
Pagi ini Rangga dan keluarga nya bersiap untuk berangkat ke Belanda untuk mengantar Papah nya menjalani pengobatan di Rumah Sakit yang ada di Belanda. Mereka berangkat menggunakan pesawat pribadi kurang lebih 17 Jam mereka sampai di Belanda. Aldo ikut serta juga mengantarkan Rangga dan keluarga nya Ke Bandara. Rangga menyerah kan semua pekerjaan nya kepada Aldo selama dia berada di Belanda. Aldo asisten kepercayaan Rangga, dia sudah bertahun tahun bekerja di Kantor Rangga dan menjadi kepercayaan Rangga.
" Aldo Urus semua Pekerjaan ku selama aku ada di Belanda, dan tolong jaga Kirana jangan sampai ada yang berusaha mendekati Kirana." Ucap Rangga
" Siap bos..." Ucap Aldo
Rangga dan keluarga masuk ke dalam Pesawat pribadi nya. Mereka segera terbang menuju Belanda kurang lebih menempuh perjalanan 17 Jam.
Setelah menempuh 17 jam perjalanan, Akhirnya Rangga dan keluarga sampai di Bandara Internasional Schiphol. Mereka langsung menuju Apartemen yang sudah Rangga siapakan untuk kedua Orang tua Rangga. Apartemen yang dekat dengan Rumah Sakit dimana nanti Papah nya akan menjalani pengobatan. Papah Rangga langsung beristirahat ditemani oleh Istri nya. Sedangkan Rangga mengecek pekerjaan nya yang dikirim kan Aldo lewat email nya. Dan tidak lupa dia mengabari ke kekasih nya kalau sudah sampai di Belanda. Waktu sudah menunjukkan malam segera Rangga untuk beristirahat, Karena besok dia akan mengantarkan Papah nya ke rumah sakit.
Waktu sudah Pagi Rangga mengantarkan Papah nya ke rumah sakit tersebut. Rangga langsung bertemu dengan Dokter yang ditunjuk oleh Adrian untuk menangi Papah nya.
Setelah berbincang bincang dengan Dokter tersebut. Papah nya segera menjalani perawatan intensif di ruang VIP yang ada di Rumah Sakit tersebut.
****
Tak terasa satu Minggu sudah Rangga berada di Belanda, Sudah banyak pekerjaan yang menumpuk di Kantor. Dia tidak bisa membebankan semua pekerjaan nya kepada Aldo.
Akhirnya dia memutuskan untuk pulang ke Indonesia. Rangga sudah menyuruh beberapa perawat untuk bisa menjaga Papah nya. Dan menyuruh pengawal untuk menjaga Papah nya selama dirumah sakit. Dan tidak lupa beberapa Asisten untuk menemani Mamah nya selama di Belanda. Itu semua dia lakukan untuk menjaga kedua Orang tua nya. Disaat dia tidak ada bersama dengan Orang tua nya. Karena hal Pekerjaan yang membuat dia untuk sementara kembali ke Indonesia. Dan satu hal lagi dia sangat Rindu kepada Kekasihnya. Wanita yang benar benar dia cintai.
Setelah kepulangan nya ke Indonesia, dia secepatnya akan melamar Kirana dan akan menikahinya. Dia tidak mau ada satu pun laki laki yang mencoba mendekati Kirana. Kirana miliknya dia wanita satu satunya milik Rangga Aditya Dewangga.
Rangga pulang ke Indonesia menggunakan pesawat pribadi nya. Setelah menempuh perjalanan panjang selama 17 jam Akhirnya Rangga Sampai juga di Bandara. Dia sampai Jakarta pukul lima pagi. Rangga dijemput oleh Asisten nya Aldo. Aldo mengantarkan Rangga ke Apartemen nya. Setelah sampai di Apartemen nya Rangga beristirahat sejenak. Sebelum dia berangkat ke Kantor, tadi asisten nya Aldo memberitahu kan dirinya hari ini dia harus ke Kantor karena ada rapat yang tidak bisa diundur..
Pukul delapan pagi Rangga bersiap siap ke Kantor. Dia melajukan mobilnya menuju kantor. Tidak membutuhkan waktu lama dia sudah sampai di kantor. Rangga langsung berjalan menuju ruangan nya. Rangga Sudah sampai di depan meja kerja Kirana. Kirana tidak menyadari keberadaan Rangga didepan nya.
Ehemm... Rangga berdehem
Kirana yang mendengar suara laki-laki berdehem. Mengangkat pandangan nya, melihat siapa yang ada didepannya. Kirana mengulas senyum dibibir nya, melihat sang kekasih yang selama ini dia rindukan.
