
Kini keduanya sudah selesai dengan ciuman mereka, mereka berdua sama-sama tersenyum saat pandangan nya bertemu.
" kenapa kamu tidak jujur padaku tentang perasaan mu, aku tidak perlu melakukan sandiwara ini untuk membuat mu cemburu. " kata Nicholas memegang kedua tangan Yuland.
" kamu menyakiti perasaan ku. " kata Yuland
" aku minta maaf,, " kata Nicholas
" sudah lah.... "
" mulai sekarang aku tidak ingin perempuan itu mengurus mu lagi. " kata Yuland
" jika itu membuat mu semakin mencintai ku, aku akan lakukan. " kata Nicholas tertawa
" kamu...... " kata Yuland dan sambil menarik tangan nya dari Nicholas.
" hahahaha..... "
" ternyata istri ku sangat cantik jika marah begini. " kata Nicholas
" udah dong.... "
" berhenti menggoda ku. " kata Yuland
" Hahahaha.... " Nicholas hanya tertawa
Yuland pun bangkit berdiri.
" sayang,,,,kamu mau kemana?? " kata Nicholas
" membereskan kamar inilah, apa kamu ingin tinggal di tempat yang seperti ini. " kata Yuland
" biarkan saja,,,,, biarkan asisten yang membersihkan nya. "
" aku ingin istrahat, sebaiknya bawa aku kemar kita yang di sebelah." kata Nicholas
" kamar kita?? " kata Yuland
" apa kamu ingin kita tinggal di kamar yang berbeda lagi?? " kata Nicholas
" oh iya... " kata Yuland mendorong kursi rodanya Nicholas.
Setibanya di kamar, Yuland pun ingin membantu Nicholas untuk berbaring.
" lebih baik aku mandi dulu deh" kata Nicholas
" iya sudah tunggu sebentar, aku akan siapkan mendi untuk mu dulu. " kata Yuland pergi ke kamar mandi itu.
setelah selesai, Yuland pun menghampiri Nicholas dan membawa Nicholas kedalam kamar mandi.
__ADS_1
Yuland pun membuka pakaian yang digunakan Nicholas dan setelah itu memindahkan Nicholas ke sebuah kursi yang sudah disediakan Yuland sebelumnya.
" apa kamu tidak malu melihat ku seperti ini?? " kata Nicholas tersenyum.
Wajah Yuland memerah dan salah tingkah.
" kenapa??? "
" lagi pula aku sudah pernah melihat nya sebelum nya. " kata Yuland menyiram badan Nicholas.
" hahahhaha.... "
" tapi suasana saat itu dengan yang sekarang kan berbeda. " kata Nicholas
" aku masih wajar melihat mu seperti ini, daripada wanita itu?? "
" dia bukan siapa-siapa mu"
" dan mungkin kamu menikmati setiap sentuhannya kan???" kata Yuland marah
"hahahaha.. "
" wanita yang mana??? "
" kamu pikir itu barang murahan yang bisa disentuh setiap orang dengan sembarangan. " kata Nicholas tersenyum menggoda Yuland.
" kan dia yang mengurus mu selama ini. " kata Yuland
" tapi tidak dengan yang sensitif juga lah... " kata Nicholas
" jadi selama ini siapa yang memandikan kamu?? " kata Yuland
" kamu cemburu??? " kata Nicholas dan mencolek wajah Yuland.
" ya wajar lah aku cemburu, aku kan istri mu. " kata Yuland
"sayang sepertinya sabun masuk ke mataku, mataku terasa pedih" kata Nicholas
"aku akan menyiram nya" kata Yuland langsung menyiram Nicholas.
" gimana?? " kata Yuland
" masih pedih, sepertinya luka deh Yul.... " kata Nicholas
" benarkah??? "
" coba ku periksa " kata Yuland mendekatkan wajahnya kearah Nicholas untuk melihat mata Nicholas.
Namun Nicholas langsung menarik tengkuknya nya Yuland dan mencium bibir Yuland.
__ADS_1
Yuland pun tersenyum dan mebalas ciuman itu, keduanya sangat menikmati ciuman mereka berdua hingga ciuman itu turun ke leher Yuland dan satu tangan Nicholas meraba kedua bukit milik Yuland.
Nicholas pun mencicipi kedua bukit itu, Yuland merasakan kenikmatan di setiap sentuhan yang diberikan Nicholas padanya. wajar sebagai pria dan wanita yang normal, mereka menginginkan hal itu.
apalagi selama ini cinta mereka harus terpisah oleh jarak dan keegoisan keduanya.
Nicholas menuntun salah satu tangan Yuland kememilik nya, disana Yuland pun memainkan milik Nicholas.
Dengan perlahan Nicholas mebuka satu persatu pakaian Yuland dan dengan perlahan tubuh Yuland tanpa tertutup sehelai benang pun.
Melihat keadaan Nicholas yang masih kurang sehat, Yuland pun ingin menghentikan aktivitas mereka akan tetapi Nicholas tidak ingin Yuland menghentikan nya.
" apa kamu meragukan keadaan ku?? " bisik seksi Nicholas di telinga Yuland namun tangannya tidak berhenti dari aktivitas nya.
"........ " Yuland menggeleng kan kepalanya.
" tidak..... "
" hanya.... saja.... kamu.... masih.. kurang... sehat. " kata Yuland dengan tergesa-gesa dan sambil menutup kedua matanya karena dia masih menikmati perasaan nikmat yang diberikan Nicholas padanya.
Nicholas pun langsung menaikan tubuh Yuland di kedua paha nya.
Kini Yuland sudah posisi duduk di tubuh Nicholas, Nicholas pun perlahan memasukkan miliknya ke milik Yuland.
" sayang.... "
" aku merindukan mu" bisik Nicholas dengan suara seksi di telinga Yuland.
" aku juga..... " kata Yuland langsung mencium bibir Nicholas.
Kini tubuh mereka berdua menyatu dan tanpa ada jarak sedikitpun, Mulut Nicholas beralih ke bukit tersebut dan dia semakin memberikan isapan yang dalam di kedua bukit itu, hingga Yuland pun tidak bisa menahan hasratnya, akhirnya dia pun ber inisiatif Mengoyang-goyangkan tubuhnya kearah Nicholas dan akhirnya mereka berdua sama-sama merasakan kenikmatan tersendiri dari aktivitas yang mereka lakukan.
Entah sudah beberapa lama, akhirnya mereka berdua menyudahi olah raga itu.
" terimakasih sayang... "
" kamu sudah kembali padaku,,,, "
" jangan pernah tinggalkan aku lagi" kata Nicholas
" ........ " Yuland pun menganggukkan kepalanya dan tersenyum.
Nicholas mencium kening Yuland dan kemudian bibir Yuland sekilas.
" apa kita begini terus??? "
" sepertinya kita tidak jadi mandi. " kata Nicholas
" oh iya kamu benar... "
__ADS_1
" hehehehe.... " kata Yuland tersenyum malu dan kemudian dia turun dari tubuhnya Nicholas.
Kini Yuland langsung membersihkan Nicholas setelah itu dia membersihkan dirinya.