
Setelah di selidiki Denis ternyata perkara nya adalah rahasia perselingkuhan papi nya ada yg membocorkan nya entah itu siapa Denis tidak tau yg pasti dia harus mengambil tindakan dari kesalahan itu terhadap perusahaan nya.sedangkan Josep mengklarifikasi masalah itu mengajak para awak media lain nya untuk mengkonfirmasi masalah itu terhadap Dini biar gimanapun Dini adalah Artis Josep tidak hanya itu hubungan Josep dan Dini itu terjalin baik meski mereka terpisah mereka seperti sahabat apa lagi Josep tau masalah yg terjadi itu di perbuat Mika mendengar cerita Dini jika Mika sudah tau dia punya hubungan sama Gino sudah tentu Josep tau itu ulah siapa
"Ngerti kan Dini"ucap Josep menjelaskan
"Iya aku ngerti Josep"ucap Dini tersenyum Josep paling bisa di andalkan
"Ayo kita siap siap"ujar Josep bersiap ke tempat mereka akan melakukan konfirmasi
Setelah berkumpul awak media Josep dan Dini datang bersama Gino tidak lupa ada Mika yg siap menerima apa yg akan terjadi karna rencana nya itu Arumi juga ikut hadir termasuk Denis yg melihat penjelasan apa yg akan Dini beri kan karna Josep juga yg minta Denis untuk hadir bersama Mika
"Baik semua atas kesalah pahaman ini saya pribadi meminta maaf"ujar Josep serius Mika hanya menatap ayah nya sinis
"Mengenai video yg beredar itu bagaimana pak Josep"tanya nya
"Sebenarnya itu hanya salah paham kalian tau kan hubungan saya dan keluarga Atmajaya itu terjalin baik jadi saya dan Denis itu ingin memberikan kejutan pada Gino ya melalui Dini karna dia artis saya yg handal apa lagi Dini lama bekerja nya jadi kami membuat seperti drama itu untuk membuat Arumi cemburu tapi entah siapa yg menyebar kan video itu"ujar Josep serius
"Iya benar yg di katakan Josep video itu hanya sebagian drama untuk membuat istri saya cemburu saya tidak mungkin mengkhianati istri saya"ujar Gino ikut bicara
"Benar itu sebenarnya setelah adegan itu saya Josep dan yg lain tiba di sana juga ada Denis"ujar Dini santai berusaha tenang
"Tuan Denis bagaimana tanggapan masalah ini"ujar nya bertanya Denis melihat ada pesan dari Josep termasuk Mika ikut membaca nya
"Iya benar itu hanya untuk memberi mami saya kejutan"ujar Denis dingin Arumi mengengam tangan Denis untuk menenangkan anak nya takut nanti masalah nya makin panjang
"Tapi pak Josep jika benar itu hanya drama kenapa harus Dini dan Gino yg berpelukan itu tidak menunjukkan sikap yg teladan bagi penggemar Dini"ujar nya karna itu adalah teman Mika yg menyamar
"Ya saya tidak ingin ada yg memanfaatkan ini semua Dini bisa kami percaya lagian masalah ini tidak terlalu besar hanya netizen yg membesar kan ini semua"ujar Josep santai Mika menatap ayah nya penuh amara ingin sekali dia berteriak pada ayah nya mengatakan semua nya tapi Mika harus sabar dan seketika itu nama Dini dan Gino bersih begitu saja
"Denis papi ingat kan ini yg terakhir kali nya"ujar Gino mengigat kan saat semua bubar
"Dan kamu Arumi kendali kan anak kamu"ujar Gino lalu berlalu pergi termasuk yg lain
