😃😃😃
__ADS_1
Jangan lupa like comen dan vote nya ya terimakasih 🙏🙏🙏**