Cinta Untuk Sang CEO

Cinta Untuk Sang CEO
Part 38


__ADS_3

Denis yg mengetahui kabar Josep hilang dia ikut menyebarkan anak buah nya untuk mencari Josep membantu Alex mencarinya lalu Denis menuju rumah Mika untuk melihat keadaan Mika.Denis masuk ke rumah itu satpam itu mempersilahkan nya masuk karna sudah kenal dengan Denis saat Denis masuk melihat Mika tengah minum bir kaleng di ruang tamu dengan mendengarkan berita ayah nya Denis duduk di samping Mika


"Jangan khawatir aku akan membantu mencari ayah mu"ujar Denis mengengam tangan Mika


"Entah lah gue ngak tau keberadaan ayah di mana ngak biasanya dia seperti ini bahkan bodyguard nya tidak tau keberadaan nya"ujar Mika pelan nampak nya dia sangat sedih


"Ayah mu hilang pasti ada penyebabnya"ujar Denis


"Iya gue tau itu tapi yg gue butuhkan keberadaan nya gue ngak mau kehilangan nya"ujar Mika penuh harap


"Ayah mu pasti akan ketemu"ujar Denis menangkup wajah Mika danmengelus nya


"Yakin lah itu"ujar Denis tersenyum


"Makasih"ujar Mika memegang tangan Denis lalu Denis memeluk Mika


Dret dret


"Ya Selin"ujar Denis menjawab telepon nya


"Jalan malam yuk"ajak Selin di telepon


"Aku ngak bisa lagi sama Mika nih"ujar Denis


"Masak ngak bisa "ujar Selin pelan


"Iya benar ngak bisa sorry ya lain kali aja"ujar Denis


"Ya udah deh sampai nanti"ujar Selin lalu menutup ponselnya


"Ngak papa lho pergi aja sama Selin"ujar Mika menatap Denis


"Aku akan menemani mu"ujar Denis tersenyum


"Terserah lah"ucap Mika menegang kan bir nya


"Yg semangat ya jangan frutasi "ujar Denis mengacak rambut Mika


"Di kira gue bocah"ujar Mika cemberut


"Mau aku temani jalan malam ini"tanya Denis berusaha menghibur Mika


"Ngak deh besok mau ke kantor nanti gue bangun telat"ujar Mika menegakkan lagi minumannya


"Ya udah aku temenin"ujar Denis menyenderkan kepala Mika di bahu nya Mika melirik Denis yg malah tersenyum lalu Mika melingkar kan tangannya di pinggang Denis memejamkan matanya


"Aku selalu ada untuk mu dan aku selalu mencintai mu"ujar Denis menyingkir rambut Mika yg menutupi wajah Mika yg sudah tertidur ,Denis mengecup lembut kening Mika lalu mengedong Mika ke kamar


###


Mika sudah sampai di kantor Sky ada beberapa berkas yg harus dia periksa Mika datang pagi sekali bahkan dia tidak sempat sarapan saat bangun tadi dia sudah di kasur enteh kapan Denis memindahkan nya Mika tidak tau itu.Mika meminta pak Doni menyerah kan laporan keuangan dan menjelaskan semua nya pak Doni dengan senang hati melakukan nya menjelaskan dengan Mika mengerjakan berkas di laptop ayah nya


"Pak Doni berhenti sebentar"ujar Mika lalu berlaih ke berkas keuangannya


"Gue yakin ayah tidak lah toledor akan hal ini tapi Kenapa jumlah penghasilan di bulan lalu itu berbeda seperti bulan sebelum nya"ujar Mika mendapatkan kesalahan


"Perlu saya panggil karyawan keuangan nona"ujar pak Doni karna dia tidak begitu paham dan mengerti kenapa berbeda


"Silahkan"ujar Mika kembali mengetik di laptopnya tidak lama pak Doni kembali dengan seorang wanita yg berusia sekitar 30 tahun


"Ada masalah nona"tanya nya sopan


"Tolong kamu jelas kan data keuangan ini kenapa berbeda apa perusahaan mengalami penurunan"ujar Mika tanpa melihat wanita itu


"Nona sebenarnya pendapatan bulan ini sama seperti bulan lalu tapi karna tuan Josep sering keluar jadi tuan Ethan mengambil uang nya dan menyeluruh saya membuat laporan ini dia mengambil beberapa jumlah uang nya"jelas nya sedikit ragu


"Apa lho bilang"sentak Mika menatap wanita itu


"Lho bisa gue pecat atas kelancangan ini"ujar Mika murka


"Maafkan saya nona"ujar nya menunduk

__ADS_1


"Terus ayah gue ngak tau gitu"ujar Mika kesal


"Tuan Ethan sering melakukan kan nya karna dia bilang untuk kepentingan perusahaan tapi harus memberi laporan ke uangan yg dia mau jika tuan Josep sedikit sibuk di luar sana saya berusaha bicara pada tuan Josep tapi dia percaya pada tuan Ethan saya hanya tidak ingin di pecat nona"jelas nya takut


