Cinta Sang Presdir

Cinta Sang Presdir
Episode 61


__ADS_3

Tak terasa satu Minggu sudah Rangga berada di Belanda. Dia rencananya hari ini akan pulang ke Indonesia. Karena kondisi Papah nya yang sudah lebih baik. Dan dia pun sudah merindukan Istrinya, wanita yang sangat dia cintai.


Rangga bersiap-siap untuk pulang, dia check out dari hotel pukul 09:00 pagi waktu setempat karena pesawat yang dia tumpangi akan terbang pukul 11:00 siang. Setelah check out dari hotel dia langsung kerumah Sakit untuk berpamitan kepada kedua orang tuanya terlebih dahulu sebelum ke Bandara. Tibanya di Rumah Sakit dia langsung menuju ke ruangan Papahnya.


" Pah..Mah." Sapa Rangga kepada kedua orangtuanya.


" Iya Nak, kamu akan pulang ke Indonesia sekarang?" Tanya Mamah Amelia kepada anaknya.


" Iya Mah, Pah Mah Rangga pamit pulang dulu. Pah Papah cepat sehat ya? biar cepat balik lagi ke Indonesia." Ucap Rangga. Papah Arya hanya mengangguk dan tersenyum.


"Hati hati ya Nak kalau sudah sampai Indonesia kamu langsung kabari kami." Ucap Mamah Amelia kepada anaknya.


" Iya Mah." Ucap Rangga langsung mencium punggung tangan Kedua orangtuanya.


Setelah berpamitan dengan kedua orangtuanya, Rangga langsung menuju ke Bandara karena pesawatnya satu jam lagi akan terbang.


Ketika Rangga sudah keluar dari kamar rawat Inap Papahnya. Papah Arya mengajak Mamah Amelia keluar kamar karena merasa bosan dikamar terus-menerus.


" Mah.." Panggil Papah Arya


" Iya Pah ada apa?" Tanya Mamah Amelia


" Mah Aku bosan dikamar terus aku ingin menghirup udara segar diluar Mah." Ucap Papah Arya.


" Ya sudah Ayok Pah kita keluar, tapi sebentar Mamah ambilkan dulu kursi rodanya." Ucap Mamah Amelia


" Iya Mah." Jawab Papah Arya


Mamah Amelia keluar kamar dan menyuruh Asistennya yang berada diluar untuk mengambilkan Kursi roda untuk suaminya. Setelah mengambil kursi rodanya, Mamah Amelia membantu suaminya duduk di kursi roda. Mereka berdua jalan- jalan mengelilingi rumah sakit dan berhenti Taman Rumah Sakit.


" Pah.." Panggil Mamah Amelia


" Iya Mah kenapa?" Tanya Papah Arya


" Pah Mamah sebenarnya ingin membicarakan sesuatu Pah." Ucap Mamah Amelia


" Bicaralah Mah...ada apa?" Tanya Papah Arya sambil menatap Istrinya yang berdiri disampingnya.

__ADS_1


"Heemmm...Anak kita sudah menemukan tambatan hatinya Pah." Ucap Mamah Amelia


" Maksud Mamah?" Tanya Papah Arya


" Iya anak kita sudah mempunyai kekasih." Ucap Mamah Amelia dengan tersenyum


" Syukurlah Mah Rangga sudah mau membuka hatinya kembali untuk wanita." Ucap Papah Arya, dia merasa senang mendengar Anak semata wayangnya sudah mau menemukan tambatan hati.


" Tapi Pah...ada yang aneh Pah." Ucap Mamah Amelia, dia sampai sekarang juga masih bertanya-tanya tentang perkataan Anaknya waktu itu ketika bilang lebih dari kekasih.


" Aneh gimana Mah?" Tanya Papah Arya


" Aneh saja Pah, pada waktu itu Mamah bertanya apa sudah punya kekasih? Dan Rangga hanya tersenyum dan mengatakan lebih dari kekasih. Mamah bertanya kembali ke Rangga tapi dia tidak mau memberitahukan nya. Hanya bilang menunggu waktu yang tepat." Cerita Mamah Amelia


" Apa jangan-jangan anak kita diam-diam sudah menikahi wanita tersebut Pah." Ucap Mamah Amelia


" Kalau memang benar begitu kurang ajar sekali itu anak, menikah diam-diam tanpa memberitahukan kita." Ucap Papah Arya dengan nada kesalnya.


" Sabar Pah Sudah tidak usah marah, Ingat kesehatan Papah. Bagaimanapun Rangga anak kita satu-satunya Pah." Ucap Mamah Amelia menenangkan hati suaminya.


