
Setelah dari hotel Yuland langsung pulang ke apartemen nya untuk mengganti pakaiannya dan setelah itu dia bergegas pergi ke rumah sakit untuk melakukan pekerjaan nya sehari-hari.
Sementara Nicholas, dia melanjutkan berbicara dengan orang yang ada dibalik telepon tadi.
" Ada apa kamu sepagi ini menghubungi ku? " kata Nicholas
" kamu dimana sekarang?"
" kenapa kamu tidak pulang satu malam ini" kata Meuryn tunangan nya Nicholas.
" memang nya kamu dimana sekarang?? " kata Nicholas
" saya sedang berada dirumah kamu dan satu malam ini aku menunggu mu tetapi kamu tidak pulang" kata Meuryn
" aku sedang ada pekerjaan yang urgent, jadi aku tidak bisa pulang." kata Nicholas
"bagaimana dengan hari ini " kata Meuryn
" aku akan usahakan " kata Nicholas
" aku akan menunggu mu" kata Meuryn
Dirumah sakit Yuland tidak bisa konsentrasi dengan pekerjaan nya, pikiran nya selalu melayang tentang kegilaan yang dia lakukan dengan orang asing itu.
Pada saat dia asyik dengan bayang-bayangan itu tiba-tiba saja Ponsel nya berdering membuat lamunan nya jadi buyar.
Dia meraih ponsel tersebut dari kantong jas nya dan ternyata Bram yang menghubungi nya.
Saat melihat nama Bram Yuland merasa enneg namun dia tidak ingin menampakkan nya secara langsung bahwa dia sedang tidak ingin meladeni Bram.
" iya halo kak Bram " kata Yuland dengan bertingkah seolah-olah tidak ada yang terjadi.
" kamu memang yah... "
" selalu saja keras kepala " kata Bram
" maksud kak Bram apa? " kata Yuland
" setiap kita marahan pasti selalu aku saja yang mengalah terlebih dahulu, jika aku diam maka kamu pun pasti ikutan diam. " kata Bram
" udah deh kak Bram, jika tidak ada yang penting yang mau dibahas, nanti saja nelpon nya. Yuland masih sibuk" kata Yuland
" kamu dimana sekarang??"
" apa kamu masih di Jogja?? " kata Bram
" Yuland di rumah sakit, kemarin baru sampai di Jakarta " kata Yuland
__ADS_1
" kamu bilang dua minggu disana, lalu kenapa kamu tidak mengabari aku untuk jemput kamu kebandara " kata Bram
" buat apa?? " kata Yuland
" ya buat jemput kamu lah sayang" kata Bram
Mendengar perkataan Bram membuat Yuland muak.
" biar jadi supir pribadi atau bodyguard nya Yuland lagi begitu?? " kata Yuland
" sayang kamu ngomong nya gitu sih,,, "
" iya sudah aku minta maaf yah... "
"kemarin itu aku hanya terbawa emosi. " kata Bram
" tapi setelah Yuland pikir-pikir, kakak memang benar. selama ini Yuland sudah buat kakak supir pribadi atau bodyguard nya Yuland. "
" mulai sekarang kakak tidak usah repot-repot lagi untuk hal itu"
" karena Yuland juga ingin kebebasan, Yuland merasa terkekang jika kak Bram mengawasi Yuland terus-menerus. " kata Yuland
" tidak bisa, pokoknya aku yang akan mengantar kamu kemana pun kamu pergi. " kata Bram
" kak Bram,,,,, "
" tiga bulan lagi kan kita mau menikah,,,, "
" Yuland mohon kak" kata Yuland
" baiklah jika itu mau kamu, tapi hanya tiga bulan ini saja. "
" setelah kita menikah nanti kamu tidak bisa kemana-mana tanpa aku. oke" kata Bram
" baiklah "
" kak udah dulu Yah, Yuland sibuk soalnya " kata Yuland
" iya sayang... "
" dah sayang... " kata Bram
" hm.... " kata Yuland
" setelah apa yang kamu lakukan di belakang ku, kamu seakan-akan bepikir tidak ada yang berubah dengan diriku. "
" kamu memang manusia bermuka dua, dasar licik. " batin Yuland
__ADS_1
Sore haripun tiba, Nicholas pulang kerumahnya. Disana Meuryn sudah menunggu nya.
" sayang.... "
" kamu sudah pulang, aku merindukan mu" Kata Meuryn sambil memeluk Nicholas dengan manisnya.
" kamu kapan datang nya" kata Nicholas
" semalam sayang, aku nungguin kamu satu malam ini tau " kata Meuryn sambil membuka kancing kemeja Nicholas satu persatu.
"kamu kenapa tidak bilang pada ku terlebih dahulu sih jika mau datang" kata Nicholas
" aku ingin beri kamu kejutan sayang " kata Meuryn
" bagaimana keadaan papah disana" kata Nicholas
" om Reynard masih tetap seperti itu tidak ada perkembangan. " kata Meuryn
" aku berpikir ingin mengganti dokter papah saja bagaimana menurut mu? " kata Nicholas
" tapi siapa sayang, bukan kah dokter Albert termasuk dokter terbaik juga" kata Meuryn sambil memainkan jari-jarinya di dada bidang milik Nicholas.
" tapi buktinya sudah tiga tahun ini dia yang merawat papah buktinya tidak ada perkembangan. yang iya nya semakin hari papah malah semakin memburuk keadannya. " kata Nicholas
" kamu bersabar dong sayang, lagi pula memang penyakit om Reynard sudah komplikasi wajar lah beliau sudah tua. " kata Meyrun kini dia sudah mulai menciumi leher Nicholas.
Nicholas pun yang merasakan belain Meuryn membuat hasratnya terpancing, dia pun sebaliknya tidak mau kalah dengan belaian Meuryn.
Nicholas langsung menggendong Meuryn ke kamarnya, disana kedua orang itu saling berciuman dan keadaan keduanya semakin memanas. Namun entah kenapa saat Nicholas melihat wajah Meuryn membuat seleranya menjadi hilang.
Nicholas malah teringat dengan Yuland dan dia malah menginginkan Yuland saat ini. padahal tiga tahun terakhir ini hanya Meuryn yang selalu bersamanya. Namun pesona Yuland membuat Nicholas seakan-akan tersihir.
Meuryn seperti nya menyadari perubahan sikap Nicholas.
" sayang adapa??! " kata Meuryn
" Ryn..... "
" aku lelah, aku ingin istrahat " kata Nicholas langsung menolak keinginan hasrat Meuryn.
" tapi kita sudah satu bulan lebih tidak melakukannya, masa kamu tidak menginginkan nya? " kata Meuryn.
"entah kenapa aku tidak ingin melakukannya, aku lelah, aku ingin istirahat jadi tolong kamu mengerti yah" kata Nicholas bangkit berdiri meninggalkan Meuryn dikamar itu dengan sendirinya.
Meuryn merasa kesal dan kecewa melihat kepergian Nicholas begitu saja.
prank........ suara kosmetik-kosmetik yang tersusun rapi di meja rias itu. dalam sekejap Meyrun sudah mengacak-acak barang-barang tersebut.
__ADS_1
"kurang ajar kamu Niko, beraninya kamu menolak ku seperti itu. "
" lihat saja apa yang akan kulakukan setelah ini" kata Meyrun.