
Pagi ini Nicholas mendorong kursi rodanya sendiri kebalkon kamarnya untuk menikmati udara pagi, namun dengan bersamaan Yuland pun baru saja tiba di balkon kamarnya juga.
Yuland dan Nicholas pun sama-sama terdiam dan pandangan mereka berdua bertemu dengan waktu yang sedikit lama. Kemudian Yuland langsung tersadar karena seseorang memanggil Yuland dari luar pintu kamar.
tok.... tok..... tok.... suara ketukan pintu.
" aku masuk duluan " kata Yuland langsung masuk kedalam kamarnya dan membuka pintu kamar tersebut.
" iya ada apa?? " kata Yuland
" ini nya.... "
" seorang kurir ada di depan untuk mengantar paket nyonya Yuland. " kata asisten itu
" oh.... "
" iya... tolong terima paketnya yah, "
" sebentar lagi saya turun. " kata Yuland
Yuland pun membersihkan dirinya terlebih dahulu, setelah itu dia langsung turun ke bawah dan menemui asisten itu tadi.
" selamat pagi Nyonya " kata beberapa asisten yang ada disana.
" selamat pagi juga, tapi tolong kalian jangan panggil saya seperti itu, saya benar-benar tidak nyaman. " kata Yuland
Namun para asisten itu hanya menganggukkan kepalanya.
" bisa saya pinjam dapur nya sebentar???" kata Yuland kesalah satu asisten itu dan sambil membuka paket yang dia terima dari asisten itu.
ternyata isi paket tersebut beberapa bahan masakan.
" silahkan nya" kata asisten itu
Yuland pun langsung membuatkan sarapan untuk dirinya dan si kembar.
Kurang lebih satu jam Yuland sudah siap dengan masakan nya, kemudian dia langsung kembali kedalam kamarnya untuk berganti pakaian.
Setelah berganti pakaian kemudian dia mengambil beberapa alat kesehatan nya dan keluar lewat balkon.
...tok.... tok.... yuland mengetuk pintu kamar Nicholas....
__ADS_1
" masuk " kata Nicholas
Saat Yuland masuk, dia melihat Lusi dan Nicholas ada disana.
" maaf aku akan periksa keadaan kamu sebentar. " kata Yuland
" tidak perlu, sepertinya aku juga harus menyewa seorang dokter untuk ku. " kata Nicholas.
" jika kamu ingin menyewa dokter itu terserah padamu, tapi setidaknya ijinkan aku untuk memeriksa mu kali ini. " kata Yuland
" hanya untuk kali ini, silahkan... " kata Nicholas
dengan perasaan sesak, Yuland pun memeriksa kesehatan Nicholas.
" tidak ada yang perlu ditakutkan, semuanya baik. " kata Yuland
" apa yang perlu kamu takuti mengenai diriku, memangnya kamu perduli?? " kata Nicholas
" Rey..... "
" tolong, jangan buat keributan. " kata Yuland
" munafik??? "
" maksud kamu apa??? " kata Yuland
"kamu tidak usah berpura-pura khwatir tentang kesehatan ku, aku tahu sebenarnya itu semua hanya kebohongan. " kata Nicholas
" sebenarnya mau kamu apa sih?? " kata Yuland
" jika urusan mu sudah selesai maka kamu sudah bisa pergi." kata Nicholas
...bruk..... Yuland melemparkan alat-alat yang dia pegang dengan sembarangan arah kini air matanya sudah terjatuh....
" apa kamu memang begitu membenciku..... "
" kamu menganggap orang asing dan sementara orang lain kamu perlakuan dengan baik di hadapan ku sendiri. "
" kamu pikir aku itu apa?? " kata Yuland menangis.
" apa kamu tidak menyadari kesalahan mu? " kata Nicholas
__ADS_1
" aku menyadari semua kesalahan ku dan aku sudah minta maaf. lalu apa kamu harus menghukum ku dengan cara seperti ini?? "
" dan sampai kapan kamu akan memperlakukan aku sebagai orang asing" kata Yuland
" sampai kamu menyadari keegoisan kamu " kata Nicholas
" dari awal aku sudah akui dan minta maaf adamu, "
" lalu salah ku dimana?? " kata Yuland
" kamu sendiri yang meminta seperti ini. " kata Nicholas
" aku tidak pernah meminta ini. tidak ada istri yang bisa bersabar melihat suaminya bersama dengan perempuan lain. "
" dan bahkan kamu mengasingkan aku tinggal di kamar yang berbeda, sementara kamu tinggal dikamar yang sama dengan wanita ini."
" apa kamu tidak berpikir sedikit pun tentang perasaan ku? " kata Yuland
" memangnya kamu perduli jika aku tinggal dengan dia?? "
" inikan yang kamu minta. " kata Nicholas
" aku tidak pernah meminta ini. " kata Yuland berhenti berbicara karena tiba-tiba Edward menghubungi nya.
Sejenak Yuland menghapus air matanya dan dan menetralkan emosinya, kemudian dia mengangkat telepon nya.
" halo.... " kata Yuland
".............. " Yuland terdiam mematung, air matanya turun dengan derasnya ponselnya terjatuh begitu saja dan dia pun langsung terduduk.
Nicholas menyadari terjadi sesuatu pada Yuland.
" Yuland..... "
" kamu kenapa?? " kata Nicholas menggoyang tubuh Yuland
Yuland masih diam dan semakin menangis. Nicholas bingung melihat Yuland akhirnya dia mengambil ponsel Yuland dan melihat riwayat panggilan dan ternyata Edward yang menghubungi nya.
Nicholas pun kembali menghubungi Edward, dan ternyata Edward mengatakan bahwa ibu nya Yuland meninggal baru saja.
Nicholas pun langsung turun dari kursi rodanya untuk memeluk Yuland dan menenangkan Yuland.
__ADS_1