
Yuland melihat Bram pergi langsung terduduk lemas, dan dia langsung menangis.
" Yul.... "
" loe kenapa??? " kata Monik duduk disamping Yuland dan langsung memeluk Yuland dia menyadari bahwa Yuland sedang tidak baik hari ini
" akhirnya dia nyadar juga, bagus dong dia pergi" kata Alex melihat kepergian Bram.
" sebenarnya ada apa ini?? "
" apa yang sebenarnya yang terjadi?" kata Monik menatap kearah Alex dengan tajam.
" ini orang nya kan ada, tanya saja langsung sama dia" kata Alex
" Yul.... "
" loe kenapa ??? " kata Monik
" Bram selingkuh " kata Yuland
" yang benar lho,!!! "
" selingkuh ama siapa?? " kata Monik namun Yuland masih menangis.
Kemudian Monik bertanya kepada Alex.
" Bram selingkuh sama siapa???"
" pasti kamu tahu sesuatu. "
" kok gue ngk tahu sih" kata Monik
" aku ngk tahu dia selingkuh sama siapa, yang aku tahu dia selingkuh itu aja. " kata Alex
" astaga..... "
" kurang ajar banget dia"
" terus gimana dong??"
" padahal waktu pernikahan kalian tinggal satu bulan lagi." kata Monik
" kalau menurut aku sih, mending kamu batalin aja pernikahan nya, orang seperti itu tidak pantas untuk di pertahanin" kata Alex
" emang kamu pikir batalin itu gampang.... "
" sembarangan aja ngomong nya" kata Monik
" kenapa tidak??? "
" memang aku tahu tidak gampang, tapi mau gimana lagi. "
" ceritain semuanya ke keluarga kamu dan mudah-mudahan mereka mengerti dengan keadaan dan mereka menyetujui keputusan mu. " kata Alex
" gimana jika kita temui saja wanita itu, kita jelasin semuanya ke dia, barang kali dia bisa ngerti dan mau ninggalin Bram" kata Monik
" emang kamu tahu siapa wanita itu?? " kata Alex
" ngk..., loe juga tahu emang siapa wanita itu? " kata Monik
" tidak juga... " kata Alex
" Yul..... "
" kamu kenal siapa orang nya?? " kata Monik
"......... " Yuland menganggukkan kepala nya.
Monik dan Alex saling memandang satu sama lain.
" siapa orang itu?? " kata Monik
" Carina " kata Yuland
" apa?????? " kata Monik dan Alex terkejut.
Yuland semakin menangis.
" adik loe memang benar-benar sudah gila apa??"
__ADS_1
" tega-teganya dia ngelakuin ini ke loe... "
" apa ngk mikir sedikitpun apa?? " kata Monik
" iya udah deh Yul.... "
" kalau saran ku sih mending kamu ngalah, kasihan juga adik kamu jika kamu tetap pertahan kan pernikahan ini" kata Alex
" gue takut jika keluarga gue ngk nerima alasan ini " kata Yuland
" kenapa tidak Terima,,,, "
" toh juga Carina adik kamu sendiri " kata Alex
" gue ngk bisa bilang apa-apa yah sekarang ini, gue hanya dukung keputusan loe ajalah Yul... " kata Monik
" kalian benar, gue harus batalin pernikahan ini" kata Yuland
" Mudah-mudahan masalah loe cepat kelar yah" kata Monik
" gue cabut dulu" kata Yuland
" iya.... " kata keduanya.
Yuland pun pergi meninggalkan toko butiq milik Monik, didalam taksi dia menghubungi Bram.
" ada apa??? "
" sudah puas kamu mempermalukan aku di depan teman-teman mu? " kata Bram.
" mari bertemu "
" ada beberapa hal yang ingin Yuland bicarakan dengan mu. " kata Yuland
" buat ap?? "
" buat kamu permalukan aku lagi di hadapan teman-teman mu. " kata Bram
" berhenti bersikap seperti anak-anak. "
" tidak usah kamu merasa di tindas. "
"aku sudah tiba di apartemen ku, jika menurut mu ada masalah yang ingin di bahas kamu yang temui aku kesini. " kata Bram
" aku tidak sudi menginjakkan kaki ku ditempat yang kotor itu. " kata Yuland
" apa maksud mu?? " kata Bram
" aku akan tunggu kamu disini dalam satu jam, jika kamu tidak datang dalam satu jam itu, maka jangan salahkan aku jika aku harus bertemu langsung dengan om Prasetyo. " kata Yuland
" kamu mengancam ku?? " kata Bram
" terserah kamu " kata Yuland memutuskan telepon itu.
Bram tidak mengetahui akibat perubahan Yuland yang belakangan ini, dengan keadaan terpaksa Bram pun menemui Yuland.
