
Pagi ini Nicholas membuka mata nya namun dia tidak melihat ada Yuland disamping nya.
Nicholas meraih kursi roda yang ada disebelah nya, kini Nicholas berpindah dari tempat duduk ke kursi roda itu.
Nicholas mendorong kursi rodanya ke balkon kamarnya namun Yuland tidak ada disana, Nicholas pun mendorong kursi rodanya ke pintu lift dan beberapa detik kini pintu lift tiba di lantai satu.
Nicholas bertanya ke salah satu asisten rumah tangga nya tentang Yuland, asisten tersebut pun mengatakan Yuland ada di dapur.
Nicholas pun langsung pergi menuju dapur.
" sayang kamu ternyata disini. " kata Nicholas,
para asisten yang ada disana pun langsung pergi meninggalkan dapur.
" eh.... "
" kamu sudah bangun yah... " kata Yuland
" kesini sebentar " kata Nicholas
" apa??? " kata Yuland bingung
" tunduk lah sebentar aku tidak bisa berdiri" kata Nicholas
Yuland pun mensejajarkan dirinya dengan Nicholas.
" ada apa sih?? " kata Yuland
cup.... cup..... Nicholas mencium kening dan bibir Yuland.
" selamat pagi sayang.... " kata Nicholas
" eh.... " kata Yuland terkejut karena sudah sangat lama dia tidak mendapatkan itu.
" ternyata kamu sudah pandai memasak. "
" kamu masak apa sayang ?? " kata Nicholas
" ini.... "
" hanya beberapa sarapan saja," kata Yuland kembali mengambil alih masakan nya.
" selain cantik ternyata istri ku pandai memasak juga. "
" sangat-sangat berubah,,, " kata Nicholas
" kan dulu aku sudah bilang padamu, aku akan belajar. " kata Yuland
" sepertinya enak.... "
" aku jadi lapar. " kata Nicholas
" tunggu lah sebentar lagi, ini tidak akan lama kok. " kata Yuland
" tidak usah terburu-buru. " kata Nicholas dan sambil memainkan ponselnya.
sepuluh menit berlalu, kini masakan Yuland sudah selesai. Yuland pun menghidangkan nya dan memberikan nya kepada Nicholas.
" Silahkan dinikmati suami ku. " kata Yuland
" hm..... " Nicholas tersenyum bahagia.
" kenapa??? " kata Yuland
" sepertinya aku sangat bahagia mendengarkan kamu mengatakan itu. " kata Nicholas
" apa yang salah??? "
" lagi pula benarkan kamu suamiku. " kata Yuland
" terimakasih sayang atas kebahagiaan yang kamu berikan padaku. " kata Nicholas.
" jika begini terus kita kapan makan nya?? " kata Yuland
" hehehehe.... "
" tanpa makanan itu, sepertinya aku sudah kenyang. " kata Nicholas
" yah..... "
" sia-sia dong aku bangun lebih awal, ternyata suami ku tidak ingin makan masakan ku. " kata Yuland
" hahahaha.... "
" bukan begitu, baiklah aku akan melahap nya" kata Nicholas memakan makanan itu.
__ADS_1
Setelah selesai makan, Yuland membawa Nicholas ke atas.
" apa kamu jadi bekerja hari ini?? " kata Yuland
" iya,,, " kata Nicholas
" oh... "
" jika begitu mari kita mandi," kata Yuland membawa Nicholas kedalam kamar mandi.
" mandi apa ini?? " kata Nicholas
" hei... "
" tidak boleh aneh-aneh lagi," kata Yuland membuka pakaian Nicholas.
" yah.... "
" namanya juga aku masih rindu, masa tidak boleh sih... " kata Nicholas
" kamu bisa terlambat nanti jika begini. " kata Yuland
" memang nya kenapa jika terlambat, aku kan bos.... "
" boleh yah.... " kata Nicholas
" tidak boleh.... " kata Yuland langsung membersihkan badan Nicholas.
" ayolah sayang.... "
" sebentar saja, pliss... " kata Nicholas bagaikan anak kecil.
Yuland pun tersenyum melihat Nicholas seperti itu, merasa tidak tega menolak Nicholas akhirnya diapun memberikan permintaan Nicholas.
" iya sudah, tapi hanya sebentar yah,,, " kata Yuland
" makasih sayang.... " kata Nicholas mencium bibir Yuland, mereka pun kembali melakukan ritual pemanasan sebelum mandi.
Satu jam berlalu mereka berdua baru saja selesai dengan olahraga itu.
" katanya hanya sebentar, tapi lama juga. " kata Yuland
" hahahaha... "
" tapi kamu juga menikmati nya kan sayang" kata Nicholas
" malu tau... " kata Yuland
" hehehehe.... "
" suami sendiri kok malu. " kata Nicholas
" jika tidak langsung mandi, bisa-bisa nya kita satu harian disini. " kata Yuland langsung menyiram tubuh Nicholas
" habis kamu cantik banget, seakan-akan aku ingin menempel pada mu terus. "
kata Nicholas
" jika begitu tidak usah bekerja. " kata Yuland
" untuk hari ini saja, sayang kamu ikut ke kantor ku yah... " kata Nicholas
" tidak bisa... "
" aku ingin kerumah kakek jemput si kembar. " kata Yuland
" kita kan bisa menjemput nya setelah pekerjaan ku selesai. " kata Nicholas
" bagaimana bisa pekerjaan mu siap jika kamu menempel terus pada ku. " kata Yuland.
