CINTA SATU MALAM SANG CEO

CINTA SATU MALAM SANG CEO
Episode Ke-22


__ADS_3

...LIMA TAHUN KEMUDIA...


Sudah lima tahun lamanya Yuland meninggal kan Nicholas, dan selama lima tahun ini Yuland ada di London. berbagai cara yang digunakan Nichols untuk mencari keberadaan Yuland namun hingga sekarang Nicholas tidak menemukan Yuland, Mungkin Edward menggunakan koneksinya untuk tidak mengakses keberadaan Yuland.


" selamat pagi Anak-anaknya mamah" kata Yuland kepada anak kembar yang masih tertidur pulas.


" sayang bangun.... "


" kita bisa kesiangan ni... "


" Anak-anak gadis mamah tidak boleh jadi pemalas, mamah tidak suka itu" kata Yuland sambil menarik selimut yang membalut tubuh kedua anak kembarnya.


"wait a little longer mama, honey, still sleepy" Kata putri keduanya Yuland yaitu Aryni


"Oh......no.... " kata Yuland


" Mah.... "


" kenapa Mamah tidak menikah saja sama daddy Adit?? " kata Airyn langsung duduk dari bangun nya, dia adalah putri pertama nya Yuland.


" Airyn.... "


" buat apa mamah menikah??? "


" kan mamah sudah punya kalian berdua " kata Yuland


" Airyn ingin papah mah.. " kata Airyn


" Aryni juga" kata Aryni


" kalian berdua punya papah sayang, papah kalian berdua ada" kata Yuland


" dimana??? "


" kenapa kami tidak pernah bertemu ?? " kata Airyn


" apa papah tidak sayang sama kami??? "


" atau jangan-jangan papah tidak ingin bertemu dengan kami. " kata Aryni


" sudah.... sudah.... "


" sekarang kalian bangun, terus mandi, mamah udah siapin sarapan. "


" kita sarapan lalu kita berangkat. " kata Yuland


" oke mamah " kata Airyn dan Aryni.


Kedua anak kembar itu berlari menuju kamar mandi.


ketika ke tiga gadis itu kini akan berangkat, Yuland mengunci pintunya terlebih dahulu namun pada saat itu Si kembar melihat Aditya juga yang ingin akan berangkat bekerja, Aditya adalah sahabat Yuland selama lima tahun ini dan dia tinggal tepat di samping rumah Yuland. Namun bagi si kembar Aditya adalah sosok ayah.

__ADS_1


" Daddy..... " kata Aryni berlari ke arah Aditya


" oh.....my little princess" kata Aditya memeluk Aryni yang berlari kearahnya.


" good morning Dad..." kata Airyn menyalam tangan Aditya dan mencium punggung tangan Aditya layak nya seorang ayah.


" good morning baby" kata Aditya


" daddy.... Airyn berangkat sekolah nya sama daddy aja" kata Airyn


" Aryni juga" kata Aryni


" boleh.... "


" asal mamah kalian ngijinin " kata Aditya


" mamah boleh yah... " kata Airyn


Yuland merasa tidak enak karena kedua anak nya selalu saja merepotkan Aditya.


" tidak bisa, kalian berdua harus berangkat sama mamah, om Adit nya banyak pekerjaan dia repot " kata Yuland


" Land.... "


" biar saja,,,, "


" aku tidak apa-apa kok, lagi pula rumah sakit dengan sekolah si kembar kan satu arah, jadi biar saja sekalian aku antar mereka " Kata Aditya. Aditya bekerja sebagai dokter di salah satu rumah sakit yang ada di London.


" kamu tidak bisa terus-terusan memanjakan si kembar dong, yang ada nanti aku malah kewalahan untuk mengatur mereka. " kata Yuland


" memanjakan bagaimana??? "


" aku tidak memanjakan mereka, lagi pula mereka meminta masih hal yang wajar bukan diluar batas. " kata Aditya


Yuland dan Aditya sering berdebat seperti ini bagaikan pasangan suami istri, Aditya mencintai Yuland dan kedua anaknya, Akan tetapi Yuland tidak ingin berurusan dengan cinta, mungkin dia masih merasakan trauma jatuh cinta terhadap laki-laki sebagai mana yang dia rasakan atas penghianatan Bram dan juga Nicholas terhadapnya. menurutnya semua laki-laki itu sama.


" ia tapi tetap saja.... aku jadi ngk enak sama kamu" kata Yuland


" Land..... "


" kamu masih merasa segan padaku??! "


" Kalian bertiga sudah aku anggap keluarga ku , selain itu kita sama-sama dari Indonesia. " kata Aditya


" iya sudah deh jika begitu aku titip anak-anak yah.... "


" aku berangkat.... " kata Yuland


" Hati-hati kamu.... " kata Aditya


" dah mamah " kata si kembar

__ADS_1


" dah sayang... "kata Yuland


Yuland pun pergi membawa mobilnya, tidak beberapa lama kemudian kini Yuland tiba di sebuah rumah yang sangat mewah, besar dan bagaikan istana.


