
Nicholas baru saja tiba dikamar nya.
" tinggal kan saya sendiri." kata Nicholas
Lusi pun pergi meninggalkan Nicholas, setelah Lusi pergi.
Nicholas begitu marah dan menghancurkan seluruh isi kamarnya.
" aku tidak berguna. " kata Nicholas menangis dan memukuli kakinya sendiri.
" aku bahkan tidak bisa berbuat apa-apa saat menyaksikan orang lain melecehkan istri ku sendiri dihadapan ku. "
"dia benar, aku hanya pria cacat yang tak berguna. " kata Nicholas membayangkan kejadian itu.
Hatinya sangat sakit, bahkan lebih sakit saat melihat Aditya yang menolong Yuland.
*****
Melihat Bram babak belur membuat Carina dan ibunya sangat marah.
Saat Yuland dan Aditya baru saja tiba diteras rumah, Carina dan ibunya langsung menyerang Yuland.
" Sini kamu,,,, "
" apa yang kamu lakukan pada Bram " kata ibu Carina menarik rambutnya Yuland.
" tante.... "
" lepaskan Yuland. " kata Aditya
" hei orang luar, jangan ikut campur urusan keluarga ku. " kata Sintya ibunya Carina
" apa yang aku lakukan pada Bram, dia pantas mendapatkan nya. " kata Yuland dan dengan kasar menghempas kan tangan ibu Carina darinya.
" dan kamu bilang Aditya orang luar??? "
" sebaiknya kalian mengaca. "
" kalian lah orang luar yang masuk kerumah ku dengan cara merangkak bagaikan tikus yang menggerogoti sedikit demi sedikit harta kakekku. " kata Yuland
" apa??"
" jaga yah bicaramu jangan kurang ajar kamu. " kata Sintya
" kenapa??? "
" tersinggung??? "
" memang benarkan?? " kata Yuland
"kak Yuland... "
" aku tahu, aku salah karena sudah merebut kak Bram darimu. "
" tapi itu sudah sangat lama, kenapa kamu belum bisa mengikhlaskan nya saja padaku. " kata Carina berpura-pura menangis karena Aditya ada disana.
" hm.... "
" kenapa anjing liar ini tiba-tiba berubah menjadi kujing jinak dalam sekejap. " kata Yuland tersenyum
" ada apa?? "
" apa kamu menemukan ikan asin?? " kata Yuland menyadari Aditya sedang bersamanya.
" oh..... "
" hahahaha..... "
" astaga,,,, kenapa aku bisa melupakan nya. " kata Yuland
" maksud kak Yuland apa??? "
" aku hanya ingin minta maaf kak"
" jika pun kak Bram melakukan kesalahan, tolong maafkan kak Bram."
" mari kita berdamai kak. " kata Carina
" ternyata kamu sudah naik level yah.... "
" yang biasanya kamu doyan makan ikan asin kini kamu ingin makan ikan salmon rupanya. " kata Yuland tersenyum sinis
" Dit..... "
" sebaiknya kamu Hati-hati,,,, " kata Yuland
" ada apa Land??? " kata Aditya bingung.
" kamu sasarannya "
" aku pergi dulu, aku titip si kembar yah. " kata Yuland
" hei mau kemana kamu sialan, urusan kita belum selesai. " kata ibu Sintya ingin menyusul Yuland namun Aditya menghalangi ibu Carina.
" jika belum selesai, selesaikan saja dengan ku" kata Aditya
__ADS_1
" aku tidak ada urusan dengan mu. " kata Sintya
" kenapa??? "
" akulah yang membuat menantumu babak belur begitu, kenapa tidak selesaikan saja dengan ku. " kata Aditya
" sudah ku bilang aku tidak ada urusan dengan mu" kata Sintya pergi.
Melihat Sintya pergi, Aditya pun ingin pergi namun di tahan oleh Carina.
" tunggu dulu.... "
" aku minta maaf atas nama suami ku, kamu tidak mungkin memukuli suami ku tanpa sebab. "
" aku minta maaf jika Bram menyinggung mu. " kata Carina
" jika memang kamu bersungguh-sungguh ingin minta maaf, maka minta maaf lah pada Yuland. " kata Aditya.
"tapi sudah satu minggu ini kita tinggal bersama di rumah ini, kita belum berkenalan. "
" bisakah kita berkenalan terlebih dahulu. " kata Carina
" buat apa??? "
" aku tidak tertarik dengan mu, jadi bagiku hanya buang-buang waktu saja berurusan dengan mu. " kata Aditya langsung pergi meninggalkan Carina.
" sialan.... "
" beraninya dia menolak ku seperti itu. "
" lihat saja, aku tidak akan berhenti. " kata Carina.
Kini Yuland sudah tiba di rumah Nicholas, dia melihat Lusi dilantai bawah.
" dimana Rey" kata Yuland
" dia ada dikamar nya, baru saja dia tidur. memang nya kenapa?? " kata Lusi
Yuland pun langsung masuk ke pintu lift tanpa menjawab perkataan Lusi.
Yuland mengetuk pintu kamar nya Nicholas, namun Nicholas menguncinya.
Akhinya Yuland masuk kedalam kamarnya dan keluar dari balkon kamarnya, Yuland melihat dari dinding kaca kamar Nicholas, Didalam kamar Nicholas keadaan nya sangat hancur dan dia melihat Nicholas terduduk terdiam di kursi roda itu.
" Rey..... " kata Yuland berusaha membuka pintu kamar Nicholas.
Namun Nicholas mengabaikan Yuland.
" Rey.... "
" buka pintu nya... "
Yuland pun masuk dan langsung menghampiri Nicholas.
