CINTA SATU MALAM SANG CEO

CINTA SATU MALAM SANG CEO
Episode Ke-43


__ADS_3

Malam sudah sangat larut, Nicholas dan Aditya baru saja keluar dari bar mini itu.


" baiklah Rey... "


" aku pulang dulu. " kata Aditya


" kenapa kamu pulang?? "


" menginap disini saja malam ini " kata Nicholas


" tidak.... "


" masih banyak yang ingin ku persiapkan sebelum aku berangkat besok. " kata Aditya


" jika begitu, ijinkan kami mengantarmu besok" kata Nicholas


" baiklah jika begitu, "


" sampai bertemu besok. " kata Aditya pamit pergi meninggalkan Nicholas.


"....... " Nicholas pun menganggukkan kepalanya.


Saat Aditya sudah pergi Nicholas masuk ke pintu lift, dia menekan tombol 2 disana. setelah beberapa detik Nicholas sudah sampai di lantai dua.


Nicholas pun pergi ke kamar Airyn, saat Nicholas tiba disana dia melihat seorang baby sister nya Aryni tidur di sebuah kasur yang terletak di bawah tempat tidur Airyn.


Babysitter itu pun menyadari seseorang membuka pintu akhirnya dia pun terbang.


" tuan" kata babysitter itu langsung bangkit berdiri dan menundukkan kepala nya.


" ussssst..... " Nicholas menempelkan jari telunjuk nya di bibir nya sendiri.


" kamu bisa pergi " kata Nicholas


" baik tuan" kata Babysitter itu menundukkan kepalanya setelah itu dia keluar dari kamar Airyn.


Nicholas menghampiri Airyn, kini Nicholas kembali menangis saat mengingat perkataan Aditya.


Nicholas melihat Airyn tertidur dengan begitu nyak, wajah anak nya begitu cantik, dia bagaikan sebuah boneka saat tertidur seperti itu.


Nicholas semakin menangis, dia pun mencium kening Airyn.


Airyn pun dengan setengah sadar membuka matanya.


" papah??? "

__ADS_1


" apa itu papah?? " kata Airyn dengan suara yang masih ngantuk


" maafkan papah sayang,,, "


" papah sudah menganggu mu, tidur lah lagi" kata Nicholas mengelus-elus kepala Airyn. dan tanpa dia sadari air matanya jatuh ke wajah Airyn.


" papah menangis??? "


" kenapa papa menangis??? " kata Airyn dan menjadi terbangun mendapati Nicholas yang menangis disana.


" tidak sayang.... " kata Nicholas mencoba menghapus air matanya.


" apa papah berantem lagi sama mamah?? "


" apa mamah menyakiti papah lagi? " kata Airyn menjadi posisi duduk.


" tidak sayang..... "


" papah hanya kangen sama kamu. "


" papah merindukan mu sayang" kata Nicholas langsung memeluk Airyn dan semakin menangis.


" Airyn tidak kemana-mana pah.... "


" Airyn kan ada disini. " kata Airyn


" papah sangat sayang padamu" kata Nicholas semakin menangis dan menciumi puncak kepala Airyn.


" Airyn juga sangat sayang pada papah.... " kata Airyn


" terimakasih bayak sayang... "


" Terimakasih banyak,,,, "


" kamu sudah bertahan " kata Nicholas


" papah kenapa semakin menangis??? "


" aku tidak mengerti apa maksud papah. " kata Airyn


" Airyn sayang ngk sama papah?? " kata Nicholas masih memeluk Airyn


" iya sayang.... sayang..... ba... nget.... " kata Airyn


" kalau Airyn sayang,,,,, "

__ADS_1


" berarti Airyn harus janji pada papah. "


" apa pun yang terjadi, apapun itu Airyn tidak boleh ninggalin papah" kata Nicholas


" iya.... "


" Airyn janji pah" kata Airyn


" janji??? " kata Nicholas memberikan jari kelingking nya untuk Airyn.


" janji pah... " kata Airyn menautkan jari kelingking nya ke jari Nicholas.


" oke sayang, sekarang kamu tidur lagi yah... " kata Nicholas


" iya pah... " kata Airyn


Airyn pun kembali membaringkan tubuhnya, Nicholas memperbaiki selimut Airyn setelah itu mencium kening Airyn.


"selamat malam sayang. " kata Nicholas


" good night papah " kata Airyn.


setelah itu Nicholas pergi keluar dari kamar Airyn, babysitter yang menunggu diluar kamar melihat Nicholas sudah keluar, dia pun kembali masuk kedalam kamar Airyn untuk menemani Airyn tidur.


Nicholas pun membuka pintu kamar di sebelah kamar nya Airyn, hal yang sama yang dilakukan babysitter Aryni dia langsung meninggalkan kamar.


Nicholas merapikan selimut Aryni, membelai rambutnya kemudian mencium kening Aryni.


" selamat malam anakku sayang" kata Nicholas, setelah itu diapun pergi keluar dari dalam kamar nya Aryni.


Setelah menemui anak-anaknya kini Nicholas pergi menuju kamar mereka disana dia melihat Yuland sudah tertidur.


Nicholas berpindah dari kursi roda ke tempat tidur nya. dia melakukan kebiasaan nya kepada Yuland sebelum dia tidur dia mencium kening dan bibir Yuland terlebih dahulu, setelah itu dia menutup matanya sambil memeluk Yuland.


" Sayang..... "


" kenapa lama sekali, ini sudah larut. " kata Yuland dengan suara yang berat bahkan dia tidak membuka matanya.


" maaf.... "


" aku dan Aditya terlalu serius mengobrol nya. " kata Nicholas


" apa kamu minum?? " kata Yuland


" hanya sedikit " kata Nicholas kembali pencium puncak kepala Yuland.

__ADS_1


Kemudian mereka berdua pun akhirnya tertidur.


__ADS_2