
Kini Nicholas membawa Airyn ke taman bermain Anak-anak. Disana Nicholas menghibur Airyn agar Airyn tidak murung lagi.
" om Airyn ingin naik perosotan itu, tolong bantu Airyn om. " kata Airyn
" oke cantik.... " kata Nicholas sambil menggendong Airyn naik keperosotan itu, setelah lama disana kini Airyn beralih ke kesebuah ayunan, Nicholas pun dengan senang hati mendorong ayunan itu.
Airyn dan Nicholas tertawa, mereka berdua layaknya seperti ayah dan anak.
Airyn melihat sebuah tukang eskrim.
" om.... "
" Airyn mau eskrim " kata Airyn
" kamu mau??? "
" om akan belikan es krim untuk mu dengan satu syarat,,,, " kata Nicholas
" syarat apa om... " kata Airyn
" setelah ini kita pulang kerumah mamah kamu yah, bagaimana??? " kata Nicholas
" tidak.... "
" Airyn ngk mau pulang. " kata Airyn
" loh kenapa??? "
" Airyn ngk boleh seperti itu, memang nya Airyn ngk sayang sama mamah nya tuh??? "
" kan kasihan mamahnya Airyn." kata Nichols
" tapi mamah jahat.... "
" mamah terus-terusan marahin Airyn " kata Airyn menangis.
" kan dimarahin juga karena mungkin Airyn nya nakal.... "
" kalau anak yang cantik itu ngk boleh nakal, entar cantiknya hilang loh.... " kata Nicholas membujuk Airyn.
" Airyn ngk nakal om.... "
" Airyn nurut apa kata mamah... " kata Airyn
" kalau airyn ngk nakal, terus kenapa mamahnya marah??? kan ngk mungkin. " kata Nicholas
" Airyn pingin ketemu papah,,,, "
" tapi mamah ngk bolehin Airyn " kata Airyn menangis.
" loh.... "
" memangnya papah Airyn kemana??? "
" bukan nya papah Airyn dirumah rawat nenek?? " kata Nicholas
"maksudnya om, Daddy Adit??? " kata Airyn
" ia.... "
" itukan papah Airyn " kata Nicholas
"......... " Airyn menggeleng kan kepala nya.
Seketika jantung Nicholas berdetak kencang.
" Airyn.... "
" katakan pada om.... "
"berapa umur kalian?? " kata Nicholas
" minggu depan Airyn ulang tahun yang ke lima om" kata Airyn
" apa selama itu kamu belum pernah bertemu dengan papah mu?? " kata Nicholas
"....... " Airyn menganggukkan kepalanya.
" kata mamah papah ada di Indonesia ini, tapi setiap kami minta ingin ketemu papah mamah akan marah. " kata Airyn
" sayang " kata Nicholas menangis dan langsung memeluk Airyn, Nicholas mencium puncak kepala Airyn.
__ADS_1
" katakan pada om.... "
" apa mamah kamu menikah dengan om Aditya??? " kata Nicholas untuk memastikan hubungan Yuland dengan Aditya
" tidak.... "
" mamah tidak mau, om.... "
" kami sudah terus minta mamah menikah dengan om Adit, tapi mamah marah. " kata Airyn
Nicholas merasa lega, setidaknya Yuland masih tetap istrinya, Nicholas kembali memeluk Airyn.
" lalu.... "
" apa selama ini mamah kalian membesarkan kalian berdua hanya sendiri?? " kata Nicholas
" iya om... " kata Airyn
" ia sudah.... "
" nanti om akan bantu Airyn untuk nemuin papah Airyn yah... " kata Nicholas
" benarkah om??? " kata Airyn kegirangan
" ia sayang... "
" tapi sebelum itu, kamu janji dulu " kata Nicholas
" janji apa??? " kata Airyn
" setelah beli eskrim, kita ketemu mamah kamu dulu, ada yang ingin om bicarakan dengan mamah kamu. " kata Nicholas
" bagaimana jika mamah tidak ijinin?? "
" soalnya kan mamah benci pada papah. " kata Airyn
" pokoknya om akan berusaha untuk bujuk mamah kamu. " kata Nicholas
" ia om.... "
" Airyn janji, Airyn akan pulang " kata Airyn
" nah gitu dong" kata Nicholas
" anak yang baik" kata Nicholas mencium kening Airyn dan setelah itu dia mengucek kepala Airyn.