Kurang lebih satu jam kini Bram sudah tiba di cafe itu untuk menemui Yuland.
" katakan apa yang ingin kamu katakan " kata Bram
" mari kita putus dan batalkan pernikahan ini. " kata Yuland
" apa???? "
" kamu ngomong apa Yul.... "
" kamu jangan bercanda seperti ini, tidak lucu tau ngk? " kata Bram
" hm..... " Yuland tersenyum dengan kecut.
" lucu kamu bilang??? "
" bukan kah kamu sendiri yang membuat lelucon ini?? " kata Yuland
" lelucon apa maksud kamu??"
" kamu sendiri yang sudah mempermalukan aku dihadapan teman-teman mu dan kamu sendiri yang sudah berubah. " kata Bram
" cukup....! "
__ADS_1
" kamu selalu menyalahkan aku, apa kamu tidak menyadari kesalahan apa yang sudah kamu buat?? " kata Yuland dengan suara yang keras, sontak orang-orang yang disana melihat kearah Yuland dan Bram.
" pelankan suaramu" kata Bram
Namun sedikitpun Yuland tidak perduli tentang keadaan ini.
" biar saja,,,, "
" biar semua orang tahu kamu itu manusia seperti apa. " kata Yuland
" emangnya kesalahan apa yang sudah aku lakukan. " kata Bram
" kamu masih punya keberanian untuk mempertanyakan ini pada ku, apa kamu benar-benar ingin aku menjelaskan semuanya?? " kata Yuland
" tidak usah sok suci kamu, tudak usah munafik. "
" jangan kamu pikir aku tidak tahu apa yang kamu lakukan dibelakang ku. " kata Bram
"kamu menyalahkan aku?? " kata Yuland
" seharusnya kamu intropeksi diri, kenapa aku melakukan semua ini. " kata Bram
Kini Bram juga tidak memperdulikan Keadaan, kini dia pun juga sudah emosi.
"aku tidak pernah melakukan kesalahan,,,, " kata Yuland
" hahaha.... " Bram tertawa
" kamu mau membela dirimu sendiri, kamu pikir aku percaya " kata Bram
" sudah cukup.... "
" yang aku inginkan sekarang, hentikan pernikahan ini bagaimana pun caranya " kata Yuland
" berikan alasan yang tepat untuk ku agar aku bisa menghentikan pernikahan ini. " kata Bram
" baik... "
" bagaimana jika Carina hamil?? " kata Yuland
" dia tidak akan hamil karena kami selalu menggunakan pengaman " kata Bram menjawab dengan santai.
Yuland tidak percaya denga jawaban Bram, karena begitu santainya dia menjawab pertanyaan Yuland seolah-olah dia tidak melakukan kesalahan.
" tapi tetap juga, kamu sudah merusaknya kamu harus bertanggung jawab " kata Yuland
" memangnya kamu mengerti dengan kata tanggung jawab itu seperti apa?? "
" aku tidak perlu bertanggung jawab atas apa yang sudah aku lakukan pada Carina, karena Carina yang lebih dulu menggoda ku. lagi pula dia juga sudah tidak perawan pada saat kami melakukan yang pertama kalinya. " kata Bram
" kamu jangan asal bicara yah?? " kata Yuland
" kenapa kamu marah??? "
" jika tidak percaya kamu tanya saja pada adik mu."
" Yuland.... "
" sudahlah... "
" mari kita perbaiki semuanya, kita lupakan kesalahan-kesalahan yang pernah kita buat. "
" mari kita buka lembaran baru, sebentar lagi kita akan menikah. " kata Bram
" aku tidak mau pernikahan ini berlanjut, pokoknya aku ingin mengakhiri nya. " kata Yuland
" kenapa??? "
" apa kamu sudah lebih betah dengan dia?? " kata Bram
" apa maksud kamu " kata Yuland
" tidak usah sok suci kamu, aku tahu kok bahwa kamu itu juga sudah bekas orang lain tetapi walaupun begitu aku bisa menerimanya karena aku sadar bahwa aku juga seperti itu" kata Bram
" tutup mulut mu" kata Yuland
" kenapa aku harus tutup mulut?? "
" apa perlu aku mengirimkan foto-foto ini ke keluarga Wijaya?? " kata Bram melemparkan beberapa lembar foto Yuland saat Yuland sedang bersama Nicholas dua bulan yang lalu.
__ADS_1
Yuland melihat satu persatu poto itu, dimana Yuland sedang bersama dengan Nicholas saat mereka di dalam kamar. Disana Yuland dan Nicholas sedang berciuman, saat Nicholas sedang memeluk Yuland dari belakang dan dimana saat keduanya tidur dengan hanya menggunakan selimut dan tidak mengenakan pakaian, tidak itu saja saat Yuland tertidur dimana saat itu Nicholas mencium Yuland.