
Kirana menunggu Rangga di dekat lampu merah seberang jalan, Dia melihat mobil Rangga berjalan ke arah nya. Rangga membuka kaca mobil nya dan menyuruh Kirana agar segera masuk ke dalam mobil nya. Kirana terlebih dahulu melirik ke kanan dan kiri kiranya tidak ada orang dia segera masuk.
" Sayang, ayo masuk?" ucap Rangga menyuruh Kirana masuk kedalam mobilnya. Rangga terlihat tampan dengan kacamata hitam nya.
Kirana langsung bergegas masuk kedalam mobil Rangga. Kirana terpana dengan ketampanan Rangga. Melihat nya saja sampai tidak berkedip.
" Sayang kenapa kamu melihat aku seperti itu?" Tanya Rangga
" Hem.. nggak siapa juga yang melihat kamu." Elak Kirana
" Lah tadi buktinya melihat aku sampai tidak berkedip, Emang aku tampan ya?" Ucap Rangga
" Hem...iya iya Pak Presdir memang sangat tampan, sampai sampai banyak wanita yang terpana dengan ke gantengan Rangga Aditya Dewangga." Ucap Kirana meledek Rangga
" Iya lah memang benar itu, tapi Pak Presdir tampan ini hanya ada satu wanita di hati nya, hanya mencintai satu wanita Kirana Putri." Ucap Rangga sambil memegang tangan Kirana Putri
Kirana hanya bisa tersenyum manis mendengar ucapan ucapan yang dilontarkan oleh Rangga. Hati nya merasa bahagia karena Kirana baru merasakan indahnya cinta.
Dia dari dulu tidak pernah merasakan yang namanya menjalin kasih dengan siapa pun. Baru kali ini dia merasakan cinta bersama bos nya sendiri. Tapi kalau untuk Rangga bukan hal yang pertama. Karena sebelum dengan Kirana dia dulu pernah menjalin hubungan dengan Clarissa. Tapi bagi Rangga Kirana adalah cinta terakhir nya. Karena dia yakin kalau Kirana adalah jodoh nya, jodoh untuk selamanya.
Ketika mereka berdua diam dengan pikiran mereka masing masing. Tiba tiba ponsel Rangga berdering. Dia melihat siapa yang menelfon nya. Ternyata Mamah nya yang menelfon.
Kirana bertanya ke Rangga. " Siapa Mas yang menelfon?"
" Mamah ku yang menelfon, sebentar ya sayang aku angkat dulu telfon dari Mamah." Jawab Rangga sambil mengangkat telepon. Kirana hanya mengangguk kan kepalanya.
Akhirnya Rangga mengangkat telepon dari Mamah nya.
" Halo Mah," ucap Rangga
" Nak kamu dimana?" Tanya Mamah Amelia seperti terlihat panik
" Aku lagi dijalan Mah mau pulang, ada apa Mah? ko Mamah terlihat panik." Tanya Rangga
" Nak Papah kamu masuk rumah sakit, Papah tadi siang tiba tiba pingsan." Ucap Mamah
" Apa Mah?, Ok aku segera ke sana Mah." ucap Rangga kaget mendengar Papah nya masuk rumah sakit. Rangga langsung mematikan sambungan telepon.
" Mas, kenapa kamu terlihat panik?" Tanya Kirana
" Papah ku masuk rumah sakit sayang." Jawab Rangga
" Ya sudah kamu sekarang kesana, biar aku turun disini saja mas. Aku bisa naik taksi." Ucap Kirana
__ADS_1
"Tidak, biar aku antar kamu dulu pulang. Aku tidak membiarkan kamu turun di jalanan, Aku tidak mau terjadi apa apa sama kamu seperti kemarin." Ucap Rangga menolak Kirana untuk pulang sendiri.
Beberapa menit kemudian mereka sampai di depan gang kontrakan Kirana. Kirana segera turun tapi langkah nya terhenti saat Rangga memegang tangan Kirana.
" Ada apa Mas?" tanya Kirana ketika hendak keluar Rangga mencegah nya.
"Sayang, ucapan selamat malam nya?" Ucap Rangga
" Selamat Malam Mas." Jawab Kirana
" Bukan itu sayang." Ucap Rangga
" Terus, bagaimana Mas?" Tanya Kirana bingung
" Kiss nya mana?" Rengek Rangga dengan manjanya.
Cup...Kirana mencium pipi kiri dan kanan Rangga, Kirana yang mencium Rangga tersipu malu. Rangga yang melihat Kirana tersipu malu. Malah dia juga mencium pipi, dan bibir Kirana. Kirana merasa kaget saat Rangga mencium bibir nya. Karena ini ciuman pertama nya.
