
Nicholas melihat kepergian Yuland dia pun langsung bergegas pergi ke kediaman keluarga Wijaya.
" tuan..... "
tuan mau kemana? " kata Steven
" semuanya bubar dan kembali ke pekerjaan Masing-masing. " kata Nicholas
" tapi tuan, bagaimana dengan tuan besar?? " kata Steven
" soal itu, biar saya yang urus" kata Nicholas
Steven pun membawa yang lainnya pargi meninggalkan bandara. sementara Nicholas langsung pergi menuju rumah Edward.
Setelah satu jam berlalu kini Nicholas sudah tiba dirumah Edward, dia memarkirkan mobilnya begitu saja, dia berlari masuk kedalam rumah Edward.
Saat dia masuk kedalam rumah itu, dia melihat Reynard, Edward dan seorang pria asing duduk di kursi tamu sedang berbincang.
" papah..... " kata Nicholas tidak percaya melihat Reynard yang sudah sadarkan diri karena yang dia tahu selama ini ayahnya masih koma.
" sini kamu" kata Reynard
" papah... "
" sejak kapan papah begini " kata Nicholas
"Sejak papah bertemu dengan istrimu. " kata Reynard
" apa???? " kata Nicholas langsung memandang kearah lantai dua.
" iya...... "
" ayah tidak tahu bahwa orang yang selama ini merawat papah adalah istri kamu. "
" dan juga ternyata dia cucu dari teman papah juga. "
" Niko....".
" tinggal kan wanita rubah itu dan ceblos kan dia bersama Dokter yang kau percayai itu kepenjara. "kata Reynard
" pah.... "
" sebenarnya ada apa ini?? " kata Nicholas
" ceritanya panjang, nanti akan papah ceritakan semuanya. " kata Reynard
" apa selama ini kamu tidak merindukan istri mu??? lalu dia sudah ada di depan matamu, kenapa kamu malah diam saja disitu" kata Edward.
mendengar itu Nicholas pun langsung berlari keatas, dia tahu pasti saat ini Yuland berada di dalam kamarnya ibunya.
" Yuland.... " kata Nicholas setelah membuka pintu itu.
Yuland yang melihat keberadaan Nicholas dia pun langsung kaget, sementara sikembar yang baru merasakan gentar membuat mereka berdua ketakutan, Keduanya langsung berlari kebelakang Yuland mereka berdua masing-masing memeluk paha Yuland.
" berhenti disitu, Anak-anak ku masih syokk. kamu membuat mereka takut. " kata Yuland
Mendengar itu pandangan Nicholas langsung mengarah kedua anak kembar itu. Airyn dan Aryni memperhatikan Nicholas dari sisi kaki Yuland.
__ADS_1
" apa?? "
" mereka anak-anak mu?? " kata Nicholas
" beri waktu untuk kami" kata Yuland
" baik.... "
" aku akan tunggu di bawah. " kata Nicholas
Nicholas pun pergi meninggalkan kamar ibunya Yuland dia bergabung bersama dengan ayahnya dan juga yang lain. sesekali Nicholas memandang Aditya dengan pandangan yang tidak suka, sementara Aditya memandang Nicholas tidak percaya, karena ternyata dia adalah suaminya Yuland.
Setelah beberapa menit kemudian kini Yuland bersama sikembar turun dan ikut bergabung.
" Daddy..... " kata Aryni berlari pada Aditya
" oh.... my... baby" kata Aditya menggendong Aryni ke pangkuan nya.
Nicholas pun melihat anak kembar itu, dia seakan-akan ingin menggendong salah satu dari mereka, tetapi saat mendengar salah satu anaknya Yuland menyebutkan Pria itu Daddy Nicholas pun melihat kearah Yuland.
Yuland yang mendapat tatapan dari Nicholas seakan-akan dia tidak melihat, dia malah melihat kearah Aryni dan Aditya.
Airyn yang memperhatikan Nicholas sejak tadi pun langsung berbicara.