"Kenapa ayah membela nya"ucap Mika masih dalam posisi duduk Josep memutar tubuhnya menatap anak nya yg sangat kesal
"Ya ayah lakukan saja"ujar Josep asal
"Ayah melakukan kesalahan apa ayah tau mereka berselingkuh dari mami Arumi"kesal Mika berdiri
"Mika kamu ngak usah ikut campur masalah itu tidak perlu melakukan itu semua"ujar Josep mendekat
"Gue benar tidak suka pada pengkhianatan ayah dan Dini itu sudah sangat menjijikan"tegas Mika menunjuk kan ketidak sukaannya
"Terserah ayah mau membela nya tapi gue ngak akan nyerah gitu aja"ucap Mika geram
"Mika jaga sikap mu sekarang ini jaga batasan mu pokos saja pada Arumi kamu jangan membuat masalah terus Mika "ucap Josep menghembuskan nafas nya kasar
"Terserah deh"ujar Mika kesal lalu pergi
"Jika tidak keras kepala bukan Mika nama nya"kekeh Josep dia tau banget kelakuan Mika seperti apa
"Mami gue ikut Denis aja"ujar Mika mendekati Denis yg akan masuk mobil
"Ya udah kalian hati hati dan pulang jangan telat"ujar Arumi tersenyum lalu masuk mobil
"Mau apa sih ikut sama saya"ketus Denis menatap Mika
"Udah masuk aja ,ayo"ujar Mika masuk mobil
"Dia malah ngatur"kesal Denis lalu masuk mobil melaju kan mobil nya
"Ikut kantor aja"ujar Mika menyender kan tubuh nya ke jok mobil
"Gue heran deh kok mami ngak ada sedih nya"ujar Mika bertanya
"Mana ada mami sangat sedih hanya saja dia menyimpan nya saya kesal deh kenapa ayah kamu malah membela nya apa dia tidak tau hubungan mereka"ucap Denis heran
"Ngak juga seperti nya dia udah tau tapi entah lah kenapa ayah malah membela mereka"ujar Mika menoleh pada Denis
"Gue mau bicara hal yg serius"ujar Mika tapi Denis hanya santai
"Ngak usah deket saya dengar kita akan bicara di kantor"ujar Denis saat Muka ingin mendekat Mika terkikik
"Kenapa sih lho kayak takut banget gue deketin"ujar Mika heran
"Ya gue jijik sama bibir kamu yg sering di cium sama cowok jadi saya , mau merasakan bibir itu menyentuh kulit tubuh saya"ujar Denis tegas
"Ya ila lho itu cupu banget sih kayak ngak pernah ciuman gue yakin bibir lho itu udah berapa bibir cewek yg lho jamah"ujar Mika santai
__ADS_1
"Heh jaga bicara mu saya tidak akan mencium orang kecuali saya mencintai nya lagian hanya ada satu cewek yg saya cium"ujar Denis sinis pada Mika
"Kanaya"ujar Mika tertawa
"Kok dikit amat cewek nya"ujar Mika mengejek
"Saya ini tpye pria setia ya"kesal Denis kenapa Mika membuat dia kesal lagi
"Setia, tapi cewek itu kemana"tanya Mika menatap Denis dalam
"Udah jangan bahas"ujar Denis datar lalu menambah kecepatan mobil nya biar cepat sampai
Setelah sampai Denis mengajak Mika ke ruangan nya untuk pertama kalinya untuk bicara hal yg serius Denis masuk begitu pun Mika mereka bicara di sofa di ruangan itu
"Gue akui gue yg melakukan itu"ujar Mika langsung
"Melakukan apa"ucap Denis menatap Mika
"Ya melakukan menyebar video itu"ujar Mika menjelaskan jika dia menyuruh seseorang untuk mengambil video Gino dan Dini dan menyebar nya
"Itu kesalahan mu tapi saya yg kena pukul"kesal Denis bisa bisa nya Mika melakukan itu.
