CINTA SATU MALAM SANG CEO

CINTA SATU MALAM SANG CEO
Episode Ke-26


__ADS_3

Yulan membawa kedua si kembar meninggalkan Carina.


" mah.... ?"


"who is that??? " kata Airyn


" dia saudara tiri mamah sayang " kata Yuland


" jadi mamah punya saudara tiri?? " kata Airyn


" tapi kenapa bibi itu sangat jahat" kata Aryni


"hal seperti itu biasa terjadi sayang, saudara kandung saja belum tentu selama nya akur dengan kita" kata Yuland


" apa mamah mau menikah dengan suami bibi itu?? " kata Airyn


"kenapa kamu berkata seperti itu sayang?? "


" tentu saja tidak, paman itu bukan orang yang baik juga. " kata Yuland


" Mah Papah dimana?? "


" dulu saja pada saat kita di luar negeri, mamah bilang papah di Indonesia." kata Airyn, Yuland terdiam dia tidak dapat menjawab pertanyaan Airyn.


" Apa papa orang jahat juga makanya mamah tidak kasih tahu kami dimana papah??? " kata Aryni


" bukan seperti itu sayang.... "


" hanya saja mamah takut, dia akan mengambil kalian berdua dari mamah" kata Yuland


"kenapa diambil??! "


" kenapa tidak tinggal bersama?? seperti teman-teman Aryni, kedua orang tua mereka tinggal bersama. " kata Aryni


" hehehehe..... "


" tapi mamah sudah lebih nyaman tinggal bertiga dengan kalian. " kata Yuland


" tapi kita berdua juga ingin tinggal dengan papah mah,,,, "


" kita ingin juga seperti teman-teman yang lain,,,, "


" mereka bermain dengan papah mereka, diantar ke sekolah, jalan-jalan.... "


" lalu kenapa kita berdua tidak bisa merasakan itu?? " kata Airyn menangis.


" tapi sayang.... "


" kalian berdua kan sudah punya om Aditya,,, "


" dia juga selalu bermain dengan kalian, mengantarkan kalian kesekolah dan bermain bahkan berbelanja juga" kata Yuland


" tapi tetap saja,,,, "


" om Adit bukan papahnya kita, lalu bagaimana nanti jika dia menikah dan punya anak?? "


" om Adit pasti nggak sayang kita lagi. " kata Aryni


" jika begitu bagaimana jika mamah menikah saja dengan om Adit??? " kata Airyn


" iya mah Aryni juga setuju dengan Airyn " kata Aryni


" cukup..... "


" kalian berdua sebagai anak harusnya nurut sama mamah.... "


" memang nya siapa kalian berhak mengatakan hal seperti itu pada mamah huh??? " kata Yuland marah sambil menunggu lampu merah berganti jadi hijau.


"tapi kita juga ingin papah mah. " kata Airyn


" papah.... papah... papah... "


" jika begitu pergi dan cari papah mu sendiri " kata Yuland


" mamah jahat.... " kata Airyn dan langsung membuka salah satu pintu mobil, setelah itu dia berlari keluar dari dalam mobil.


" Airyn...... "

__ADS_1


" Airyn kamu mau kemana?? " kata Yuland panik dan tiba-tiba lampu merah menjadi hijau. Yuland pun akhirnya menepikan mobilnya terlebih dahulu dan setelah itu berlari mengejar Airyn dan sambil membawa Aryni.


" Airyn.... "


" Airyn tunggu.... "


" mamah bilang tunggu " kata Yuland mengejar Airyn dengan jarak yang sedikit jauh.


" tidak..... "


" Airyn ngk mau.... "


" Airyn mau cari papah " kata Airyn sambil menangis berlari.


Airyn berlari ingin menyebrangi jalan, namun dia belum mengerti bagaimana caranya untuk menyeberang, tanpa memikirkan bahaya dia berlari ke tengah jalan.


Tiiiiiiit....... ciiiiittt


Tiba-tiba saja sebuah mobil berhenti mendadak, sementara Airyn hanya berdiri terpaku dan sambil memandangi mobil tersebut.


Yuland pun berlari ke arah Airyn dan langsung memeluk Airyn


" sayang.... " kata Yuland menangis


" Airyn mau cari papah... " kata Airyn berusaha melepaskan pelukan Yuland.


