
Mika dan Denis masih tertidur seperti semalam karna Gino memberi obat tidur semalam.Denis memeluk bahu Mika yg memeluk nya wajahnya masih ada di dada Denis mereka terlelap sampai matahari sudah naik pun Denis dan Mika belum tertidur.Arumi yg lagi sarapan cemas dengan keduanya belum sarapan dia terus melirik jam tapi kedua nya belum ada di meja makan biasanya Denis sangat disiplin karna jika dia bekerja dia tidak pernah telat tapi ini sudah hampir 30 menit Arumi menunggu mereka
"Kemana Denis dan Mika"gumam Arumi cemas Gino hanya diam sarapan dengan tenang
"Bentat ya mas aku lihat mereka dulu"ujar Arumi lalu berjalan ke kamar Denis
Cklek
"Malah masih tidur pelukan lagi apa mereka udah punya hubungan"gumam Arumi heran lalu mendekati mereka
"Denis Denis"ucap Arumi mengusap bahu Denis tapi Denis belum bangun
"Denis Mika"ucap Arumi lagi menepuk wajah kedua nya
"Ehmm"keduanya menbuka mata lalu mata mereka bertemu
"Ehh apa yg kamu lakukan"ujar Denis duduk menoleh pada mami nya
"Cie meluk meluk"goda Mika menoel wajah Denis
"Apa yg kalian lakukan"tanya Arumi
"Ahh mi Denis maksa gue mi bahkan dia cium nya maksa meski gue ngak mau anak mami ini sangat mesun"ujar Mika serius
"Enak aja mau saya kasih rekaman cctv jika kamu yg maksa saya"ujar Denis tidak terima Denis tidak akan membiarkan Mika memfitnah nya lagi
"Emang di sini ada cctv"tanya Mika serius
"Ada lah"ucap Denis cepat ya emang di kamar Denis tidak ada cctv Denis lakukan karna untuk membodohi Mika saja
"Ya ya gue salah"ketus Mika mengaku salah
"Kalian jangan bertengkar, Denis kamu ngak ke kantor"ujar Arumi mererai untuk sekian kali pertengkaran keduanya
"Kantor, aku telat mi"ujar Dneis menyadari jika dia bangun nya telat Denis segera bergegas ke kamar mandi
"Mami tunggu sarapan"ujar Arumi mengelus kepala Mika lalu berlalu
"Hhmm bagaimana kabar pria itu semalam ya"gumam Mika tersenyum tipis lalu mengambil ponsel nya dan sudah tercetak jika perusahaan pinjam uang punya Dandi bangkrut karna bunga yg dia pinjam kan terlalu besar serta ada uang hitam yg sering masuk ke perusahaan itu Mika tertawa puas melihat artikel itu
"Waw lho nampak seksi jika ngak karna janji gue semalam udah gue pasti kan mau di cium lho lagi apa lagi bisa merasa kan tubuh kekar itu menindih gue"ujar Mika takjub melihat tubuh Denis yg kekar serta berotot
"Mesum"ketus Denis bergegas berlalu
"Bagaimana dengan Dini ya apa yg harus gue lakukan"gumam Mika berfikir
###
"Denis gue harus mulai dari mana rencananya gue bingung"ucap Mika mereka lagi berjalan menuju meja makan
"Menurut saya ya mending kamu ketemu dulu sama Dini ya kamu bilang lah kenapa kamu tidak suka dengan nya kamu luapkan rasa emosi kamu dan setelah itu kami minta lah dia meninggal kan papi"jelas Denis seriu
"Boleh juga"ucap Mika
"Tapi lho cari kata kata yg menusuk hati Dini karna menurut gue kayak nya itu bagus untuk melancarkan rencana kita"ucap Mika lagi
"Iya nanti saya bantu tugas kamu temui Dini"ucap Denis datar
"Ya lho tenang jangan ragukan akting gue ini"ujar Mika sombong
"Saya sudah tau jika kamu pandai bersilat lidah"ujar Denis sinis Mika tertawa kecil mendengar julukan Denis
"Iya sih padai bersilat lidah membelit lidah lho dalam ciuman"ujar Mika lalu tertawa
"Kamu, heh kamu jangan sembarang bilang kayak gitu saya jadi kesal"ujar Denis dengan kesal Mika hanya mengejek dengan lirikan mata
"Udah sepi"ujar Denis duduk di meja makan mulai sarapan karna Arumi sudah menyiapkan nya
