
Satu jam sudah mereka berdua berada dikamar mandi. Rangga dan Kirana akhirnya keluar, dengan Rangga yang menggendong tubuh Kirana yang sudah menggunakan handuk kimononya. Dia mendudukan Kirana di sofa kamar. Kirana yang mendapat perlakuan lembut dari suaminya hanya tersenyum malu. Kirana segera menyiapkan baju santai milik suaminya dan diapun langsung mengganti pakaiannya.
Kirana sudah selesai berganti pakaian tidak lupa dia menyisir rambut panjangnya dan dia biarkan terurai. Sedangkan Rangga duduk disofa sambil memainkan ponselnya, dia sedang memain game online diponselnya.
Setelah selesai dengan aktivitasnya Kirana segera mendekat ke suaminya yang sedang duduk di sofa.
" Mas.." Panggil Kirana
" Iya Sayang." Jawab Rangga
" Mas aku mau aku masakin apa?" Tanya Kirana
" Terserah kamu saja Sayang, apapun yang kamu masak pasti aku suka." Ucap Rangga sambil mengusap lembut rambut panjang istrinya.
" Ya sudah aku kedapur dulu ya Mas?" Ucap Kirana
" Iya Sayang." Jawab Rangga dan Kirana segera turun kebawah menuju dapur.
Kirana sudah berada didapur dia dengan cekatan langsung memasak. Terlebih dahulu Kirana memasak Nasi. Sambil menunggu Nasi yang berada di rice cooker nya matang. Kirana memotong motong beberapa Sayuran, Hari ini dia akan memasak sayur sop dan Ayam goreng.
Kirana sudah selesai dengan aktivitasnya memasak, dia langsung menghidangkan masakan tersebut dimeja makan. Setelah menghindangkan masakannya, Kirana segera memanggil suaminya untuk makan. Ketika masuk kamar dilihatnya Rangga sedang tertidur pulas diatas tempat tidur dan Kirana segera mendekat dan membangunkan pelan pelan suaminya. Karena dari tadi suaminya belum makan.
" Mas.." Ucap lembut Kirana sambil membelai lembut pipi suaminya. Rangga merasakan sentuhan lembut istrinya dan membuka perlahan matanya.
"Heemmm." Saut Rangga masih
" Mas ayo makan.." Ajak Kirana
" Iya Sayang.." jawab Rangga, dia langsung bangun dari tempat tidurnya. Dan langsung turun kelantai bawah bersama istrinya.
Mereka berdua duduk dimeja makan, dan Kirana segera mengambilkan makanan untuk suaminya.
" Terimakasih Sayang." Ucap Rangga menerima piring yang sudah berisi nasi dan sayur sop beserta lauknya. Kirana hanya mengangguk.
Mereka berdua menikmati sarapan pagi, Rangga sangat begitu lahap pada saat makan. Dia sangat rindu dengan masakan istrinya, sudah hampir satu minggu Rangga tidak memakan masakan istrinya. Mereka sudah selesai sarapan, Kirana segera membereskan piring yang ada dimeja lalu dia bawa kedapur untuk dia cuci. Sedangkan Rangga bersantai-santai diruang keluarga sambil menonton televisi.
__ADS_1
Kirana setelah selesai mencuci piring, Dia membuatkan kopi untuk suaminya. Kirana segera membawakan segelas kopi keruang keluarga.
" Mas ini kopinya.." Ucap Kirana menaruh kopi tersebut dimeja.
" Iya Sayang terimakasih."Ucap Rangga dan mengambil secangkir kopi diatas meja dan menyeduhnya perlahan. Lalu dia taruh kembali diatas meja. Dan Kirana ikut duduk disamping suaminya. Rangga pun langsung tiduran bersandar dipaha istrinya. Dia seharian ini ingin bermanja-manja dengan istrinya. Rangga mengelus-elus lembut perut rata istrinya. Dia berharap benih cintanya dengan istrinya akan tumbuh di rahim sang istri.
" Sayang.." ucap Rangga mengelus-elus perut istrinya
" Iya Mas.."
" Semoga kamu cepat hamil ya Sayang." Ucap Rangga masih setia mengelus perut rata istrinya dan sambil memandang wajah cantik istrinya.
" Iya Mas aku juga sangat berharap Allah akan segera mengaruniai kita malaikat kecil yang akan melengkapi kebahagiaan kita Mas." Ucap Kirana sambil mengusap lembut rambut suaminya.