" Aku mencintaimu sayang," Ucap Rangga sambil mengelus pipi Kirana
" Aku juga mencintai mu Mas." Jawab Kirana juga menatap wajah Rangga
" Selamat malam sayang, semoga mimpi indah." Ucap Rangga sambil mencium kembali Kirana
Dia melaju mobil nya dengan kecepatan tinggi. Tidak membutuhkan waktu lama Rangga sampai di depan rumah sakit.
Dia langsung bertanya kepada bagian informasi dimana ruangan Papah nya. Setelah bertanya kepada bagian informasi. Dia langsung menuju ke kamar VVIP dimana Papah nya di rawat.
Dia terus masuk kedalam, melihat Mamah nya duduk di sebelah tempat tidur Papah nya. Rangga langsung menghampiri.
" Mah." Ucap Rangga
" Nak, Kamu sudah sampai?" Tanya Mamah Amelia
" Iya Mah, Mah bagaiman keadaan Papah? Ko bisa seperti ini Mah?" Tanya Rangga ke pada Mamah nya
" Tadi tiba tiba Papah pingsan nak di rumah, Kata dokter Papah terkena serangan jantung ringan." Ucap Mamah Amelia menjelaskan tentang kondisi Papah.
" Kata dokter Papah tidak boleh banyak setres, Karena kalau banyak pikiran akan menggangu kesehatan Papah." Ucap Mamah
" Iya Mah, Mamah istirahat lah mah biar Rangga saja yang menunggu Papah disini. Mamah juga harus jaga kesehatan. Mamah pulang lah biar nanti Pak Ujang aku suruh kesini menjemput Mamah." Ucap Rangga
" Baik lah nak." Ucap Mamah Amelia
__ADS_1
Satu jam kemudian Pak Ujang datang, serta membawa kan beberapa stelan baju Rangga. Dan membawakan makanan untuk dia. Rangga malam ini menemani Papah nya di rumah sakit. Akhirnya Mamah nya pulang untuk beristirahat.
Rangga duduk di sofa yang ada di ruangan kamar rumah sakit. Sambil menunggu Papah nya yang masih berbaring ditempat tidur.
Rangga sambil mengecek ngecek pekerjaan di ponsel nya. Yang tadi dikirimkan Aldo lewat email. Setelah selesai mengecek ngecek semua pekerjaan nya. Dia masih memainkan ponselnya, dia membuka galeri foto di ponsel nya. Melihat lihat foto kebersamaan dia dengan Kirana. Rangga tersenyum senyum sendiri.
aku sangat mencintaimu Kirana, aku mau kamu selalu bersama ku. Batin Rangga sambil masih memandang foto dirinya bersama Kirana. Foto tersebut dijadikan wallpaper di ponsel nya.
Rangga yang melihat Papah nya masih tertidur, dia segera menelfon Kirana menggunakan video call. Karena dia begitu merindukan pujaan hati nya. Padahal baru beberapa jam yang lalu baru bertemu. Dia segera melakukan video call. Beberapa detik kemudian Kirana mengangkat video call tersebut.
Rangga yang melihat Kirana menggunakan piyama tidur nya dengan rambut terurai panjang. Menambah kerinduan nya kepada Kirana. Ingin rasanya memeluk wanita nya.
"Sayang, kamu belum tidur." Tanya Rangga
"Belum mas, belum bisa tidur." Jawab Kirana
" Aku merindukan mu sayang, sangat sangat merindukan mu." Ucap Rangga
Kirana hanya tersenyum malu, Karena setiap kali Rangga selalu mengatakan hal hal yang manis. Yang membuat hati nya selalu bergetar.
" Cantik dan manis kalo lagi tersenyum seperti itu. Aku sangat ingin memeluk mu sayang. Aku merindukan mu." Ucap Rangga lagi.
" Aku juga merindukan mu Mas." Jawab Kirana
" Mas bagaimana keadaan Papah kamu Mas?" tanya Kirana
" Sudah membaik sayang." Ucap Rangga
" Alhamdulilah mas kalau sudah membaik." ucap Kirana
" Sayang besok kamu diantar oleh Aldo ya? aku tidak mau kamu menggunakan angkutan umum lagi. Besok aku mungkin tidak ke kantor." Ucap Rangga
" Ya Mas." Jawab Kirana
" Ya sudah ini sudah malam, tidur lah sayang. Aku mencintaimu sayang." Ucap Rangga
" Aku juga mencintaimu Mas." Jawab Kirana. Dan mereka berdua menyudahi pembicaraan video call tersebut.
Rangga segera menelfon Aldo. Memberi tahukan besok Aldo harus menjemput Kirana. Karena Rangga tidak mau kekasih hatinya setiap berangkat ke kantor harus memakai angkutan umum atau ojek.
**Yuk jangan lupa like,comen, dan vote nya ya???
Tunggu kelanjutan Rangga dan Kirana**
__ADS_1