
Josep sudah mengurus perceraian nya sama Tara karna sesuai syarat yg di ajukan Tara soal membawa Selly ke negara X ,Josep membawa surat pada Tara mengajukan perceraian itu Tara membacanya dengan seksama dia kesal rencananya gagal sebelum Josep kembali dia belum bisa menguasai semua harta Josep karna ada Mika sekarang Tara mau tidak mau harus menerima yg di berikan Josep yg menerima apa yg Josep berikan
"Ma masak iya kita pergi dari istana ini"protes Chika melihat mama nya berkemas
"Terus kita harus bagaimana mengungkap kan semua nya"ujar Tara menoleh
"Lakukan sesuatu dong ma"ujar Chika sebal
"Kamu tenang saja sayang setelah ini kita susun lagi rencana sekarang kita harus pergi"ujar Tara meski engan pergi dari rumah mewah Sky Tara dan anak-anak nya harus pergi dari sana karna itu biar Josep tidak mencurigakan mereka
"Ayah apa aku boleh kerja di Sky entertainment"tanya Ethan pada Josep
"Ethan kamu kan udah punya perusahaan sendiri kamu harus berdiri dengan perusahaan itu"ujar Josep memberi penjelasan jika Ethan tidak boleh lagi kerja di sana karna Josep sudah memberi nya perusahaan yg akan Ethan bangun sendiri
"Baik lah"ujar Ethan mengalah berlalu pergi dia berjanji jika nanti dia akan menjadi CEO Sky entertainment
Setelah Tara dan anak-anak pergi Josep mengajak anak-anaknya ke rumah tentu Mike sangat senang bisa balik seperti dulu semasa mereka kecil dulu Josep juga mengajak Dini tinggal di sana meski Mika membantah tapi Josep tidak peduli itu
"Masalah nya gue muak lihat wajahnya yah"kesal Mika
"Mika berapa kali ayah bilang mau gunung meletus atau lebaran kucing kamu ngak bisa ubah jika Dini adalah ibu kandung mu dia yg mengandung mu dan dia yg melahirkan kamu"ujar Josep mempertegas
"Bodoh amat mau dia mengandung gue kek mau dia melahirkan gue kak gue ngak peduli dia mencampakkan gue dan adik gue selama 24 tahun"ujar Mika kembali lagi ribut dengan ayahnya
"Mika maafkan mama selama ini meninggal kamu dan Mike tapi mama janji ngak akan tinggalin kalian lagi"ujar Dini mengerti kemarahan Mika
"Udah lho ngak usah kayak gitu karna gue ngak akan kemakan sandiwara lho itu sekarang jauh dari gue berjarak satu meter ngerti"ujar Mika lalu berlalu
"Dini maaf ya kamu jadi dapat kata kasar oleh Mika"ujar Josep tidak enak
"Tidak masalah Josep aku mengerti Mika seperti apa"ujar Dini terpaksa tersenyum hati nya perih setiap Mika tidak menginginkan nya
"Mama sabar ya kak Mika memang seperti itu"ujar Mike menatap mama nya
"Iya sayang "ujar Dini tersenyum lalu merangkul Mike menuju kamar
"Ma gimana bilang sama ayah jika kak Farul mau datang"ujar Mike menuju kamar
"Nanti mama bicarakan pada ayah tapi apa kamu udah bilang sama kakak kamu secara kan kakak kamu tidak suka dengan Vani"ujar Dini membuka kamar Mike
"Iya ma nanti aku mau bujuk kakak"ujar Mike tersenyum
"Ya udah mama ke kamar dulu"ujar Dini tersenyum lalu berlalu
Mika lagi tidak ke kantor karna dia merasa jenuh akhir akhir ini di cuekin Denis membuat Mika kesal biasanya dia selalu menghabiskan waktu bersama Denis bicara pada Denis dan becanda tapi ini tidak karna hubungan mereka yg rusak Mika jadi merasa kehilangan Denis
"Huh gue benar benci situasi ini"gumam Mika mengeluarkan kalung Kanaya
"Ehh Kanaya kenapa sih gue jadi merindu terus jauh dari Denis apa Denis itu emang sering membuat kita merindu"ujar Mika pelan
"Aghh sebal gue"ujar Mika berbaring lalu tertidur
###
Selin makan siang bersama Denis sesekali Selin menatap Denis yg hanya datar Selin memikirkan rencana apa yg harus di lakukan Selin biar bisa bersama Denis yaitu menikah karna seperti nya ini kesempatan karna Denis lagi terluka tentu kesempatan untuk Selin
"Denis nanti aku mau bicara hal serius"ujar Selin tersenyum melirik Denis
"Iya"ucap Denis singkat melanjutkan makan nya setelah selesai makan Selin memulai pembicaraan mereka
