CINTA SATU MALAM SANG CEO

CINTA SATU MALAM SANG CEO
Episode Ke-40


__ADS_3

Nicholas dan yang lainnya pun pergi menuju ruang perang, setelah mereka tiba disana para anggota pilihan nya semua bangkit berdiri.


" tidak usah repot-repot berdiri jika aku masuk. " kata Nicholas, dia melihat salah satu anggota nya memperbaiki dasinya.


" dasi??? "


" apa itu nyaman?? jika tidak maka lepaskanlepaskan saja. " kata Nicholas


orang tersebut pun langsung melepaskan dasinya dan membuka kancing atas kemejanya.


"apa kamu akan lembur semalaman menggunakan sepatu dinas mu itu?? "


" ganti sepatu kalian menjadi sandal dan kalian juga bisa melepaskan kaus kaki kalian. "


" kalian bisa meletakkan kaki kalian diatas meja, kalian boleh pesan apa yang kalian inginkan."


" kalian juga bisa berbicara kotor jika ingin mengumpat."


"tapi kalian jangan bicara kotor padaku. aku ini presidir." kata Nicholas


" apa??? " kata para pemimpin perusahaan


sementara para anggota perang itu pun tertawa mendengarkan perkataan terakhir Nicholas.


"kalian bisa melakukan apapun, tidak usah terlalu formal dan kaku disini."


" tetapi jika kalian tidak bisa menemukan kelemahan PT. SNtv, kalian semua akan mendapatkan pekerjaan ditempat udara yang bersih. "


"apa kalian mengerti?? " kata Nicholas


" ya presidir " kata para anggota rapat itu.


setelah beberapa menit menungu, seseorang peserta rapat maju kedepan untuk mempersentasekan apa yang dia ketahui.


"kami menargetkan Prasetyo motors, perusahaan inti dari PT. SNtv. "


" karena keterlambatan penjualan domestik, di China dan devaluasi mata uang di Rusia dan Brazil.


" penjualan prasetyo motors dan keuntungan nya menurun drastis. " kata salah satu peserta


"ais.... "


" sepertinya mereka tidak akan tertarik dengan ini. "


" apa ada ide yang lain?? "kata Nicholas.


seorang peserta rapat yang lain kembali maju kedepan.


"Kunci PT. SNtv adalah kecepatan. "


" saat ini presidir William, sedang membuka sebuah proyek pembangunan pabrik semen yang masih ilegal. " kata peserta rapat itu


" sepertinya ini tidak dapat membantu" kata Nicholas sambil meminum sebotol air minum.


Waktu terus berjalan dia melihat waktu sudah menunjukkan jam tujuh sore, namun hingga saat ini mereka belum menemukan sasaran yang tepat.


Namun dia melihat salah satu anggota rapat yang termasuk jenius.


" Robby apa kamu ada ide?? " kata Nicholas, sementara orang yang disebut Nicholas sedang menguap melihat kekiri dan kenan.


" huahhhmm"


" saya pak?? " kata Robby


"iya kamu" kata Nicholas


" begini pak" kata Robby dengan merasa malu dan gugup


"tidak banyak, "


" aku tidak yakin apa ini akan membantu. " kata Robby


"oke,,, katakan apapun itu. " kata Nicholas


" aku menganalisis lalulintas email berdasarkan alamat IP di PT. sNtv grup. " kata Robby


"tunggu itu hacking. " kata orang yang di sebelah Robby.


"bukan kah kita sedang berperang?? " kata Robby


"tentu saja, kerja bagus"


" iya, lanjut kan. " kata Nicholas


"dalam istilah sederhana, mereka menggunakan kode dalam email. " kata Robby


"kode?? " kata Nicholas


" iya presidir "


" kecuali mereka mengganti nama dengan sengaja"


" ketika susunan surat tertentu muncul berulang kali, "kata Robby


" maksud mu, mereka berkomunikasi tentang sesuatu yang penting secara rahasia?? " kata Nicholas


"iya presidir" kata Robby


" apa yang mereka gunakan sebagai kode? " kata Nicholas


"kata ginseng. "


" aku tidak yakin mengapa mereka menggunakan kata itu" kata Robby


" ini merupakan suatu rahasia yang jelas mereka sembunyikan "


" dimana lokasi kemunculan kata ginseng paling banyak." kata Nicholas


"Song Hoon Korea Selatan" kata Robby


"Song Hoon??? "


"selain perusahaan yang dipimpin Song Hoon, temukan perusahaan yang terkait dengan Grup PT. SNtv. "


" cepat... ".


