
Hari terus berganti besok adalah pesta perayaan ulang tahunnya Edward.
Waktu sudah larut malam, Nicholas melihat Yuland disamping nya sudah tertidur lelap sementara dia merasa haus. Biasanya Yuland membawa air minum kedalam kamar nya dan mungkin malam ini Yuland lupa.
Akhirnya dengan malas Nicholas pun terpaksa turun ke bawah, namun saat dia keluar dia melihat Carina baru saja pulang, entah darimana dia selarut ini.
" kakak mau kemana??? " kata Carina bertingkah sok ramah Namun Nicholas mengabaikan Carina.
Carina melihat Nicholas pergi kearah dapur dia pun mengikuti.
" apa kakak lapar??? " kata Carina duduk di sebuah Kursi makan.
" sebagai permintaan maafku gimana aku masak makanan buat kakak" kata Carina.
Namun Nicholas tetap mengabaikan Carina, setelah dia mengisi sebuah botol minum dia pun berniat langsung pergi.
Carina melihat Nicholas akan pergi, dia pun cepat-cepat berdiri.
" ia sudah jika..... '
" ah...... " kata Carina memegang perutnya seperti kesakitan.
Nicholas pun akhirnya melihat kearah Carina.
" kamu kenapa?? " kata Nicholas
" perut ku sakit kak, ini sakit banget. " kata Carina
" kamu tunggu sebentar, aku akan panggilkan Yuland. " kata Nicholas
" tidak usah kak,"
" ini sudah larut kasihan kak Yuland, dia pun sudah lelah biarkan dia istirahat. " kata Carina
" tapi bagaimana jika terjadi sesuatu pada bayi kamu. " kata Nicholas
" mungkin aku terlalu lelah makanya seperti itu, setelah aku istrahat aku akan merasa lebih baik" kata Carina memegang perutnya.
" ia sudah jika begitu kamu istrahat lah, kasihan bayi kamu. " kata Nicholas
" kak bisa minta tolong, tolong bantu antarkan aku ke kamar ku, karena untuk melewati tangga itu rasanya aku tak mampu jika sendiri. "
" dan lagi pula kak Bram pun sedang tidak di sini." kata Carina.
Nicholas pun diam berpikir.
" kak..... "
" aku mohon.... "
" perutku sudah sangat sakit" kata Carina
Akhirnya mau tak mau, Nicholas pun terpaksa membantu Carina. pada saat itu juga Yuland terbangun dan menyadari Nicholas tidak ada disana.
Akhirnya dia pun keluar dari kamarnya, dan pada saat itu Yuland melihat Nicholas menggandeng Carina masuk kedalam kamar Carina.
Karena penasaran Yuland pun langsung menghampiri Nicholas kedalam kamar Carina,
Namun pada saat itu, Carina dan Nicholas baru tiba disana. Saat Nicholas membantu Carina ingin berbaring, Tiba-tiba saja Carina menarik Nicholas kearahnya dan tanpa sengaja membuat Nicholas terjatuh tepat di tubuh Carina.
" Rey......... "
" apa-apan ini???? " bentak Yuland
Nicholas merasa syok dan masih belum bisa menjawab Yuland, namun Carina sudah lebih dulu berbicara.
__ADS_1
" kak Yuland..... "
" maafkan Carina kak... "
" suami kakak yang terlebih dahulu menggoda Carina. " kata Carina menangis
".......... " Yuland menggeleng kan kepalanya kearah Nicholas dan sambil menangis pergi dari dalam kamar itu.
" Sayang..... Sayang.... " kata Nicholas mengejar Yuland
Namun Yuland masuk kedalam kamarnya mengambil jaket dan kunci mobil beserta tas nya, setelah itu dia pergi meninggalkan rumah.
" sayang...... "
" hei..... "
" kamu mau kemana??? " kata Nicholas menyusul Yuland. Namun Yuland langsung pergi membawa mobilnya meninggalkan rumah itu.
Nicholas pun masuk kedalam mobilnya namun tiba-tiba ponsel nya berdering. Dia melihat Meuryn menghubungi nya.
" Sayang kamu dimana?? "
" aku baru saja tiba di Indonesia, kamu jemput aku ke bandara yah... " kata Meuryn
" Ryn..... "
" aduh aku ngk bisa, biar Steven aja yang menjemput kamu. " kata Nicholas
" sayang kok kamu ngk bisa sih, sudah lama kita ngk bertemu masa kamu ngk kangen sama aku sih??? ini malah kamu suruh Steven yang jemput "
" aku heran deh lihat kamu akhir-akhir ini. aku jadi curiga ada apa sebenarnya. "
" pokoknya aku ngk mau jika ngk dijemput sama kamu. " kata Meuryn
" Ryn.... "
" selalu itu saja alasan mu, oke dimana kamu sekarang biar aku yang menemui mu. " kata Meuryn
Nicholas hanya menghembuskan nafas nya begitu saja, dia bingung apa yang akan dia lakukan.
