Cinta Sang Presdir

Cinta Sang Presdir
Episode 31


__ADS_3

Rangga dan Kirana segera turun ke lantai bawah dan menuju ke basment untuk mengambil mobil sport putih milik Rangga. Rangga membukak kan pintu mobil untuk Kirana


" Silahkan masuk tuan putri." Ucap Rangga sambil membukak kan pintu mobil.


" Terimakasih sayang." Ucap Kirana


Mereka berdua langsung masuk mobil, dan menuju ke Mall terbesar di Jakarta.


Disepanjang jalan mereka berbincang bincang mesra. Rangga benar benar seperti ABG labil yang baru merasakan jatuh cinta. Padahal umur nya sudah menginjak kepala tiga. Umur yang sudah matang dalam berumah tangga.


Mereka berdua sudah sampai di Mall. Kirana dan Rangga turun dari mobil nya langsung masuk ke dalam Mall dan berjalan bergandengan tangan mesra.


Banyak wanita yang melihat merasa iri, Karena kemesraan mereka. Rangga menarik tangan Kirana untuk masuk kesebuah toko handphone yang sangat terkenal di Jakarta.


" Ada yang bisa saya bantu Pak?" Sapa salah seorang pelayan toko tersebut.


" Tunjukkan ponsel keluaran terbaru." Ucap Rangga kepada pelayan toko.


" Ini Pak," Ucap pelayan toko menyodorkan ponsel keluaran terbaru yang berlebel buah apel.


" Baik itu saja." Ucap Rangga


"Mas." Ucap Rangga


" Iya sayang kenapa?" Tanya Rangga


" Mas apa ini tidak berlebihan mas, ini kan ponsel mahal." Ucap Kirana


Rangga hanya tersenyum, dan langsung menggenggam tangan Kirana dan berbisik ditelinga Kirana


" Jika kamu mau semua ponsel yang ada disini akan aku belikan semua. Apa sih yang tidak buat kamu sayang." Ucap Rangga sambil mengelus elus rambut Kirana.


Pelayan toko tersebut hanya tersenyum senyum melihat perlakuan Rangga yang romantis kepada Kirana.


Kirana hanya menjawab " Sultan mah bebas orang kaya." Sindir Kirana.


" Kalau aku Sultan kamu Permaisuri nya dong." Ucap Rangga tidak mau kalah.


Dan mencubit hidung mancung Kirana

__ADS_1


" Mas, sakit tau." Ucap Kirana


Rangga langsung membayar ponsel tersebut, dan memberikan kartu kredit nya. Kirana yang melihat harga ponsel tersebut terperangah kaget. Hanya untuk satu ponsel saja 20 juta.


Mereka berdua meninggalkan toko handphone. Dan mereka berdua berjalan jalan kembali. Rangga yang melihat ada butik wanita. Dia mengajak Kirana kembali untuk berbelanja.


" Sayang pilih lah baju yang kamu suka?" Ucap Rangga menyuruh Kirana untuk memilih baju untuk dia.


" Mas, tidak usah mas aku masih punya banyak baju dan kemarin waktu jalan sama Mba Ayu aku juga baru beli." Tolak Kirana Karena dia tidak enak, tadi dia sudah dibelikan ponsel dengan harga puluhan juta.


" Sayang, tolong jangan pernah menolak apa yang aku berikan untuk kamu, Kamu adalah wanita ku." Ucap Rangga meyakinkan Kirana karena Rangga benar benar ingin memanjangkan wanita nya.


Sayang kamu beda dengan wanita wanita lain. kamu beda dengan Clarissa. Dia hanya senang menghambur hamburkan uang ku hanya untuk berbelanja. kamu beda sayang kamu. Aku bersyukur bisa memiliki mu. Batin Rangga


Kirana hanya mengangguk mengerti


" Ya sudah sana sayang pilih lah baju yang kamu sukai, aku menunggu mu di situ." Ucap Rangga dia lebih memilih duduk di kursi yang ada di butik tersebut.


" Baik Mas." Jawab Kirana sambil berjalan memilih milih baju yang kiranya cocok untuk dia. Satu jam sudah Kirana memilih milih baju yang dia suka. Tiba-tiba Rangga datang menghampiri Kirana.


" Sayang sudah kamu pilih pilih baju nya?" Tanya Rangga


" Sudah Mas." Ucap Kirana sambil membawa beberapa stel baju ke kasir. Kemudian Rangga mengeluarkan kartu kredit nya kembali untuk membayar.