"Emm Denis kita udah kenal lama keluarga kita juga seperti itu"ujar Selin meneguk air
"Apa kita tidak menikah saja"ujar Selin lagi Denis menatap serius Selin
"Apa maksud mu"ujar Denis datar
"Denis kita udah dewasa aku pun sering putus sama pacar ku sama seperti mu tidak ada salah nya kita menikah"ujar Selin mengengam tangan Denis
"Selin aku menganggap mu seperti adik ku seperti Adel maaf aku tidak bisa karna kau masih mencintai Mika aku ngak mau kamu terluka nanti nya"ujar Denis serius
"Maaf aku tidak maksud menyakiti mu"ujar Denis lagi
"Iya aku ngerti"ujar Selin menahan amarahnya
__ADS_1
"Aku ada meeting aku tinggal"ujar Denis lalu menuju kasir untuk membayar
"Sial ini semua karna Mika"kesal Selin mengebrak meja
"Sepertinya musuh kita sama"ujar Ethan tersenyum licik
"Maksud nya"ujar Selin menatap Ethan
"Aku Ethan"ujar Ethan lalu duduk dan mengenal kan diri pada Selin jika dia kakak tiri Mika sebentar lagi jadi mantan Ethan menceritakan permusuhan nya dengan Mika
"Jika kamu setuju kita bisa bekerja sama"ujar Ethan lagi
"Lumayan juga nanti untuk menutupi kejahatan ku jika aku main sendiri yg ada Mika bisa mengalahkan ku secara dia pernah juara silat tapi jika ada yg membantu bagus juga Mika tidak sebodoh itu jika nanti Mika bisa menangkap pelakunya aku bisa jadikan mereka kambing hitam"batin Selin tersenyum jahat
"Oke aku setuju tapi aku ngak mau dia mati aku hanya ingin memberi nya pelajaran"ujar Selin sesungguhnya Selin sudah merekam pembicaraan mereka untuk berjaga-jaga
"Oke aku setuju"ujar Ethan tersenyum dia akan mengajak Selin bekerjasama untuk menghancurkan Mika
Denis menyempatkan waktu bertamu Adel karna Adel yg minta bertemu sebenarnya Denis ada jadwal ketemu sama klien tapi klien nya setuju mengundur waktu nya jadi Denis menemui Adel di danau pertengahan kota .Denis keluar dari mobil mencari keberadaan Adel
"Adel"panggil Denis melihat Adel duduk di rerumputan saat sampai Denis melihat Mika yg bersender di pohon dengan menatap kedepan
"Kak Mika mau bicara aku ke sana kak"ujar Adel tersenyum lalu melangkah pergi
"Ada apa"ujar Denis memasukkan tangannya di saku celananya
"Lagi sibuk ya"tanya Mika tanpa menatap Denis
"Iya kamu udah buang waktu ku cepat sedikit"ujar Denis datar menatap Mika
"Lho benci sama gue karna bunuh Kanaya"ujar Mika menegak kan tubuhnya
"Gue ngak bunuh Kanaya"ujar Mika lagi menatap Denis
"Hanya mau bilang itu"ujar Denis jengah
"Hanya buang waktu ku saja"ujar Dneis lagi
"Gue hanya ingin melihat lho saja"ujar Mika santai
"Apa sih Mika yg kamu pikirkan menyalahkan Selin dia itu baik dari keluarga baik jadi ngak usah menuduhnya seperti itu"ujar Denis kesal
"Aku benar kecewa sama kamu kita mending ngak usah ketemu "ujar Denis lalu berlalu Mika menatap Denis yg berlalu hati nya terasa di tusuk tapi ini juga salah Mika mengatakan itu
"Hah mungkin kita memang bukan di takdir kan bersama"lirih Mika tersenyum getir
"Kak kok hanya sebentar bicara nya"ujar Adel binggun
"Sudah lah Del gue mau pokus pada kehidupan gue menata kembali kehidupan gue terimakasih bantuin gue"ujar Mika tersenyum lalu berlalu pergi
###
Seperti hari sebelumnya Mika harus berangkat kerja sebenarnya Mika ke kantor mau pakai motor meski motor lama nya hilang bisa beli lagi tapi masalah nya Josep tidak mengizinkan karna masih cemas dengan trauma Mika padahal Mika udah bisa naik motor tapi tetap saja Josep mengkhawatirkan Mika.Mika sudah lebih tenang dan kembali seperti semula ya dia tidak harus terpuruk kesepian tanpa Denis menurut Mika dengan dia berkeliaran siapa tau ketemu Denis dan mengurangi rasa rindu nya.Mika berangkat mau siang atau pagi karna tidak ada yg akan memarahinya secara dia bos .Baru separuh perjalanan Mika menerima telepon Mika melihat ponselnya nomor tidak di kenal siapa tau penting Mika memakai earphone di telinga dan menerima telpon
"Hallo"ucap Mika dengan melirik jalanan
"Selamat pagi kak Mika aku Farul"ujar Fatul di telepon