Jika dia mengejar Yuland bagaimana dengan Meuryn, yang ada malah Meuryn akan mengacaukan semuanya. jika dia tidak mengejar Yuland yang ada malah Yuland tambah marah.
Nicholas semakin dilema, akhirnya Nicholas berpikir lebih baik selesaikan dulu masalahnya dengan Meuryn setelah itu dia menemui Yuland.
Nicholas pun pergi meninggalkan rumah keluarga Wijaya, dia pergi ke bandara untuk menjemput Meuryn.
Nicholas membawa mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata, hingga dia tidak menyadari bahwa dia sedang melewati mobilnya Yuland.
Yuland melihat mobil Nicholas melewati nya begitu saja, akhirnya dia pun mengikuti Nicholas.
setelah beberapa menit Yuland kebingungan karena ini menuju jalan bandara, walaupun begitu dia tetap mengikuti Nicholas.
Kini Nicholas tiba disana, Yuland memarkirkan mobilnya dengan jarak yang agak jauh dari mobil Nicholas.
Yuland melihat Nicholas masuk kebandara itu, dia pun dengan sangat hati-hati mengikuti Nicholas.
saat didalam sana, Yuland terkrjut melihat Nicholas dipeluk oleh seorang wanita tetapi Yuland tidak bisa melihat wajah wanita itu dengan jelas, karena wanita itu menenggelamkan wajah nya ke dada Nicholas.
" Sayang aku ingin beri kejutan untuk mu. " kata Meuryn
" Ryn.... "
" kita perlu bicara " kata Nicholas berusaha menarik tubuh Meuryn darinya.
" sayang aku hamil.... "
__ADS_1
" aku hamil anak kamu.... "
" anak kita..... "kata Meuryn
mendengar itu Nicholas bagaikan disambar petir rasanya, dia tidak berani berkutik sedikit pun. Begitu juga dengan Yuland, Yuland merasa kedua kakinya tudak sanggup menopang tubuh nya, kini dia sudah hampir terjatuh.
Dengan satu tangan Yuland menopang tubuh nya kedinding itu, Air matanya terjatuh begitu deras bagaikan hujan yang tak mau berhenti.
Dengan langkah yang sempoyongan Yuland pergi meninggalkan bandara, namun air matanya tak henti-henti juga.
Yuland pergi kerumahnya dia semakin menangis, dia pun langsung menemui kakek nya terlebih dahulu.
" kakek.... " kata Yuland menangis
" Yuland ada apa sayang.... "
" kenapa kamu menangis " kata Edward
" Rey kek..... "
" Rey... " kata Yuland
" kenapa dengan Rey.... " kata Edward
" dia menghianati Yuland kek" kata Yuland
" apa???? "
" tidak mungkin " kata Edward
" wanita itu sekarang hamil kek.... "
" apa yang harus Yuland lakukan kek.... " kata Yuland menangis
" kakek tidak bisa berkata apapun nak..... "
" sekarang kamu sudah dewasa,,, "
" apapun keputusan mu kakek akan mendukung mu. " kata Edward
" kek.... "
" untuk sementara ini Yuland ingin sendiri, Yuland tidak ingin bertemu dengan Rey.... " kata Yuland
"terus kamu mau kemana?? " kata Edward
" untuk sementara Yuland ingin pergi kek... "
" Yuland ingin tenang kan diri Yuland dulu, setelah keadaan nya membaik Yuland janji Yuland akan kembali " kata Yuland
"Kakek hanya ingin yang terbaik untuk mu nak.."
" jika kamu ingin pergi, pergilah... " kata Edward menangis
" maafkan Yuland kek.... "
" Yuland titip mamah... "
" selamat ulang tahun untuk kakek.... "
" Yuland sayang kakek" kata Yuland menangis memeluk Edwar, kemudian Yuland mencium pipi Edward, Edward juga menangis.
" Yuland pergi kek.... " kata Yuland buru-buru karena dia takut Nicholas akan pulang.
hanya membawa beberapa pakaian kemudian berkas-berkas Yuland, seperti KTP, Paspor, ATM, dan yang lain.
__ADS_1
setelah semuanya siap, Yuland langsung pergi tanpa pamit sama ibunya.