" Rey..... " kata Yuland langsung menggoyang tubuh Nicholas.
" yu.... Yuland... kamu kenapa bisa ada disini?? " kata Nicholas kaget.
" syukurlah kamu tidak apa-apa. " kata Yuland memeluk Nicholas.
" kamu kenapa?? " kata Nicholas
" aku takut terjadi sesuatu pada mu, aku mengetuk pintu mu kamu tidak menjawab" kata Yuland
" aku tidak mendengar mu, lalu darimana kamu masuk?? " kata Nicholas karena dia melamun.
" lihat itu" kata Yuland menunjukkan kaca yang sudah hancur itu.
" huh.... "
" kamu merusak kamar ku??? " kata Nicholas
" habis kamu buat aku khawatir, aku berulang kali panggil kamu tapi kamu tak menjawab dan melihat keadaan kamar mu kayak gini yah aku khawatir terjadi sesuatu padamu. " kata Yuland melepaskan pelukan nya.
Yuland duduk di tempat tidur Nicholas dan menarik kursi Nicholas menghadap nya.
" kamu mengkhawatirkan aku?? " kata Nicholas
" iya iyalah.... "
" karena aku belum ingin menjadi janda di usia ku yang masih muda, dan sudah cukup aku janda selama lima tahun ini. " kata Yuland mencoba menghibur Nicholas, karena dia tahu perasaan Nicholas saat ini sedang tidak baik.
" tapi Yul... "
" setelah ku pikir-pikir Bram ada benarnya juga."
" kita tidak sepantasnya terus bersama, aku hanya lah benalu yang selalu tergantung dan mengikat mu." kata Nicholas
" kamu bicara apa??? "
" itu semua tidak benar"
" dan kata siapa kamu benalu yang terikat padaku, kamu bahkan tidak mengijinkan aku sedikit pun untuk menyentuh mu." kata Yuland
" kamu benar.... "
__ADS_1
" tapi bukan kah itu sangat menyakiti perasaan mu?? "
" mari bercerai.... "
" aku tidak ingin menyakiti mu lebih dalam lagi"
" dia lebih pantas untuk mu dan dia bisa melindungi mu. "
" bukan seperti aku, aku bahkan tidak bisa berbuat apa-apa saat melihat Bram memperlakukan kamu seperti itu. "
" aku hanya suami yang tak berguna untuk mu, sejauh ini aku tidak pernah melakukan apapun untuk mu. " kata Nicholas
" kata siapa kamu tidak ada melakukan apa-apa padaku. "
" kamu sudah memberikan aku si kembar. "
" dan lagian enak aja kamu minta cerai pada ku, hutang mu saja belum lunas. " kata Yuland
" huh??? "
" hutang??? hutang apa?? " kata Nicholas
" apa kamu lupa??? "
" dulu lima tahun yang lalu, pada saat kamu masih supir taksi. "
" aku nemberimu tumpangan dirumah ku dan juga aku meberimu makan. "
" ini baru saja beberapa hari aku tinggal di rumah mu, kamu sudah mengusirku dengan cara begini. "
" sangat kekanak-kanakan. "
" lagi pula biaya pesta nikah kita saja belum lunas sudah minta cerai. " kata Yuland
" hahahaha..... " mendengar perkataan Yuland, Nicholas spontan tertawa.
" kamu bicara apa?? "
" jadi sekarang kamu menghitung semua hutang ku dan menagih nya begitu?? " kata Nicholas
" ya iyalah..... " kata Yuland
" hahaha..... "
" baiklah.... "
" berapa semuanya aku akan membayarnya. " kata Nicholas
" aku tidak membutuhkan uang.... " kata Yuland
" terus..... " kata Nicholas
" jangan pernah mengatakan cerai..... "
" kita sudah menjadi orang tua sekarang, apa kamu tidak memikirkan apa jadinya anak-anak jika kita bercerai?? "
" lagi pula masalahnya dimana sehingga harus bercerai. " kata Yuland
" kita tidak saling mencintai, "
" dan iya aku hanya orang cacat sekarang. " kata Nicholas
" soal keadaan mu aku bisa memaklumi nya, lagi pula ini tidak permanen. "
" aku sudah mengatakan bahwa kita akan lakukan operasi. " kata Yuland
" tapi kita tidak mencintai, aku hanya menyakiti mu. "
" sementara pria itu sangat mencintai mu dan melindungi mu. "kata Nicholas.
" jika aku mau, dari dulu aku sudah menikah dengan nya. "
" aku tidak mencintai nya sedikitpun, aku hanya lebih menganggap nya sebagai saudara ku. " kata Yuland
" sekarang aku bertanya padamu. "
" apa memang tidak ada lagi sedikitpun harapan untuk ku. "
" apa memang benar kamu memutup hatimu untuk ku?? " kata Yuland
"kenapa kamu tidak mencintai nya. "
" bukan kah dia sangat tampan?? "
" selain itu, dia orang yang sangat baik. " kata Nicholas
" itu karena aku masih mencintai mu. "
" dari dulu sampai sekarang, perasaan ku tidak pernah berubah. "
" kamu pria....... " Yuland berhenti bicara karena Nicholas langsung mencium bibir Yuland.
Yuland pun merasa terkejut dan terdiam mematung. Nicholas merasa Yuland tidak membalas ciuman nya akhirnya diapun berhenti.
" maaf..... " kata Nicholas
__ADS_1
Namun Yuland pun langsung mencium Nicholas kembali, akhirnya keduanya pun mencurahkan isi hati keduanya.
kerinduan yang mendalam selama ini mereka sampaikan lewat ciuman itu.