
Setelah Empat jam berlalu, kini mayat nya Aditya sudah keluar dari dalam ruang operasi.
Yuland membuka kain putih yang menutupi Aditya, diapun langsng menangis.
" Adit...... " kata Yuland menangis
Sementara Aryni sudah di bawah oleh Steven untuk pulang terlebih dahulu.
Nicholas pun berusaha menenangkan Yuland, Yuland sangat merasa terpukul melihat kepergian Aditya dengan cara seperti itu.
Aditya bukan orang yang jahat dan bahkan sejauh ini dia tidak pernah memiliki musuh, lalu siapa yang telah melakukan ini padanya.
selama mengenal Aditya, Yuland tidak mendapat kan sisi buruk Aditya dan selama ini juga Aditya memperlakukan mereka layak nya seperti keluarganya.
Aditya pun harus dibawa ke ruang mayat.
setelah dua jam berlalu, kini dokter yang mengoperasi Airyn pun keluar dari ruang Operasi.
" Airyn... " kata Yuland
" dokter apa yang terjadi pada anak saya?? " kata Nicholas
" Syukur lah..... "
" operasi nya berjalan dengan lancar, dan tidak ada hal buruk yang terjadi padanya. " kata Dokter
" benarkah??? " kata Nicholas bernafas lega.
" dan sekitar satu jam lagi dia akan segera sadar dari biusnya, sebelumnya tolong di persiapkan ruang inap untuk pasien. " kata Dokter
" baik dok, terimakasih " kata Nicholas
kemudian dokter itu pun pergi meninggalkan mereka.
" sebenarnya apa yang terjadi? " kata Yuland
__ADS_1
" sebenarnya Airyn terlahir dengan gagal jantung " kata Nicholas
" apa??? "
" itu tidak mungkin dan bahkan sejauh ini anakku sehat-sehat saja. " kata Yuland
" iya.... "
" tapi kita tidak tahu sampai kapan jantung nya berfungsi dengan baik?? " kata Nicholas
" sejak kapan kamu mengetahui ini. " kata Yuland
" masih baru kemarin malam, Aditya memberitahukan nya padaku. " kata Nicholas
" kenapa kamu tidak ceritakan ini pada ku. " kata Yuland
" aku baru mengetahui nya, dan aku tidak memiliki waktu yang tepat untuk itu. "
" Aditya memanggilku tadi, bahwa dia ingin mengatakan padaku dia bersedia memberikan jantung nya untuk Airyn."
" karena jauh hari sebelumnya dia sudah tahu bahwa jantung nya cocok dengan Airyn, itu sebabnya dia langsung mendonorkan jantung nya. " kata Nicholas
" sebentar lagi Airyn akan sadar, kamu harus bisa menenangkan dirimu. "
" jika bisa anak-anak tidak boleh tahu apa yang terjadi kepada Aditya. " kata Nicholas
" kamu tidak bisa merahasiakan ini dari anak-anak " kata Yuland
" tapi ini permintaan Aditya,,,, "
" Aditya tidak ingin si kembar bersedih, bagaimana pun juga mereka masih kecil untuk menerima hal ini. "
" dan Aditya sudah membuat aku untuk berjanji padanya, itu adalah permintaan terakhirnya. " kata Nicholas
" lalu apa yang harus kita lakukan " kata Yuland
__ADS_1
" kita akan membawa Aditya kerumah kakek, sementara sikembar biarkan mereka dirumah sampai Aditya dikebumikan." kata Nicholas
Yuland pun hanya menangis dan mencoba menerima apa yang sudah terjadi padanya.
Kini Steven menghubungi Nicholas. Nicholas pun pergi menjauh dari Yuland.
" hallo " kata Nicholas
" iya tuan" kata Steven
" bagaimana, apa kamu sudah menemukan nya?? " kata Nicholas
" sudah tuan" kata Steven
" katakan siapa pelakunya?? " kata Nicholas
" Bram prasetyo menyewa seorang pembunuh bayaran tuan. " kata Steven
" apa?? "
" Bram?? "
" untuk apa dia melakukan itu?? " kata Nicholas
" menurut informasi bahwa Bram memiliki dendam pribadi tuan" kata Steven
" dendam pribadi?? "
" tapi setahu saya mereka tidak memiliki mas..... " kemudian Nicholas berhenti berbicara karena dia mengingat kejadian satu minggu yang lalu, dimana Aditya memukuli Bram karena dia melihat Bram mencoba melecehkan Yuland.
" kurang Ajar... "
" ternyata membuat nya bangkrut, itu tidak cukup . "
" tahan Bram sekarang juga, tunggu sampai aku datang. " kata Nicholas
__ADS_1
" baik tuan. " kata Steven
Nicholas pun mengusap wajahnya dan menutup kedua matanya mencoba menguatkan dirinya sendiri.