" setidaknya aku akan lebih bersemangat jika kamu ada disana. " kata Nicholas
" lain kali saja gimana? " kata Yuland karena tidak ingin menolak Nicholas.
" iya sudah tidak apa-apa... " kata Nicholas
Kini mereka berdua sudah rapi, Yuland pun membawa Nicholas ke lantai satu.
saat tiba di bawah, disana Steven sudah menunggu. Steven pun langsung mengambil alih kursi Nicholas dan membantu Nicholas duduk di bangku penumpang.
Namun sebelum dia masuk kedalam mobil itu, Nicholas mencium Yuland terlebih dahulu setelah itu mobil pergi meninggalkan rumah.
Yuland melihat ke pergian Nicholas, dia pun langsung berangkat menuju rumah kakeknya.
kurang lebih satu jam, Mereka sudah hampir tiba di kantor PT. PRADANA COMPANY.
__ADS_1
" panggil wakil presiden dan presiden kunci dari perusahaan terkait ke Kantor sekarang. " kata Nicholas
"semuanya sedang menuju kesana sekarang tuan. " kata Steven sambil menyetir.
" beritahu pihak strategi, sekretaris dan perencanaan darurat untuk datang ke ruang perang sekarang dengan analisis PT.SNtv. " kata Nicholas
" mereka sudah siap tuan. " kata Steven
" jangan libatkan pemimpin administrasi. "
" pilih anggota elit dari lapangan." kata Nicholas
" baik tuan. " kata Steven.
Di ruang rapat beberapa kolega bisnisnya Nicholas sedang berbincang.
" apakah pak presidir benar-benar ingin berperang?? " kata perusahaan A
"dia mungkin belum tahu satutus perusahaan" kata perusahaan B
"apa dia bisa??"
" lagi pula kan dia masih baru mengalami kecelakaan" kata perusahaan C
" untuk CEO yang masih muda dan sudah sangat berpengalaman di bidang ini dan untuk melawan presidir Wiliam prasetyo itu sangat lah mungkin. " kata perusahaan D
"akan tetapi presidir William pun sangat kuat, bahkan dia sangat berpengaruh di dunia bisnis. apa menurut kalian ini tidak berlebihan. " kata perusahaan E
"kau benar.... "
" kita harus menghentikan nya. " kata perusahaan B
"selain itu kita juga dapat memahami presidir William. " kata Perusahaan A
"melawan PT. SNtv ini akan sulit bagi pebisnis muda dan bahkan dia lumpuh dan dia juga belum tahu status perusahaan PT. SNtv itu seperti apa. " kata perusahaan F
" kamu benar, dan bahkan perusahaan PT. SNtv berhubungan baik dengan perusahaan PT. Wijaya Grup dan mengetahui kondisi ini, perusahaan PT. Wijaya Grup tidak akan tinggal diam, mereka pasti akan membantu PT. sNtv. " kata perusahaan E
Namun semuanya langsung terdiam dan bangkit berdiri saat melihat Nicholas dan Steven datang.
"untuk memenangkan perang melawan presidir William dari PT. SNtv apa itu yang kalian bicarakan?? " kata Nicholas setelah tiba disana.
" tentu saja tidak presidir " kata perusahaan C
dan mereka pun kembali duduk.
"jadi mari kita menyerah. " kata Nicholas
"karena anda sudah membicarakan nya, jadi saya ingin mengatakan..... " kata kata perusahaan B, namun dia langsung berhenti berbicara karena Nicholas langsung memotong pembicaraan nya.
" jika begitu silahkan anda pergi pak presidir B" kata Nicholas
" maaf kan saya pak presidir " kata perusahaan B
"jika masih ada diantara kalian yang menetang perang ini, silahkan berdiri sekarang. " kata Nicholas
"presidir, apa maksud anda menetang perang ini?? " kata perusahaan A
"yang ingin ku katakan adalah, bahwa kita semua akan mendukung anda pak presidir. " kata perusahaan C
"itu benar pak presidir" kata Yang lainnya.
"oh... "
" begitu, saya terlalu buru-buru. " kata Nicholas
mereka pun semua bernafas lega.
" jika kita kehilangan pondasi disini, maka semua akan berakhir. "
" kita akan diabaikan pihak ekonomi, politik, media, dan lingkaran keuangan. "
"disitu lah bagaimana nasib konglomerat akan berubah. "
" tetapi jika Grup di bawah kita, maka mereka akan bersemangat mengambil posisi kita. "
" menyerang kita disetiap bidang dan kita akan hancur dalam sekejap."
" setelah perubahan peringkat, semua akan berakhir." kata Nicholas
"ya presidir" kata mereka semua
"sekarang kita hanya punya satu hari. "
" waktunya terlalu singkat, tapi ini awal yang baik. " kata Nicholas
__ADS_1
"ya presidir.... " kata mereka semua
" baik, sekarang mari kita ke ruang perang. " kata Nicholas