"Iya papi udah pergi dan Adel sama Chika juga udah berangkat "ujar Arumi
"Kalian sarapan saja"ucap Arumi lagi lalu berlalu karna ada pekerjaan lain
####
Mike bekerja di perusahaan lumayan besar dia juga punya teman bernama Farel satu hal yg paling Mile hindari adalah bos nya yg sangat galak Mike sangat takut pada nya menurut Mike dia adalah pria yg suka makan daging wanita karna sering tidak baik terhadap wanita di kantor padahal adik nya sendiri adalah wanita.Lagi pokos menatap layar komputer ponsel Mike berbunyi ada pesan dari Mika
__ADS_1
Kak Mika
Gue akan ke tempat syuting Dini untuk bicara hal yg serius jika lho mau ikut gue tunggu makan siang di tempat kerja nya
Pesan singkat itu membuat Mike sangat senang dia akan membuat kakak dan mama nya bersatu dan saling memanfaatkan meski itu tidak mudah karna sikap keras kepala Mika
"Yes akhirnya"ujar Mike berseru kegirangan
"Heh apa kamu mau bersorak di sini kantor"bentak nya emosi Mike mendongak pria tegap dengan kumis tipis itu menatap nya tajam dia adalah CEO perusahaan Mike bekerja pak Farul Xaliander
"M... maafkan saya pak"ujar Mike menuduk lalu meletakkan ponselnya menatap komputer
###
Mika hanya duduk melipat kaki nya menatap dari jauh Dini yg kerja menjalankan peran emang Mika akui Dini sangat berbakat dalam segi akting buktinya sekarang dia menjakan peran sebagai wanita yg tertindas dengan anak nya setiap orang menonton Dini akan terbawa suasana tapi anak peran Dini tidak bisa mengimbangi nya karna dia artis terbaru .Mika berdiri lalu mendekati nya membuat Dini tersentak Mika mengambil kertas di tangan artis baru itu lalu membaca nya baru Mika ingin melihat kan keahlian ada Ethan
"Siapa yg menyuruh nya masuk "bentak Ethan marah Mika berbalik ternyata Ethan yg jadi produser nya
"Artis ini hanya bodoh tidak bisa menjalankan peran nya gue hanya ingin menunjukkan peran yg baik"ujar Mika menatap Ethan datar sebelum nya sekian lama mereka tidak bertemu Mika sudah ketemu pas mau nikah sama Denis tapi Ethan tau jika itu Mika mereka menatap saling pandang dengan tajam
"Ehh kamu itu hanya anak bodoh pergi dari sini ini bukan tempat mu"ujar Ethan berdiri dengan marah Mika terkekeh pelan
"Gue berjanji jika suatu saat gue akan membuktikan jika gue adalah anak Josep Sky tidak selemah yg di anggap dan pantas menganti kan Josep Sky dan gue berjanji lho ngak akan bisa mendapatkan apa yg lho ingin kan termasuk adik gue"ujar Mika dengan tegas rahang Ethan mengeras mengepalkan tangannya kenapa Mika bisa tau jika dia mencintai Mike dan ingin menikah dengan Mike padahal tidak ada yg tau mengenai itu
"Kakak"panggil Mike lari kecil menghampiri Ethan
"Maafkan kak Mika ya kak dia hanya ingin bicara sama mama Dini bisa kan minta waktu mama Dini"ujar Mike tersenyum tidak enak Ethan tersenyum tampan
"Iya boleh apa sih ngak buat kesayangan ku"ujar Ethan tersenyum mengelus kepala Mike
"Makasih kak"ujar Mike tersenyum lebar lalu berjalan kearah kakak nya
"Semua kita istirahat sejenak buat makan siang"ucap Ethan laku semaua bubar Ethan mendekati Mike
"Mike mau makan bareng sama kakak"ujar Ethan tersenyum lembut
"Maaf kak aku ada janji sama kak Mike besok deh aku janji "ujar Mike tersenyum
"Ya udah besok ya"ujar Ethan tersenyum mencium kening Mike lalu melambaikan tangan berlalu ketahui jika Mika sangat lah pencemburu
"Ehh lho berani membiarkan pria tidak tau diri itu mencium lho gue akan membunuh lho mengerti"tajam Mika memegang bahu Mike dengan keras