"Ngapain lho nelpon gue panggil kakak lagi"kesal Mika mengetahui Farul menelpon
"Kak mau nanya Mike kenapa ngak masuk kerja apa dia sakit"tanya Farul ya Mike kembali bekerja di kantor
"Apa lho bilang adik gue satu jam lalu udah berangkat"ujar Mika kesal
"Tapi kenapa belum sampai kak"ujar Farul cemas Mika menghentikan mobilnya
"Coba lho cek jalan menuju kantor gue melihat Mike tidak jauh dari kantor lho melalui alat pelacak"ujar Mika melihat keberadaan Mike melalui ponselnya
"Baik kak aku cari Mike dulu"ujar Farul menutup telpon nya
"Mike ngapain di situ apa mobilnya mogok "gumam Mika berfikir menunggu kabar dari Farul setelah menunggu Farul kembali menelpon
"Kak aku melihat mobil Mike tapi kosong Mike nya ngak ada tas nya juga tinggal di mobil"ujar Farul panik
__ADS_1
"Tungguin gue"ujar Mika segera meluncur ke tempat mobil Mike
"Mana"ujar Mika turun dari mobil setelah sampai
"Lihat kak kosong"ujar Farul ,Mika membuka pintu mobil kosong tas dan ponselnya tinggal di mobil
"Kemana Mike"gumam Mika memperhatikan sekitar jauh dari jalan yg ada cctv
"Sepertinya ada yg mau menculik Mike sengaja mencari tempat yg tidak ada rekaman cctv"gumam Mika curiga
"Kita harus segera cari Mike kak"ucap Farul cemas
"Lho cari bagian dalam kota lho pokoknya cari semua nya dan gue akan cari daerah jauh gue akan ajak teman gue dan yg lain"ujar Mika mereka segera berpisah dan menghubungi teman nya untuk mencari Mike dan menyuruh Alex dan Ros ikut mencari sedang kan Mika menuju kantor ayah nya
"Ayah Mike hilang"ucap Mika tiba-tiba masuk
"Apa"ucap Josep kaget
"Gue yakin ini ulah Tara "ujar Mika geram
"Jaga bicaramu Mika ,Tara itu udah berjasa merawat kamu dan Mike ngak mungkin dia lakukan ini semua"ujar Josep panik
"Ala ayah terlalu naif cepat kita cari Mike"ujar Mika tidak ingin debat lebih jauh mereka segera menyebar mencari Mike yg hilang
Setelah 3 jam pencarian tidak ada tanda ada nya Mike dia seperti hilang ditelan bumi semua jadi makin panik mereka tidak menyerah untuk mencari Mike ke penjuru kota Mika mengigat sesuatu ini pasti ulah mama tiri nya dengan cepat Mika mengendarai mobilnya menuju rumah mama tiri nya
"Di mana adik gue"triak Mika murka
"Kamu kenapa Mika"tanya Tara karna ada Josep mengikuti Mika itu kenapa Tara sok baik
"Mika buat apa kamu cari Mike di sini"ujar Josep tidak habis pikir
"Karna mereka pasti menculik Mike yah"ujar Mika kesal
"Mika kamu ngak tau Mike hilang dari tadi pagi kami masih menata rumah iya kan Ethan"ujar Tara
"Iya yah benar kami masih menata rumah"ujar Etham
"Jika kamu ngak percaya lihat"ujar Tara menunjukkan remanan cctv nya melalui ponsel
"Udah Mika ayo ikut ayah"ujar Josep menyeret Mika
"Ayah masih ngak percaya"ujar Mika
"Mika sekarang bukan menebak adik kamu hilang kita perlu bukti"ujar Josep
"Jika bukan mereka yg menculik Mike kayak nya gue tau yah ini pasti ulah Selin yg ingin membalas gue"ujar Mika berfikir
"Mari kita cari dia"ucap Josep mencari Selin yg ternyata ada di kantor Denis
"Berhenti "ujar penjaga tapi Mika mendobrak melihat Selin
"Dimana adik gue"teriak Mika mencengkram baju Selin
"Apaan kamu Mika dari tadi pagi Selin bersama ku lepaskan dia"ujar Denis berdiri
"Mika tenang"ujar Josep mererai
"Ada apa om"tanya Denis serius
"Mike hilang dia di culik"ujar Josep menjelaskan
"Ngak mungkin Selin menculik Mike dari tadi pagi dia membantu ku kerja"ujar Denis serius
"Denis ayo kita ikut cari Mike"ujar Selin
"Mika ayo"ujar Josep menyeret Mika keluar
"Sial Siapa yg culik Mike"kesal Mika masuk ke mobil
"Dugaan kamu semua salah kita harus pakai logika Mika bukan kekuatan"ujar Josep
"Kita berpencar aja biar lebih gampang"ujar Josep keluar dari mobil Mike
__ADS_1
"Mike di mana lho berada"ujar Mika menangis Mika takut nanti Mike akan jadi korban Selin
"Ngak gue ngak boleh nyerah"ujar Mika menyeka air mata nya lalu lanjut mencari Mike lagi