" Iya Pah.." Jawab Mamah Amelia


" Mah kamu bawakan ponsel Papah atau tidak?" Tanya Papah Arya


" Bawa Pah, Emang Papah mau menelpon siapa?" Ucap Mamah Amelia sambil memberikan ponsel suaminya.


" Mau menelpon seseorang Mah." Jawab Papah Arya.


Papah Arya langsung menerima ponselnya, dan langsung menelpon seseorang.


" Halo..tolong kamu selidiki wanita yang sedang dekat dengan anak ku. Dan ikuti terus kemanapun Anak ku pergi." Ucap Papah Arya kepada orang suruhannya, karena dia ingin tahu apa benar wanita yang dicintai anaknya ini benar-benar wanita baik-baik.


" Baik Tuan." Jawab orang suruhan Papah Arya disambungan teleponnya.


Dan Papah Arya langsung mematikan sambungan teleponnya, dan memberikan ponselnya kepada sang Istri.


" Pah kamu menelepon siapa?" Tanya Mamah Amelia

__ADS_1


" Aku menelpon orang suruhan ku Mah untuk menyelidiki wanita yang sedang dekat dengan Rangga." Ucap Papah Arya dan Mamah Amelia mengangguk pertanda mengerti.


****


Kirana segera bersiap-siap untuk pulang Kantor. Karena waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore. Dan Aldo pun keluar dari ruangannya dan menghampiri Kirana untuk mengantarnya pulang. Karena sekarang Aldo ditugaskan oleh bosnya, untuk mengantar jemput Kirana selama bosnya masih diluar Negeri.


" Ayo Kirana kita pulang." Ucap Aldo mengajak Kirana untuk pulang.


" Ayo Al.." Jawab Kirana sambil mengambil tasnya


Mereka berdua berjalan beriringan, dan langsung menaiki lift dan turun kelantai bawah dan menuju parkiran Kantor lalu mereka berdua masuk kedalam mobil. Aldo langsung melajukan mobilnya.


" Al tolong nanti mampir dulu kesupermarket ya?" Ucap Kirana dia ingin membeli beberapa bahan makanan, karena stok di kulkas sudah menipis.


" Baik nyonya.." Ucap Aldo dengan tersenyum


" Apa sih kamu Al panggil aku seperti itu?" Ucap Kirana kesal karena Aldo memanggilnya dengan sebutan Nyonya.


" Kamu kan Istri Bos jadi aku harus memanggil kamu Nyonya." Ucap Aldo dia sengaja menggoda Kirana


" Al.." Ucap Kirana kesal dia langsung memukul lengan Aldo, dia kesal karena Aldo menggoda nya terus.


" Aw.. sakit Kirana." Ucap Aldo


" Rasain.. kamu selalu menggoda aku terus." Ketus Kirana. Aldo hanya tersenyum kecil.


Mereka berdua sudah sampai di parkiran Supermarket, Aldo langsung memarkirkan mobilnya dan Kirana segera turun dari mobil.


" Al, kamu tunggu disini dulu ya aku tidak lama kok." Ucap Kirana sambil membuka pintu mobil.


" Iya Kirana.." Jawab Aldo.


Dan Kirana segera turun dari mobil, dan melangkah masuk kedalam supermarket. Dia langsung mengambil Troli yang sudah disediakan untuk menaruh belanjanya. Kirana segera berjalan dan mendorong troli tersebut. Dia mengambil beberapa sayuran, buah-buahan, Ikan, Ayam, daging dan Telur. Dan tidak lupa membeli beberapa Snack ringan dan tidak lupa membelikan kopi kesukaan suaminya.


Setelah selesai Kirana segera mengantri di Kasir untuk membayar semua belanjaannya. Kali ini Kirana membayarnya menggunakan Kartu yang diberikan oleh suaminya. Karena kalau tidak dipakai Kartu tersebut Rangga akan marah. Selesai dengan urusan membayarnya Kirana segera menenteng belanjaannya menuju parkiran mobil. Pada saat berjalan menuju Parkiran mobil Kirana melihat pedagang kue Pukis didepan Supermarket tersebut. Kirana segera membelinya, Karena kue Pukis adalah kue kesukaan Kirana. Dia tidak lupa juga membelikannya untuk Aldo, dan membeli minuman Milik Shake disebelah penjual Kue Pukis tersebut.


Happy reading 😃😃😃

__ADS_1


__ADS_2