"Iya gue kesal atas apa yg mereka lakukan"ujar Mika
"Udah Mike udah kamu jangan membuat mami makin sedih saya yakin dengan masalah ini makin membuat mami sedih"ujar Denis tidak percaya yg dilakukan Mika
"Coba lho pikir deh mereka melakukan ini udah berapa lama dan mami hanya diam apa lho hanya diam aja lihat mami sedih terus setidaknya ada akhirnya dari ini semua"ujar Mika lalu duduk lebih dekat
"Bagaimana kita kerja sama"ujar Mika pelan
"Maksud kamu"ucap Denis sedikit menjauh kan wajahnya
"Ya kita kerja sama untuk memisahkan mereka berdua"ujar Mika serius Denis berfikir sejenak
"Oke saya setuju tapi ada syaratnya saya tidak mau melibatkan mami dan perusahaan ini maksudnya kita akan melakukan dengan cara halus bagaimana"ujar Denis serius
"Tidak masalah deal"ucap Mika tersenyum menjabat tangan Denis
"Deal"ucap Denis datar membuat kesepakatan dengan Mika
"Kita akan memisahkan mereka melalui rencana gue"ujar Mika tersenyum puas
"Ya ngak bisa kayak gitu dong lho itu bodoh mana bisa membuat rencana pokoknya berjalan atas kemauan gue"ujar Mika tidak mau kalah
"Kamu ini kenapa sih membantah mulu kerjaan nya kemarin kemarin ngikutin rencana kamu kita yg sengsara pokoknya tidak mau"ujar Denis berdiri
"Ngak bisa harus ikutin gue"ujar Mika berdiri menarik tangan Denis
"Apa sih udah di bilang jauh jauh sama saya"kesal Denis menepis tangan Mika
"Jual mahal lho"ujar Mika kesal ingin melangkah
"Ehh mau kemana"ujar Denis menarik tangan Mika membuat tubuh Mika terhenyuk ke tubuh Denis
"Mau pulang"ujar Mika kesal tapi Denis malah diam karna Mika berada di pelukan nya
"Lho naksir ya sama gue"ujar Mika menyelidiki
"Ya kali saya suka"ujar Denis mendorong Mika
"Ehh"Mika kaget saat Denis mendorong nya sampai Mika menarik dasi Denis sampai mereka berdua terjatuh ke lantai Denis menahan tubuhnya supaya tidak menimpa tubuh Mika . Mika terjatuh dan Denis ikut terjatuh tapi Denis menopang tubuhnya dengan tangan mata mereka bertemu dengan dekat sampai Denis menahan nafas nya karna gugup karna tatapan Mika, perlahan Mika memegang pinggang Denis tangannya memegang rahang Denis yg masih terdiam Mika memajukan wajahnya membuat Denis semakin dalam menatap mata Mika
Cklek
"Kak"suara itu membuat Denis kaget seakan jantung nya ingin meledak padahal sedikit lagi mereka berciuman
Cup
"Ehh"Denis kaget saat Mika mencium pipinya
"Udah di bilang jauh jauh"ujar Denis kesal mengelap pipinya Mika paling suka menyahili Denis lihat saja sekarang dia malah tertawa ingin mencium Denis lagi
"Mike stop"kesal Denis lalu berdiri Denis jadi kesal
"Mau coba aja "ujar Mika menyeringai
"Nih anak ngak bisa di bilang"kesal Denis menjauhkan kepala Mika ke wajah nya Mika hanya tersenyum tipis
__ADS_1
"Hhmm Adel kenalin dia ini Mike istri nya aku"ujar Denis tersenyum pada adik nya yg berkunjung
"Kak kenapa sih mau nikah sama dia aku tuh ngak suka"ujar Adel ketus Mika menilai perempuan itu seakan bertanya pada Denis
"Adel jangan ngomong kayak "ujar Denis mengelus kepala Adel
"Dia itu kakak ipar kamu jadi bicara nya sopan "ujar Denis
"Terserah kakak deh aku pulang aja "ujar Adel lalu berlalu pergi
"Adik lho"tanya Mika serius
"Iya "ucap Denis
"Kamu pulang sendiri aja ya saya masih banyak pekerjaan"ujar Denis melepaskan jas nya
"Ehh gue ngak mau pulang mami nyuruh gue baca mulu gue benci baca jadi gue di sana aja ya"ujae Mika duduk di sofa
"Oke tapi kamu ngak boleh ganggu saya kerja"ujar Denis datar
