CINTA SATU MALAM SANG CEO

CINTA SATU MALAM SANG CEO
Episode Ke-50


__ADS_3

Setelah tiba di rumah mereka, ponsel Yuland berdering dan disana Herry yang menghubungi Yuland.


" hallo" kata Yuland


" apa yang kamu lakukan pada Carina?? "


" aku bisa saja melaporkan mu Kepolisi atas kekerasan yang kamu lakukan. " kata Herry


" jika begitu kenapa tidak kamu lapor kan saja " kata Yuland


" kamu benar-benar ingin di penjara?? " kata Herry


" iya... "


" asalkan papah yang mencoblos kan nya. " kata Yuland


" dasar anak tidak tahu diri. " kata Herry mematikan telepon nya. Yuland pun hanya mengangkat kedua bahunya saat mendengar kan perkataan terakhir Herry.


******


TIGA BULAN KEMUDIAN.


Waktu pun terus berjalan dan sudah tiga bulan berlalu, namun hingga hari ini Nicholas belum kembali ke Indonesia.


malam ini adalah hari ulang tahun nya Edward, dan Yuland berencana ingin pergi ke Amerika bersama dengan anak-anaknya besok.


Sudah tiga hari ini Yuland bersama si kembar tinggal di rumah Edward, itu karena mereka akan mengadakan pesta.


Namun sudah seminggu ini tidak ada kabar dari Nicholas bahkan Yuland pun mencoba menghubungi nya namun tidak dapat di hubungi.


Sire ini Yuland sedang membuatkan jus untuk Edward akan tetapi Yuland mendengar keributan dari ruang tamu. sementara tamu satu persatu sudah mulai berdatangan.


Yuland pun berlari kesana, ternyata sikembar sedang berkelahi dengan Cassano anak nya Carina.


Saat Yuland tiba disana dia melihat Carina memisahkan anak-anak itu, akan tetapi Carina mendorong Aryni hingga Aryni terjatuh dan kepala nya terbentur kesudut meja kaca.


"Carina..... " teriak Yuland menghampiri Aryni dan membantu Aryni berdiri. Yuland melihat begitu banyak darah segar mengalir dari sana.


" ya ampun sayang... " kata Yuland dan Yuland pun membawa Aryni untuk di obati.


" urusan kita belum selesai " kata Yuland pergi.


" anak mu yang mecubit anak ku terlebih dahulu " kata Carina melihat kepergian Yuland.


" tapi Cassano yang memulai keributan tante, dia bilang papah kami cacat dan miskin. " kata Airyn


" iya.... tapi kalian berdua yang tidak mau berteman dengan ku. " kata Cassano


" memang benar kan,,,, "


" , lalu apa kamu malu punya ayah seperti itu? " " lagi pula Cassano tidak mungkin memulai nya. " kata Carina membela Cassano karena beberapa tamu memperhatikan mereka.

__ADS_1


" Airyn tidak bohong,,, "


" dia berkata seperti itu tadi, dan dia yang memulainya. " kata Airyn


" heh.... "


" anak haram lebih baik kamu diam yah" kata Carina kepada Airyn dengan suara yang keras agar para tamu itu dapat mendengar nya.


" tante jahat..... " kata Airyn menangis dan berlari menyusul Yuland.


Yuland baru saja siap membalut luka Aryni, tiba-tiba Airyn menghampiri nya menangis.


" mamah.... " kata Airyn


" sayang kamu kenapa menangis " kata Yuland


" tante itu jahat mah... " kata Airyn


" jahat?? " kata Yuland


" iya mah... "


" dia bilang kami anak haram, tante itu juga bilang Airyn bohong."


" Airyn ngk bohong mah... " kata Airyn


" sayang kalian tunggu disini. " kata Yuland


Yuland menarik tangannya Carina bangkit berdiri.


plak....... Yuland menampar wajah Carina dengan begitu keras.


" apa yang kamu lakukan pada anakku huh?? " kata Yuland


" kamu menampar ku? " kata Carina tidak membalas tamparan Yuland, karena dia sedang menarik perhatian para tamu.


" apa yang aku lakukan aku pikir kita sudah impas, kamu juga pernah membuat kepala ku terluka." kata Carina berbisik di telinga Yuland.


" jadi kamu sengaja mendorong nya?? " kata Yuland


" kamu pikir?? " kata Carina lagi


plak...... Yuland kembali menampar Carina.


" kak Yuland.... "


" dari tadi kamu selalu memukuli ku, apa salah ku. " kata Carina menarik simpati para tamu itu.


Yuland menarik Carina menjauh dari para tamu itu ketempat yang agak sunyi. kemudian Yuland menghempaskan Carina begitu saja dan Carina pun terjatuh.


" apa maksud mu mengatakan anakku haram huh?? " kata Yuland

__ADS_1


" hm..... "


" kita tidak tahu itu sebenarnya anak siapa, karena kamu pergi meninggalkan suami mu dengan perut yang rata dan tiba-tiba kamu pulang membawa anak dan seorang pria. "


" kita tidak tahu kan mereka itu anak siapa " kata Carina dengan suara yang keras untuk menarik perhatian para tamu, dan sekejap tempat itu langsung di kerumuni banyak orang.


" kamu pikir aku seperti mu yang bisa tidur dengan berbagai laki-laki. "


" mungkin Cassano yang bukan anaknya Bram, karena Bram pun tidak pernah mengakui nya sebelum nya. ""


" dan bahkan kamu hingga sekarang tidak tahu siapa ayah mu. memang benar buah tidak jauh jatuh dari pohonnya."


" jadi sebenarnya anak haram itu adalah kamu dan anakmu. " kata Yuland mempermalukan Carina tanpa Yuland sadari Cassano sudah mendengar semua perkataan Yuland.


" Yuland..... " teriak Herry karena Herry dan Sintya juga ada disana.


" Cassano...... " kata Sintya melihat Cassano berlari ke kamar nya.


" Cassano..... " kata Carina


" tidak bisa kah kamu tidak membuat keributan di sini?? " kata Herry


" aku tidak ada membuat keributan, keluarga kotor mu ini lah yang melakukan nya. " kata Yuland


seketika para tamu yang disana pun berbisik satu sama yang lainnya.


" apa kamu bilang??? " kata Sintya


" diam kamu..... jangan ikut campur. " kata Yuland menunjuk kearah Sintya


" sayang maafkan aku, walaupun kamu tidak pernah menganggap ku sebagai ibu mu, tapi kamu tetap lah anakku. " kata Sintya berpura-pura memeluk Yuland.


"seharusnya dulu kami membunuh mu juga, agar tidak jadi penghalang seperti ibu mu " kata Sintya berbisik di telinga Yuland.


" apa??? " kata Yuland mendorong Sitya


" jadi di balik kecelakaan mamah kalian pelakunya. " kata Yuland tidak percaya


" kenapa kamu malah menuduh kami??? " kata Sintya dengan air mata nyata.


" kalian benar-benar monster "


" tidak punya hati. " kata Yuland menangis.


" aku masih bermurah hati membiarkan mu hidup, itu karena harta ini. aku tahu papah tidak akan menerima Carina. "


" itu sebabnya kami tidak membunuh mu. "


" apa kamu tahu kenapa??"


" alasannya karena aku tahu bahwa semua harta papah akan dia alihkan menjadi atas namamu. itu sebabnya aku membiarkan mu hidup. " kata Herry berbicara pelan di telinga Yuland.

__ADS_1


__ADS_2