" Tidak usah beli apa apa lagi Mas, ini sudah lebih dari cukup." Tolak Kirana


" Terimakasih kasih ya Mas, kamu sudah membelikan baju baju untuk ku." Ucap Kirana lagi sambil bergelayut manja


" Iya Sayang, apa sih yang tidak buat kamu. Kalau kamu mau pun seisi Mall ini aku belikan untuk mu." Ucap Rangga


" Mulai lagi sombong nya." Ucap Kirana sambil memukul lengan Rangga pelan.


" Sayang ayo kita cari makan." Ajak Rangga.


" Iya Mas." Jawab Kirana


Mereka berdua mencari restoran yang ada di Mall tersebut. Rangga dan Kirana langsung duduk untuk memesan makanan. Beberapa menit kemudian pesanan yang mereka pesan akhirnya datang. Kirana dan Rangga menyantap makanan yang mereka pesan.


Setelah selesai acara makan nya, Rangga dan Kirana segera langsung pulang. Rangga terlebih dahulu mengantarkan Kirana ke kontrakan nya. Beberapa jam kemudian mereka sampai di depan jalan gang menuju kontrakan Kirana. Rangga langsung memarkirkan mobilnya terlebih dahulu. Rangga keluar dari mobil dan dia langsung membukak kan pintu mobil untuk Kirana.

__ADS_1


Rangga pun membantu Kirana membawakan barang belanjaan dan mengantarkan nya sampai ke kontrakan . Kirana segera membuka pintu rumah.


" Mas, ayo masuk dulu." Ajak Kirana


Rangga juga langsung ikut masuk kedalam rumah. Dan langsung duduk diruang tamu.


" Sayang, mana ponsel baru mu tadi?" tanya Rangga


" Ini Mas." Ucap Kirana sambil memberikan ponsel baru nya kepada Rangga.


" Mas tapi nomer ku yang dulu taruh aja ke ponsel baru ini." Ucap Kirana lagi memberikan SIM card yang dulu.


Kirana langsung menuju ke kamar nya untuk menaruh semua belanjaan nya.Dan segera menuju ke dapur untuk membuat kan minum untuk Rangga. Rangga ternyataa sudah selesai memasang kan SIM card Kirana ke ponsel baru.


Kirana keluar dari dapur membawa secangkir kopi untuk Rangga


" Mas di minum dulu kopi nya Mas." Ucap Kirana


" Iya Sayang makasih." Ucap Rangga sambil meminum kopi buatan Kirana


" Heemm... enak sekali sayang kopi buatan mu." Ucap Rangga memuji kopi buatan Kirana.


" Iya Mas, karena kopi buatan ku. Aku bikin dengan penuh cinta." Ucap Kirana belajar menggombal.


" Kamu bisa saja sayang." Ucap Rangga mencubit pipi Kirana.


" Sakit Mas." Ucap Kirana mengelus Pipi nya sendiri.


"Sakit ya sayang." Ucap Rangg juga mengelus Pipi lembut Kirana dan ternyata nb Rangga malah mengecup bibir Kirana


" Tuh kan Mas mengambil kesempatan." Ucap Kirana cemberut.


Rangga hanya tersenyum melihat Kirana yang cemberut. Rangga sangat bahagia mempunyai kekasih seperti Kirana. Dia adalah wanita yang sederhana dan wanita mandiri. Dengan kesederhanaan Kirana lah yang membuat Rangga benar benar jatuh hati kepada Kirana.


Rangga menantap wajah cantik kekasihnya, melihat bibir tipis Kirana. Rangga mengangkat dagu Kirana dan mengecup lembut bibir Kirana sekali. Dilihatnya Kirana tidak menolak, Rangga kembali mencium bibir kekasih nya. Kali ini tidak hanya mengecup, tetapi dia bermain sedikit lama dengan ******* nya. Kirana terlihat kaku dalam berciuman mungkin ini karena ciuman pertama nya. Rangga menghentikan ciumannya karena melihat Kirana seperti kehilangan nafas.


Rangga menatap Kirana tersenyum kecil melihat Kirana yang tertunduk malu. Dan Rangga mengangkat wajah Kirana berbisik ditelinga Kirana.


" Aku mencintaimu, sangat sangat mencintaimu sayang." Ucap Rangga

__ADS_1


**Maaf baru bisa up.... happy reading 😃😃😃😃


Jangan lupa like comen dan vote nya ya 😃😃😃😃**


__ADS_2