Cinta Sang Presdir

Cinta Sang Presdir
Episode 70


__ADS_3

Ditempat lain Rangga masih melakukan meeting dengan kliennya didampingi asistennya Aldo. Rangga tidak membawa sang istri untuk mendampinginya. Walaupun Kirana adalah sekertarisnya sendiri. Kirana hanya ditugaskan untuk membantu pekerjaannya pada saat dikantor saja. Selebihnya pada saat ada pekerjaan diluar kantor atau bertemu dengan kliennya Rangga mengandalkan asistennya. Dia tidak mau membawa isitrinya untuk bertemu dengan klien-kliennya, karena kejadian waktu itu membuat Rangga geram bukan main. Pada saat klienya menggoda istrinya dan menatap wajah cantik istrinya dengan tatapan nakalnya membuat Rangga geram. Makanya semenjak itu Rangga tidak pernah membawa istrinya lagi untuk bertemu dengan klien-kliennya.


Rangga memasuki restoran tersebut, dilihatnya kliennya sudah menunggu disana. Rangga langsung menghampiri kliennya tersebut.


" Selamat siang Pak Edward, maaf membuat anda menunggu tadi jalanan begitu macet." Ucap Rangga menyapa kliennya tersebut.


" Tidak masalah Pak Rangga saya juga baru datang mari silahkan duduk." Jawab Pak Edward


Rangga kemudian duduk didampingi asistennya Aldo.


" Bagaimana kabar anda Pak Rangga? sudah lama kita tidak bertemu." Tanya Pak Edward


" Baik Pak seperti yang anda liat, bagaimana dengan Anda?" Tanya balik Rangga kepada kliennya


Mereka pun berbincang sambil menikmati makan siangnya,dan membahas kerjasama antar perusahaan mereka. Tiga jam berlalu tak terasa meeting dengan kliennya pun selesai. Rangga dan Asistennya beranjak kembali lagi ke kantor. Mungkin sang istri masih berada disana, Rangga dan Aldo segera menuju mobil. Rangga berjalan sambil menghubungi istrinya ingin menanyakan apa istrinya masih di kantor atau tidak.


Pada saat ia berjalan ia tidak sengaja menabrak seorang wanita cantik. Karena Rangga terlalu fokus dengan layar ponselnya.


" Maaf nona saya tidak sengaja." Ucap Rangga mencoba memberi uluran tanganya untuk membantu wanita tersebut yang terjatuh dilantai. Dan wanita tersebut menerima uluran tangannya.


Betapa terkejutnya Rangga ketika melihat wanita tersebut. Setelah sekian lama kenapa harus bertemu kembali dengan wanita tersebut. Wanita dulu yang pernah mengisi hatinya selama bertahun-tahun. Dan diakhiri dengan pengkhiianatan ya wanita itu adalah Clarisa.

__ADS_1


Clarisa terseyum kepada Rangga, ketika Rangga mengulurkan tanganya untuk membantunya berdiri. Dia tidak menyangka akan bertemu dengan Rangga kembali setelah sekian lama.


" Terimakasih.." Ucap Clarisa sambil tersenyum


" Bagaimana kabar kamu Rangga?" Tutur Clarisa lagi


" Baik.." Jawab Rangga dingin, dan berlalu pergi meninggalkan Clarisa.


" Rangga tunggu.." Clarisa berlari mengejar Rangga. Rangga membalikan badanya dan menatap tajam kearah Clarisa.


" Ada apa? Aku masih sibuk masih ada urusan." Ucap Rangga dingin


" Ayolah Rangga sebentar saja aku ingin ngobrol dengan mu." Ucap Clarisa memohon masih dengan tangannya menggenggam tangan Rangga.


Aldo tetap setia berada didekat bosnya dan ikut duduk diantara mereka. Clarisa yang melihatnya merasa jengah. Karena ia ingin mengobrol berdua dengan Rangga kenapa harus ada Aldo.


" Rangga.."


" Heemm.."


" Bisakah kita bicara berdua? Tanpa ada orang lain." Ucap Clarisa melirik kearah Aldo. Dia merasa risih ada Aldo disamping Rangga. Aldo yang mendengar perkataan Clarisa hanya tersenyum kecut.

__ADS_1


Dasar wanita tidak tahu diri. Batin Aldo


Rangga menatap kearah Aldo mengisyaratkan ia untuk pergi. Aldo langsung beranjak berdiri, dan meninggalkan mereka berdua.


Ada apa dengan Pak Bos, kenapa ia menuruti kemauan wanita ular ini, bisa-bisa ia besar kepala. Batin Aldo


Clarisa merasa senang karena Rangga menuruti ucapannya, ia tersenyum mengejek kepada Aldo.


" Sudahlah Clarisa sebenarnya apa yang ingin kamu bicarakan?, Aku tidak punya banyak waktu to the point saja." Tutur Rangga ia tidak mau berlama-lama bersama Clarisa.


" Rangga bisakah kita mulai dari awal lagi hubungan kita, Aku masih sangat mencintai mu Rangga. Maafkanlah kesalahan ku yang dulu." Ucap Clarisa dengan raut muka berpura-pura sedih.


Rangga yang mendengar ucapan Clarisa hanya tersenyum kecut, bisa-bisanya setelah pengkhiantan yang ia lakukan. Ia meminta kembali kepadanya Rangga akhirnya membuka suara.


" Apa Kamu sudah dicampakan oleh Bastian?, sehingga kamu meminta kembali kepada ku."Ucap Rangga sinis. Clarisa hanya bisa diam tanpa berani menjawab.


" Setelah pengkhianatan yang kamu lakukan dulu, bisa-bisanya kamu bilang masih mencintai ku. Lelucon apa lagi yang kamu buat Clarisa." Ucap Rangga lagi dengan menatap sinis kepada wanita yang dulu pernah ia cintai.


" Maaf.." Hanya kata itu yang terucap dari bibir wanita cantik tersebut.


" Sudahlah Clarisa kamu membuang waktu ku saja mendengar cicitanmu itu yang terasa konyol." Ucap Rangga sinis dengan senyum mengejek.

__ADS_1


Rangga langsung beranjak berdiri. " Aku sudah memaafkan kamu, tapi jangan berharap lagi untuk kembali kepada ku. Karena aku sudah bahagia dengan kehidupan ku sekarang, dan jangan pernah lagi hadir dalam kehidupan ku." Ucap Rangga dan beranjak pergi meninggalkan Clarisa.


Aku akan terus membuat kamu mencintai aku lagi Rangga, dan bertekuk lutut kepada ku. Walaupun dengan cara licik. Batin Clarisa dengan seringai liciknya.


__ADS_2