
Malam pun tiba, seperti rencana yang sudah disusun Aditya dan Yuland.
Kini saat lampu mati Meuryn buru-buru masuk kedalam kamar Reynard dia tidak menyadari bahwa Yuland sudah lebih dulu disana.
Yuland pun membius Meuryn, setelah beberapa detik kemudian kini Meuryn tidak sadarkan diri. Yuland langsung menemui Aditya dan Aditya membawa Reynard pergi menjauh dari tempat kediaman Reynard.
Setelah lima belas menit Albert menunggu Meuryn namun Meuryn tak kunjung menemui nya. Kini lampu sudah menyala diapun langsung bergegas ke kamar Reynard namun Albert melihat Meuryn tergeletak tidak sadarkan diri, Albert menyadari ternyata di bawah tempat tidur nya Reynard terdapat sebuah pengedap suara.
" kurang ajar.... "
" ternyata perawat gadungan itu menipu kami selama ini. " kata Albert
Albert pun segera membangun kan Meuryn kini Meuryn sudah terbangun.
" sayang.... "
" kita dimana ini?? " kata Meuryn
" dimana apanya??? "
" kita gagal, perawat gadungan itu ternyata menipu kita selama ini. " kata Albert
" lalu apa yang harus kita lakukan?? " kata Meuryn
" beritahu Nicholas sekarang, katakan bahwa seseorang telah menculik tuan besar " kata Albert
Meuryn pun menuruti semua perkataan Albert.
sementara di tempat lain,
" Tuan.... "
" Tuan bangun lah... '
" anda sudah aman sekarang " kata Yuland
Pria berambut Putih itu pun kini mulai membuka matanya.
" Land.... "
" terus sekarang apa yang harus kita lakukan, aku yakin mereka berdua akan berusaha menemukan paman ini malam ini. " kata Aditya
" Satu-satunya caraku untuk menyelamatkan beliau, aku akan membawa nya tinggal bersama ku di Indonesia " kata Yuland
" kamu ingin balik Indonesia sekarang?? " kata Aditya
" Adit..... "
" maafkan aku, ini demi kebaikan kita bersama."
" kita tidak punya waktu Dit, kita harus bergerak sekarang. " kata Yuland
" baiklah jika begitu mari kita ke bandara sekarang,,,, cepat ambil kan sikembar biar aku yang menjaga paman ini. " kata Aditya
Yuland pun langsung keluar dari dalam mobil dan berlari masuk kedalam rumah nya, tidak beberapa lama kini Yuland bersama si kembar sudah keluar dari dalam rumah itu.
Setelah mereka masuk kedalam mobil itu, Aditya menyetir dengan kecepatan yang lumayan tinggi.
Nicholas Yang mendapat kabar bahwa ayahnya sedang di culik seseorang, dia pun langsung bergerak malam itu juga, dia berangkat menggunakan pesawat pribadi.
Nicholas langsung memerintah kan untuk menutup semua akses jalur lintas keluar kota dan juga luar negeri.
Aditya beserta yang lain sudah tiba di bandara, namun disana begitu banyak pengawal berkumpul.
" Land sepertinya mereka mencari kita"
__ADS_1
" dan Penerbangan pun juga ditutup Land,,,"
" bagaimana ini. " kata Aditya
" hubungi saja anakku " kata Reynard
" Tuan.... "
" mungkin Meuryn dan Albert sudah lebih dulu menghubungi anaknya Tuan, lalu bagaimana jika dia lebih percaya kepada mereka daripada sama kita tuan "
" yang dia tahu kan tuan masih kritis sekarang " kata Yuland
" lalu kita harus bagaimana sekarang? " kata Aditya
" kamu tunggu sebentar " kata Yuland menghubungi Edward.
" ada apa sayang.... " kata Edward
" kek... Yuland butuh bantuan kakek... "
" Yuland dalam bahaya, Yuland ada dibandar sekarang, kita ingin ke Indonesia tetapi penerbangan di tutup dan beberapa berpakaian hitam sepertinya mencari kami. "
" tolong lakukan sesuatu kek" kata Yuland
" baiklah sayang..... "
" kamu tunggu sebentar " kata Edward dan tidak beberapa lama kini beberapa mobil hitam tiba di bandara, beberapa diantara mereka pun langsung melindungi Yuland untuk masuk kedalam bandara. perkelahian pun terjadi.
Dan dalam sekejap penerbangan pun di buka.
