CINTA SATU MALAM SANG CEO

CINTA SATU MALAM SANG CEO
Episode Ke-48


__ADS_3

author; hello readers ku yang terkasih, bagaimana kabar kalian semua? aku harap kita baik-baik saja yah. saya mengucapkan terimakasih banyak untuk kalian, karena kalian masih setia sampai disini. dan aku tidak akan pernah bosan-bosan untuk meminta dukungan kalian. ayo teman-teman dukung terus novel ini, jangan lupa like dan komen. tapi komen nya jangan menjatuhkan semangat author yah😁😁 dan jika berkenan berikan vote nya juga😁😁.


oh ya teman-teman, jangan lupa mampir di novel ku yang kedua yaitu, "perjodohan yang ku hindari. " aku menunggu kalian semua. 🙏selamat menyaksikan🙏.


######


Satu minggu kemudian,


Besok adalah Nicholas harus berangkat ke Amerika bersama dengan Steven.


Namun hari ini sebelum dia berangkat dia harus menyelesaikan urusannya terlebih dahulu dengan Bram.


kini keadaan Bram sangat memprihatinkan, badannya sudah begitu kurus dan beberapa luka tembakan dan tusukan di kaki dan tangan Bram.


Nicholas benar-benar mencabik-cabik Bram. Nicholas menghampiri Bram.


" apa kamu tidak ingin mati?? "


" kenapa kamu masih bertahan sampai sejauh ini? "


" apa menerima siksaan ku itu sangat mengasyikkan bagimu??" kata Nicholas


" hm.... "


" pedebah sialan, apa sampai disitu saja kemampuan mu untuk menyiksaku?? "


" kenapa?? "


" apa kamu tidak punya nyali?? " kata Bram


" untuk membunuh kecoa seperti mu sangat lah muda bagiku" kata Nicholas


" benarkah?? "


" lalu kenapa kamu tidak melakukan nya. " kata Bram


"Sebenarnya aku masih ingin bermain-main dengan mu lebih lama lagi, akan tetapi kamu diselamatkan oleh kecacatanku ini. "


" dan untuk membunuh mu, aku akan lakukan bagaimana caramu membunuh Aditya."


" dan aku tidak perlu mengotori tanggan ku. " kata Nicholas


Steven pun menyuruh seseorang menikam kan pisau yang sudah beracun itu ke perut Bram.


" akh..... " kata Bram menegang perutnya.


Nicholas menyaksikan secara perlahan Bram kehilangan kesadaran nya.


" dia sudah mendapatkan ganjaran yang setimpal untuk nya. " kata Nicholas


" periksa dia, apa masih bernafas" kata Steven ke anak buahnya.


" dia sudah meninggal tuan " kata Anak buah itu.


" bereskan semuanya. " kata Steven


" baik tuan " kata anak buah itu.


Nicholas dan Steven pun pergi meninggalkan tempat itu.


malam ini selesai makan, si kembar pamit kepada mereka berdua untuk pergi terlebih dahulu kekamar mereka.

__ADS_1


setelah kepergian si kembar, Yuland membawa Nicholas kedalam kamar mereka.


" apa kamu ingin berbaring atau masih disini?" kata Yuland


" apa kamu ingin tidur?? " kata Nicholas


" belum... "


" aku akan beres kan untuk keperluan mu dulu." kata Yuland


" oh.... "


" kalau begitu aku akan menunggu mu. " kata Nicholas


" iya.... " kata Yuland pergi ke ruang ganti untuk memilih pakaian yang akan di bawa Nicholas.


Namun setibanya disana Yuland duduk bersandar ditembok dan memeluk kedua kakinya. Yuland meletakkan kepala nya di siku kakinya sambil menangis. dia merasa bersalah karena dia tidak bisa menemani Nicholas.


Nicholas pun merasa ada yang berbeda pada Yuland, akhirnya dia menyusul Yuland ke kamar Ganti.


Disana Nicholas mendapati Yuland sedang menangis.