Dan Rangga hanya tersenyum penuh arti, tiba-tiba Rangga langsung berdiri dan mengangkat tubuh istrinya membawanya ke kamar. Kirana terpekik kaget dan mengalungkan tangannya ke leher suaminya.
" Mas.." Panggil Kirana, Rangga hanya tersenyum dan mengecup bibir istrinya sambil berjalan menuju kamarnya.
Rangga terus menggendong istrinya sampai ke kamar dan perlahan membaringkannya di ranjang. Rangga menindih tubuh istrinya hingga Kirana tak bisa bergerak sedikitpun. Rangga terus menatap istrinya dengan tatapan mesumnya dan mengedipkan satu matanya seolah-olah memberikan kode.
Rangga langsung melancarkan aksinya, dia mencium bibir mungil istrinya. Ciuman yang sangat menuntut dengan sentuhan sentuhan lembut yang di berikan oleh Rangga hingga Kirana terbuai oleh kelembutan suaminya. Desahan demi desahan lolos dari bibir mereka berdua. Sudah satu jam penyatuan mereka mereka, entah untuk keberapa kalinya mereka melakukan ritual suami istri.
Rangga memandang wajah cantik istrinya yang terbalut selimut. Kirana tertidur tampak begitu kelelahan akibat perbuatannya yang terus meminta lagi dan lagi.
Cup...
Rangga mencium kening istrinya
" Aku mencintaimu Sayang, semoga Rangga junior hadir dirahim mu Sayang" Bisik Rangga ditelinga istrinya sambil mengelus perut rata istrinya. Kirana tak bergeming dengan sentuhan suaminya karena mungkin kelelahan. Rangga pun ikut masuk kedalam selimut dan memeluk istrinya. Lama kelamaan dia ikut tertidur disamping istrinya.
Kirana terbangun dari tidurnya dia melihat jam di dinding kamarnya. Jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh malam. Dia melihat kearah samping ternyata suaminya masih tertidur pulas. Dia segera masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah selesai dengan aktivitas mandinya Kirana segera keluar dari Kamar mandi sudah menggunakan piyama tidurnya. Dilihatnya kembali suaminya masih tertidur pulas, Kirana hendak membangunkannya tapi dia tidak tega. Kirana segera membereskan baju baju yang berserakan dilantai akibat ulah suaminya tadi. Dia langsung menaruhnya di ranjang pakaian kotor yang terletak didekat kamar mandi.
Ketika sudah selesai semua, Kirana segera bergegas kedapur untuk menyiapkan makan malam. Pada saat mau membuka pintu Rangga memanggilnya.
" Sayang.." Panggil Rangga
__ADS_1
Kirana membalikan badannya " Iya Mas, kamu sudah bangun?" Ucap Kirana berjalan kearah ranjang dan duduk disamping suaminya.
" Mau kemana Sayang?" Tanya Rangga sambil bersandar di kepala Ranjang.
" Aku mau menyiapkan makan malam Mas aku mau masak." Jawab Kirana
" Heemmm... tidak usah masak Sayang, kita delivery aja kasian kamu pasti capek." Ucap Rangga
" Iya Mas capek gara-gara kamu kerjain aku terus. Selalu minta lagi dan lagi." Ucap Kirana dengan muka cemberutnya.
" Maaf Sayang, abisnya tubuh kamu bagai candu buat aku." Ucap Rangga menggoda Kirana
" Mas apaan sih slalu berkata mesum!!" Gerutu Kirana sambil beranjak berdiri karena malu dengan ucapan suaminya. Rangga hanya tersenyum bisa membuat wajah istrinya bersemu merah karena malu.
" Sebaiknya kamu mandi saja Mas aku siapain airnya." Ucap Kirana lagi
" Mandinya sama kamu ya Sayang." Ucap Rangga menggoda istrinya lagi.
" Tidak, Aku sudah mandi!!" Ketus Kirana dia tahu apa yang dipikirkan suaminya.
" Heemmm..iya iya Sayang gitu aja ngambek." Ucap Rangga sambil beranjak berdiri dari ranjangnya dan memeluk Istrinya yang sedang berdiri didekat tempat tidur.
Cup..
Rangga mencium pipi istrinya
" Maaf Sayang.." Ucap Rangga setelah mencium Istrinya. Dan membuka Kirana tersipu malu.
" Iya Mas ya sudah kamu mandi dulu. Biar nanti aku pesan makanan, Mas mau makan apa?" Tanya Kirana
" Samain sama kamu aja Sayang." Ucap Rangga dan dia langsung beranjak ke kamar mandi.
Happy readingπππ
Maaf membuat kalian menunggu ππ
__ADS_1