" Land.... "
" siapa kamu sebenarnya?? " kata Aditya
" Dit..... "
Penerbangan pun langsung di buka, seketika keadaan bandara kacau, Nicholas yang mendapatkan kabar bahwa penerbangan dibuka, dan ayahnya dibawa menuju Indonesia.
Dia pun langsung putar balik kembali menuju Indonesia.
" Siapa orang dibalik semua kerusuhan ini. "
" aku yakin, mereka bukan orang yang biasa dan sepertinya dia juga punya pengaruh besar."
"'tetapi sejauh ini aku tidak memiliki musuh, sepertinya ada seseorang yang ingin bermain-main dengan ku. " batin Nicholas.
" Steven perintahkan beberapa pengawal untuk berjaga di bandara. " kata Nicholas
" baik tuan" kata Steven
Setelah beberapa jam kini Nicholas beserta rombongan yang lebih dulu tiba di Indonesia, mereka menunggu pesawat penerbangan Inggris Indonesia.
Setelah dua jam lebih Nicholas menunggu di bandara, kini penerbangan Inggris Indonesia sudah tiba di bandara, Yulan dan yang lainnya pun tiba disana.
" jika musuh memberikan perlawanan maka habisi saja mereka. " kata Nicholas
" baik tuan" kata Steven dan yang lainnya.
Steven pun langsung masuk menuju lokasi bandar udara. sementara Nicholas menunggu didalam bangunan.
dan pengawal Edward menunggu diluar bandara.
Yulan langsung membawa sikembar sementara Aditya mengambil alih kursi roda Aditya. Steven dan yang lainnya berlari mengejar Yulan.
Dibandar udara sebuah helikopter mendarat dari jarak beberapa meter, Yuland melihat bahwa helikopter itu adalah milik kakeknya.
__ADS_1
"Adit..... "
"bawa tuan ini bersama si kembar" kata Yuland
" Land..... "
" tapi bagaimana denganmu" kata Aditya
" Adit kumohon cepatlah, jika terjadi sesuatu padaku maka kedua anakku kuserahkan padamu" kata Yuland
" Land... " kata Aditya
" Aditya pergilah " kata Yuland
Steven melihat Aditya membawa Reynard, tanpa berpikir panjang dia pun langsung menembak Yuland.
Doar.. suara tembakan Steven.
" Tahan..... " kata Steven karena dia melihat Nicholas tergeletak disana bersama dengan Yuland.
Yuland pun tidak menyadari bahwa dia adalah Nicholas, Yuland masih menutup kedua matanya namun perlahan dia membuka kedua matanya dia melihat bahwa dirinya terjatuh tepat diatas tubuh Nicholas.
Yuland pun masih mengembalikan kesadaran nya, berharap bahwa dia hanya bermimpi atau mungkin dia sudah meninggal.
"hm..... "
" tidak mungkin.... "
" ini semua mimpi kan?? " kata Yuland tersenyum kearah Nicholas
melihat Yuland berada dipelukan nya tanpa bisa tertahan Nicholas kini menjatuhkan air matanya, karena sejauh ini dia begitu sangat merindukan istrinya itu.
Namun Yuland teringat akan helikopter kakeknya.
" mungkin saja Rey...datang bersama dengan heli itu" batin Yuland dan kini kesadaran nya langsung kembali 180 derajat.
Yuland langsung mendorong Nicholas menjauh dari tubuhnya, setelah itu dia bangkit berdiri dan membuang pandangan nya kearah yang berbeda.
" Tuan muda.... "
" anda tidak apa-apa?? "
" kenapa anda melakukan ini tuan?? " kata Steven yang baru saja tiba di tempat itu.
Yuland semakin bingung karena Steven adalah orang yang mereka hindari kini menyebut Nicholas dengan sebutan tuan muda.
" apa kalian bodoh??? "
" beraninya kalian ingin mebunuh istri ku" kata Nicholas
" maafkan kami nona" kata Steven menunduk dan di ikuti dengan yang lainya.
..." apa??? "...
" tuan muda?? "
" bukan kah dia bekerja hanya supir taksi?? " batin Yuland
Yuland pun menatap kearah Nicholas seakan bertanya apa maksud dari semua itu.
" sayang... "
" apa kamu baik-baik saja?? " kata Nicholas ingin memeluk yuland.
Namun Yuland langsung menghadang Nicholas.
__ADS_1
" berhenti disana " kata Yuland berjalan mundur untuk menjauh darinya setelah itu Yuland langsung pergi masuk kedalam helikopter yang masih menunggu Yuland.
Nicholas hanya bisa menatap ke pergian Yuland begitu saja.