
Selly di minta Mika untuk menemani nya Selly agak ragu untuk kembali ke negara X biar gimana pun tempat itu yg sangat Selly hindari tapi ini permintaan anak kesayangannya Selly mana bisa menolak itu Mika terus memaksa nya sampai Selly meminta saran dari Jesi tentu Mika tau Jesi adalah sahabat Selly keluh kesa nya akan dia curah kan pada Jesi jadi Mika meminta tante nya menyarankan Selly ke negara X jadi dengan terpaksa Selly kesana memenuhi permintaan Mika.Di sini Selly berdiri kaki nya gemetar berdiri di loby bandara kenangan pahit melintas di ingatan nya Selly tidak bisa bohong jika perasaan nya tetap sama seperti dulu masih sangat mencintai Josep selama ini dia bertahan karna ada nya Mika membuat dia semangat lagi Selly pernah mengakhiri hidupnya tapi selalu selamat tapi sejak ada Mika semangat Selly kembali mengingat semuanya tanpa sadar Selly menangis
Cup
"Ada kenangan pahit sampai membuat mama kesayangan jadi nangis"ujar Mika mengecup pipi Selly membuat Selly kaget
"Tidak"ucap Selly dengan cepat menghapus air mata nya
"Mama harus siapkan diri untuk merasakan bangga dengan pencapaian anak kesayangan mama ini"ujar Mika merangkul Selly menuju mobil
"Sombong sudah ciri khas kamu"ujar Selly tersenyum lalu masuk mobil
"Mama ngak mau kemana dulu gue ajak jalan deh"ujar Mika memancing Selly
"Ngak mama mau istirahat capek"ujar Selly tepat nya menghidari ajakan Mika
"Nona apa anda mau ketemu sama tuan Josep Sky "ujar Alex pokus menyetir itu dilakukan karna Mika yg minta dia ingin melihat reaksi Selly
"Boleh juga Lex sekalian aja ketemu sekarang"ujar Mika melirik Selly yg nampak gelisah
"Mika kayak nya mag mama kambuh terasa sangat pusing mama mau cepat istirahat"ujar Selly memijit keningnya
"Ya udah kita pulang"ucap Mika tersenyum tipis Alex masih tidak mengerti rencana Mika tapi sudah lah yg penting Alex harus memenuhi perintah atasan nya
"Ehh tunggu"ucap Mika menepuk pundak Alex melihat Denis berdiri di tepi jembatan Alex menghentikan mobilnya Mika segera keluar
"Woi ngapain di sana"teriak Mika membuat Denis menoleh Denis berjalan pelan menghampiri Mika
"Apa ada masalah nona"ujar Denis datar
"Iya ada lah jika lho mati nanti gue ngak bisa mencium lho"ucap Mika terkekeh
"Pergi sana "ujar Denis datar
"Sombong amat sih"ketus Mika
"Lho ngapain sih di sana mau bunuh diri "ujar Mika menatap Denis
"Bukan urusan mu"ujar Denis sinis
"Lanjut bunuh diri"ucap Mika menutup pintu mobil Alex segera melaju kan mobil nya
"Siapa Mika"tanya Selly penasaran
"Teman"ujar Mika menoleh ke arah Denis kembali berdiri di jembatan Mika mengambil ponsel di tas nya lalu menyalahkan nya Mika menelpon Arumi
"Hallo mi"ucap Mika saat ada suara Arumi
"Mi mau nanya Denis ngapain berdiri di jembatan tadi ngak sengaja liat dia"tanya Mika penasaran
"Itu udah biasa Mika hari ini tepat 5 tahun Kematian Kanaya dan tempat itu pertama kali mereka bertemu Denis sering menghabiskan waktu nya di tempat itu kadang juga dia akan mengunjugi tempat tinggal Kanaya dia sangat berduka"jelas Arumi di telpon
"Ohh ya udah mi gue tutup telpon nya dulu"ujar Mika mematikan sambungan telepon
"Siapa"tanya Selly penasaran