" kita tidak punya waktu" kata Nicholas


semua peserta rapat langsung bergegas mencari tahu apa yang diperintahkan Nicholas.


"ini perusahaan prasetyo tekhnologi yang disebut Tobokki" kata Robby


" kamu sudah menemukan nya?? " kata Nicholas


" iya presidir " kata Robby


" hem.. "

__ADS_1


" kau jenius " kata Nicholas tersenyum.


"ya presidir, semua orang disini jenius. " kata Robby


Nicholas dan peserta rapat yang lainnya pun tertawa saat Robby mengatakan hal itu.


"aku mengakuinya" kata Nicholas menganggukkan kepalanya.


"bagus.... "


"cari prasetyo tekhnologi dan prasetyo motors sekarang"


' cari tahu segalanya " kata Nicholas


"ya presidir" kata mereka semua


semua para peserta rapat pun langsung serius ke topik utama mereka.


*****


Sementara William prasetyo sedang duduk diruang tamu menonton sebuah siaran yang ada di televisi nya, tiba-tiba seorang asisten berlari ke arah nya.


"pak ketua presidir" kata Asisten pribadi William prasetyo, ayah Bram prasetyo.


" apa yang terjadi? " kata William


" seseorang sedang mengincar perusahaan Tonbboki pak " kata Asisten itu


" apa???? "


" adakan rapat sekarang dengan para pemimpin yang terkait " kata William


" baik pak ketua presidir " kata Asisten itu


William beserta Bram pun langsung bergegas menuju kantor mereka. disana para pemimpin sudah berkumpul di ruang rapat.


" ada apa bapak ketua mengundang kami rapat di jam yang seperti ini?? " kata Salah satu peserta rapat.


Disana Herry Wijaya pun turut hadir.


"ada yang mengincar perusahaan Tobokki yang ada di Korea Selatan. " kata William


"aku tidak yakin, tetapi seseorang mengumpulkan mereka melalui perdagangan OTC. " kata Herry Wijaya


"Tidak ada yang tertarik dengan perusahaan itu sebelumnya,"


" siapa yang sudah mengaduk-aduk kekacauan ini? " kata William


" kami sedang mencari tahunya pak ketua " kata salah satu dari mereka.


"cepat cari tahu" kata William


" baik pak ketua " kata Salah satunya.


" apa yang harus kita lakukan " kata Bram


" apa maksud mu, apa yang harus kita lakukan?? "


" kita harus buru-buru membeli sebelum mereka. "kata William


"ya aku mengerti " kata Bram


*****


Sementara di PT. PRADANA COMPANY,


" benarkah??? "


" kalau begitu, beritahu mereka " kata Nicholas


" presidir.... "


" presidir.... " kata para pemimpin perusahaan.


" lagi pula mereka juga akan tahu, jadi mari berperang secara bersih " kata Nicholas, dia melihat waktu sudah jam sebelas malam.


Sementara sejak dari tadi Yuland sudah beberapa kali untuk mencoba menghubungi Nicholas, namun nomor Nicholas tidak bisa di hubungi.


*****


salah satu tim dari Bram mendapatkan sebuah perkembangan.


" pak ketua, aku menemukan nya" kata salah satunya.


"siapa??? " kata William


" PT. PRADANA COMPANY pak ketua " kata orang itu


"apa??? "


" PT. PRADANA COMPANY?? "


" jadi mereka ingin bermain-main rupanya " kata William.


William tertawa.


" baiklah... "


" kita semua akan turun bersama-sama." kata William


"pak ketua"


" bukan kah perusahaan itu masih masih perusahaan berjalan??"


