CINTA SATU MALAM SANG CEO

CINTA SATU MALAM SANG CEO
Episode Ke-12


__ADS_3

Namun sayang,,,, kini lampu merah berganti menjadi hijau membuat Yuland harus kehilangan jejak Nicholas.


Yuland pergi ke toko butiq nya Monik, disana Yuland menceritakan segala masalah yang menimpa nya, Monik setia mendengarkan apa yang di bicarakan Yuland.


" loe yang sabar yah say.... "


" semua yang terjadi pasti ada hikmah nya" kata Monik untuk menguatkan Yuland.


Yuland pun merasa lega setelah dia memuaskan segala yang menganjal dihatinya, Yuland pun kembali menemui Bram.


Sudah tiga puluh menit berlalu, namun Bram baik pun Yuland tidak ada yang memulai untuk berbicara, akhirnya Bram pun berbicara terlebih dahulu.


" kamu terlalu kurusan sekarang, apa yang kamu pikirkan?? "


" ingat kita akan menikah sebentar lagi jadi jaga dirimu" kata Bram


" tidak usah kamu memperhatikan aku, sebaiknya perhatikan Carina dan juga calon bayimu, dia sedang mengandung anakmu sekarang. " kata Yuland


" apa kamu sebegitu yakin nya bahwa bayi yang didalam perut Carina adalah anakku?? "


" sebelum aku melakukan test DNA aku tidak akan mengakui itu anakku " kata Bram


" lalu bagaimana jika itu benaran anak kamu? " kata Yuland


" yah aku akan menikahi Carina " kata Bram


" jika begitu lakukan test DNA secepatnya, kamu tunggu apa lagi" kata Yuland


" kenapa terlalu terburu-buru, dia tidak akan kemana-mana, lagi pula aku masih pokus untuk pernikahan kita" kata Bram


" jika kamu tidak melakukan test DNA itu, aku tidak akan melanjutkan pernikahan ini" kata Yuland


" apa kamu lupa bahwa rahasia mu ada di tangan ku?? " kata Bram


" terserah kamu, aku tidak perduli dan lagi pula aku bisa menjadikan kehamilan Carina menjadi bukti dari perselingkuhan kamu juga. " kata Yuland


" lakukan saja, Carina adalah adik kamu,. "


" jika kamu membongkar perselingkuhan kami, itu artinya kamu sedang menghancurkan adikmu. "


" apa kamu yakin setelah semua orang mengetahui bahwa aku sudah tidur dengan nya masih ada pria yang akan menikahi nya?? "


" tentu aku juga tidak akan menikahi nya, karena Carina bukan hanya tidur dengan ku. "


" lalu pikirkan bagaimana nasib adik mu dan keponakan mu akan terlahir tanpa seorang ayah, apa kamu mau bertanggung jawab?? " kata Bram

__ADS_1


" dasar licik kamu" kata Yuland


" sudahlah mendingan kamu pulang saja sekarang, kamu istrahat yang banyak agar kamu kuat dimalam pertama kita. oke" kata Bram sambil menepuk-nepuk pundak Yuland.


setelah mengatakan itu, Bram pun pergi meninggalkan Yuland. Yuland tidak tahu lagi harus bagaimana caranya untuk lari dari masalah ini, karena dia sangat takut terhadap ancaman Bram.


Yuland tahu bahwa Bram tidak sedang mengancam nya, dia yakin bahwa Bram tidak pernah main-main dengan perkataan nya.


Akhirnya mau tidak mau Yuland pun dengan keadaan terpaksa harus menuruti permintaan Bram.


Waktu terus berjalan, kini waktu yang ditunggu-tunggu telah tiba dimana Bram dan Yuland akan menikah hari ini.


Pernikahan mereka diadakan disebuah hotel yang sangat mewah bahkan hotel termewah di kota itu yaitu hotel Pradana, keluarga prasetiyo menyewa hotel Pradana tepat di lantai 10.