" Mas Rangga." Panggil Kirana
" Iya Sayang.." Jawab Rangga
" Mas kapan pulang nya?, Ko nggak ngabarin aku." Tanya Kirana
" Hem...aku ingin bikin kejutan buat kamu sayang." Ucap Rangga menggoda
__ADS_1
"Mas kamu bisa saja. Mas sudah sarapan?" Tanya Kirana.
" Belum sayang, tadi aku baru aja sampai pagi tadi. Terus langsung ke kantor." Ucap Rangga
" Ya ampun Mas, Ya Sudah aku belikan sarapan ya Mas.Kamu mau makan apa?" Tanya Kirana
" Terserah kamu saja sayang." Ucap Rangga
" Ya sudah aku belikan dulu ya?" Ucap Kirana.
"Iya Sayang." Ucap Rangga
Rangga masuk ke ruangan nya, sedangkan Kirana pergi ke Kantin untuk membeli makanan buat Rangga. Setelah Kirana sudah membeli makanan, dia langsung masuk Ke ruangan Rangga.
" Mas, ini makanan nya. Ayo Mas makanan dulu." ajak Kirana.
" Iya Sayang." Ucap Rangga berjalan ke arah Kirana duduk disebelah nya.
Kirana langsung membukak kan makanan tersebut. Seperti biasa Kirana menyuapi makanan kedalam mulut Rangga.
Ketika Rangga sedang disuapin Kirana. Tiba tiba Aldo masuk tanpa mengetuk pintu.
" Ada apa?, sini masuk saja." Ucap Rangga
" Baik Pak." Ucap Aldo
" Hem... ternyata anda bisa jadi bucin ya Pak?, Seperti ABG labil yang baru mengenal Cinta." Goda Rangga.
" Sial kamu Aldo." Ucap Rangga memukul lengan Aldo.
" Aw... sakit Pak." Ucap Aldo
" Kita rapat jam berapa?" Tanya Rangga
" Sekarang Pak, Karyawan lain sudah menunggu Anda diruang rapat." Ucap Aldo
" Kenapa kamu tidak bilang dari tadi Aldo?" Tanya Rangga.
__ADS_1
" Lah ini saya kesini mau ngasih tau anda, tapi anda lagi sedang bermesraan dengan Kirana." Ucap Aldo
"Ayo sayang kita keruang Rapat, persiapkan data data yang aku perlukan sekarang." Ucap Rangga
" Sudah Mas, sudah aku siapin semua." jawab Kirana
" Pak jangan sampai keceplosan Lo memanggil Kirana didepan semua Karyawan dengan sebutan Sayang." Ucap Aldo menggoda Rangga
" Iya Saya tau." Ucap Rangga ketus..
Mereka bertiga masuk keruang rapat. Karyawan sudah menunggu, tidak terkecuali Sandi. Sandi ternyata juga bekerja di tempat perusahaan Rangga. Dia menempati posisi sebagai manager Produksi. Rapat segera dimulai, Rangga sebagai Presdir langsung memimpin jalannya Rapat. Dia tidak sengaja melihat Sandi selalu memandangi wajah Kirana. Rangga terlihat kesal, tapi dia harus bersikap profesional dihadapan Karyawan lain. Dia tidak menunjukkan raut muka marah nya.
Setelah satu setengah jam rapat pun selesai. Rangga segera meninggalkan ruangan rapat di ikuti oleh Aldo. Ketika Kirana akan menyusul Rangga dan Aldo. Tiba tiba ada yang memanggil nya.
" Kirana." sapa Sandi
" Iya Sandi ada apa?" tanya Kirana
" Nanti jam makan siang, kita makan siang bareng ya?" Ajak Sandi.
" Maaf Sandi hari ini aku tidak bisa, lain waktu aja ya?" Tolak Kirana.
Ketika mereka berdua berbincang bincang, Aldo menghampiri nya dan berbisik ditelinga Kirana
" Kamu sudah ditunggu Pak Bos, jangan malah mengobrol dengan laki laki lain. Nanti Pak bos murka." Ucap Aldo ditelinga Kirana.
"Maaf Sandi saya permisi dulu." Ucap Kirana berjalan diikuti oleh Aldo juga.
Sandi melangkah ke keruang nya kembali. Dan Kirana Aldo juga menuju ruangan mereka masing masing.
" Kirana tadi Pak Bos berpesan kamu disuruh langsung keruang nya." Ucap Aldo
" Iya " Jawab Kirana.
Kirana segera masuk keruangan Rangga. Rangga sedang duduk di bangku nya dan menatap Kirana dengan tatapan tajam. Dia sedang terbakar api cemburu.
**Jangan lupa untuk like comen dan vote nya ya???😃😃😃😃
__ADS_1
Happy reading 😃😃😃😃**