" mah.... om itu siapa?? " kata Airyn
" Airyn.... "
" beri salam pada om nya" kata Yuland
Airyn pun menyalam tangan Nicholas, Nicholas tersenyum dan mengelus rambut Airyn.
" bukan kah om itu teman orang jahat yang tadi di bandara? lalu kenapa dia disini? "
" dan kenapa mereka ingin membunuh mamah?? " kata Aryni
"Aryni..... "
" bagaimana sebaiknya kita bermain di taman, mamah akan tunjukkan kepada kalian berdua tempat bermain mamah saat mamah kecil dulu. " kata Yuland
" ngk ah.... "
" Aryni mau sama daddy aja,,, " kata Aryni
Yuland pun menatap Aditya dan Aditya pun menganggukkan kepalanya.
" baiklah sayang.... "
" mari kita ikuti mamah kalian, kita bermain di taman. " kata Aditya menggendong Aryni.
" Dad.... "
" Airyn juga ingin di gendong" kata Airyn
" oke sayang... " kata Aditya berjongkok.
Aditya mebawa sikembar ketaman, Aditya menggendong si kembar sekaligus dengan Posisi Airyn gendong di belakang dan Aryni gendong di depan begitulah yang dilakukan Aditya selama empat tahun ini nengurus si kembar.
__ADS_1
dari jarak yang sedikit jauh, Nicholas memperhatikan keempat orang itu tertawa bahagia layaknya sebuah keluarga.
Hati Nicholas sakit dan hancur, ingin sekali rasanya dia berada di posisi itu.
Yuland pun yang menyadari Nicholas akhirnya dia pun menemui Nicholas.
" ada apa kamu kesini?? " kata Yuland
" apakah kamu sudah menikah kembali?? " kata Nicholas
" lalu kenapa??? "
" aku menemukan laki-laki yang baik, lalu apa salahnya?? " kata Yuland
" lalu bagaimana dengan hubungan kita?? " kata Nicholas
" hubungan apa??? "
" apa kamu masih mengingat hubungan kita setelah kamu berbahagia dengan wanita lain selama ini? " kata Yuland
" wanita apa??? "
" semuanya itu tidak benar. "
" masalah dulu, Carina yang sengaja menjebak ku. " kata Nicholas
" jika kamu tidak pria hidung belang, kamu tidak akan jatuh sekalipun itu jebakan. tetapi kamu lihat Carina hanya perempuan biasa yang begitu mudah nya membuat mu jatuh ke dalam jebakannya. " kata Yuland
" pada saat itu aku hanya membantunya karena dia bilang perutnya sakit, aku hanya berpikir bahwa dia tidak mungkin untuk melakukan itu. "
" karena ternyata dari awal dia menginginkan pernikahan kita hancur, karena dia iri dengan kita. " kata Nicholas.
" oke.... "
" untuk alasan Carina aku bisa mengerti, lalu bagaimana dengan wanita yang sedang hamil yang kau temui di Bandara lima tahun yang lalu." kata Yuland
Nicholas pun memutar kembali memori nya lima tahun yang lalu, dan dia teringat dengan Meuryn.
" darimana kamu tahu masalah ini. " kata Nicholas
" aku tidak tahu dari mana-mana, aku melihat mu pada saat itu. " kata Yuland
" itu terjadi sebelum kita menikah, dia adalah tunangan ku" kata Nicholas
" lalu??? "
" apa pernah kamu menceritakan masalah itu padaku?? " kata Yuland
" tadinya aku berpikir untuk mengakhiri hubungan ku dengan dia dan setelah itu kita hidup bahagia. " kata Nicholas
" baiklah,,,, "
" sekarang kita sudah berakhir, dan aku sudah hidup bahagia seperti yang kamu lihat. "
" apa kamu bersedia meninggalkan aku dan membiarkan kami tetap bahagia tanpa adanya kamu? " kata Yuland
" Yul...... "
__ADS_1
" tolong maafkan aku" kata Nicholas
" aku akan memaafkan mu jika kamu membiarkan kami seperti yang lima tahun ini. " kata Yuland pergi menemui sikembar dan Aditya.