" dan lagi pula, sejauh ini perusahaan itu perusahaan mati dan tidak berkembang sedikit pun. "


" jika kita mengambilnya, maka kita akan mengalami kerugian besar. " kata Asisten William


" apa??? "


" bukan kah yang muda ingin memulai perang, harus kah aku lari?? "


" bawa semua buku rekening. " kata William


" dan kamu tahu perusahaan yang akan membeli anak perusahaan kita adalah perusahaan yang terkenal dan sudah sangat maju sekarang. "


" jika PRADANA mengincar perusahaan ini. '


" itu artinya mereka pasti menemukan sesuatu yang berharga disini. "


" panggil semua para investor kesini." kata William


" apa yang akan anda lakukan pak ketua? " kata Asisten William


" apa maksud mu, dengan apa yang kulakukan? " jual mereka dengan harga murah. " kata William


" ya ketua" kata anggota William

__ADS_1


" pak ketua... " kata Asisten William


"pasang semua saham ku sebagai jaminan perbankan, dan bawakan aku uang. ' kata William


" bank belum ada yang buka di jam segini pak ketua " kata Asisten William


" bangunkan presidir perbankan. " kata William dengan keras


******


sementara tim Nicholas melihat perkembangan informasi mereka.


" pak presidir, sepertinya mereka sudah tau" kata anggota Nicholas


"pemesanan pembelian meroket" kata tim Nicholas


"mari kita Naikkan taruhan nya, naikkan harga sebesar 30 persen. " kata Nicholas


"presidir.... "


" presidir.... " para pemimpin perusahaan yang lainya berseru memanggil Nicholas karena mereka merasakan takut.


"kita bahkan belum memulai nya. "


" paus akan segera muncul. " kata Nicholas


" presidir, mereka mengambilnya dan menaikkan nya menjadi dua puluh persen. " kata Robby


"apa yang harus kita lakukan" kata Perusahaan A


"baik ambil dan naikkan sepuluh persen lagi" kata Nicholas


"apa??? "


" tidak presidir " kata salah satu pemimpin perusahaan.


*****


" baik ambil dan naikkan menjadi empat puluh persen " kata William


" pak ketua... " kata Asisten William


*****


" mereka menaikkan nya lagi, kali ini empat puluh persen " kata Robby


" empat puluh persen?? " kata Para pemimpin perusahaan


"benarkah?? "


" itu terlalu mahal. "


" batalkan pesanan nya sekarang." kata Nicholas


" apa??? "


" presidir....." kata para pemimpin perusahaan.


" batalkan pesanan " kata Nicholas


"ya presidir" kata Robby


*****


"ketua.... "


" sepertinya PT. PRADANA COMPANY sudah menyerah . " kata tim Bram


"mereka membatalkan pesanan?? "


" benarkah?? "


" hahahaha...."


" kalau begitu batalkan pesanan kita sekarang " kata William bangkit berdiri


"iya ketua" kata tim Bram


William melihat wajah anggota nya berubah dalam sekejap.


"apa yang terjadi, kenapa wajah mu berubah. " kata William


" pak ketua, kesepakatan sudah selesai pada tawaran terakhir kita. " kata anggota William


"apa???? " kata William dengan mata yang melotot.


" selesai??? " kata William dan tiba-tiba dia langsung memegang jantung nya.


William terjatuh dan langsung tidak sadarkan diri.


*****


" berapa banyak uang yang di keluarkan PT. SNtv untuk membeli perusahaan tersebut. " kata Nicholas


"sekitar 2.5 triliun won pak presidir. " kata Robby


" apa??? "


" 2.5 triliun won?? " kata para pemimpin perusahaan itu.


"dengan pelajaran yang begitu mahal, Ceo Bram prasetyo pasti belajar sesuatu karena dia sudah mencoba mencari masalah dengan saya. " kata Nicholas tersenyum


" maksud anda?? "


" apakah ini adalah rencana mu pak presidir? " kata Pemimpin perusahaan A


" apa aku akann membeli sebuah perusahaan mati dengan harga yang setinggi itu?? "


"jual semua yang kita punya selaku harga nya masih kuat. " kata Nicholas


" baik pak" kata Robby


" karena PT. SNtv baru saja kehilangan uang sebesar 2.5 triliun won, perusahaan pusat nya pasti akan bangkrut. " kata Nicholas


"hahahaha.... " para pemimpin perusahaan tertawa dan sambil bertepuk tangan meriah.


" kerja bagus.... "


" Steven...." kata Nicholas


" iya pak presidir " kata Steven


" berikan mereka bonus atas kesuksesan mereka malam ini. " kata Nicholas melihat jam tangan nya, ternyata sudah jam dua pagi.


" ya presidir " kata Steven


Anggota khusus rahasia Nicholas pun bertepuk tangan bahagia karena mereka baru saja memenangkan peperangan dan mereka juga mendapat bonus.

__ADS_1


__ADS_2