Kini Yuland sedang di rias disebuah ruangan, seseorang tukang rias wanita masuk kedalam ruangan itu untuk merias Yuland.


Yuland sudah siap di rias petugas rias pun pamit untuk meninggalkan ruangan itu karena Yuland juga meminta waktu untuk sendiri.


Saat Itu juga tiba-tiba pintu ruangan itu terbuka dan pelakunya adalah Nicholas.


" mau apa kamu kesini?? " kata Yuland


" aku bilang hentikan pernikahan ini" kata Nicholas


" tidak bisa, memang nya siapa kamu beraninya memerintah saya. " kata Yuland


" kamu mau ngapain?? " kata Yuland berjalan mundur, namun kini dia malah terjatuh tepat diatas ranjang yang berada di belakang nya.


Dalam kesempatan ini, Nicholas langsung menindih tubuh Yuland.


"m... m... m... " Yuland berusaha untuk meminta tolong, namun Nicholas menutup mulut Yuland menggunakan mulutnya sendiri.


Yuland berusaha untuk melepaskan dirinya dari cengkraman Nicholas, namun tenaga Yuland dengan tenaga Nicholas tidak lah seimbang.


" kenapa kamu melakukan ini, bukan kah diantara kita sudah tidak ada urusan lagi?? " kata Yuland


" jika kamu ingin terbebas dari pernikahan ini, maka ikuti permainan ku. "


" waktu mu tidak banyak, sebentar lagi mereka akan datang. kata Nicholas berbisik tepat dikuping Yuland.


" kamu mau apa?? " kata Yuland


"lakukan apa yang aku perintah kan, " kata Nicholas


" aku harus lakukan apa?? " kata Yuland

__ADS_1


" cepat buka bajumu" kata Nicholas


" apa?? "


" apa kamu sudah gila?? " kata Yuland


Namun Nicholas langsung membalikkan tubuh Yuland, setelah itu dia membuka resleting baju Yuland.


" cepat lepas kan gaun itu"


" kita tidak punya waktu" kata Nicholas membuka kameja nya sendiri dan melemparkan nya Kesembarangan arah.


kini Nicholas sudah bertelanjang dada dan dia hanya mengenakan celana saja.


" kamu mau apa?? " kata Yuland


" apa aku haru melepaskan gaun itu juga, cepat lakukan jika tidak aku akan melepaskan nya. " kata Nicholas


Yuland pun akhirnya membuka gaun itu, dan dia langsung membalut tubuhnya menggunakan selimut, Nicholas merasa kini seseorang akan datang ke ruangan itu, Nicholas kembali menindih tubuh Yuland.


"mmm..... mmm" kata Yuland tetapi Nicholas kembali mencium mulut Yuland, setelah itu dia berhenti sejenak.


" lakukan seperti apa yang aku lakukan padamu, percaya lah pernikahan ini tidak akan terjadi " kata Nicholas


" ....... " Yuland pun menganggukkan kepalanya, Yuland pun akhirnya membalas ciuman Nicholas.


Dan pada saat itu juga pintu terbuka dan disana Murni ibunya Bram dan juga Sintya ibunya Carina melihat apa yang sedang dilakukan Yuland dan Nicholas.


"Yuland..... " teriak Sintya


" ta... ta... tan.. te" kata Yuland langsung menutupi tubuhnya menggunakan selimut.


Plaakkk..... Sintya menampar wajah Yuland.


" apa yang kamu lakukan" kata Sintya


" apa-apaan ini?? "


" Yuland... "


" tante kecewa sama kamu" kata Murni ingin pergi meninggalkan kamar itu,. Namun Nicholas pun langsung menutup pintu kamar itu.


" siapa kamu??" kata Murni


" nyonya Prasetyo.... sebaiknya pelankan suara anda jika anda tidak ingin anak anda malu. " kata Nicholas

__ADS_1


" apa-apan ini?? " kata Murni


" baik.... sebelum pernikahan ini terjadi bagaimana jika kita bicarakan baik-baik masalah ini. " kata Nicholas


__ADS_2