"Dasar bodoh lalu kenapa kalian ngotot Ethan yg menjadi CEO ini"kesal Mika tidak habis pikir wanita itu hanya diam lalu Mika memberi kode untuk pergi wanita itu segera pergi


"Pak Doni silahkan kembali bekerja"ujar Mika menyender kan kepalanya di kursi


"Baik nona"ujar nya lalu berlalu


"Ayah kenapa bisa sepenuhnya percaya pada Ethan"ujar Mika pusing


Tok tok


"Masuk"teriak Mika


"Maaf mengganggu nona Mika saya di perintah kan tuan Denis untuk memberi sarapan untuk anda"ujar sopir Denis


"Berikan "ujar Mika pria itu segera meletakkan kotak bekal itu


"Saya permisi nona"ujar nya lalu berlalu Mika membuka nya nasi goreng sama telur mata sapi dengan bentuk wajah tersenyum Mika tersenyum lalu mengambil ponselnya dan menelpon Denis


"Selamat pagi tuan Denis hanya ingin menkonfirmasi apa anda yg mengirim kan sarapan ini"ucap Mika tersenyum


"Ya apa sudah sampai"ujar Denis di telpon


"Ya gue coba ya"ujar Mika menyuap kan nasi nya dan mengunyah nya


"Hhmm enak tapi asin"ujar Mika meneguk air putih di samping nya


"Ya ngak suka ya padahal aku sendiri yg bikin"ujar Denis kecewa


"Serisu lho"ujar Mika tidak percaya


"Iya kan aku harus pastikan makanan itu sehat untuk mu"ujar Denis tersenyum


"Rasanya enak ya cuman selera bibir kita beda mungkin udah pas di bibir lho tapi terasa asin di bibir gue jujur gue suka"ujar Mika memakan dengan lahap


"Waw kamu pandai memuji"kekwh Denis


"Mau di bikinin tiap hari"tawar Denis dengan senang


"Emmm jika ngak ngerepotin boleh juga biar ngak boros lah"ujar Mika lalu tertawa


"Harta aku ngak akan habis hanya sekedar buat makanan untuk mu"ujar Denis tersenyum


"Denis gue tutup dulu ya telepon nya mau ke kantor gue soal nya"ujar Mika melirik jam nya


"Oke semangat ya"ujar Denis lalu memutuskan sambungan telepon


"Emang Denis bisa ya masak"gumam Mika tidak percaya menikmati makan nya sampai habis setelah itu Mika mengambil laporan ke uangan nya menuju ruangan Ethan


"Ini maksud nya apa"ucap Mika melempar laporan itu ke meja Ethan


"Jangan lho pikir ayah gue lengah lho seenaknya bertidak ini nama nya penggelapan uang lho bisa gue laporin"ujar Mika kesal Ethan membacanya


"Apa urusan nya dengan ku uang ini emang untuk perusahaan kamu jangan sok berkuasa deh"kesal Ethan melempar kembali berkasnya


"Oke jika ini mau lho tapi ingat selama perusahaan ini gue yg mimpi lho harus waspada jika gue tau lho mengulangi ini lagi gue ngak segan laporin lho ke polisi ingat itu"ujar Mika lalu melangkah pergi


"Sialan Mika mengacaukan semua nya"kesal Ethan jadi sebal dengan semuanya


Tujuan Mika ke kantor karna Niti dan Nikita sudah sampai Mika mau mereka mengarah kan semua nya dan apa yg akan mereka lakukan.Meraka sudah sampai di kantor Mika jadi Mika menuju ruangan dan masuk


"Selamat datang"ujar Mika lalu memeluk Niti dan Nikita


"Gilang ngak keberatan kan jika lho bantuin gue"ujar Mika pada Niti


"Ngak lah dia aku tinggal biarin aja dia sendiri masih tidur malas banget dia kerja mentang baru nikah jadi malas malasan dia apa lagi ngak ada yg ngomelin dia "ujar Niti tersenyum


"Gue ngak bisa lama di sini sebelumnya gue berterima kasih banget sama lho pada mau bantuin gue"ujar Mika bangga memiliki sahabat seperti sahabat nya

__ADS_1


"Santai kayak sama siapa aja"ujar Nikita tersenyum


"Nah jadi karna Alex gue tugasin jagain Mike jadi Ros akan sementara jadi CEO di sini gantiin gue dan kalian bantuin Ros karna gue mau pokus mengurus perusahaan ayah apa lagi gue harus ungkapin kejahatan mama tiri gue sama saudara tiri gue dan guw harus cari bukti kayak nya ayah percaya banget sama mereka"jelas Mika dengan serius


"Lho tenang saja kami akan mengurus perusahaan lho dengan baik"ujar Ros tersenyum


"Benar itu aku juga akan membantu dengan semangat"ujar Niti


"Gue beruntung banget memiliki kalian"ujar Mika lalu memeluk sahabatnya


"Atur semuanya ya gue balik nanti jika butuh bantuan kalian hubungi Alec aja oke"ujar Mika tersenyum