Dengan menggunakan Lift yuland naik ke tangga 3, disana hanya terdapat tiga kamar.


Menurut dokter pribadi yang bekerja disana, pintu kamar yang tidak pernah terbuka itu adalah kamar tuan muda pemilik rumah itu, namun sudah hampir lima tahun ini Yuland bekerja disini sebagai perawat dia tidak pernah bertemu dengan tuan muda pemilik rumah ini.


satu kamar khusus tempat obat-obatan yang sudah di dekor seperti apotik, dan salah satunya lagi kamar tuan besar yang sedang Yuland rawat selama hampir lima tahun ini.


Yuland memeriksa kesehatan pria paruh baya yang sedang tertidur bagaikan mayat hidup itu.


Yuland merasa sangat bersyukur karena semakin hari keadaan pria berambut putih itu semakin membaik dan tidak ada yang perlu di khawatir kan lagi.


" Yuland suntikkan obat ini kepada tuan besar, dan pastikan dia meminum obat ini" kata seorang dokter yaitu dokter Albert yang sudah bekerja disini bertahun-tahun lamanya.


" baik dok.... " kata Yuland


Albert tidak tahu bahwa Yuland pernah bekerja sebagai dokter di Indonesia sebelum nya, dengan kemampuan yang dia miliki akhirnya dia bisa menyembuhkan Reynard Pradana dia tidak tahu bahwa beliau adalah ayah kandung nya Nicholas. Albert memperhatikan Yuland apa Yuland benar-benar menyuntikkan obat itu kepada Reynard. setelah Yuland menyuntikkan obat itu, kemudian tanpa Albert perhatikan Yuland sudah menggabungkan sebuah obat penawar bersama dengan obat yang dia berikan.


Yuland berpura-pura membersihkan badan Reynard agar Albert tidak menyuruhnya untuk keluar dari ruangan itu.


" sayang..... " kata seorang wanita yang tiba-tiba masuk keruangan itu dia adalah Meuryn.


" Yuland Keluar lah. " kata Albert


Yuland pun keluar, namun Meuryn dan Albert tidak sedikitpun curiga pada Yuland bahwa selama ini di ruangan Reynard sudah Yuland pasang beberapa pengedap suara agar dia bisa tahu apa rencana Meuryn dan Albert.


" bagaimana dengan situa bangka ini, kapan kita akan menyingkirkan nya, aku tidak ingin berlama-lama lagi untuk bersandiwara dengan pria kaku itu. " kata seorang wanita berparas cantik dan seksi itu dia adalah Meuryn.


"kita akan mengurus nya malam ini, perawat gadungan itu sudah memberikan dia beberapa obat tidur yang akan membuatnya tidur beberapa jam kedepan. " kata Albert


" lalu bagaimana cara kita untuk membawa tua bangka ini, CCTV ada dimana-mana dan lagi pula tempat ini di jaga ketat" kata Meuryn


" aku sudah menyusunnya, nanti Jam sembilan malam aku akan mematikan lampu selama 15 menit. untuk membawa dia pergi kamu hanya punya waktu 15 menit aja. " kata Albert


" baiklah... " kata Meuryn


Sementara Aditya setia mendengarkan pembicaraan Meuryn dan Alber, Aditya pun langsung mengusun rencana juga untuk itu.


Awal pertama kali bertemu nya Yuland dengan Aditya pada saat itu adalah di awali, Dimana Yuland tidak sengaja menabrak Aditya karena Yuland merasa pusing karena dia tidak tahu bahwa dia hamil dua minggu. Yuland terjatuh tidak sadarkan diri di pelukan Aditya.


Aditya pun langsung membawa Yuland kerumah sakit, dan pada saat itu Yuland dinyatakan hamil anak kembar.


Singkat cerita, Pada saat mereka ingin pulang Albert dan Meuryn membawa Reynard kerumah sakit, saat itu Yuland berpapasan dengan Reynard yang tergeletak di sebuah brankar, Reynard menyelinap kan sebuah kertas kecil ke tangan Yuland bertuliskan.


"Help me!! "


Yuland pun memberikan kertas kecil itu pada Aditya, awalnya mereka berdua berpikir bahwa itu iseng-iseng namun setelah Aditya menyelidikinya ternyata benar. Namun entah kenapa Yuland ingin sekali membantu pria paruh baya itu.


Aditya yang mencintai Yuland akhirnya dia pun membantu menuruti keinginan Yuland.

__ADS_1


__ADS_2