" kamu tidak apa-apa?? "


" kenapa kamu berlarian di tempat berbahaya seperti ini??? " kata seseorang


Yuland seperti mengenali suara itu, dia pun langsung mendongakkan kepalanya dan ternyata itu adalah Nichols yang baru saja tiba di Indonesia. Mobil Nichols lah yang hampir menabrak Airyn.


" bukan urusan kamu" kata Yuland langsung memeluk kedua sikembar.


" Airyn.... "


" mari kita pulang " kata Yuland


" tidak mau.... "


" Airyn ngk mau pulang " kata Airyn melepaskan pelukan Yuland dan berlari bersembunyi di belakang Nichols.


" Airyn..... "


" Airyn ngk mau pulang.... " kata Airyn memeluk tangan Nichols, Nichols pun spontan membalas pelukan Airyn.


" Airyn...... " kata Yuland dengan suara yang sedikit keras, namun Nichols melihat Airyn sepertinya ketakutan karena Yuland membentak nya.


" Yuland..... "


" jangan seperti itu, dia masih kecil" kata Nichols


" diam kamu.... "


" aku punya caraku tersendiri untuk mendidik anak-anak ku, jadi jangan ikut campur." kata Yuland


" tapi kamu menakuti nya. " kata Nichols


" om.... "


" bawa Airyn pergi.... "


" Airyn ngk mau pulang " kata Airyn


" Airyn..... "


" kamu berkata apa?? "


" kamu tidak bisa kemana-mana, Ayo kita pulang " kata Yuland berusaha mengambil Airyn. Namun Airyn semakin ketakutan.


" tidak.... "


" Airyn ngk mau pulang " kata Airyn memberontak.


" Yuland.... "


" kamu bisa lihatkan bagaimana takutnya dia sekarang,,,, "

__ADS_1


" biarkan dia bersama ku, setelah keadaan nya membaik, aku akan antarkan dia padamu. " kata Nichols


" lalu apa yang akan dilakukan istri dan anak mu pada anakku disana nantinya. " kata Yuland


" istri apa???? "


" anak apa??? " kata Nichols


" hm..... " Yuland tersenyum


" lalu??? "


" wanita hamil itu???"


" dan kemana anak itu?? " kata Yuland


" Yuland.... "


" aku tidak pernah menikahi perempuan selain..... " kata Nichols, namun dia berhenti karena Yuland menghentikan nya.


" cukup..... "


" jangan pernah membahas masalah ini dihadapan anak-anakku. " kata Yuland


" tapi kita harus bicara, kita harus selesaikan masalah ini Yuland.... " kata Nichols


" kita sudah mengambil pilihan kita masing-masing, kehidupan mu sekarang adalah pilihan mu, jadi jalani saja. " kata Yuland


" pilihan apa??? "


" ini bukan pilihan ku, dan aku terpaksa menjalani ini. "


" setidak berikan aku kesempatan untuk menjelaskan ini semua" kata Nichols


" tidak ada yang perlu di perjelas sekarang, " kata Yuland


" Yuland..... "


" aku mohon.... "


" jangan seperti ini,,,, " kata Nichols


" sudah lah.... "


" kami mau pulang, berikan anakku padaku dan setelah ini jangan ganggu kami. " kata Yuland


" Airyn ngk mau pulang.... " kata Airyn


" Yuland.... "


" kamu lihat kan bagaimana keadaan anakmu sekarang?? "


" aku janji, aku akan antar dia secepatnya padamu. " kata Nichols


"lalu bagaimana dengan anakmu yang lainnya??? " kata Yuland


" anak apa???? "


" aku tidak memiliki anak...." kata Nichols


" wanita yang hamil lima tahun lalu??? " Kata Yuland


" malam itu juga kami mengalami kecelakaan dan saat di perjalanan, dan dia keguguran. " kata Nichols


" keguguran lalu kamu tidak bertanggung jawab?? " kata Yuland


" bagaimana mungkin aku menikahi orang lain sementara aku sudah memiliki istri. " kata Nichols


" aku tidak ingin membahas kehidupan pribadi mu disini, aku ingin pulang bersama anak-anakku. " kata Yuland.


"Airyn mari kita pulang. " kata Yuland


" Airyn ngk mau pulang " kata Airyn


" Yuland.... "


" beri dia waktu.... " kata Nichols

__ADS_1


Yuland pun melihat keadaan Airyn dan akhirnya dia pun memilih untuk mengalah


__ADS_2