"Ala itu hanya kebohongan pokok nya gue mau lho jauh juah sama dia atau ngak gue yg akan benar pergi ngak akan kembali"ujar Mika kesal Mike terdiam dengan menuduk
"Mike jangan nangis dong Mika tidak sungguh-sungguh"ujar Dini tersenyum mengelus kepala Mike
"Aku ngak mau kak Mika pergi lagi "lirih Mike pelan
"Iya dia ngak akan pergi"ujar Dini tersenyum
"Yuk kita makan siang"ajak Dini merangkul bahu Mika dan mengandeng Mike menuju restoran depan tempat mereka syuting tadi
"Tapi untuk Mika mama bawa kan masakan mama karna mama berharap Mika menyukainya"ujar Dini tersenyum menyerah kan bekal nya lalu Mike memesan nya Mika tidak menolak dia menyuap kan ke mulut nya lalu menatap Dini
"Lho ngak masukin racun ke sini kan"ucap Mika serius membuat Dini tersenyum
"Masak iya mama lahiran kamu mau membunuh mu "ujar Dini tersenyum memangku dagu nya menatap Mika makan dengan lahap sama seperti Mike pertama kali memakan masakan nya ternyata selera mereka sama meski sikap mereka berbeda
"Masakan mama enak lho kak"ujar Mike tersenyum memberi kakak nya minum
"Masih enak masakan mami pasti suaminya betah sama dia karna enak ini biasa aja"sindir Mika sengaja ya emang enak masakan Dini menyamai masakan Selly Mika jadi sangat suka
"Kita makan ya mama juga udah lapar"ujar Dini saat makanan nya sampai
"Ma suapin"ujar Mike manja meski Dini sangat lapar dia tidak peduli dia menyuapi Mike dengan kasih sayang
"Apaan sih gue bisa suapin lho"ketus Mika menepis tangan Dini berubah dia yg menyuapi Mike
"Kak bagaimana kita main kayak film Mahabarata"ujar Mike tersenyum
"Yg mana"ucap Mika bingung mengingat adegan film itu sangat banyak
"Yang ini kak"ucap Mike menyuapi kakak nya
"Dan kakak suapin mama"ujar Mike tersenyum
__ADS_1
"Apa"ucap Mika tidak rela
"Ngak mau" ketus Mika dengan cepat
"Lho kok gitu ahh kak Mika ngak asik"ujar Mike cemberut
"Iya iya"ujar Mika kesal mengakat sendok nya dan menyuapi Dini melihat Mika dengan lembut menyuapinya hati Dini berdesir air mata nya jatuh dia dengan cepat menunduk menghapus nya Dini sangat terharu
"Nak sekarang giliran dari mama nyuapin kakak nanti kakak suapin aku"ujar Mike tersenyum Mika sudah membuka mulut nya
"Apa"ucap Dini belum percaya Mike mengengam tangan mama nya dia tau mama nya sering cerita jika dia sangat merindukan Mika
"Ngak mau ya udah"ujar Mika cepat
"Iya mau"ujar Dini tersenyum lalu mencuci tangannya menyuapi Mika dengan tangannya dia ingin kedua anak nya merasakan makan dari tangan nya
"Biar mama suapin kalian"ujar Dini menyuapi lagi Mike dan kembali lagi pada Mika
"Mama makan lah kan tadi kata nya lapar apa lagi habis ini mau kerja"ujar Mike tersenyum
"Nanti sayang melihat kalian makan dengan lahap mama jadi kenyang"ujar Dini tersenyum Mika meneguk minumannya ini saat nya dia bereaksi
"Secinta apa lho sama gue dan Mike"tanya Mika menerima suapan Dini
"Mama sangat menyayangi kalian berdua tidak terhitung nilai nya"ujar Dini tersenyum menyuapi Mike
"Jika dengan Gino"tangan Mika serius Dini masih tersenyum menyuapi kedua nya secara bergilir
"Mama sangat mencintai Gino"ujar Dini tersenyum memang wajah nya terlihat sangat bahagia
"Tinggalkan Gino"ujar Mika serius
"Kak"ucap Mike dia tau mama nya sangat mencintai Gino karna Dini dan Mike sudah seperti sahabat
"Kenapa"ujar Mika tanpa dosa
"Apa dulu sejak Gino menyuruh nya membuktikan cinta nya dengan meninggalkan kita sekarang sama gue minta dia bukti kan kasih sayang nya pada kita dengan cara meninggikan Gino"ujar Mika serius