"Mami nya Denis ma pria tadi mami nya udah sangat dekat dengan gue biasa"ujar Mika tersenyum dia berjanji setelah mengantar Selly pulang Mika akan menjenguk Denis
####
Mika lari kecil mendekati Denis yg maish berdiri di jembatan tadi Mika minta di antar sama Alex dia ingin menemani Denis membagi duka Mika mangatur nafasnya berdiri di dekat Denis bukan Denis tidak menyadari kehadiran Mika hanya saja Denis engan menatap Mika
"Ngapain sih"tanya Mika sok tidak tau
"Tempat ini pertama kali saya ketemu Kanaya"ujar Denis pelan menoleh pada Mika
"Dia cinta pertama saya"ujar Denis tersenyum pahit lalu melangkah ke mobil Mika mengikuti nya
"Saya orang yg paling susah dekat dengan orang tapi dengan nya sangat mudah dekat sampai jatuh cinta dia wanita yg baik cantik lembut dan manja"ujar Denis masuk mobil di ikuti Mika sambil bercerita Denis mengajak Mika ke sebuah tempat
"Saya sangat mencintai nya begitu pun dia saat itu saya ada pertemuan dia terus menghubungi saya tapi karna saya mementingkan pekerjaan semua nya terjadi saya tidak mampu menyelamatkan sampai dia meninggal dia menelpon karna ingin memberi tau jika dia dalam bahaya"ujar Denis pelan matanya merah mengigat ada rasa teluka dan penyesalan di mata Denis
"Semua nya salah saya"ujar Denis pelan menghentikan mobilnya dia segera menuju taman tempat mereka bersama Denis duduk Mika hanya memperhatikan wajah Denis raut kesedihan terlihat di wajah Denis
"Rasa sakit ini tidak mampu saya bendung terlalu sakit rasa penyesalan ini terlalu membuat saya semakin sakit "ujar Denis memejamkan matanya menahan keperihan
"Saya tidak suka di sentuh dan di cium karna itu semua mengigat kan saya dengan Kanaya membuat hati saya semakin perih saya berusaha melupakan nya nyatanya semua itu gagal"ucap Denis mata nya berkaca kaca Mika memegang pipi Denis
"Hei "ucap Mika menatap mata Denis
"Itu bukan kesalahan lho itu semua udah terjadi buat apa lho menyakiti diri sendiri Kanaya beruntung di cintai pria seperti lho gue yakin cinta lho sama besar seperti Kanaya bukan berarti lho harus berlarut larut dalam kesedihan lho harus menemukan kebahagiaan lho berusaha buka hati lho menemukan wanita yg lho cinta agar lho bisa bahagia Kanaya akan selalu ada di hati lho jangan menyiksa diri kayak gini"ucap Mika dengan menepuk dada Denis
"Hidup ini bebas harus nikmati masalah itu hanya keseruan untuk kehidupan kita jadi hadapi dengan berani dan santai"ujar Mika menepuk wajah Denis lagi
__ADS_1
"Rileks nikmati"ucap Mika lagi tersenyum
"Baik lah gue ngak akan cium lho "ucap Mika
"Tapi apa benar kamu itu wanita penghibur suka sekali mencium saya"ucap Denis serius
"Udah gue katakan gue ini hanya dengan pacar gue cium nya tapi bibir lho terlalu seksi jadi gue mau cium terus soal wanita penghibur itu hak lho mau menilai gue kayak gimana"ucap Mika santai
"Melihat cinta lho begitu besar sama Kanaya gua mau jujur sebenarnya gue gagal nikah "ujar Mika mengaku
"Gagak nikah"ulang Denis
"Alasannya"tanya Denis penasaran
"Ya lihat gue"ujar Mika lalu menceritakan masalah nya
"Sialan banget Wilkan itu selingkuh sama sahabat gue kesal banget gue rasanya"ujar Mika kesal
"Lho jangan ledek gue"kesal Mika pada Denis
