Cinta Si Pemalu (NoMin)

Cinta Si Pemalu (NoMin)
episode 31


__ADS_3

Motor Jaemin berhenti tepat di depan ruko tempat Rahmi bekerja. Saat Rahmi akan turun dari motor, Jisung pun muncul di depan mereka.


"Kak? Kok basah gitu? Kakak kok di antar bang Jaemin? Mana bang Jeno? loh mata kakak kok? Kakak habis nangis?" Jisung melemparkan pertanyaan bertubi-tubi kepada Rahmi.


Rahmi yang di tanya hanya diam. Dia tak ingat kalau adiknya itu perhatiannya sudah kelewatan batas. Entah apa nanti yang akan di perbuat Jisung kepada Jeno jika mengetahui apa yang terjadi. Dengan sigap dia masuk ke dalam dan berlari keluar lagi membawa jaketnya, mengingat baju yang di kenakan Rahmi berwarna putih dan sekarang sedang basah. Itu tidak baik untuk menutupi auratnya.


"Bang, jelasin," nada Jisung terdengar marah, dia bahkan tak menatap ke arah Jaemin, hanya fokus memakaikan jaket ke kakaknya.


"hmm... gini Sung," Jaemin terdiam, bagaimana cara dia menjelaskan kepada Jisung dengan apa yang terjadi.


Jika dia mengatakan kepada Jisung bahwa Jeno yang menyuruhnya menemui Rahmi, maka Rahmi juga akan tau kalau dia dan Jeno adalab saudara. Sedangkan Jeno, pernah meminta kepada Jaemin, agar tak memberi tau siapa pun kalau Jeno adalah keluarga Aditya, termasuk Rahmi.


"kakak masuk dulu, ganti bajunya, nanti sakit," Rahmi hanya menurut, dia menatap Jaemin sebelum masuk ke dalam ruko.

__ADS_1


"terimakasih udab mau ngantarin Jaemin," Rahmi tersenyum tipis, sangat tipis. Tapi walau pun tipis Jaemin tetap bisa melihat senyum Rahmi.


"Bang, Ini," Jisung menyodorkan sebuah foto kepada Jaemin, yang masih fokus menatap punggung Rahmi.



Jaemin terkejut, dia langsung menatap Jisung yang kelihatannya masih memendam amarah. Amarah yang belum tersalurkan karena melihat kakaknya yang pulang dalam keadaan kacau.


"Aku tau kalian itu saudara, tapi kayaknya, abang ingin merahasiakan itu dari kakak, benarkan?" Tebakan Jisung benar sekali.


"Kenapa? Bagaimana kalau aku gak mau?" Tanya Jisung lagi.


"Aku harap kamu bisa membantu ku Jisung, hari ini Jeno tidak datang menemui Rahmi, tapi dia menyuruhku untuk menjemputnya. Ada sesuatu yang harus dia lakukan," muka Jisung terlihat memerah, sepertinga dinding penahan amarahnya sudah roboh, dia langsung mencengkram kerah baju Jaemin.

__ADS_1


"Ooh... jadi gitu! Dia yang ngajak kakak aku ketemuan, terus ninggalin kakak aku gitu aja, dengan alasan ada yang jauh lebih penting??? Memuakkan!" Jisung meluapkan amarahnya untuk Jeno kepada Jaemin.


"Kau tau, itu demi kakakmu, Jeno mencintai Rahmi, dan dia harus menyelesaikan masalah itu jika ingin bersama Rahmi. Percayalah, Jeni tulus mencintai kakakmu," Mendengar kata-kata Jaemin, Jisung tertawa.


"hahaha, bang, jangan munafik! Lo juga suka kan sama kak Rahmi?"


Mendengar perkataan Jisung, tubuh Jaemin mati rasa, bagaimana Jisung mengetahuinya?


"Lo bingung bang? Atau yang aku bilang itu betul? kalau itu betul kenapa lo bantuin Jeno buat dapatin kakak ku? Lo nyerah? Menyedihkan!" Entah kenapa kata-kata Jisung menarik emosinya keluar.


"Terserah lo Sung, kalau menurut lo, aku menyedihkan, oke aku gak masalah. Yang harus lo tau, perasaan aku ke Rahmi itu bukan sekedar perasaan yang singgah lalu pergi. Aku tulus sayang dan cinta sama Rahmi. Tapi Jeno, aku juga sayang sama Jeno, dan aku gak pernah lihat Jeno sebahagia itu mencintai seseorang, dab seseorang itu adalah Rahmi. Kalau aku membiarkan Rahmi dan Jeno bersama, aku yakin itu pasti yang terbaik. Aku yakin, Rahmi juga mencintai Jeno. Sedangkan aku? Dia cuma menganggapku sebatas sahabat, gak lebih. Aku gak bisa memaksa Rahmi untuk mencintaiku, karena pada sejatinya, cinta itu gak bisa di paksakan. Aku senang melihat Rahmi bisa bersama dengan orang yang mencintai dia juga. Percaya sama aku, cintaku tulus, karena ketulusan itu aku ingin Rahmi bersama dengan Jeno. Agar mereka bisa bahagia," cengkraman Jisung mulai kendor.


"Maksud lo bang? Lo biarik mereka bahagia dan lo sendiri?" Jisung tidak percaya ada pengorbanan seperti itu dalam cinta.

__ADS_1


Jaemin tersenyum dan menjawab.


"Kebahagiaan itu bisa datang dari mana aja Jisung,"


__ADS_2