" sekarang kamu tunggu sebentar yah"
" om akan belikan eskrim nya untuk airyn." kata Nicholas
" Airyn ikut om" kata Airyn
" baiklah.... "
" kita kesana tuan putri. " kata Nicholas membawa Airyn untuk membeli ekrim itu.
Setibanya disana, Airyn dan Nicholas bingung untuk memilih farian rasa eskrim itu.
" om..... "
" kayaknya rasa coklat enak deh om" kata Airyn
" Airyn mau rasa coklat?? " kata Nicholas
" iya om.... "
" tapi....??? " kata Airyn ragu-ragu
" kenapa sayang??? " kata Nicholas
" sepertinya rasa durian juga enak.... "
" Airyn mau rasa durian saja deh om. " kata Airyn
" Loh kenapa??? "
" bukan nya tadi Airyn mau yang coklat juga??" kata Nicholas
" rasa coklatnya ngk usah jadi,,,, " kata Airyn
" ia udah.... "
__ADS_1
" gimana om belikan yang coklat sama durian juga" kata Nicholas
" ngk papa nih om??? " kata Airyn
" ya ngk papah lah sayang.... "
" jangan kan itu, jika Airyn mau om akan belikan semua untuk Airyn " kata Nicholas
" yei..... i.... "
" makasih om" kata Airyn memeluk Nicholas
" iya sayang... " kata Nicholas
Nicholas duduk bersama dengan Airyn disebuah bangku taman.
" om.... "
" ternyata rasa coklat sangat enak.... " kata Airyn sambil menikmati es berwarna coklat tersebut.
" kamu ini.... "
" memangnya kamu tidak pernah makan eskrim seperti itu??? " kata Nicholas
" ngk om.... "
" mamah ngk ngijinin.... " kata Airyn
" apa????? " kata Nicholas spontan melihat kearah Nicholas dan sepertinya dia mengingat sesuatu.
" uhuk..... uhuk.... uhuk.... " Airyn kini merasakan batuk dan sesak.
" sayang.... sayang.... " kata Nicholas panik.
Kini bintik-bintik merah mulai muncul di kulit Airyn, dan dia merasa semakin sesak.
Nicholas langsung menggendong Airyn masuk kedalam mobilnya.
" Sayang..... "
" kamu sabar nak.... "
" papah tidak akan biarkan hal buruk terjadi pada mu" kata Nicholas sambil menyetir.
Dia sangat ketakutan karena dia lihat kini Airyn sudah menutup kedua matanya.
Lima belas menit pun berlalu, Nicholas baru saja tiba dirumah sakit.
Dia menggendong Airyn masuk kedalam rumah sakit dan sambil berteriak.
" Dokter..... "
" Dokter... " kata Nicholas
Bebrapa perawat berlari menghampiri Nicholas dan sambil mendorong sebuah brankar.
" dokter tolong anak saya " kata Nicholas
" baik.... "
" sebaiknya bapak tunggu diluar, kami akan segera tangani anak bapak. " kata salah satu perawat itu.
Nicholas pun kebingungan, untuk menghubungi Yuland dia tidak memiliki nomor handphon nya Yuland, akhirnya diapun terpaksa menghubungi Edward.
Setelah tiga puluh menit berlalu, kini Yuland dan Aditya tiba di alamat rumah sakit yang di berikan Nicholas kepada Edward.
Nicholas melihat Yuland berjalan dengan begitu cepat kearah Nicholas, dan Nicholas pun bangkit berdiri dari duduknya.
" apa yang kamu lakukan kepada anakku huh??? " kata Yuland mendorong tubuh Nicholas.
" maafkan aku Yul..... " kata Nicholas
" maaf kamu bilang??? "
" lihat bagaimana dia sekarang " kata Yuland
" Yul..... "
" Mari kita bicara, ada yang ingin aku katakan padamu. " kata Nicholas
Yuland melihat kearah Aditya, dan Aditya pun menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
Kemudian Yuland dan Nicholas pun pergi meninggalkan Aditya.