"Apaan sih"ujar Denis menepis tangan Mika yg mencengkram baju nya
"Pantas itu kamu dapatkan bukan kamu jelek tapi kamu menyebalkan" Denis dengan tatapan sinis
"Sialan lho gue hibur lho sedih lho malah ledekin gue hibur kek"kesal Mika menendang kaki Denis
"Tapi jika kamu ke sini ngak ngundang untuk nikah buat apa"tanya Denis dia jadi penasaran sama tujuan Mika
"Nanti juga lho tau"ujar Mika penuh misteri
"Lalu siapa Alex"tanya Denis menyelidik
"Asisten gue dia itu pekerja yg handal meski gue tinggal dia mampu mengatasi semua pekerjaan gue jadi gue santai aja kerja nya "ujar Mika santai
"Lho ngak kerja"tanya Mika lagi
"Setiap tahun hari kematian Kanaya saya selalu menghabiskan waktu kayak gini"ujar Denis
"Heh kita kan teman jangan formal kayak gitu dong ngak asik dengar nya"ujar Mika tersenyum
"Akan ku coba"ujar Denis pelan menghembuskan nafasnya pelan
####
"Kopi buat lho"ujar Ros santai
"Ehh lihat sini ada cewek cantik"ujar Ros mulai sebal tapi tangn Alex masih mengetik di laptopnya
Ckelk
"O...om Josep"kaget Ros segera dia bersembunyi di bawah meja Alex jika Josep tau Ros bekerja di perusahaan itu yg ada dia bisa menebak jika Mika pemilik perusahaan itu karna Josep tau nya Ros bekerja dengan Mika di sebuah kantor taksi online di negara Z
"Anda tidak sopan tuan"ujar Alex datar Josep hanya ingin menciduk Mika jika benar Mika pemilik perusahaan itu
"Maaf"ujar Josep santai
"Gawat jika om Josep tau gue di sini yg ada semua akan kacau"gumam Ros deg degan
"Kamu direktur nya"tanya Josep duduk tiba-tiba tubuh Alex tersentak karna Ros mengigit lutut nya yg ternyata tangan Ros di injak Josep
"Iya jika tidak ada kepentingan anda bisa keluar dari sini kita akan ketemu besok malam siapa yg hebat anda atau saya"ujar Alex menantang Josep tersenyum meremehkan
"Perusahaan Sky entertainment setiap tahun selalu mendapat penghargaan tahun ini pun begitu"ujar Josep santai
"Kita lihat nanti siapa yg hebat"ujar Alex datar
"Baik saya tunggu"ucap Josep lalu berlalu pergi
"Huhu om Josep tega benar nginjak tangan gue"ujar Ros meniup tangannya yg merah
"Keluar"ujar Alek berdiri
"Sialan banget gue hari ini"kesal Ros berdiri
"Mana sakit lagi "gumam Ros pelan lalu berlalu pergi Alex hanya menghembuskan nafasnya pelan dan duduk kembali bekerja lagi
Denis melupakan kesedihannya karna di ajak Mika jalan bahkan mereka ke pantai ke karaoke di ajak Mika beryanyi Denis tidak menyangka suara Mika sangat pas dan bagus dan sekarang mereka ada di studio foto ya Mika ingin memiliki kesan jadi mereka berfoto
"Kenapa lho"ujar Mika bertanya pada Denis karna dia menghadap Denis tangannya di bahu Denis tubuh mereka menempal sedang kan Denis memeluk pinggang Mika
"Tidak"ujar Denis datar
"Lho tegang ya"ujar Mika menendang bagian pribadi Denis dengan lutut nya
__ADS_1
"Kenapa kamu nakal sekali"celetuk Denis replek menahan nya Mika tertawa melihat itu
"Kan udah gue bilang lho ngak akan tahan bersama gue"ujar Mika tertawa
"Diam "kesal Denis
"kamu juga yg menggoda kayak gitu lihat pinggul mu"ketus Denis karna Mika emang mengerak kan pinggul nya Mika emang sangat nakal
"Ya siapa tau jika lho gay kan"ujar Mika tertawa