"Siap bu bos"ujar mereka serentak membuat Mika tersenyum dan pamit pergi


Denis emang bisa masak meski tidak menguasai semua ilmu memasak ya dia belajar untuk menghibur diri meski begitu ya emang pria jika belajar masak sangat lama bisa nya apa lagi Denis biasanya sibuk dengan pekerjaan.Untuk membuat kan Mika sarapan Demis sampai bertanya pada Adel apa kesukaan Mika saat Adel bersama nya tentu Adel tidak tau apa makan kesukaan Mika karna yg Adel perhatikan peran nya bukan Mika nya bahkan Denis mengancam Adel jika tidak bisa memberi tau nya maka uang jajan Adel tidak akan Denis berikan membuat Adel cemberut


"Iss kak Denis nyebelin"ujar Adel mengerucut kan bibirnya tidak ingin uang jajan nya hilang Adel datang ke kantor Mika berniat bertanya pada Ros karna Adel juga akan menemui Ros soal film mereka


"Kontrak selesai ya tanda tangan di sini"ujar Ros memberikan berkas nya pada Adel segera Adel tanda tangan


"Kak Mika hebat ya aku jadi ingin mengajaknya makan emang apa makanan kesukaan kak Mika"tanya Adel menyerah kan berkasnya


"Lho bertanya mau ngapain"ujar Ros curiga Adel ingat banget kata kakak nya jangan sampai ada yg tau


"Ahh tidak aku mau berterima kasih saja berkat kak Mika pengemar ku makin banyak jadi aku mau masakin makanan ke sukaan kak Mika"ujar Adel tersenyum


"Mika paling suka makanan dari jenis udang mau udah pedas mau udang apa kek yg penting ada udang dia sangat suka karna emang Mika suka makanan udang jadi jika kamu mau masak buat kan saja jenis udang maka dia akan sangat senang"jelas Ros karna emang kesukaan Mika udang Ros sudah biasa masak kan Mika tentu tau kesukaan Mika


"Jika yg tidak kak Mika sukai"tanya Adel penasaran


"Makanan yg tidak Mika sukai tomat wortel kentang apa lagi ya dia kurang senang jenis makanan itu tapi masih dia makan jika kita bikin "ujar Ros karna emang Mika menghargai hasil orang lain


"Yanudah terimakasih"ujar Adel tersenyum keluar dari kantor Adel segera memberi tau kakak nya


"Udang"ujar Denis tersenyum mendapat pesan dari Adel


"Tapi kan aku ngak bisa masak gitu ngak papa deh sekarang aku cari jual udang setelah itu belajar sama mami"ujar Denis tersenyum senang lalu dia pergi dari kantor untuk mencari udang untuk hal itu dia harus cari sendiri menurut Denis biar terasa lebih enak


Selin mencari Denis dan bertaya pada Andre karna Denis tidak menjawab telponnya dan Andre bilang Denis pulang karna ada hal penting jadilah Selin menjenguk Denis Arumi yg membuka kan pintu nya


"Selin ayo masuk"ujar Arumi tersenyum


"Tan Denis nya ada kok dia ngak kerja apa dia sakit"tanya Selin cemas


"Ngak, ayo"ujar Arumi mengajak Selin ke dapur terlihat Denis lagi memasak


"Wih belajar masak nih"ujar Seln tersenyum melihat Denis kemeja putih nya di gulung masih mengunakan pakaian kerja


"Iya nih masak makanan kesukaan Mika"ujar Denis tersenyum


"Cinta mati kayaak nya"ujar Selin terkekeh


"Bukan tapi cinta terakhir"ujar Denis tersenyum kembali menyiapkan bumbunya karna Arumi yg mengarah kan nya


"Ngak bisa di temani aku lagi"ujar Selin menatap Denis


"Iya aku lagi sibuk lain kali aja ya"ujar Denis pokus


"Iya aku mau lihat sejago apa kamu masak untuk Mika"ujar Selin tersenyum melihat Denis yg serius


Beberapa saat kemudian


"Aroma nya aja udah enak"ujar Selin melihat udang sambel dikasih Denis kecap warna dan aroma nya saja sudah menggoda


"Mau bawain Mika makan siang aja deh"ujar Denis mengambil bekal Llgi


"Ya Denis yg pagi tadi saja belum kamu ambil abis dong koleksi mami jika begini"ujar Arumi melihat wadah kesukaan nya


"Aku beliin mi"ujar Denis tersenyum


"Semangat banget"cibir Selin

__ADS_1


"Ya dong untuk belahan hati"kekeh Denis


"Sampai ketemu ya aku mau ke kantor Mika aja"ujar Denis laku segera pergi Arumi hanya geleng kepala dengan Denis tapi Arumi senang karna Denis bisa kembali bersemangat dan ceria sejak kehilangan Kanya Denis sering sekali tidak semangat hidup


__ADS_2