" sayang.... "


" kamu menangis??? " kata Nicholas menghampiri Yuland.


Yuland kaget mendongak kan kepalanya melihat Nicholas dan bahkan dia belum sempat untuk menghapus air matanya.


" kamu kenapa kesini?? " kata Yuland


" kamu kenapa menangis, ada apa?? "


" aku tidak apa-apa," kata Yuland


Nicholas pun menekan sebuah tombol yang ada di kursi rodanya, dan tiba-tiba sandaran tangan kursi roda itu terlipat sendiri. dan kini kursi roda itu berubah menjadi seperti kursi biasa.


" sini.... " kata Nicholas menepuk-nepuk pahanya menyuruh Yuland untuk duduk.


" tidak... "


" aku tidak apa-apa " kata Yuland berpura-pura tersenyum.


" aku ingin memeluk mu sayang" kata Nicholas


" tapi kamu bisa kesakitan nanti. " kata Yuland


" sayang.... "


" kakiku yang bermasalah hanya tulang betis ku saja, bukan dengan tulang paha ku. "


" atau jangan-jangan kamu menghindari ku yah.. " kata Nicholas


" tidak.... " kata Yuland


" terus kenapa kamu tidak mau aku peluk?? " kata Nicholas


Akhirnya Yuland pun duduk di bawah kedua pahanya Nicholas.


" aku berat tidak?? " kata Yuland


" hehehehe..... '

__ADS_1


" kenapa kamu baru menanyai nya sekarang?? " kata Nicholas tertawa sambil memeluk pinggang Yuland.


" kamu.... " kata Yuland tersipu malu


" kemarin-kemarin kan kamu tidak menanyakan nya. " kata Nicholas masih tertawa.


" ih.... "


" kamu selalu saja menggoda ku" kata Yuland semakin malu,


cup.... Nicholas mencium bibir Yuland.


" kamu tidak berat kok sayang, aku menyukai nya. " kata Nicholas


" padahal aku merasa berat badanku sepertinya bertambah. " kata Yuland dan dia tidak menyadari lagi bahwa dia sudah tidak menangis.


" bagus dong jika bertambah, berarti sebentar lagi si kembar akan punya adik. " kata Nicholas tertawa.


"tidak... "


" aku bukan hamil, hanya berat badan saja yang bertambah. " kata Yuland


" berarti jika begitu kita harus kerja keras dong malam ini. " kata Nicholas


" kerja keras apaan sih. " kata Yuland tersipu malu.


" buat adek si kembar lah sayang... " kata Nicholas


" lagian kan dari kemarin-kemarin sudah kita buat, tetapi kita masih belum mendapatkan nya. " kata Yuland


" ternyata tidak gampang yah sayang... " kata Nicholas


" kamu tahu itu kenapa?? " kata Yuland


" tidak,, mungkin belum waktunya aja kali. " kata Nicholas


" itu karena kita melakukan nya dengan posisi yang seperti ini, kemungkinan harapan sangat kecil jika itu berhasil. " kata Yuland


" kenapa begitu?? " kata Nicholas


" karena kita posisi duduk, jadi Sper** yang mencoba masuk akan terjatuh. akan tetapi jika kita melakukan nya dengan posisi tertidur kemungkinan besar akan berhasil. " kata Yuland


"begitu yah.... "


" itu artinya setelah aku kembali kita harus benar-benar kerja keras membuat adik sikembar. "


" tapi aku juga ingin kerja keras malam ini sayang,,,, "


" karena setelah besok aku aku akan berpuasa untuk ini. " kata Nicholas


" hehehehe.... "


" kamu...... " kata Yuland tersenyum


" nemang nya apa kamu tidak menginginkan nya?? " kata Nicholas


Cup...... Yuland mencium bibir Nicholas..


" tentu dong aku menginginkan nya. " kata Yuland


Nicholas pun langsung mencium bibir Yuland dan Yuland pun sebaliknya. akhirnya mereka melakukan ritual-ritual kebiasaan mereka berdua.

__ADS_1


__ADS_2