"Awas kamu lain kali aku akan balas"kesal Denis
"Gue tunggu"ujar Mika dengan songong nya lalu mereka mengganti gaya lagi Denis duduk di kursi dan Mika memeluk leher Denis dari belakang kadang Mika meletakkan dagu nya di bahu Denis kadang Mika meletakkan dagu nya di kepala Denis membuat Denis jengkel dengan kenakalan Mika
"Jangan terlalu deket jika aku khilaf habis kamu"ujar Denis kesal
"Khilaf apa lho itu sebenarnya mau cuman kesempatan itu udah hilang"ujar Mika mengankat bahu nya acuh
"Kamu pikir aku minat dengan tubuh mu mungkin semua orang minat tapi tidak dengan aku ingat itu"ujar Denis penuh percaya diri
"Oke"ujar Mika santai lalu mereka keluar dengan mengambil foto mereka
"Gimana"ujar Mika masuk mobil Denis
"Tidak terlalu buruk"ucap Denis melaju kan mobil nya Mika melihat foto mereka tersenyum kecil
"Gue simpan di sini ya"ujar Miak menyimpan foto mereka samping pintu mobil
"Sekarang kita mau kemana lagi"tanya Denis pokus dengan jalanan
"Pulang aja capek gue sekalian mampir ke rumah kita makan masakan mama enak lho"ujar Mika menoleh
"Mama"ulang Denis bingung
"Mama angkat gue selama ini gue tinggal sama dia"jelas Mika
"Nanti gue arahin jalan nya"ujar Mika lagi Denis hanya manggut-manggut tanda mengerti
#####
"Ma mama mama Selly"panggil Mika mausk ke rumah bersama Denis
"Mama di dapur"triak Selly dari arah dapur
"Ayo ngak usah malu kayak gitu lho kayak mau ketemu camer aja"ujar Mika menarik Denis
"Dari pada kamu ketemu camer tapi di tolak"ledek Denis
"Sialan lho"kesal Mika mencubit pinggang Denis
"jangan deket deket"kesal Denis membuat Mika mencibir
"Ma kenalin Denis "ujar Mika tersenyum Selly menatap Denis
"Denis tan"ujar Denis menjabat tangan Selly
"Pacar baru kamu"tanya Selly menatap Mika
"Enak aja engak ma Denis bukan tipe gue"ujar Mika menilai Denis
"Kamu pikir aku sudih jadi pacar cewek kayak kamu ngak minat"ujar Denis sebal
"Kok malah berantem"ujar Selly tersenyum
"Nih mama bikinin kue kacang"ujar Selly tersenyum lalu mereka duduk di meja makan
"Denis asli orang sini"tanya Selly menikmati kue nya bersama Denis dan Mika
"Iya tan kebetulan orang tua ku juga tinggal nya di sini"jelas Denis menikmati kue nya ya emang Denis suka sejenis kue
"Siapa orang tua mu"tanya Selly basa basi
"Dia ini CEO Atmajaya ma"jelas Mika tersenyum
"Ayah kamu nama nya Gino"ujar Selly kaget otomatis pacar nya Dini tentu Selly kenal dengan Gino yg sudah tidak asing jika Dini lagi istirahat ya emang Selly sering ikut Josep jadi tau sedikit mengenai Dini bahkan mereka cukup dekat
"Kok tante tau"tanya Denis heran
"Ahh tidak siapa yg ngak kenal keluarga Atmajaya dari dulu juga keluarga itu udah jadi keluarga Milyarder"ucap Selly tersenyum
"Apa mama Selly tau ya hubungan papi sama Dini karna dulu dia itu bekerja di perusahaan Sky entertainment"bisik Mika pada Denis
"Jika itu benar mungkin tapi bukan kah hubungan mereka sangat rahasia jika mama mu tau hubungan itu tentu dia cukup dekat dengan papi maupun Dini"bisik Denis di benarkan oleh Mika dia jadi penasaran sejauh apa Selly mengenal Dini dan Gino Mika kira Selly tidak punya hubungan dengan Dini tapi Mika jadi penasaran kebenaran nya
__ADS_1