"Siap"ujar Mika lalu duduk mengeluarkan ponselnya Denis menyadari sesuatu kenapa adiknya menemuinya selama ini adik nya tinggal terpisah bersama keluarga dia masih keluar dan tinggal ngekost bersama teman nya yg jadi pertanyaan Denis kenapa adik nya menemuinya biasanya adik nya itu mengirim pesan buat Denis mengunjungi apa karna masalah itu Denis tidak tau jika akan hal itu
####
Mika melirik jam di pergelangan tangan nya sama seperti Denis yg lembur kerja Mika juga menyelesaikan pekerjaan nya melalui ponselnya Mika melihat sudah hampir larut malam tapi Denis masih menatap laptopnya Mika beranjak mendekati Denis
"Pulang yuk dah malam"ujar Mika mengerak kan tubuhnya karna pegal
"Masih nanggung besok ada meeting harus di selesaikan"ujar Denis tanpa melihat Mika.Mika mengambil telpon Denis
"Ke ruangan sekarang"ucap Mika lalu menutup telponnya Denis heran siapa yg di telpon Mika
"Ya tuan"ucap Andre masuk
"Selesai kan pekerjaan ini bos lho mau pulang"ujar Mika membuat Denis menoleh
"Ehh ini pekerjaan saya kenapa kamu berikan pada nya"kesal Denis
"Andre kamu kembali saja "ujar Denis
"Iya tuan"ujar Andre berbalik
"Lho balik gue akan pecat"ujar Mika mengancam membuat Andre binggun sendiri
"Mike bentar lagi pulang nya kamu juga ngapain ikut saya udah di bilang saya kerja nya lama"ucap Denis jadi kesal melihat kode dari Denis Andre segera pergi
"Oke gue tunggu 5 menit jika ngak mobil lho gue bawah pulang"ujar Mika santai tidak ingin ribut lagi Denis kembali pokus pada laptopnya
"Denis ayo gue udah capek"kesal Mika kembali mendekati Denis
"Lain kali ngak usha ikut deh kamu itu ngeribetin"ucap Denis menutup laptopnya membereskan barang nya
"Lho itu yg ngak ingat waktu udah malam juga"ucap Mika mengambil tas Denis
"Gendong gue capek"ujar Mika dengan enteng nya
"Kamu ini udah gila ya saya ngak mau"ketus Denis berlalu membiarkan Mika membawa tas nya saat keluar ruangan Mika tidak ada Denis kembali masuk
"Kamu ngapain di situ ayo kata nya mau pulang"ujar Denis jadi kesal lagi
"Gue capek sialan jika lho ngak mau gendong gue ngak papa gue akan tetap berdiri di sini"ujar Mika santai
"Ayo pulang udah malam"ucap Denis tapi Mika belum juga bergeming
"Ck Mike ayo"geram Denis mulai tidak sabaran
"Gue ngak mau"ketus Mika membelakangi Denis membuat Denis sudah hilang kesabaran Denis melangkah mendekati Mika lalu mengedong Mika ala romantis
"Nah gitu dong dari tadi juga"ujar Mika tersenyum puas mengalungkan tangannya di leher Denis
"Jika kamu sekarang ini bukan istri saya sudah saya tinggal belagu"kesal Denis berjalan dengan santai
"Kenapa ngak lho tinggal aja"ujar Mika menatap Denis
"Kamu seperti nya suka banget lihat saya di marahin mami atau di pukul jika aku tinggal kamu di sini mami nanya dan saya akan di marahin karna ninggalin istri saya"kesal Denis masuk lift Mika tersenyum puas
"Ya gue kan capek jika gue sakit lho juga yg di marahin"ujar Mika santai dia menyenderkan kepalanya di dada Denis
__ADS_1
"Huamm gue jadi ngantuk"ujar Mika menguap memejamkan mata nya Denis menatap Mika dia teringat dengan Kanaya saat menemani Denis kerja dan lembur Kanaya selalu minta di gedong karna kata nya capek nemenin Denis dan akhirnya dia tertidur mengigat itu selalu membuat hati Denis sakit lagi mata nya memerah akan menangis mengigat Kanaya berusaha semampu nya Denis menahan air matanya tetap mengedong Mika membiarkan Mika tertidur di gendongan nya