"Apa dia pernah tau rasa sakit yg kita alami ngak kan"ujar Mika lagi
"Kakak mau kan karir mama hancur jadi itu aja kak sama karir mama sangat penting itu membuktikan juga kasih sayang nya pada kita"ucap Mike dia tau Dini sangat mencintai Gino bahkan tidak bisa jauh dari Gino
"Apa lho tau gue kehilangan kebahagiaan semasa kecil gue tidak mendapatkan ras cinta seorang ibu dan ayah gue di ejek teman teman karna tidak memiliki ibu gue di hina sebagai anak tidak ada ibu tidak ada yg memperhatikan gue di saat gue tumbuh tidak ada yg bisa menyayagi gue di saat gue butuh pelukan seorang ibu selama ini gue mempercayai jika ibu gue udah meninggal nyatanya apa semua penderita yg gue alami itu karna lho yg meninggal gue"ujar Mika menatap Dini tajam
"Gue sangat benci sama lho karna apa lho ninggalin anak yg lho kandung dan lahirkan demi pria yg sudah punya istri lho menjijikan tidur bersama pria yg beristri geu jijik menatap tubuh ini lebih baik gue menatap kotoran binatang dari pada menatap lho yg tidak tau diri ini"ujar Mika dengan rasa kebencian nya
"Oke gue akan berusaha menerima lho berusaha menyayagi lho dan memaafkan lho tapi dengan satu syarat lho tinggal kan Gino biarkan dia bahagia bersama keluarga dan lho bahagia bersama gue dan Mike tapi jika lho menolak maaf gue ngak bisa menerima lho sebagai ibu kandung gue"ujar Mika menatap Dini terdiam tanpa sadar dia meneteskan air mata nya
"Sebenci itu Mika kamu sama mama "lirih Dini menyeka air matanya
"Iya gue sangat sangat membenci lho tidak ada orang yg gue benci seperti gue membenci lho saat ini"ujar Mika menatap Dini penuh kebencian
"Jika itu permintaan mu Mika beri mama waktu"ujar Dini menghembuskan nafasnya kasar
"Gue nggak butuh waktu karna waktu lho udah habis 24 tahun lho memberi penderitaan sama gue jadi waktu lho habis gue butuh keputusan lho saat ini tinggal kan Gino atau gue yg akan ninggalin lho"ujar Mika serius
"Ma aku tau mama sangat mencintai om Gino kakak butuh waktu memaafkan mama lagian dia udah nikah ngak akan ninggalin mama"ujar Mike menenangkan
"Gue ngak main Mike gue sama Denis di jodohkan dan sekarang gue merencanakan akan berpisah dan gue benar akan ninggalin semua ini"ucap Mika serius Dini menangis tersedu sedu dia terisak mencium tangan Mika
"M..m.. maaf kan mama memberi mu penderitaan"ujar Dini terisak
"Mama sangat mencintai Gino bagi mama Gino seperti kehidupan mama tapi mama sangat menyayangi kalian berdua mama ngak bisa hidup tanpa kalian berdua "ujar Dini berurai air mata
"Ini sangat sulit untuk mama"ujar Dini sesegukan
"Ma udah nanti kita minta ayah membujuk kak Mika"ujar Mike mengelus bahu Dini
"Ya sudah silahkan"ujar Mika menarik tangan nya
" Tidak tidak mama ngak mau kehilangan kesempatan ini"ujar Dini mengeleng
"Baik baik mama akan tinggal kan Gino tapi mama mohon sama kamu maafkan mama"ujar Dini menangkup wajah Mika
"Mama akan berusaha tapi mama butuh kalian mama janji akan tinggal kan Dino tapi mama mohon jangan tinggalkan mama"ujar Dini memohon lalu memeluk Mika lalu Mika membalas pelukan Dini dia tersenyum tipis karna rencana ini Denis yg buat dia mengatakan Dini harus memilih dia dan Gino tanpa memberi Dini waktu dan Mika berhasil
__ADS_1
"Terimakasih sayang"ujar Dini mengelus kepala Mika lalu mencium nya dengan kasih sayang
"Gue sayang mama"ujar Mika lalu mencium pipi Dini dalam hati Mika sangat jijik tapi Dini sudah sangat bahagia dia memeluk Mika dengan erat mendapatkan ciuman dari Mika Dini akan berusaha melupakan Gino